Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.050 views

Jokowi Bisa Terjerat Kasus Korupsi Jika Salahgunakan Dana Haji

 
Oleh :
DR. Ismail Rumadan*
 
 
KONTROVERSI terkait kepastian pengelolaan dana haji untuk infrastruktur bisa atau tidak kini terjawab sudah dengan pelantikan 14 anggota Badan Pengelolaan.  Sebab pada awalnya dana ini mau dikelola namun terkendala dengan belum terbentuknya BPKH sebagaimana amanat undang-undang.
 
Namun suara-suara protes terkait dengan penggunaan dana haji ini masih tetap bermunculan, bahkan konon kabarnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa haram hukumnya untuk penggunaan dana haji bagi pembangunan infrastruktur karena tidak sesuai peruntukannya.
 
Jika benar bahwa MUI sudah mengeluarkan fatwa, maka hal ini menjadi peringatan keras bagi Presiden Joko Widodo agar hati-hati dalam menggunakan dana umat tersebut. Paling tidak Jokowi harus memberikan alasan yang logis dan mendasar secara hukum kepada masyarakat terutama ummat Islam terkait kebijakan penggunaan dana haji tersebut. 
 
Sebab dana haji atau dana abadi umat itu jumlahnya terbilang besar.
Kejelasan penggunaan dana haji ini sangat penting untuk dikemukakan terkait beberapa hal; 
 
1. Bahwa dana ini adalah dana Ummat Islam dan peruntukannya harus berkaitan degan kepentingan ummat Islam; Pertanyaannya infrastruktur yang mau dibangun adalah infrastruk apa? Harus jelas apakah infrastruktur yang dibangun adalah terkait dengan gedung sekolah Islam, masjid atau yang lainnya?
 
2. Kedua adalah terkait status penggunaan dana tersebut apakah sifatnya pinjaman atau yang lain? Jika pinjamanpun harus dikonversi ke dalam APBN atau APBNP, agar jelas, kemudian bagimana model pengembaliannya?
 
Bahwa, Pasal 46 ayat(3) UU No. 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. "Dalam melakukan penempatan dan/atau investasi harus sesuai dengan prinsip syariah."
 
Oleh karena itu, penggunaan dana haji oleh Presiden dituntut untuk mengedepankan “the right to receive” dan tujuan penggunaan dana tersebut. Konsekuensi yuridis dengan adanya kebijakan yang tidak didasarkan pada tujuan, peraturan perundang-undangan yang jelas akan berakibat terjadinya tindakan sewenang-wenang dan penyalahgunaan wewenang.
 
Dapat dipahami bahwa dana haji ini adalah dana yang dikategorikan sebagai dana non bageter. UU No. 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negara secara tegas melarang seluruh pejabat dan aparatur negara mengelola dana yang tidak tercancum dalam dokumen APBN (non-budgeter). Semua anggaran (pendapatan, pengeluaran, penerimaan, dan pembiayaan) haruslah tercatat dalam APBN sehingga bisa dipertanggungjawabkan.
 
Tindakan sewenang-wenang dapat terjadi apabila pemerintah tidak memiliki cukup rasionalitas sebagai parameter, misalnya: terhadap perlunya penggunaan dana haji tsb. Pada sisi lain, tindakan ini dapat berakibat penyalahgunaan wewenang yang didasarkan pada parameter tujuan pemberian wewenang yang disalahgunakan. Namun, jika alasannya rasional, maka hal ini bisa diperbolehkan.
 
Patuhi Beberapa Prinsip
 
Budaya "korupsi berjamaah" secara sadar maupun tidak sadar sudah menjadi sebuah praktik rutin di instansi pemerintah. Tujuan penggunaan dana Haji termasuk kategori dana off-budget untuk kepentingan yang baik/legal maupun yang tidak baik/ilegal pada prinsipnya tetap melanggar ketentuan yang ada. Tapi dalam praktiknya memang sangat sulit untuk dihindari.
 
Pada dasarnya penggunaan dana haji yang merupakan dana umat (publik) harus didasarkan pada beberapa prinsip anggaran publik, antara lain:
 
Pertama, otorisasi legislatif. Penggunaan dana haji haruslah mendapatkan otorisasi (pemberian kuasa) dari legislatif terlebih dahulu sebelum eksekutif dapat membelanjakan anggaran tersebut.
 
Kedua, prinsip non discretionary appropriation. Bahwa Presiden tidak serta merta bisa seenaknya bebas menentukan untuk apa pembagian peruntukan dana yang telah dikuasakan kepadanya. Jumlah yang akhirnya nanti disetujui oleh dewan legislatif ini, harus benar-benar ditekankan agar termanfaatkan secara ekonomis, efektif, dan efisien.
 
Ketiga, prinsip kejelasan. Dana haji hendaknya jelas terinci namun sederhana, dapat dipahami masyarakat terutama umat Islam, dan tidak membingungkan. Tidak diperkenankan adanya pembiayaan pembangunan atau infrastuktur yang tidak jelas mekanismenya.
 
Keempat, diketahui publik. Penggunaan dana haji harus diinformasikan kepada masyarakat umat Islam secara luas. Yang dilandaskan pada UU Keterbukaan Informasi Publik.
 
Oleh karena itu, Presiden Jokowi harus berhati-hati dalam menggunakan dana haji yang sifatnya non bageter, sebab banyak kasus penggunaan dana non bageter yang telah mejerat pejabat ke meja hijau karena terlibat praktik korupsi akibat penggunaan dana tersebut tidak tepat.  Sebut saja kasus dana non bageter Bulog dan dana bantuan Brunei yang berujung pada lengsernya Presiden Abdurahman Wahid.
 
Oleh karena itu, himbawannya adalah Presiden sebaiknya berhenti untuk berwacana terkait rencana penngunaan dana haji untuk pembangunan infrastuktur. Dekan Fakultas Hukum Unas, Jakarta dan Sekjen MASIKA-ICMI

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Selasa, 17 Oct 2017 10:00

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:36

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:32

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Selasa, 17 Oct 2017 09:15

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

Selasa, 17 Oct 2017 09:03

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Selasa, 17 Oct 2017 07:40

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Selasa, 17 Oct 2017 04:32

Beda Aksi, Beda Kondisi

Beda Aksi, Beda Kondisi

Senin, 16 Oct 2017 22:47

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Senin, 16 Oct 2017 22:30

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Senin, 16 Oct 2017 22:21

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Senin, 16 Oct 2017 21:00

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Senin, 16 Oct 2017 20:41

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Senin, 16 Oct 2017 20:21

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Senin, 16 Oct 2017 19:42

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Senin, 16 Oct 2017 18:21

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Senin, 16 Oct 2017 17:46

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

Senin, 16 Oct 2017 17:42

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Senin, 16 Oct 2017 16:21

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Senin, 16 Oct 2017 15:49

Djarot Lebih Memilih Liburan daripada Hadiri Sertijab Gubernur Baru

Djarot Lebih Memilih Liburan daripada Hadiri Sertijab Gubernur Baru

Senin, 16 Oct 2017 15:23


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X