Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.165 views

Menoropong Indonesia, Benarkah dalam Pengaruh Cina?

 
Oleh: AB Latif (Direktur Indopolitik Watch)
 
Meski akan memperingati kemerdekaan ke-72, sepatutnya kita meneropong jauh ke depan Indonesia. Benarkah Indonesia sudah merdeka secara hakiki? Ataukah dalam incaran asing, baik kepentingan Barat atau Timur. Tampaknya, ekspansi China melalui beragam cara ingin turut serta menikmati Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dari trend pembanguna infrastruktur yang melibatkan Cina. Begitu pun simbol-simbol Tiongkok dan WNI keturunan cina dibangun di Indonesia.
 
Diberbagai daerah, terutama dikawasan wisata sudah dan sedang dibangun banyak sekali Klenteng, Vihara, tempat-tempat pemujaan, serta patung-patung simbol kekaisaran Cina. Di TMII dibangun patung POH An tui, di Tuban dibangun patung panglima perang cina Kwan Sing Tee Koen. Padahal sudah jelas POH An tui menjadi musuh pejuang kemerdekaan RI, adapun Kwan Sing Tee Koen adalah salah satu jendral dari Republik Rayat Tiongkok.
 
Selain itu juga dibangun Masjid-Masjid yang berarsitektur Tiongkok yang beraroma Naga yang merah menyala. Masyarakat dapat menerima karena memakai lebel Masjid Panglima Cheng Ho. Biasanya masjid arsitektur cina ini dilengkapai dengan patung Cheng Ho dalam ukura besar. Sekarang sudah berdiri sekitar 20 masjid Ceng ho diseluruh Indonesia mulai dari Semarang, Surabaya, Balikpapan, Pelembang dan lain-lain.
 
Pada umumnya Pemerintah Daerah memberikan ijin pembangunan dikarenakan dengan maksud untuk memperindah kawasan wisata dalam rangka untuk menarik wisatawan khususnya dari Cina. Apalagi bangunan itu dibangun dengan dana mandiri, artinya pemerintah tidak mengeluarkan uang alias gratis sebagai sumbangan perusahaan cina dan pengusaha WNI keturunan tiongkok.
 
Hampir semua kawasan wisata dari Pacitan, Malang Raya, sampai Banyuwangi senantiasa ada klenteng kha Tiongkok. Di Tuban, Gresik, dan klenteng dilengkapi dengan patung pahlawan cina. Di pulau Kemaro Palembang, Pontianak, Singkawang, Sungailiat dan Pangkal pinang dibuat Klenteng dengan sebutan terbesar di Asia. Bahkan dipulau Bangka sudah ada 1.200 klenteng, di Kalbar kurang lebih 1.000 klenteng dalam 5 tahun terakhir. Sebuah pertumbuhan yang amat dahsyat….!
 
Apakah semua itu hanya semata-mata untuk agama ? jelas bukan. Apakah simbol kekuatan NKRI ? pastinya juga bukan. Tapi yang jelas semua itu atas ijin dari penguasa negeri ini. Karena Pemda merasa diuntungkan dengan ini semua. Pasalnya bangunan yang megah itu gratis dan tidak membebani APBD. 
 
Pembangunan berbagai insfastruktur dengan arsitektur Tiongkok di Indonesia adalah simbol pengaruh China. Inilah penjajahan dan pencaplokan kultural secara sistematis dan massif. NKRI pelan-pelan dan bertahap kehilangan jati diri sebagai bangsa merdeka dan berdaulat.
 
Ini masih dalam bentuk insfrastruktur, belum lagi jeratan hutang negeri ini terhadap Cina. Hutang Indonesia ke Cina meningkat drastis. Berdasarkan data yang dirilis di situs Bank Indonesia tercatat pada Juli, jumlah utang negeri tirai bamboo pada Mei 2017 sebesar 15,491 milliar dolar AS atau sekitar Rp. 2016 trilliun. Dan kini Tiongkok berada pada nomor urut ke 3 negara pemberi utang ke Indonesia dibawah jepang dan singapura. Jelas ini akan menjadi beban fiskal Negara, jika kita tidak dapat membayar utang tersebut tepat sebelum jatuh tempo. Menjadi tanda tanya besar, bagaimana bangsa ini akan terbebas dari jeratan utang luar negeri ?
 
Sejumlah pengamat mengingatkan Indonesia, tentang utang yang menjerat Sri Lanka. Akibat utang ke Cina, Sri Lanka terpakasa menjual pelabuhannya. Dan jerat utang inilah sebenarnya strategi penjajahan di era modern. Apakah nasib bangsa Indonesia akan sama dengan apa yang dialami Sri Lanka yang telah menggadaikan aset negaranya ? lantas apa yang menjadi jaminan bangsa ini ? apakah kita akan kembali kehilangan aset BUMN ?
 
Fakta ini akan memperlihatkan kepada kita, bahwa sebenarnya Indonesia telah terperangkap dalam jeratan hutang Cina. Artinya Indonesia kini dalam cengkraman Cina. Jangan jadikan rakyat Indonesia sebagai korban. Kalau kita menghadapi situasi seperti sekarang, pemerintah harus benar-benar mampu mencari solusi tuntasnya, jangan hanya berebut kepentingan. Segera sadari untuk kembali kepada jalan yang benar. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Ahad, 23 Sep 2018 15:19

Ada Politik Dibalik Ulama

Ada Politik Dibalik Ulama

Ahad, 23 Sep 2018 15:07

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Ahad, 23 Sep 2018 08:22

Mushola Pertama untuk Lombok

Mushola Pertama untuk Lombok

Ahad, 23 Sep 2018 08:20

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia  Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Ahad, 23 Sep 2018 06:28

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 23:35

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Sabtu, 22 Sep 2018 23:00

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 22:39

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 22 Sep 2018 20:19

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Sabtu, 22 Sep 2018 20:16

Islam Nusantara: Haruskah?

Islam Nusantara: Haruskah?

Sabtu, 22 Sep 2018 10:08

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Sabtu, 22 Sep 2018 07:38

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Sabtu, 22 Sep 2018 07:16

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Sabtu, 22 Sep 2018 07:12

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Sabtu, 22 Sep 2018 00:22

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Jum'at, 21 Sep 2018 20:30

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Jum'at, 21 Sep 2018 20:26

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Jum'at, 21 Sep 2018 20:20

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

Jum'at, 21 Sep 2018 20:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 22/09/2018 07:12

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi