Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.434 views

Konspirasi LGBT dan Strategi Pencegahannya (Bagian-1)

Oleh: Desti Ritdamaya

Perkembangan statistik LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia dewasa ini semakin mencemaskan. Apalagi promosi LGBT ternyata didukung oleh PBB melalui lembaga UNDP (United Nations Development Programme). Indonesia menjadi salah satu dari 4 negara yang mendapat kucuran dana segar dari UNDP sebesar USD 8 juta 1.

Indonesia melalui dana yang melimpah ruah ini akan menjadi objek kampanye LGBT secara massif dan sistematis. Tampak pada banyaknya isu, diskusi dan kegiatan advokasi menyuarakan LGBT yang mengemuka dalam pemberitaan berbagai media massa saat ini. Targetnya yaitu adanya dukungan, penguatan dan pelegalan LGBT di ranah publik.

Bulan Desember tahun 2017 Mahkamah Agung (MK) menganulir permohonan uji materi dari Euis Sunarti (Guru besar IPB) dan kawan seperjuangannya, yang ingin memasukkan LGBT dalam tindak pidana 2. Keputusan  MK ini disinyalir banyak pihak sebagai ‘impact’ dari dana UNDP tersebut. Bagi para aktivis LGBT dan pendukungnya, keputusan MK ini dianggap angin segar. Buktinya mereka semakin berani dan agresif menunjukkan eksistensi penyimpangan orientasi seksual mereka.

 

Bahaya Laten LGBT

Banyak pihak menyesalkan keputusan MK tersebut. Bukan tanpa alasan, tapi memang bahaya laten di depan mata dengan semakin maraknya LGBT. Tidak  hanya dipandang dari sudut agama, norma, kesehatan tapi juga sosial politik. Beberapa bahayanya sebagai berikut.

 

Mewabahnya  HIV AIDS dan penyakit turunannya

HIV merupakan virus yang membawa penyakit AIDS. HIV AIDS menyerang sel darah putih dan merusak fungsi imunitas tubuh. Pakar kesehatan menjelaskan bahwa HIV AIDS ditularkan melalui kontak kelamin, darah dan air susu ibu. Kebiasaan seks yang tidak sehat (berganti-ganti pasangan; seks anal), penggunaan jarum suntik narkoba dan tato secara kolekif menjadi sarang bermuaranya penyakit ini.

Salah satu penyumbang terbesar peningkatan HIV AIDS  baik internasional maupun nasional adalah LGBT. CDC (Center for Disase Control and Prevention) Amerika Serikat tahun 2016 merilis bahwa 1,12 juta jiwa AS terpapar HIV AIDS. Sebanyak 67 % pengidapnya dari kalangan gay dan biseksual 3. Di tingkat nasional bahkan lokal menunjukkan data yang linear dengan internasional. Akhir tahun 2016 KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional) merilis terjadi peningkatan jumlah HIV AIDS dari kalangan gay (lelaki seks lelaki). Rasionya yaitu HIV sebesar 35 % dan AIDS sebesar 21,3 %. Mirisnya sebanyak 68 % adalah usia produktif (25-49 tahun) 4. Di tingkat lokal, pemberitaan dari berbagai media massa menyatakan sejumlah daerah mengalami kenaikan pengidap HIV AIDS, yang didominasi oleh gay dan biseksual.

Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan. Apalagi disinyalir hal ini sebagai fenomena gunung es. Kasus yang sebenarnya terjadi jauh lebih besar dari data yang ada. Sebagian pengidapnya enggan lantaran malu untuk memeriksakan diri. Bahkan ada yang sengaja tetap melakukan hubungan seks terlarang dengan tujuan menularkan penyakitnya ke orang lain. Menakutkan lagi ternyata muncul komplikasi penyakit baru dari HIV AIDS. Misalnya tuberkulosis, toksoplasmosis, meningitis kriptokokus, sitomegalo, infeksi CMV, ko-infeksi virus hepatitis, kanker dan lain sebagainya 5. Setiap pengidapnya tidak berdaya menahan sakit dan selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan.

 

Terjadinya depopulasi

LGBT membawa permasalahan yang lebih kompleks terhadap institusi bernama keluarga dan negara. Kecenderungan seks bebas pasangan gay ataupun lesbi salah satu sebab semakin tergerusnya institusi keluarga. Pun jika ada ‘pernikahan’ di antara sesama mereka, tak disangkal lagi ‘pernikahan’ tersebut tidak pernah bisa menghasilkan keturunan. Berkembangnya gay ataupun lesbi, semakin mengurangi pasangan pernikahan yang heteroseksual. Artinya akan terjadi pengurangan angka kelahiran generasi ke depan. Ini menyebabkan suatu negara akan mengalami depopulasi. Negara akan mengalami lost generation. Peningkatan jumlah kematian manusia yang terpapar penyakit HIV AIDS akibat LGBT pun turut menyumbang depopulasi.

Apalagi jika berbicara kualitas ‘keluarga’ hasil ‘pernikahan’ sejenis. Riset terbatas  dilakukan komisi kerajaanuntuk kekerasan keluarga Victoria di Australia terhadap pasangan sejenis. Komisi ini menyatakan bahwa 1 dari 3 pasangan LGBT mengalami kekerasan dalam kehidupan ‘keluarga’ mereka 6. Anak yang tumbuh dan berkembang dalam ‘keluarga’ sejenis (baik dari adopsi atau sewa rahim) akan rentan permasalahan. Misalnya anak kebingungan dalam mempelajari peran gendernya. Anak akan memendam emosi karena terkena bullying lingkungan sekitar yang membicarakan ‘orangtuanya’ yang tidak berbeda gendernya. Apalagi ada kasus anak juga menjadi pelampiasan seks dari ‘orang tua’ nya. Akhirnya kebanyakan anak pun mengikuti jejak ‘orang tua’ nya menjadi gay atau lesbi.

Hal ini tentu sangat meresahkan. PBB secara gamblang mempromosikan gaya hidup menyimpang ini kepada masyarakat dunia. Padahal dibalik semua itu terdapat konspirasi depopulasi penduduk. Indonesia menjadi target karena ingin mengurangi populasi muslim tanpa masyarakat menyadari yang sebenarnya.

 

Menguatkan pemikiran liberal di tubuh kaum muslim

Paham liberalisme (kebebasan individu) membuat LGBT semakin tumbuh subur di masyarakat. Jargonnya yaitu LGBT bagian dari HAM harus dihargai dan dibiarkan sebebasnya selama tidak mengganggu orang lain. Klaim pembenaran HAM, memenjarakan masyarakat untuk menentang LGBT. Pihak yang menentang akan tertuduh sebagai pihak intoleran. Sehingga kalah suara, sedangkan aktivis dan pendukung LGBT semakin di atas angin. Apabila Indonesia negeri muslim terbesar di dunia berhasil melegalkan LGBT, maka opini yang diciptakan adalah Islam ‘membenarkan’ LGBT.

Sejatinya ide liberalisme yang dibungkus HAM adalah alat penjajahan yang sengaja dipasarkan oleh hegemoni ideologi kapitalisme ke setiap negeri muslim. Ide liberalisme diwajibkan menjadi standar kebenaran pemikiran. Tujuannya agar peradaban kapitalisme tetap bertahan dan bercokol di negeri muslim.

Wajar PBB sebagai perangkat politik dari negara kapitalisme, rela mengucurkan dana yang besar untuk mensukseskan ide-ide liberalisme, termasuk LGBT. Keuntungan kapital yang akan diperoleh mereka dibalik semua itu jauh lebih besar bahkan dalam durasi waktu yang panjang. Mengapa ? karena lemahnya pemikiran kaum muslim dalam aqidah Islam, menjadikan terdiktenya pemikiran kaum muslim oleh negara kapitalisme seperti AS dan kroninya. Sehingga negara kapitalisme begitu mudah mengambil dan mendapatkan SDA negeri muslim melalui para komprador dan kaki tangan mereka.

Hal ini pun bersesuaian dengan pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menilai fenomena kemunculan LGBT di Indonesia bagian dari proxy war atau perang proksi untuk menguasai bangsa tanpa perlu mengirim pasukan militer 7. Bersambung. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Kasus Jamal Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Jamal Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Kamis, 18 Oct 2018 08:37

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X