Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.872 views

Konspirasi LGBT dan Strategi Pencegahannya (Bagian-1)

Oleh: Desti Ritdamaya

Perkembangan statistik LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia dewasa ini semakin mencemaskan. Apalagi promosi LGBT ternyata didukung oleh PBB melalui lembaga UNDP (United Nations Development Programme). Indonesia menjadi salah satu dari 4 negara yang mendapat kucuran dana segar dari UNDP sebesar USD 8 juta 1.

Indonesia melalui dana yang melimpah ruah ini akan menjadi objek kampanye LGBT secara massif dan sistematis. Tampak pada banyaknya isu, diskusi dan kegiatan advokasi menyuarakan LGBT yang mengemuka dalam pemberitaan berbagai media massa saat ini. Targetnya yaitu adanya dukungan, penguatan dan pelegalan LGBT di ranah publik.

Bulan Desember tahun 2017 Mahkamah Agung (MK) menganulir permohonan uji materi dari Euis Sunarti (Guru besar IPB) dan kawan seperjuangannya, yang ingin memasukkan LGBT dalam tindak pidana 2. Keputusan  MK ini disinyalir banyak pihak sebagai ‘impact’ dari dana UNDP tersebut. Bagi para aktivis LGBT dan pendukungnya, keputusan MK ini dianggap angin segar. Buktinya mereka semakin berani dan agresif menunjukkan eksistensi penyimpangan orientasi seksual mereka.

 

Bahaya Laten LGBT

Banyak pihak menyesalkan keputusan MK tersebut. Bukan tanpa alasan, tapi memang bahaya laten di depan mata dengan semakin maraknya LGBT. Tidak  hanya dipandang dari sudut agama, norma, kesehatan tapi juga sosial politik. Beberapa bahayanya sebagai berikut.

 

Mewabahnya  HIV AIDS dan penyakit turunannya

HIV merupakan virus yang membawa penyakit AIDS. HIV AIDS menyerang sel darah putih dan merusak fungsi imunitas tubuh. Pakar kesehatan menjelaskan bahwa HIV AIDS ditularkan melalui kontak kelamin, darah dan air susu ibu. Kebiasaan seks yang tidak sehat (berganti-ganti pasangan; seks anal), penggunaan jarum suntik narkoba dan tato secara kolekif menjadi sarang bermuaranya penyakit ini.

Salah satu penyumbang terbesar peningkatan HIV AIDS  baik internasional maupun nasional adalah LGBT. CDC (Center for Disase Control and Prevention) Amerika Serikat tahun 2016 merilis bahwa 1,12 juta jiwa AS terpapar HIV AIDS. Sebanyak 67 % pengidapnya dari kalangan gay dan biseksual 3. Di tingkat nasional bahkan lokal menunjukkan data yang linear dengan internasional. Akhir tahun 2016 KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional) merilis terjadi peningkatan jumlah HIV AIDS dari kalangan gay (lelaki seks lelaki). Rasionya yaitu HIV sebesar 35 % dan AIDS sebesar 21,3 %. Mirisnya sebanyak 68 % adalah usia produktif (25-49 tahun) 4. Di tingkat lokal, pemberitaan dari berbagai media massa menyatakan sejumlah daerah mengalami kenaikan pengidap HIV AIDS, yang didominasi oleh gay dan biseksual.

Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan. Apalagi disinyalir hal ini sebagai fenomena gunung es. Kasus yang sebenarnya terjadi jauh lebih besar dari data yang ada. Sebagian pengidapnya enggan lantaran malu untuk memeriksakan diri. Bahkan ada yang sengaja tetap melakukan hubungan seks terlarang dengan tujuan menularkan penyakitnya ke orang lain. Menakutkan lagi ternyata muncul komplikasi penyakit baru dari HIV AIDS. Misalnya tuberkulosis, toksoplasmosis, meningitis kriptokokus, sitomegalo, infeksi CMV, ko-infeksi virus hepatitis, kanker dan lain sebagainya 5. Setiap pengidapnya tidak berdaya menahan sakit dan selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan.

 

Terjadinya depopulasi

LGBT membawa permasalahan yang lebih kompleks terhadap institusi bernama keluarga dan negara. Kecenderungan seks bebas pasangan gay ataupun lesbi salah satu sebab semakin tergerusnya institusi keluarga. Pun jika ada ‘pernikahan’ di antara sesama mereka, tak disangkal lagi ‘pernikahan’ tersebut tidak pernah bisa menghasilkan keturunan. Berkembangnya gay ataupun lesbi, semakin mengurangi pasangan pernikahan yang heteroseksual. Artinya akan terjadi pengurangan angka kelahiran generasi ke depan. Ini menyebabkan suatu negara akan mengalami depopulasi. Negara akan mengalami lost generation. Peningkatan jumlah kematian manusia yang terpapar penyakit HIV AIDS akibat LGBT pun turut menyumbang depopulasi.

Apalagi jika berbicara kualitas ‘keluarga’ hasil ‘pernikahan’ sejenis. Riset terbatas  dilakukan komisi kerajaanuntuk kekerasan keluarga Victoria di Australia terhadap pasangan sejenis. Komisi ini menyatakan bahwa 1 dari 3 pasangan LGBT mengalami kekerasan dalam kehidupan ‘keluarga’ mereka 6. Anak yang tumbuh dan berkembang dalam ‘keluarga’ sejenis (baik dari adopsi atau sewa rahim) akan rentan permasalahan. Misalnya anak kebingungan dalam mempelajari peran gendernya. Anak akan memendam emosi karena terkena bullying lingkungan sekitar yang membicarakan ‘orangtuanya’ yang tidak berbeda gendernya. Apalagi ada kasus anak juga menjadi pelampiasan seks dari ‘orang tua’ nya. Akhirnya kebanyakan anak pun mengikuti jejak ‘orang tua’ nya menjadi gay atau lesbi.

Hal ini tentu sangat meresahkan. PBB secara gamblang mempromosikan gaya hidup menyimpang ini kepada masyarakat dunia. Padahal dibalik semua itu terdapat konspirasi depopulasi penduduk. Indonesia menjadi target karena ingin mengurangi populasi muslim tanpa masyarakat menyadari yang sebenarnya.

 

Menguatkan pemikiran liberal di tubuh kaum muslim

Paham liberalisme (kebebasan individu) membuat LGBT semakin tumbuh subur di masyarakat. Jargonnya yaitu LGBT bagian dari HAM harus dihargai dan dibiarkan sebebasnya selama tidak mengganggu orang lain. Klaim pembenaran HAM, memenjarakan masyarakat untuk menentang LGBT. Pihak yang menentang akan tertuduh sebagai pihak intoleran. Sehingga kalah suara, sedangkan aktivis dan pendukung LGBT semakin di atas angin. Apabila Indonesia negeri muslim terbesar di dunia berhasil melegalkan LGBT, maka opini yang diciptakan adalah Islam ‘membenarkan’ LGBT.

Sejatinya ide liberalisme yang dibungkus HAM adalah alat penjajahan yang sengaja dipasarkan oleh hegemoni ideologi kapitalisme ke setiap negeri muslim. Ide liberalisme diwajibkan menjadi standar kebenaran pemikiran. Tujuannya agar peradaban kapitalisme tetap bertahan dan bercokol di negeri muslim.

Wajar PBB sebagai perangkat politik dari negara kapitalisme, rela mengucurkan dana yang besar untuk mensukseskan ide-ide liberalisme, termasuk LGBT. Keuntungan kapital yang akan diperoleh mereka dibalik semua itu jauh lebih besar bahkan dalam durasi waktu yang panjang. Mengapa ? karena lemahnya pemikiran kaum muslim dalam aqidah Islam, menjadikan terdiktenya pemikiran kaum muslim oleh negara kapitalisme seperti AS dan kroninya. Sehingga negara kapitalisme begitu mudah mengambil dan mendapatkan SDA negeri muslim melalui para komprador dan kaki tangan mereka.

Hal ini pun bersesuaian dengan pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menilai fenomena kemunculan LGBT di Indonesia bagian dari proxy war atau perang proksi untuk menguasai bangsa tanpa perlu mengirim pasukan militer 7. Bersambung. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Kamis, 25 Apr 2019 19:40

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Kamis, 25 Apr 2019 19:30

KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Bukan Perang tapi Banyak yang Mati

Kamis, 25 Apr 2019 16:01

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

3 Anggota Dewan Militer Sudan Mengundurkan Diri Setelah Mencapai Kesepakatan dengan Demonstran

Kamis, 25 Apr 2019 15:15

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

AS Dukung Jenderal Pemberontak Khalifa Haftar Serang ibukota Libya Tripoli

Kamis, 25 Apr 2019 14:30

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Tersangka KPK Ancam Bongkar Dana Pilpres jika Tidak Dilindungi

Kamis, 25 Apr 2019 13:53

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Sri Lanka Kerahkan Ribuan Tentara untuk Bantu Polisi Buru Tersangka Pelaku Bom Paskah

Kamis, 25 Apr 2019 13:45

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Penyelenggara Pemilu Bekerjalah Secara Profesional

Kamis, 25 Apr 2019 13:44

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Aa Gym: Curang Bikin Hidup Tidak Tenang

Kamis, 25 Apr 2019 13:15

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Pemilu Berjalan Lancar. Said: Anda Waras?

Kamis, 25 Apr 2019 12:53

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Lima Alasan Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

Kamis, 25 Apr 2019 12:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X