Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.074 views

Konspirasi LGBT dan Strategi Pencegahannya (Bagian-1)

Oleh: Desti Ritdamaya

Perkembangan statistik LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia dewasa ini semakin mencemaskan. Apalagi promosi LGBT ternyata didukung oleh PBB melalui lembaga UNDP (United Nations Development Programme). Indonesia menjadi salah satu dari 4 negara yang mendapat kucuran dana segar dari UNDP sebesar USD 8 juta 1.

Indonesia melalui dana yang melimpah ruah ini akan menjadi objek kampanye LGBT secara massif dan sistematis. Tampak pada banyaknya isu, diskusi dan kegiatan advokasi menyuarakan LGBT yang mengemuka dalam pemberitaan berbagai media massa saat ini. Targetnya yaitu adanya dukungan, penguatan dan pelegalan LGBT di ranah publik.

Bulan Desember tahun 2017 Mahkamah Agung (MK) menganulir permohonan uji materi dari Euis Sunarti (Guru besar IPB) dan kawan seperjuangannya, yang ingin memasukkan LGBT dalam tindak pidana 2. Keputusan  MK ini disinyalir banyak pihak sebagai ‘impact’ dari dana UNDP tersebut. Bagi para aktivis LGBT dan pendukungnya, keputusan MK ini dianggap angin segar. Buktinya mereka semakin berani dan agresif menunjukkan eksistensi penyimpangan orientasi seksual mereka.

 

Bahaya Laten LGBT

Banyak pihak menyesalkan keputusan MK tersebut. Bukan tanpa alasan, tapi memang bahaya laten di depan mata dengan semakin maraknya LGBT. Tidak  hanya dipandang dari sudut agama, norma, kesehatan tapi juga sosial politik. Beberapa bahayanya sebagai berikut.

 

Mewabahnya  HIV AIDS dan penyakit turunannya

HIV merupakan virus yang membawa penyakit AIDS. HIV AIDS menyerang sel darah putih dan merusak fungsi imunitas tubuh. Pakar kesehatan menjelaskan bahwa HIV AIDS ditularkan melalui kontak kelamin, darah dan air susu ibu. Kebiasaan seks yang tidak sehat (berganti-ganti pasangan; seks anal), penggunaan jarum suntik narkoba dan tato secara kolekif menjadi sarang bermuaranya penyakit ini.

Salah satu penyumbang terbesar peningkatan HIV AIDS  baik internasional maupun nasional adalah LGBT. CDC (Center for Disase Control and Prevention) Amerika Serikat tahun 2016 merilis bahwa 1,12 juta jiwa AS terpapar HIV AIDS. Sebanyak 67 % pengidapnya dari kalangan gay dan biseksual 3. Di tingkat nasional bahkan lokal menunjukkan data yang linear dengan internasional. Akhir tahun 2016 KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional) merilis terjadi peningkatan jumlah HIV AIDS dari kalangan gay (lelaki seks lelaki). Rasionya yaitu HIV sebesar 35 % dan AIDS sebesar 21,3 %. Mirisnya sebanyak 68 % adalah usia produktif (25-49 tahun) 4. Di tingkat lokal, pemberitaan dari berbagai media massa menyatakan sejumlah daerah mengalami kenaikan pengidap HIV AIDS, yang didominasi oleh gay dan biseksual.

Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan. Apalagi disinyalir hal ini sebagai fenomena gunung es. Kasus yang sebenarnya terjadi jauh lebih besar dari data yang ada. Sebagian pengidapnya enggan lantaran malu untuk memeriksakan diri. Bahkan ada yang sengaja tetap melakukan hubungan seks terlarang dengan tujuan menularkan penyakitnya ke orang lain. Menakutkan lagi ternyata muncul komplikasi penyakit baru dari HIV AIDS. Misalnya tuberkulosis, toksoplasmosis, meningitis kriptokokus, sitomegalo, infeksi CMV, ko-infeksi virus hepatitis, kanker dan lain sebagainya 5. Setiap pengidapnya tidak berdaya menahan sakit dan selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan.

 

Terjadinya depopulasi

LGBT membawa permasalahan yang lebih kompleks terhadap institusi bernama keluarga dan negara. Kecenderungan seks bebas pasangan gay ataupun lesbi salah satu sebab semakin tergerusnya institusi keluarga. Pun jika ada ‘pernikahan’ di antara sesama mereka, tak disangkal lagi ‘pernikahan’ tersebut tidak pernah bisa menghasilkan keturunan. Berkembangnya gay ataupun lesbi, semakin mengurangi pasangan pernikahan yang heteroseksual. Artinya akan terjadi pengurangan angka kelahiran generasi ke depan. Ini menyebabkan suatu negara akan mengalami depopulasi. Negara akan mengalami lost generation. Peningkatan jumlah kematian manusia yang terpapar penyakit HIV AIDS akibat LGBT pun turut menyumbang depopulasi.

Apalagi jika berbicara kualitas ‘keluarga’ hasil ‘pernikahan’ sejenis. Riset terbatas  dilakukan komisi kerajaanuntuk kekerasan keluarga Victoria di Australia terhadap pasangan sejenis. Komisi ini menyatakan bahwa 1 dari 3 pasangan LGBT mengalami kekerasan dalam kehidupan ‘keluarga’ mereka 6. Anak yang tumbuh dan berkembang dalam ‘keluarga’ sejenis (baik dari adopsi atau sewa rahim) akan rentan permasalahan. Misalnya anak kebingungan dalam mempelajari peran gendernya. Anak akan memendam emosi karena terkena bullying lingkungan sekitar yang membicarakan ‘orangtuanya’ yang tidak berbeda gendernya. Apalagi ada kasus anak juga menjadi pelampiasan seks dari ‘orang tua’ nya. Akhirnya kebanyakan anak pun mengikuti jejak ‘orang tua’ nya menjadi gay atau lesbi.

Hal ini tentu sangat meresahkan. PBB secara gamblang mempromosikan gaya hidup menyimpang ini kepada masyarakat dunia. Padahal dibalik semua itu terdapat konspirasi depopulasi penduduk. Indonesia menjadi target karena ingin mengurangi populasi muslim tanpa masyarakat menyadari yang sebenarnya.

 

Menguatkan pemikiran liberal di tubuh kaum muslim

Paham liberalisme (kebebasan individu) membuat LGBT semakin tumbuh subur di masyarakat. Jargonnya yaitu LGBT bagian dari HAM harus dihargai dan dibiarkan sebebasnya selama tidak mengganggu orang lain. Klaim pembenaran HAM, memenjarakan masyarakat untuk menentang LGBT. Pihak yang menentang akan tertuduh sebagai pihak intoleran. Sehingga kalah suara, sedangkan aktivis dan pendukung LGBT semakin di atas angin. Apabila Indonesia negeri muslim terbesar di dunia berhasil melegalkan LGBT, maka opini yang diciptakan adalah Islam ‘membenarkan’ LGBT.

Sejatinya ide liberalisme yang dibungkus HAM adalah alat penjajahan yang sengaja dipasarkan oleh hegemoni ideologi kapitalisme ke setiap negeri muslim. Ide liberalisme diwajibkan menjadi standar kebenaran pemikiran. Tujuannya agar peradaban kapitalisme tetap bertahan dan bercokol di negeri muslim.

Wajar PBB sebagai perangkat politik dari negara kapitalisme, rela mengucurkan dana yang besar untuk mensukseskan ide-ide liberalisme, termasuk LGBT. Keuntungan kapital yang akan diperoleh mereka dibalik semua itu jauh lebih besar bahkan dalam durasi waktu yang panjang. Mengapa ? karena lemahnya pemikiran kaum muslim dalam aqidah Islam, menjadikan terdiktenya pemikiran kaum muslim oleh negara kapitalisme seperti AS dan kroninya. Sehingga negara kapitalisme begitu mudah mengambil dan mendapatkan SDA negeri muslim melalui para komprador dan kaki tangan mereka.

Hal ini pun bersesuaian dengan pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menilai fenomena kemunculan LGBT di Indonesia bagian dari proxy war atau perang proksi untuk menguasai bangsa tanpa perlu mengirim pasukan militer 7. Bersambung. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Pangeran Saudi yang Diasingkan Serukan Kudeta Gulingkan Raja Salman

Pangeran Saudi yang Diasingkan Serukan Kudeta Gulingkan Raja Salman

Rabu, 23 May 2018 22:53

Pasukan Teroris Assad Jarah Properti Milik Warga yang Menungsi dari Kamp Yarmouk

Pasukan Teroris Assad Jarah Properti Milik Warga yang Menungsi dari Kamp Yarmouk

Rabu, 23 May 2018 22:08

2 Rakaat Fajar Harus Dijaga di Ramadhan

2 Rakaat Fajar Harus Dijaga di Ramadhan

Rabu, 23 May 2018 17:00

Adil Menilai Social Experiment Peluk Pria Berjenggot & Wanita Bercadar

Adil Menilai Social Experiment Peluk Pria Berjenggot & Wanita Bercadar

Rabu, 23 May 2018 15:32

6 Catatan Kritis untuk Revisi UU Terorisme; Substansinya Lebih Otoriter

6 Catatan Kritis untuk Revisi UU Terorisme; Substansinya Lebih Otoriter

Rabu, 23 May 2018 15:20

Begini Cara Mendidik Anak Yang Bandel

Begini Cara Mendidik Anak Yang Bandel

Rabu, 23 May 2018 15:00

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Rabu, 23 May 2018 14:29

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

Rabu, 23 May 2018 13:11

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Rabu, 23 May 2018 11:25

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:59

Ruang Gelap Dunia Maya

Ruang Gelap Dunia Maya

Rabu, 23 May 2018 10:55

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:54

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Rabu, 23 May 2018 08:30

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

Rabu, 23 May 2018 06:57

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Rabu, 23 May 2018 00:12

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Selasa, 22 May 2018 23:34

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Selasa, 22 May 2018 22:46

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Selasa, 22 May 2018 18:00

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 22 May 2018 17:00

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Selasa, 22 May 2018 15:54


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 21/05/2018 10:40

Agar Rumah Ramah Muslimah