Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.463 views

Kasus Ratna Sarumpaet Tidak Dapat Diperluas

Oleh:

DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, Ketua Umum HRS Center

KASUS Ratna Sarumpaet sejatinya adalah perkara kriminal biasa. Terhadap apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet tentunya tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban pidananya kepada orang lain, sepanjang orang lain dimaksud tidak memiliki kesalahan (mens rea). Menurut ajaran hukum pidana, pertanggungjawaban pidana adalah diteruskannya celaan yang objektif yang ada pada tindak pidana dan secara subjektif kepada seseorang yang memenuhi syarat untuk dapat dijatuhi pidana karena perbuatannya itu.

Pada Ratna Sarumpaet, penyidik dapat menerapkan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (UU PHP), dimana unsur “dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat” dipandang sudah terpenuhi, dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun. Selain sangkaan pasal tersebut, kepadanya dapat pula dikenakan ketentuan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sepanjang yang bersangkutan menyebarkan informasi tersebut melalui sistem elektronik dan ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Adapun pelaporan terhadap sejumlah tokoh antara lain Prabowo Subianto, Amien Rais, dan lain-lain dengan dalil turut menyebarkan berita bohong (hoaks) patut dipertanyakan, apalagi dinyatakan sebagai bentuk konspirasi dan pemufakatan jahat.Perlu disampaikan, bahwa seseorang tidak dapat dipidana, jika memangia tidak mengetahui atau sesat mengenai keadaan yang merupakan unsur tindak pidana atau berkeyakinan bahwa perbuatannya tidak merupakan suatu tindak pidana, kecuali ketidaktahuan, kesesatan, atau keyakinannya itu patut dipersalahkan kepadanya. Prabowo, Amien Rais, dan lain-lainnya adalah dalam posisi tidak mengetahui mengenai keadaan yang sebenarnya terjadi, singkat kata terjadi sesat fakta pada mereka.Justru mereka adalah sebagai korban kebohongan Ratna Sarumpaet. Pengakuan Ratna Sarumpaet bahwa ia telah melakukan kebohongan merupakan “fakta sudah berbicara sendiri”(res ipsa loquitur).

Dalam hukum pidana dikenal asas“tiada pidana tanpa kesalahan”(geen straf zonder schuld, latin:actus non facit reum, nisi mens sit rea). Kesalahan merupakan dasar pemidanaan atau yang menimbulkan hak untuk memidana. Kesalahan adalah sebagai faktor penentu pertanggungjawaban pidana. Kesalahan sebagai faktor penentu dalam menentukan dapat tidaknya seseorang dipertanggungjawabkan secara pidana, dapat dibedakan dalam dua bentuk, yaitu kesalahan dalam bentuk kesengajaan (dolus/opzet) dan kesalahan dalam bentuk kealpaan (culpa).Dapat dikatakan bahwa tanda kesalahan adalah kesengajaan. Dalam KUHP tidak dijelaskan secara komprehensif tentang kesengajaan dimaksud. Hanya saja, apabila dilihat dari segi penafsiran historis dari KUHP itu sendiriyakniMemorie van ToelichtingdariWetboek van Strafrecht (KUHP), didefinisikan bahwa sengaja sama dengan “willens en wetensTegasnya dalam kesengajaan mempersyaratkan adanya unsur menghendaki dan mengetahui (willens en wetens).

Apabila kita menggunakan interpretasi futuristik dengan melihat rumusan Rancangan KUHP, maka kita temui adanya penjelasan tentang pertanggungjawaban pidana, sebagaimana disebutkan dalam Penjelasan Pasal 34, sebagai berikut:

“Tindak pidana tidak berdiri sendiri, itu baru bermakna manakala terdapat pertanggungjawaban pidana. Ini berarti setiap orang yang melakukan tindak pidana tidak dengan sendirinya harus dipidana. Untuk dapat dipidana harus ada pertanggungjawaban pidana. Pertanggungjawaban pidana lahir denganditeruskannya celaan (vewijbaarheid) yang objektif terhadap perbuatan yang dinyatakan sebagai tindak pidana yang berlaku, dan secara subjektif kepada pembuat tindak pidana yang memenuhi persyaratan untuk dapat dikenai pidana karena perbuatannya. Dasar adanya tindak pidana adalah asas legalitas, sedangkan dasar dapat dipidananya pembuat tindak pidana adalah asas kesalahan. Ini berarti bahwa pembuat tindak pidana-tindak pidana hanya akan dipidana jika ia mempunyai kesalahan dalam melakukan tindak pidana tersebut. Kapan seseorang dikatakan mempunyai kesalahan merupakan hal yang menyangkut masalah pertanggungjawaban pidana. Seseorang mempunyai kesalahan bilamana pada waktu melakukan tindak pidana, dilihat dari segi kemasyarakatan ia dapat dicela oleh karena perbuatannya.”

Jadi, pada kesalahan, mensyaratkan adanyahubungan batin antara si pembuat dengan perbuatannya yang berupa kesengajaan (dolus) atau kealpaan (culpa).Dengan demikian, seseorang yang tidak mengetahuisebelumnya bahwa perbuatannya akan menimbulkan akibat yang dilarang, merupakan petunjuk bahwa tidak ada hubungan psikis dengan perilakunya.

Sesuai dengan judul tulisan ini, pihak-pihak lain yang dilaporkan sebagai pihak yang telah menyebarkan berita bohong, tentu tidak dapat diterima. Konstruksi hukum tentang penyertaan (deelneming), sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP mensyaratkan adanya perjumpaan sikap batin dua orang atau lebih mengambil bahagian untuk mewujudkan delik (incasu berita bohong). Logika hukumnya bagaimana mungkin mereka sebagai pihak yang dibohongi (korban), kemudian mereka dicelakan sebagai pihak yang menyebarkan berita bohong dan oleh karenanya dikatakan terdapat kesengajaan. Oleh karena itu, kepada mereka tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban pidana, baik menurut UU PHP maupun UU ITE.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Jum'at, 14 Dec 2018 21:41

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 14 Dec 2018 21:15

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Jum'at, 14 Dec 2018 17:07

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Jum'at, 14 Dec 2018 15:35

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Jum'at, 14 Dec 2018 14:35

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

Jum'at, 14 Dec 2018 14:15

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Jum'at, 14 Dec 2018 13:35

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Jum'at, 14 Dec 2018 12:35

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Jum'at, 14 Dec 2018 11:35

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Jum'at, 14 Dec 2018 10:35

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Jum'at, 14 Dec 2018 10:15

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Jum'at, 14 Dec 2018 10:05

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Jum'at, 14 Dec 2018 09:33

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Jum'at, 14 Dec 2018 09:04

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Jum'at, 14 Dec 2018 09:00

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

Jum'at, 14 Dec 2018 07:42

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

Jum'at, 14 Dec 2018 04:54

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

Jum'at, 14 Dec 2018 02:43

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Kamis, 13 Dec 2018 23:23

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X