Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.187 views

Islam Diserang dengan Isu Poligami?

Oleh: Tari Ummu Hamzah 

Salah seorang anggota Komnas perempuan, Imam Nahe’i menganggap poligami adalah kekerasan terhadap perempuan. Bahkan Imam menyebut, pelaku poligami bisa dikenakan pidana. Sebab menurut dia, pada umumnya mereka yang melakukan pernikahan tidak dicatatkan biasanya adalah pernikahan kedua atau ketiga. Dalam peraturan tentang kekerasan terhadap perempuan pun, kata dia, poligami menjadi salah satu penyebab timbulnya kekerasan baik fisik, psikis, dan psikologis.

Lagi dan lagi, ajaran Islam diserang dengan isu-isu sensitif. Pernyataan ini sangat menyesatkan, sebab perkataan Imam Nahe’i sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Opini-opini tentang larangan poligami makin merebak ke seantero negeri. Larisnya pemberitaan poligami menjadikan opini larangan poligami semakin menguat. Bahkan tidak menutup kemungkinan opini ini sudah menyerang pelaku praktik poligami. Mereka berargumen, seolah poligami adalah hal terburuk yang harus dihadapi seorang perempuan.

Di Indonesia praktik poligami masih sangat minim, sebab pengetahuan tentang aturan poligami tidak dipahami dengan baik oleh masyarakat. Masyarakat sudah tercekoki dengan fakta-fakta buruk tentang poligami. Misalnya saja, poligami akan menimbulkan penderitaan psikis, kekerasan fisik serta menurunnya tingkat ekonomi seseorang. Pada akhirnya laki-laki lebih memilih berzina darpada menikah. Tidak heran jika tingkat KDRT meningkat, sebab perzinaan telah hadir di tengah pernikahan.

Mengapa masyarakat diberikan fakta buruk tentang poligami? Sebab pelaku praktik poligami tidak mengetahui tata aturan dalam poligami. Jika poligami dipandang dari sudut sekuler, jelas akan menimbulkan berbagai tindakan kekerasan terhadap perempuan. Sebab sekulerisme mengenyampingkan aturan agama dari kehidupan mereka termasuk menyingkirkan peraturan poligami dalam Islam. Padahal hanya Islamlah satu-satunya agama yang melegalkan dan mengatur poligami sesuai dengan fitrah manusia. Dari sini sudah sangat jelas bahwa, akar masalah dari kekerasan perempuan dalam praktik poligami adalah, karea paham sekuler yang dianut oleh para pelakunya dan bukan karena kekeliruan poligami dalam Islam.

Serangan pemikiran yang menyesatkan seperti ini tidak bisa didiamkan lama-lama. Ibarat penyakit dia akan menggerogoti akidah kaum muslimin. Bagaimana tidak! Jika kaum muslimin mengikuti cara pandang sekuler, maka sedikit demi sedikit ummat akan terseret ke dalam kekufuran. Ummat nantinya bakal percaya bahwa praktik poligami tidak boleh dilakukan meskipun dilegalkan dalam islam sebagaimana tersurat dalam Al-quran.

Solusi dalam menyikapi poligami

Poligami adalah syariat Islam. Ini tersurat dalam Al-Quran surat An-nisa ayat 3 "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya."

Rasulullah dan para sahabat pun melakukan poligami. Sebab Allah telah menetapkan hubungan laki-laki dan perempuan hanya dilakukan dalam pernikahan. Kecenderungan laki-laki terhadap lebih dari 1 perempuan adalah hal yang fitrah. Mengapa demikian? Sebab Al-Quran telah membolehkan seorang laki-laki lebih dari 1. Sedangkan syariat Allah akan selalu sesuai dengan fitrah manusia. Maka dari itu Islam memberikan serangkaian aturan dalam poligami, agar manusia mendapatkan ketentraman dalam kehidupan berumah tangga.

Poligami sendiri akan menjauhkan kaum muslimin dari perzinaan. Sebab jika perzinaan merebak di tengah masyarakat, maka tatanan hidup akan  rusak. Sungguh, perzinaan itu merusak nasab seorang anak. Inilah syariat Islam, tidak hanya sesuai dengan fitrah manusia, tapi juga memberikan perlindungan terhadap keturunan dan pelestarian ras manusia.

Ide menolak poligami sungguh pernyataan ngawur dan sesat. Bila seorang muslim belum mampu melaksanakan, alangkah baiknya bila dia diam tanpa harus menyerang hukum syariat dari agamanya sendiri. Namun bila ungkapan itu berasal dari non muslim atau kaum kafir, maka sungguh jelas kedudukan dia dan posisi dia berdiri. Tak akan rela ia hingga umat Islam itu terjauhkan dan tersesatkan dari agamanya sendiri. Pertanyaannya, akankah mereka yang mengaku muslim turut ambil bagian dari program kesesatan dan penyesatan ini? Wallahu a'lam bishowab. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Hamas Serukan Pengungsi Palestina di Libanon Donorkan Darah untuk Korban Ledakan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 15:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 06/08/2020 05:40

PKS: Batalkan IPO Subholding Pertamina!