Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.627 views

Maskapai Asing Mengudara di Penerbangan Domestik, Ada Apakah?

 

Oleh: Hasrianti*

Baru-baru ini Presiden Joko widodo kembali mengeluarkan statement perihal maskapai asing yang akan beroperasi di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan harapan kehadiran maskapai asing mampu mengatasi melonjaknya harga tiket dijalur domestic, terlebih di momen lebaran lalu.

Mahalnya tiket secara langsung akan berdampak pada  kestabilan ekonomi negara seperti yang terjadi pada beberapa bandara yang penumpanganya menurun drastis. Berdasarkan data BPS melansir data terbaru penumpang pesawat pada bulan april sebanyak 5,7 juta orang. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan banyaknya penumpang pesawat turun menjadi 6,26% dibanding bulan sebelumnya (10/6/2019).

Bisnis penerbangan di Indonesia saat ini dikuasai oleh dua perusahan besar yakni Garuda dan Lion, diantara dua maskapai ini terjadi persaingan. Hal tersebut disinyalir menjadi penyebab naiknya harga tiket. Kebijakan ini tentu mengundang kontoversi dari berbagai pihak. Salah satu dampak yang ditimbulkan ketika memberi izin maskapai asing beroperasi yakni kerugian pasar lokal, ketimpangan pasar, rupiah melemah,dan memberikan ruang bagi asing untuk menjarah keuntungan besar.

Polemik Transportasi Domestik

Pengamat penerbangan sekaligus mantan KSAU, Chappy Hakim menyebutkan, mengundang maskapai asing bukan solusi tepat. Bahkan dapat mengganggu kepentingan nasional terutama di sektor perhubungan udara (liputan6.com, 15/6/2019).

Kebijakan Kementerian Perhubungan yang menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat pun tampaknya tak banyak memberikan perubahan signifikan pada biaya angkut si burung besi ini (tirto.id, 20/6/2019)

Ketidakaturan transportasi domestik di Indonesia khususnya penerbangan berawal dari kesalahan dasar dimana sistem aturan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan paradigma dasar. Kesemrawutan transportasi tidak bisa diselesaikan dengan  mengambil jalan pintas mengundang maskapai asing.

Keterlibatan maskapai asing dalam penerbangan domestik sebenarnya bukanlah sesuatu hal yang baru. Namun, sebelumnya rute yang diambil hanyalah rute penerbangan luar negeri. Kisruh transportasi penerbangan Indonesia  tiada henti-hentinya menuai komentar baik dari kalangan elit politik maupun masyarakat pada umumnya.

Seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah  dalam memberikan fasilitas pelayanan publik yang tidak  memberatkan. Melihat fakta yang terjadi pembangunan yang berasaskan ekonomi kapitalistik akan menghasilkan kerusakan, berbagai kebijakan yang ada perlu dipertanyakan apakah menguntungkan rakyat atau para korporasi?

Sistem pemerintahan kapitalisme biang masalah menyebabkan kesulitan dalam menyelesaikan polemik negara. Bahkan solusi yang ditawarkan merugikan rakyat. Kapitalisme bagaikan gurita rakus yang seluruh tentakelnya terus membelit Indonesia dan  menghisap dengan segala bentuk eksploitasi.

Ketika rakyat mengeluh menanggapi kasus mahalnya tiket pesawat.  Menteri perhubungan dan Presiden saling lempar tanggung jawab. Menteri BUMN pun angkat tangan merasa tidak mempunyai wewenang atas masalah tersebut. Polemik penerbangan Indonesia bak lingkaran setan yang tak berujung (www.tirto.id.com 206/2019). Bisa dilihat bagaimana sikap pemerintah yang acuh, lalu siapakah sebenarnya yang harus bertanggungjawab ?

Hal Ini menjadi bukti beragam kebijakan yang dilakukan pemerintah  belum memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat, terkhsusus pada penuruan harga tiket.

Islam Mengatur Transportasi

Islam adalah agama yang sempurna memiliki seperangkat aturan, mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Hari ini di era modern kapitalisme telah menjadi petaka bagi kehidupan manusia.              

Kondisi ini berbanding terbalik dan jauh berbeda dengan  cara Islam mensejahterakan rakyat. Dalam Islam menjadi seorang pemimpin memiliki tanggungjawab yang  sangat besar, tak hanya dari sudut pandang duniawi tetapi juga akhirat kelak dan harus mempunyai kapabilitas untuk memimpin.

Pelayanan publik khususnya transportasi umum dan infrastruktur lainnya akan dipenuhi tanpa dipungut biaya. Hal ini pernah diterapkan di masa kekhalifahan Umar bin al-khatab. Beliau sangat  khawatir apabila ada seekor keledai yang terperosok di kota Bagdad akibat jalan yang rusak.

Beberapa pencapaian besar mampu diraih seperti perluasan wilayah Islam, penataan struktur pemerintahan, pembangunan infrastruktur,  dan baitul mal.  Masa kemuduran pun tugas pemerintah tidak berlepas diri begitu saja. Hal ini terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Utsmani pada tahun 1900, khalifah berhasil mengembangkan alat tranportasi kereta api yang menjadi kendaraan jamaah haji.

Paradigma Islam  dalam mengurus dan melindungi umat sudah menjadi hal yang mutlak. Islam juga memiliki prinsip dalam pembangunan.

Pertama, pembangunan infrastruktur termasuk penerbangan menjadi tanggungjawab penuh negara, tidak boleh diserahkan ke pihak swasta.

Kedua, sebelum melakukan pembangunan terlebih dahulu dilihat wilayah yang cocok dan strategis. Seperti yang ada di kota Baghdad sebagai ibukota kekhilafahan, setiap bagian pembangunan dalam kota  diproyeksikan hanya untuk jumlah penduduk tertentu. Misalnya pembangunan sekolah, masjid, perpustakaan, taman, industri gandum, area komersial, pemakaman, hingga permandian umum yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Semua tertata dengan baik tanpa ada saling menganggu antara satu area bangunan dengan yang lainnya.

Sistem Islam mewujudkan pembangunan yang mampu mensejahterakan rakyat secara merata melalui penerapan sistem ekonomi islam. Hal ini juga secara otomatis akan mencegah terjadinya praktek bisnis layanan publik yang merugikan rakyat. Pembangunan infrastruktur juga tidak boleh dijadikan lahan bisnis. Negara tetap konsisten mengurusi rakyat, tak lupa pula penerapan hukum-hukum Allah s.w.t yang lain wajib ditegakan.

Hal inilah yang menjadi kunci keberhasilan Islam dalam mengurusi umat selama kurun waktu  1400 tahun yang lalu. Namun, pada dasarnya semua pencapaian Islam pada masa khilafah tidaklah mungkin bisa diterapkan dalam sistem kapitalisme neoliberal kecuali dengan perubahan secara total kepada sistem Islam. Wallahualam bishowab. (ef/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswi P.Kimia UHO

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X