Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.714 views

Maskapai Asing Mengudara di Penerbangan Domestik, Ada Apakah?

 

Oleh: Hasrianti*

Baru-baru ini Presiden Joko widodo kembali mengeluarkan statement perihal maskapai asing yang akan beroperasi di Indonesia. Hal ini dilakukan dengan harapan kehadiran maskapai asing mampu mengatasi melonjaknya harga tiket dijalur domestic, terlebih di momen lebaran lalu.

Mahalnya tiket secara langsung akan berdampak pada  kestabilan ekonomi negara seperti yang terjadi pada beberapa bandara yang penumpanganya menurun drastis. Berdasarkan data BPS melansir data terbaru penumpang pesawat pada bulan april sebanyak 5,7 juta orang. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan banyaknya penumpang pesawat turun menjadi 6,26% dibanding bulan sebelumnya (10/6/2019).

Bisnis penerbangan di Indonesia saat ini dikuasai oleh dua perusahan besar yakni Garuda dan Lion, diantara dua maskapai ini terjadi persaingan. Hal tersebut disinyalir menjadi penyebab naiknya harga tiket. Kebijakan ini tentu mengundang kontoversi dari berbagai pihak. Salah satu dampak yang ditimbulkan ketika memberi izin maskapai asing beroperasi yakni kerugian pasar lokal, ketimpangan pasar, rupiah melemah,dan memberikan ruang bagi asing untuk menjarah keuntungan besar.

Polemik Transportasi Domestik

Pengamat penerbangan sekaligus mantan KSAU, Chappy Hakim menyebutkan, mengundang maskapai asing bukan solusi tepat. Bahkan dapat mengganggu kepentingan nasional terutama di sektor perhubungan udara (liputan6.com, 15/6/2019).

Kebijakan Kementerian Perhubungan yang menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat pun tampaknya tak banyak memberikan perubahan signifikan pada biaya angkut si burung besi ini (tirto.id, 20/6/2019)

Ketidakaturan transportasi domestik di Indonesia khususnya penerbangan berawal dari kesalahan dasar dimana sistem aturan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan paradigma dasar. Kesemrawutan transportasi tidak bisa diselesaikan dengan  mengambil jalan pintas mengundang maskapai asing.

Keterlibatan maskapai asing dalam penerbangan domestik sebenarnya bukanlah sesuatu hal yang baru. Namun, sebelumnya rute yang diambil hanyalah rute penerbangan luar negeri. Kisruh transportasi penerbangan Indonesia  tiada henti-hentinya menuai komentar baik dari kalangan elit politik maupun masyarakat pada umumnya.

Seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah  dalam memberikan fasilitas pelayanan publik yang tidak  memberatkan. Melihat fakta yang terjadi pembangunan yang berasaskan ekonomi kapitalistik akan menghasilkan kerusakan, berbagai kebijakan yang ada perlu dipertanyakan apakah menguntungkan rakyat atau para korporasi?

Sistem pemerintahan kapitalisme biang masalah menyebabkan kesulitan dalam menyelesaikan polemik negara. Bahkan solusi yang ditawarkan merugikan rakyat. Kapitalisme bagaikan gurita rakus yang seluruh tentakelnya terus membelit Indonesia dan  menghisap dengan segala bentuk eksploitasi.

Ketika rakyat mengeluh menanggapi kasus mahalnya tiket pesawat.  Menteri perhubungan dan Presiden saling lempar tanggung jawab. Menteri BUMN pun angkat tangan merasa tidak mempunyai wewenang atas masalah tersebut. Polemik penerbangan Indonesia bak lingkaran setan yang tak berujung (www.tirto.id.com 206/2019). Bisa dilihat bagaimana sikap pemerintah yang acuh, lalu siapakah sebenarnya yang harus bertanggungjawab ?

Hal Ini menjadi bukti beragam kebijakan yang dilakukan pemerintah  belum memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat, terkhsusus pada penuruan harga tiket.

Islam Mengatur Transportasi

Islam adalah agama yang sempurna memiliki seperangkat aturan, mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Hari ini di era modern kapitalisme telah menjadi petaka bagi kehidupan manusia.              

Kondisi ini berbanding terbalik dan jauh berbeda dengan  cara Islam mensejahterakan rakyat. Dalam Islam menjadi seorang pemimpin memiliki tanggungjawab yang  sangat besar, tak hanya dari sudut pandang duniawi tetapi juga akhirat kelak dan harus mempunyai kapabilitas untuk memimpin.

Pelayanan publik khususnya transportasi umum dan infrastruktur lainnya akan dipenuhi tanpa dipungut biaya. Hal ini pernah diterapkan di masa kekhalifahan Umar bin al-khatab. Beliau sangat  khawatir apabila ada seekor keledai yang terperosok di kota Bagdad akibat jalan yang rusak.

Beberapa pencapaian besar mampu diraih seperti perluasan wilayah Islam, penataan struktur pemerintahan, pembangunan infrastruktur,  dan baitul mal.  Masa kemuduran pun tugas pemerintah tidak berlepas diri begitu saja. Hal ini terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Utsmani pada tahun 1900, khalifah berhasil mengembangkan alat tranportasi kereta api yang menjadi kendaraan jamaah haji.

Paradigma Islam  dalam mengurus dan melindungi umat sudah menjadi hal yang mutlak. Islam juga memiliki prinsip dalam pembangunan.

Pertama, pembangunan infrastruktur termasuk penerbangan menjadi tanggungjawab penuh negara, tidak boleh diserahkan ke pihak swasta.

Kedua, sebelum melakukan pembangunan terlebih dahulu dilihat wilayah yang cocok dan strategis. Seperti yang ada di kota Baghdad sebagai ibukota kekhilafahan, setiap bagian pembangunan dalam kota  diproyeksikan hanya untuk jumlah penduduk tertentu. Misalnya pembangunan sekolah, masjid, perpustakaan, taman, industri gandum, area komersial, pemakaman, hingga permandian umum yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Semua tertata dengan baik tanpa ada saling menganggu antara satu area bangunan dengan yang lainnya.

Sistem Islam mewujudkan pembangunan yang mampu mensejahterakan rakyat secara merata melalui penerapan sistem ekonomi islam. Hal ini juga secara otomatis akan mencegah terjadinya praktek bisnis layanan publik yang merugikan rakyat. Pembangunan infrastruktur juga tidak boleh dijadikan lahan bisnis. Negara tetap konsisten mengurusi rakyat, tak lupa pula penerapan hukum-hukum Allah s.w.t yang lain wajib ditegakan.

Hal inilah yang menjadi kunci keberhasilan Islam dalam mengurusi umat selama kurun waktu  1400 tahun yang lalu. Namun, pada dasarnya semua pencapaian Islam pada masa khilafah tidaklah mungkin bisa diterapkan dalam sistem kapitalisme neoliberal kecuali dengan perubahan secara total kepada sistem Islam. Wallahualam bishowab. (ef/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswi P.Kimia UHO

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X