Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.397 views

Rencana Kemenag Hapus Materi Perang dari Kurikulum Madrasah itu Lacut!

Oleh: Harits Abu Ulya

(Dir. CIIA & Pengasuh Ponpes Tahfidz Qur'an Al Bayan)

Mendengar kabar Kemenag hendak menghapus materi perang atau jihad dari kurikulum madrasah membuat saya pribadi bagian dari milyaran umat Islam sangat prihatin setengah tidak percaya. Meski akhirnya di beberapa media di ungkap soal gagasan tersebut ada disinformasi.

Baru level gagasan saja sudah jelas membuat luka hati umat Islam apalagi kalau benar-benar di implementasikan. Saya husnudzan, berharap gagasan itu adalah pepesan kosong artinya gosip belaka.

Soal gagasan yang menyeruak terkait rencana kememag, saya tidak menemukan argumentasi kokoh normatif dan rasionalnya yang menjadi pijakan gagasan kemenag kali ini. Yang tampak adalah sikap "deffensif apologetic", sebuah sikap produk dari nalar yang terpapar paham liberalisme dan pluralisme secara radikal.

Jadi gagasan kemenag tidak punya pijakan normatifnya. Jika benar di laksanakan itu sama artinya kemenag menjadi bagian dari intrumen untuk merusak pemahaman umat Islam dan mengotori ajaran-ajaran Islam yang telah baku.

Kenapa kemenag tidak sekalian keluarkan Mushaf Qur'an edisi revisi versi kemenag? Menghapus semua kalimat atau frase yang ada hubunganya langsung atau tidak dengan Jihad di 30 ayat lebih, atau kalimat qital (perang) di 100 ayat lebih dalam Al Qur'an ? Kok setengah hati amat...

Dan kemenag juga ahistoris, Indonesia merdeka ini juga berkat perang dan spirit jihad yang tertanam dalam jiwa umat Islam. Kemenag seperti bawur sejarah, bagaimana Rasulullah saw menetapkan jihad (perang) fi sabilillah sebagai kewajiban agung bagi umat Islam. Beliau memberikan legitimasi, beliau memberi contoh praksisnya secara rigid.

Apakah di otaknya kemenag tuntunan dan tuntutan Al Quran dan As Sunnah soal Jihad (perang) dianggap sebagai suatu tindak kejahatan?? Jihad sebagai sebuah aksi kriminal yang membuat malu kaum muslimin? Jika benar begitu logikanya, sangat Aneh bin jahil murokkab (bodoh 12).

Saya menduga, orang-orang kemenag yang terlibat dalam proyek penghapusan kurikulum madrasah tersebut bukan orang muslim (kafir). Saya husnudzan, kalau orang muslim pasti akan sangat hati-hati atau mereka tidak bakalan otak atik apa yang sudah baku karena paham soal hukum seputar jihad (perang).

Atau bisa jadi dari kalangan orang muslim hipokrit yang tersesat memuja liberalisme dan pluralisme secara radikal, mengemis pujian orang-orang diluar Islam dan mengais sekerat tulang dunia yang tidak pernah mengenyangkan.

Kalau kita mencermati, gagasan serupa juga terus di tawarkan kepublik oleh beberapa pihak termasuk di antaranya oleh kemenag ini.

Melalui pintu proyek melawan radikalisme, muncul upaya laten yang sistemik berkelanjutan untuk menguasai hati dan pikiran publik dengan melalui perang pemikiran, perang terminologi. Terma-terma baku dalam syariat hendak di simpangkan maknanya secara radikal. Seperti term (istilah); muslim, kafir, jihad, qital, dll.

Sejatinya agenda-agenda di atas adalah proyek penyesatan dan penyimpangan terhadap ajaran Islam yang baku, hendak membawa umat Islam menjauh dari kebenaran Al Quran dan As Sunnah. Dan mereka menawarkan bahasa-bahasa penghalusan yang hakikatnya adalah untuk membungkus tahrif (penyimpangan) semisal; "Islam Rahmatan Lil Alamin" dan pengusungnya dilabeli muslim moderat, muslim toleran, muslim pluraris. Padahal hakikatnya ini penyesatan kepada umat dari Islam untuk menjadi pribadi-pribadi yang tercerabut dari syariat Islam yang kaffah.

InsyaAllah umat Islam saat ini cukup sadar bahwa mereka dan agamanya menjadi obyek perang pemikiran, perang ideologi, perang budaya dari pihak-pihak yang benci kepada Islam (IslamPhobia) dengan beragam sebab atau faktor yang melatari.

Seperti yang sudah di kabarkan dalam Al Qur'an, Allah SWT berfirman:

يُرِيْدُوْنَ لِيُطْفِـئُـوْا نُوْرَ اللّٰهِ بِاَ فْوَاهِهِمْ وَا للّٰهُ مُتِمُّ نُوْرِهٖ وَلَوْ كَرِهَ الْكٰفِرُوْنَ


"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya."
(QS. As-Saff 61: Ayat 8)

Semoga para pembenci Islam diberagam tingkat jabatan di beri hidayah Allah swt sebelum ajal kematian mereka menyapa. Aamiin.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X