Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.387 views

Tepuk Radikal

 

Oleh:

Ainul Mizan, Pemerhati Sosial Politik

 

INI hanya tentang tepuk. Tepuk itu banyak variasinya. Andai tepuk hanya satu model, tentunya jadi membosankan.

Tepuk bisa digunakan sebagai sarana menanamkan karakter positif. Tatkala seorang guru dalam sebuah pembelajaran ingin menanamkan rasa cinta kepada Islam, tepuk bisa menjadi penguat tertanamnya karakter tersebut. Tidak melulu guru harus cerewet dan berbusa menyampaikan materi ajar di depan kelas. Jadi sekali lagi ini hanyalah tentang tepuk.

Akan tetapi saat ini bermain tepuk bisa bermasalah. Bahkan dengan tepuk berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional. Ah, lebay amat. Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada korupsi? Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada arogansi China di Natuna? Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada aksi separatis OPM? Masak sebuah tepuk itu lebih berbahaya daripada melejitnya harga gas melon 3 kg yang tembus Rp 35 ribu yang akan dilangsir di semester II 2020?

Aneh dan memang terbukti. Sebuah tepuk di acara pramuka di Yogyakarta dipandang lebih berbahaya daripada tetek bengek karut marutnya negeri ini. Tepuk Anak Sholeh yang dimainkan anak SD bersama pembinanya tersebut dianggap meresahkan (www.inisiatifnews.com, 14/01/2020).

Tidak tanggung - tanggung Sultan Hamengkubuwono X ikut menyesalkan ada tepuk seperti itu di pramuka.

Anomali demikian mengingatkan pada sebuah hadits Nabi Saw yang menyatakan:

بدأالاسلامغريباوسيعودغريباكمابدأفتوباللغرباء

Artinya:

"Islam datang awalnya dianggap aneh. Dan akan kembali dianggap aneh sebagaimana awalnya. Maka beruntunglah mereka yang dianggap aneh".

Penjelasan akan keberuntungan bagi mereka yang dianggap aneh bahwa mereka mendapatkan balasan surga. Mereka adalah orang - orang yang memperbaiki sunnah - sunnah Nabi yang banyak dirusak manusia.

Di masa awal kedatangan Islam, untuk melakukan sholat saja para sahabat harus menuju lembah - lembah Kota Mekah. Wajar saja, saat itu keadaan Islam masih lemah. Adidaya kekufuran masih mencengkeram.

Saat ini, tatkala kaum muslimin justru mayoritas di sebuah wilayah, Islam masih dianggap aneh. Bahkan oleh umatnya sendiri. Mirisnya penguasa - penguasa muslim juga bereaksi memasang wajah garang kepada ajaran Islam.

Adapun Tepuk Anak Sholeh yang 'radikal' tersebut adalah berikut ini.

Aku anak sholeh, rajin sholat, rajin ngaji, orang tua dihormati, cinta Islam sampai mati, Laa ilaha illalloh muhammadar rasulullah

Islam yes, kafir no

Pertanyaannya, manakah dari tepuk tersebut yang bisa mengganggu keamanan? Bukankah orang tua muslim akan bahagia bila anaknya menjadi anak yang sholeh?

Tepuk anak sholeh sedemikian itu bukanlah hal yang baru. Sudah familiar di lingkungan pendidikan dasar dan TK. Tentunya guru yang lebih mengetahui keadaan siswanya. Tidak mungkin seorang guru mengajak siswanya bertepuk anak sholeh sementara di kelasnya ada siswa yang tidak beragama Islam. 

Hendaknya semua elemen negeri ini tidak melupakan sejarah. Islam dan kumandang takbir yang telah memasukkan spirit perjuangan yang tiada hentinya guna mengusir penjajah. Selama sekitar 350 tahun, Islam dan kumandang takbir melahirkan keistiqomahan dalam melawan para penjajah. Tentu sudah selayaknya di dalam mukadimah UUD 1945 disebutkan bahwa kemerdekaan itu atas berkat rahmat Alloh Yang Maha Kuasa.

Kegiatan pramuka menjadi salah satu wahana penanaman karakter positif siswa, termasuk salah satunya adalah karakter anak sholeh. Yang patut dicatat, karakter anak sholeh dalam tepuk tersebut adalah karakter bagi anak muslim. Tentunya sebagai muslim harus taat kepada ajaran Islam, menjauhi kemaksiatan dan membenci kekafiran.

Sedangkan istilah kafir itu sebutan dari Alloh Swt dan RasulNya Saw. Istilah kafir digunakan untuk menyebut mereka yang tidak memeluk agama Islam. Ini adalah persoalan aqidah.

Dalam kehidupan muamalah dalam kehidupan ekonomi dan sosial kemasyarakatan, setiap orang berhak mendapatkan hak dan kewajibannya. Bahkan Rasul Saw sendiri menegaskan bahwa barangsiapa yang menyakiti orang kafir dzimmi, maka sungguh ia telah menyakitiku. Kafir dzimmi adalah orang kafir yang hidup damai berdampingan dengan kaum muslimin.

Di masa keKhilafahan Islam, orang - orang kafir dilindungi harta, jiwa dan kehormatannya tatkala mereka mau hidup di dalam naungan kekuasaan Islam. Bahkan pada masa terjadinya perang Salib, kaum Nasrani kota Homsh Syria lebih memilih untuk berada di barisan pasukan Islam melawan pasukan Salib.

Demikianlah tidak ada sebuah tepuk yang radikal. Yang radikal adalah cara berpikir yang menjadikan agamanya sendiri sebagai sebuah ancaman. Sementara itu, yang nyata merusak negeri ini adalah penerapan kapitalisme - liberalisme. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

Ahad, 16 Feb 2020 16:14

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Ahad, 16 Feb 2020 16:08

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ahad, 16 Feb 2020 15:27

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

Ahad, 16 Feb 2020 14:16

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Sabtu, 15 Feb 2020 23:14

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Sabtu, 15 Feb 2020 22:15

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Sabtu, 15 Feb 2020 22:06

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Sabtu, 15 Feb 2020 22:00

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

Sabtu, 15 Feb 2020 21:57

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Sabtu, 15 Feb 2020 21:50

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Sabtu, 15 Feb 2020 21:35

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Sabtu, 15 Feb 2020 21:20

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Sabtu, 15 Feb 2020 20:58

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Sabtu, 15 Feb 2020 20:24

Bullying Hasil  Produk Generasi Sekuler

Bullying Hasil Produk Generasi Sekuler

Sabtu, 15 Feb 2020 19:53


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X