Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.198 views

Capresmu Bukan Nabimu

Sahabat Voa Islam,

Fenomena capres 2014 ini benar-benar seperti menumpulkan akal sehat sebagian orang. Ada dua kandidat pasangan capres-cawapres yang dibela pendukungnya seperti membela nabinya, hidup dan matinya. Di media sosial, status dan tautan yang dibagikan oleh para pendukung itu benar-benar saling menjatuhkan pihak yang tidak didukungnya. Sedangkan capres yang didukung, dibela bak pahlawan hingga ke akar-akarnya.

Anehnya, ketika ada kasus penghinaan terhadap agamanya, Tuhan dan nabinya, mereka malah diam saja. Dengan banyak dalih mereka tidak mengangkat masalah penting ini, seolah urusan capres ini jauh lebih penting hingga ke surga neraka sana. Padahal mayoritas para pendukung capres-cawapres ini adalah mengaku dirinya Muslim. Tapi keberpihakan mereka terhadap Islam jauh panggang daripada api. Mereka lebih asik mengurusi fitnah sana-sini, bela sana-sini, komentar sana-sini terhadap capres-cawapres tersebut.

Mereka lupa, bahwa urusan ini berskala hanya lima tahun sekali. Urusan ini hanya berdimensi sesaat, sekedipan mata. Tapi anehnya, urusan ini dibela hingga darah, airmata dan taruhan nyawa. Memang, dunia adalah tempat yang melalaikan. Ternyata bukan hanya tahta, harta dan wanita, bahkan capres pun bisa malalaikan seseorang dari tujuan hidupnya di dunia ini. Tak mungkin malaikat Mungkar-Nangkir nanti akan bertanya siapa capres dukunganmu waktu pemilu 2014 di Indonesia. Sebaliknya, siapa tuhanmu, nabimu bahkan apa amalan unggulanmu di dunia, menjadi topik inti yang seharusnya direnungkan oleh kita semua.

Islam dihina. Satu media massa berbahasa Inggris memuat gambar bendera bertuliskan syahadat disandingkan dengan gambar tulang dan tengkorak. Di sampingnya, ada lima orang sedang disiksa dan ditutup matanya oleh orang yang diasosiasikan sebagai muslim. Pesan ini sangat vulgar menghina, Allah dan Rasul-Nya disamakan dengan simbol bajak laut yang kerjaannya membunuhi orang.

Anehnya, amat sedikit umat Islam yang bereaksi. Mereka tenang-tenang saja menghadapi penghinaan ini dengan banyak dalih. Padahal di zaman Rasulullah masih hidup, halal darahnya bagi mereka yang menghina Allah dan Rasul-Nya. Tapi itu semua tidak berlaku di zaman ini. Mereka jauh lebih peduli, lebih marah, lebih beringas ketika capres-cawapresnya dihina. Seolah, capres-cawapres inilah yang akan bisa membela mereka kelak di hari pengadilan akhir ketika tak ada satu orang pun yang bisa membela orang lainnya. Mereka buta. Karena sesungguhnya buta itu bukan mata fisik tapi mata hati ketika manusia tak lagi bisa membedakan mana yang layak untuk dibela mati-matian, mana yang merupakan senda gurau semu belaka.

Momen capres-cawapres ini seolah menunjukkan jati diri seseorang yang sebenarnya. Dengan segala sikap dan sepak terjangnya, para pendukung itu membuka karakter diri yang sesungguhnya. Meskipun ada beberapa pendukung yang berusaha rasional bahkan mengakui bahwa momen copras-capres ini mampu menurunkan level kecerdasan pada banyak orang, tapi toh tetap dilakoni juga. Padahal selain menurunkan level kecerdasan, momen copras-capres ini bukan tidak mungkin mampu menurunkan kadar keimanan, sadar ataupun tidak.

Dengan sukarela mereka memilih pemimpin yang akan menjalankan hukum selain hukum Allah. Setelah sebelumnya, rakyat memilih wakilnya (katanya) untuk yang akan duduk di legislatif dan bertugas membuat undang-undang buatan manusia. Undang-undang yang bisa mengubah halal menjadi haram dan haram menjadi halal. Dan presiden-wakill presiden inilah yang nantinya menjalankan undang-undang tersebut tanpa peduli apakah itu melanggar hukum syariat atau tidak.

Terlepas dari itu semua, setelah tanggal 9 Juli 2014 semoga semua ketidakwarasan ini berakhir. Ada harapan semoga akal sehat para pendukung copras-capres ini segera kembali. Hidup harus berlanjut. Siapapun pemimpinnya, tak akan ada perubahan signifikan dihasilkan. Toh, hukumnya tetap hukum yang berdasar pada akal manusia yang seringkali dibuat secara akal-akalan. Toh, Palestina tetap membara tanpa ada keinginan dari pemimpin untuk mengerahkan tentara ke sana dan membela rakyat Gaza dari kekejian Zionis Israel. Toh, kebijakan negeri ini tetap tergadai di tangan asing. Toh, kita tetap setengah mati mempertahankan akidah ketika hukum yang diterapkan atas diri adalah hukum jahiliyah.

Astaghfirullah al adzim. Semoga Allah mengampuni kelemahan diri yang ternyata masih lemah untuk menegakkan akidah. Wallahu alam. (riafariana)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi Di Panggung Yang Salah

Jangan Bernyanyi Di Panggung Yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

Rabu, 22 Sep 2021 17:23

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Sep 2021 16:21

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Rabu, 22 Sep 2021 13:21

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Rabu, 22 Sep 2021 12:48

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud,  Harus Tepat Sasaran

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Harus Tepat Sasaran

Rabu, 22 Sep 2021 10:36

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Rabu, 22 Sep 2021 02:39

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Selasa, 21 Sep 2021 23:51

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Selasa, 21 Sep 2021 23:28

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Selasa, 21 Sep 2021 23:17

´╗┐Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

´╗┐Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Selasa, 21 Sep 2021 22:29

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Selasa, 21 Sep 2021 22:18

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

Selasa, 21 Sep 2021 22:08

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45


MUI

Must Read!
X