Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
38.087 views

Fasis, The Jakarta Post Hina 'Laa ILAHA ILALLAH' Dengan Simbol Tengkorak

JAKARTA (voa-islam.com) - Simbol-simbol Islam lagi-lagi dinistakan secara gamblang di media massa Pro Jokowi dan jaringan Kompas Gramedia. Banyak pihak menilai jaringan Palmerah (*baca Kompas Gramedia) memiliki catatan panjang dalam mendeskreditkan umat Islam di Indonesia.

Anehnya pelaku makar terhadap umat Islam ini lagi-lagi berada di jaringan Palmerah, tak jauh dari markas Kompas Gramedia Palmerah yakni The Jakarta Post yang di terbitkan oleh PT Bina Media Tenggara ini terletak di Jl. Palmerah Barat No. 142 - 143, Jakarta 10270, Indonesia.

The Jakarta Post kini menanggung akibatnya karena menayangkan karikatur yang melecehkan kata LAA ILAHA ILALLAH. Inilah wajah media yang didirikan oleh Ali Murtopo dan Sofyan Wanandi ini, sekam yang membara amat dalam kebenciannya pada umat Islam dan menistakan ALLAH, Rasul dan Muhammad dalam siluet tengkorak.

Alhamdulillah beberapa media Islam online seperti Islampos.com dan Kiblat.net yang tergabung dalam Jurnalis Islam Bersatu (JITU) ini memberitakan pelecehan surat kabar The Jakarta Post terhadap simbol Islam menuai hasil.

Setelah meminta klarifikasi kepada pihak The Jakarta Post pagi tadi terkait karikatur penghinaan simbol Islam yang dimuat pada edisi cetak surat kabar itu 3 Juli 2014 lalu, pihak The Jakarta Post langsung merespon dengan melakukan permintaan maaf.

Seperti diberitakan Islampos.com pagi tadi, karikatur yang dianggap melecehkan kalimat tauhid yang tertera pada bendera kelompok bersenjata Islamic State of Irak and Sham (ISIS), dimuat oleh surat kabar nasional berbahasa Inggris The Jakarta Post pada edisi hari Kamis 3 Juli 2014 lalu.

Di dalam karikatur itu, ada sejumlah adegan yang ditampilkan. Salah satunya, gambar adegan seorang pria berjenggot sambil memanggul senjata sedang mengibarkan bendera berwarna hitam berlafazkan kalimat Tauhid ‘Laa Ilaaha Illallah Muhammadar Rasulullah’ berbahasa arab yang dimodifikasi dengan gambar tengkorak dengan tulisan Allah Rasul Muhammad di dalamnya.

Adapun adegan lainnya, menampilkan lima orang dalam posisi berlutut di tanah dengan mata tertutup dan tangan terikat ke belakang. Di belakang ke lima orang itu berdiri seorang pria berjenggot serta bersorban mengacungkan senjata laras panjang ke arah mereka, seolah-olah siap melakukan eksekusi. Di dekat proses eksekusi berlangsung, terlihat mobil merek Toyota dengan senjata anti serangan udara mengangkut tiga orang yang membawa senjata jenis pelontar roket Stinger.

Sebelumnya saat dikonfirmasi Islampos.com, wartawan Senior The Jakarta Post, Endy Bayuni mengatakan hariannya akan membuat pernyataan resmi terkait karikatur tersebut.

“Untuk diketahui, redaksi akan membuat statement resmi sore ini di online dan besok di Koran, menanggapi protes yang masuk,” kata Endy.

Endy enggan mengomentari lebih jauh terkait karikatur tersebut karena posisinya bukan Pemimpin Redaksi.

Surat Permintaan Maaf The Jakarta Post

Melalui situs thejakartapost.com pada hari Senin 7 Juli 2014 yang dirilis pukul 11:50 siang tadi, pihak redaksi The Jakarta Post memuat tulisan yang berjudul “Apology” (permintaan maaf, red).

“Kami sungguh-sungguh meminta maaf dan menarik kembali kartun editorial yang dicetak pada halaman 7, edisi  3 Juli 2014 dari surat kabar The Jakarta Post.

Kartun tersebut berisi simbolisme agama yang mungkin telah menyinggung sebagian orang.

The Post menyesalkan adanya kesalahan dalam keputusan itu, yang sama sekali tidak dimaksudkan untuk memfitnah atau tidak menghormati agama apapun,” demikian tulis The Jakarta Post.

Karikatur pelecehan terhadap lafadz Allah dan Rasulullah ini diduga dibuat oleh Stephane Peray berwarganegara Perancis.

Reaksi Pembaca The Jakarta Post

ghofarism

It is self evidence JP has done the worst journalism in a Muslim majority country in Ramadhan month. Just imagine if Muslim is minority...? This is really bad.

-----------------------------------------------------

ryan_oke

We know who you are. 

Anything what you did to us.

-----------------------------------------------------

iipalbanjary

forgiven, not forgotten. 

yesterday I said "poor journalism practice" after your endorsement.  Today, you give us the evidence.

-----------------------------------------------------

"Bayangkan saja, pada bulan suci Ramadhan justru muslim Indonesia yang mayoritas di nistakan. Bagaimana jika muslim menjadi minoritas ?" ujar Ghofarism

Inilah fakta sesungguhnya makar jaringan Palmerah. Mereka bisa meminta maaf, tapi akan bisa dilupakan begitu saja. "forgiven, not forgotten."[adivammar/fq/islampos/voa-islam.com]

BERAGAM AKSI ORMAS ISLAM ATAS PENISTAAN ISLAM oleh JAKARTA POST:

PP Muhammadiyah: Jakarta Post Tendensius dan Sinis kepada Islam

Hizbut Tahrir Indonesia : Lagi, The Jakarta Post Hina Islam

Aa Gym : Karikatur Jakarta Post Sangat Melukai Hati, Penghinaan Amat Keji

KMJ: Media Kafir dan 'Sepilis' Memang Benci Islam

JAT dan KMJ Sambangi Jakarta Post Soal Penghinaan terhadap Islam

The Jakarta Post 'Anaknya' Kompas Sudah Menistakan Kalimat Tauhid! 

Ramadhan Kok Hina Islam, JAT: The Jakarta Post! Minta Maaf Saja Tidak Cukup

Pernyataan FUI tentang Penerbitan Karikatur Menghina Islam oleh The Jakarta Post

TPM: Indonesia Merdeka karena Islam, The Jakarta Post Jangan Lecehkan Lafadz Tauhid

The Jakarta Post 'Anaknya' Kompas Sudah Menistakan Kalimat Tauhid! - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/07/08/31480/the-jakarta-post-anaknya-kompas-sudah-menistakan-kalimat-taauhid/#sthash.7XUM6f0M.dpuf
JAT dan KMJ Sambangi Jakarta Post Soal Penghinaan terhadap Islam - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/07/08/31475/jat-dan-kmj-sambangi-jakarta-post-soal-penghinaan-terhadap-islam/#sthash.1i3NQJ5I.dpuf
PP Muhammadiyah: Jakarta Post Tendensius dan Sinis kepada Islam - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/07/10/31528/pp-muhammadiyah-jakarta-post-tendensius-dan-sinis-kepada-islam/#sthash.4sCwzSKs.dpuf

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

Rabu, 11 Dec 2019 17:21

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Rabu, 11 Dec 2019 15:15

FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

Rabu, 11 Dec 2019 14:46

Pasukan Keamanan Somalia Baku Tembak dengan Pejuang Al-Shabaab di Sebuah Hotel Mogadishu

Pasukan Keamanan Somalia Baku Tembak dengan Pejuang Al-Shabaab di Sebuah Hotel Mogadishu

Rabu, 11 Dec 2019 14:13

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Rabu, 11 Dec 2019 13:43

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Rabu, 11 Dec 2019 12:41

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Dikembalikan kepada Rakyat

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Dikembalikan kepada Rakyat

Rabu, 11 Dec 2019 11:35

Liberalisasi Merusak Generasi

Liberalisasi Merusak Generasi

Rabu, 11 Dec 2019 10:12

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

Rabu, 11 Dec 2019 09:26

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Rabu, 11 Dec 2019 09:18

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Rabu, 11 Dec 2019 08:54

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Selasa, 10 Dec 2019 21:45

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Selasa, 10 Dec 2019 21:20

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Selasa, 10 Dec 2019 21:06

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Selasa, 10 Dec 2019 17:57

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Selasa, 10 Dec 2019 14:56

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Selasa, 10 Dec 2019 12:23

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Selasa, 10 Dec 2019 11:00

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Selasa, 10 Dec 2019 10:24

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Selasa, 10 Dec 2019 09:46


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X