Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
40.817 views

Fasis, The Jakarta Post Hina 'Laa ILAHA ILALLAH' Dengan Simbol Tengkorak

JAKARTA (voa-islam.com) - Simbol-simbol Islam lagi-lagi dinistakan secara gamblang di media massa Pro Jokowi dan jaringan Kompas Gramedia. Banyak pihak menilai jaringan Palmerah (*baca Kompas Gramedia) memiliki catatan panjang dalam mendeskreditkan umat Islam di Indonesia.

Anehnya pelaku makar terhadap umat Islam ini lagi-lagi berada di jaringan Palmerah, tak jauh dari markas Kompas Gramedia Palmerah yakni The Jakarta Post yang di terbitkan oleh PT Bina Media Tenggara ini terletak di Jl. Palmerah Barat No. 142 - 143, Jakarta 10270, Indonesia.

The Jakarta Post kini menanggung akibatnya karena menayangkan karikatur yang melecehkan kata LAA ILAHA ILALLAH. Inilah wajah media yang didirikan oleh Ali Murtopo dan Sofyan Wanandi ini, sekam yang membara amat dalam kebenciannya pada umat Islam dan menistakan ALLAH, Rasul dan Muhammad dalam siluet tengkorak.

Alhamdulillah beberapa media Islam online seperti Islampos.com dan Kiblat.net yang tergabung dalam Jurnalis Islam Bersatu (JITU) ini memberitakan pelecehan surat kabar The Jakarta Post terhadap simbol Islam menuai hasil.

Setelah meminta klarifikasi kepada pihak The Jakarta Post pagi tadi terkait karikatur penghinaan simbol Islam yang dimuat pada edisi cetak surat kabar itu 3 Juli 2014 lalu, pihak The Jakarta Post langsung merespon dengan melakukan permintaan maaf.

Seperti diberitakan Islampos.com pagi tadi, karikatur yang dianggap melecehkan kalimat tauhid yang tertera pada bendera kelompok bersenjata Islamic State of Irak and Sham (ISIS), dimuat oleh surat kabar nasional berbahasa Inggris The Jakarta Post pada edisi hari Kamis 3 Juli 2014 lalu.

Di dalam karikatur itu, ada sejumlah adegan yang ditampilkan. Salah satunya, gambar adegan seorang pria berjenggot sambil memanggul senjata sedang mengibarkan bendera berwarna hitam berlafazkan kalimat Tauhid ‘Laa Ilaaha Illallah Muhammadar Rasulullah’ berbahasa arab yang dimodifikasi dengan gambar tengkorak dengan tulisan Allah Rasul Muhammad di dalamnya.

Adapun adegan lainnya, menampilkan lima orang dalam posisi berlutut di tanah dengan mata tertutup dan tangan terikat ke belakang. Di belakang ke lima orang itu berdiri seorang pria berjenggot serta bersorban mengacungkan senjata laras panjang ke arah mereka, seolah-olah siap melakukan eksekusi. Di dekat proses eksekusi berlangsung, terlihat mobil merek Toyota dengan senjata anti serangan udara mengangkut tiga orang yang membawa senjata jenis pelontar roket Stinger.

Sebelumnya saat dikonfirmasi Islampos.com, wartawan Senior The Jakarta Post, Endy Bayuni mengatakan hariannya akan membuat pernyataan resmi terkait karikatur tersebut.

“Untuk diketahui, redaksi akan membuat statement resmi sore ini di online dan besok di Koran, menanggapi protes yang masuk,” kata Endy.

Endy enggan mengomentari lebih jauh terkait karikatur tersebut karena posisinya bukan Pemimpin Redaksi.

Surat Permintaan Maaf The Jakarta Post

Melalui situs thejakartapost.com pada hari Senin 7 Juli 2014 yang dirilis pukul 11:50 siang tadi, pihak redaksi The Jakarta Post memuat tulisan yang berjudul “Apology” (permintaan maaf, red).

“Kami sungguh-sungguh meminta maaf dan menarik kembali kartun editorial yang dicetak pada halaman 7, edisi  3 Juli 2014 dari surat kabar The Jakarta Post.

Kartun tersebut berisi simbolisme agama yang mungkin telah menyinggung sebagian orang.

The Post menyesalkan adanya kesalahan dalam keputusan itu, yang sama sekali tidak dimaksudkan untuk memfitnah atau tidak menghormati agama apapun,” demikian tulis The Jakarta Post.

Karikatur pelecehan terhadap lafadz Allah dan Rasulullah ini diduga dibuat oleh Stephane Peray berwarganegara Perancis.

Reaksi Pembaca The Jakarta Post

ghofarism

It is self evidence JP has done the worst journalism in a Muslim majority country in Ramadhan month. Just imagine if Muslim is minority...? This is really bad.

-----------------------------------------------------

ryan_oke

We know who you are. 

Anything what you did to us.

-----------------------------------------------------

iipalbanjary

forgiven, not forgotten. 

yesterday I said "poor journalism practice" after your endorsement.  Today, you give us the evidence.

-----------------------------------------------------

"Bayangkan saja, pada bulan suci Ramadhan justru muslim Indonesia yang mayoritas di nistakan. Bagaimana jika muslim menjadi minoritas ?" ujar Ghofarism

Inilah fakta sesungguhnya makar jaringan Palmerah. Mereka bisa meminta maaf, tapi akan bisa dilupakan begitu saja. "forgiven, not forgotten."[adivammar/fq/islampos/voa-islam.com]

BERAGAM AKSI ORMAS ISLAM ATAS PENISTAAN ISLAM oleh JAKARTA POST:

PP Muhammadiyah: Jakarta Post Tendensius dan Sinis kepada Islam

Hizbut Tahrir Indonesia : Lagi, The Jakarta Post Hina Islam

Aa Gym : Karikatur Jakarta Post Sangat Melukai Hati, Penghinaan Amat Keji

KMJ: Media Kafir dan 'Sepilis' Memang Benci Islam

JAT dan KMJ Sambangi Jakarta Post Soal Penghinaan terhadap Islam

The Jakarta Post 'Anaknya' Kompas Sudah Menistakan Kalimat Tauhid! 

Ramadhan Kok Hina Islam, JAT: The Jakarta Post! Minta Maaf Saja Tidak Cukup

Pernyataan FUI tentang Penerbitan Karikatur Menghina Islam oleh The Jakarta Post

TPM: Indonesia Merdeka karena Islam, The Jakarta Post Jangan Lecehkan Lafadz Tauhid

The Jakarta Post 'Anaknya' Kompas Sudah Menistakan Kalimat Tauhid! - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/07/08/31480/the-jakarta-post-anaknya-kompas-sudah-menistakan-kalimat-taauhid/#sthash.7XUM6f0M.dpuf
JAT dan KMJ Sambangi Jakarta Post Soal Penghinaan terhadap Islam - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/07/08/31475/jat-dan-kmj-sambangi-jakarta-post-soal-penghinaan-terhadap-islam/#sthash.1i3NQJ5I.dpuf
PP Muhammadiyah: Jakarta Post Tendensius dan Sinis kepada Islam - See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/07/10/31528/pp-muhammadiyah-jakarta-post-tendensius-dan-sinis-kepada-islam/#sthash.4sCwzSKs.dpuf

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 23:45

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Jum'at, 17 Sep 2021 22:55

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:48

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Jum'at, 17 Sep 2021 22:39

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:02

Semua Agama Benar?

Semua Agama Benar?

Jum'at, 17 Sep 2021 21:50

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Jum'at, 17 Sep 2021 21:43

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Jum'at, 17 Sep 2021 21:39

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Jum'at, 17 Sep 2021 21:25

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Jum'at, 17 Sep 2021 21:17

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Jum'at, 17 Sep 2021 20:55

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Jum'at, 17 Sep 2021 20:36

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

Jum'at, 17 Sep 2021 20:31

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Jum'at, 17 Sep 2021 20:29

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Jum'at, 17 Sep 2021 20:20

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16


MUI

Must Read!
X

Rabu, 15/09/2021 19:07

Thogou Fil Bilaad