Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.240 views

Pakistan dalam Bayang-Bayang AS dan Cina

Oleh: Umar Syarifudin

Penguasa Pakistan masih mengadopsi kebijakan bahwa kekuatan Pakistan bisa optimal jika ‘bergantung’ dengan kekuatan asing. Padahal Pakistan cukup menderita di bawah tekanan AS dan aliansi yang dibangunnya. Intelijen AS melakukan kekacauan di Pakistan dengan berbagai operasi bendera palsu, pemboman dan pembunuhan untuk mencapai tujuan regional AS. AS masih melakukan eksploitasi angkatan bersenjata Pakistan dalam operasi untuk mengamankan tentara AS dari perlawanan pemberontak Taliban Afghanistan.

Aliansi yang terjalin antara Pakistan dengan AS yang telah berlangsung puluhan tahun hanya melemahkan Pakistan. AS sebagai negara kolonialis yang tidak dapat dipercaya, yang memiliki organisasi menakutkan terbesar dan paling didanai di dunia, CIA. Operasi Intelijen digunakan AS dalam mengamankan penyelesaian politik di Afghanistan untuk memberikan perlindungan bagi kehadiran AS yang terus berlanjut. Dan hubungan ‘kemitraan’ dengan AS telah menyebabkan Pakistan mengamankan keberadaan AS di Afghanistan, di saat yang sama AS memaksimalkan peran India di Afghanistan dan mendukung agresi brutal terhadap kaum Muslim pendudukan Kashmir.

Rezim Pakistan bersekutu dengan kekuatan asing selain AS untuk menemukan solusi alternatif, tentunya ini bukan merupakan solusi. Cina masih memusuhi kaum muslim Turkistan Timur, mencegah mereka menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, memasuki Masjid dan memelihara jenggo, bahkan memberi nama Islami. Cina secara politis mendukung proyek-proyek kolonialis dengan kekuatan-kekuatan besar lainnya di seluruh Dunia Muslim.

Secara politik, ekonomi dan militer Cina masih menjadi pendukung rezim Myanmar termasuk saat membantai Muslim Rohingya. Sedangkan China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) telah menenggelamkan Pakistan dengan utang luar biasa berbasis bunga, menambah hutangnya yang besar kepada kekuatan dan institusi kolonial yang baru selain AS. CPEC telah menetapkan kepemilikan sumber daya utama China, melalui CPEC, rezim Pakistan mengalami ketergantungan pada impor dan tenaga kerja China, yang selanjutnya melumpuhkan pertanian dan industri pertanian.

...Penguasa Pakistan masih mengadopsi kebijakan bahwa kekuatan Pakistan bisa optimal jika ‘bergantung’ dengan kekuatan asing. Padahal Pakistan cukup menderita di bawah tekanan AS dan aliansi yang dibangunnya...

Kesepakatan CPEC tidak lebih dari sekedar ambil untung dan rencana eksploitasi di mana China dalam slogan "Win-Win cooperation" benar-benar akan mengkonsumsi sumber daya Pakistan untuk membangun ekonomi domestiknya sendiri. Dividen untuk ekonomi Pakistan sendiri terlalu kecil dibandingkan dengan biaya politik dan ekonomi. Yang lebih penting lagi, penting untuk dipahami bahwa keseluruhan kerangka kapitalis, tolok ukur dan barometer untuk mengukur ekonomi cacat. Kebijakan penjajahan yang destruktif adalah ciri konstan dari Undang-Undang sekuler pemerintahan di Pakistan. Karena demokrasi di Pakistan sebagai pelicin untuk kolonialisme AS maupun dominasi ekonomi Cina akan membuat kesengsaraan masyarakat.

Adapun genosida muslim Rohingya di tangan rezim Myanmar yang brutal dan kecaman publik yang kuat di Pakistan telah membuka perdebatan tentang apakah isu budaya ataukah ideologis dalam menentukan kebijakan luar negeri Pakistan terhadap muslim Rohingnya. Jika rezim Pakistan mendukung kebijakan Cina di Myanmar karena investasi Cina di Pakistan terkait dengan CPEC, berarti Rezim Pakistan gagal merespon sentimen publik Pakistan yang menuntut penyelesaian secara ideologis yang berdasarkan solusi Islami atas nasib muslim Rohingya dan berdampak kemarahan public dan meningkatkan sentimen anti pemerintah Cina.

Ketegangan antara sentimen publik dengan penguasa Pakistan saat ini hanya akan dipecahkan jika mereka mampu mewujudkan kepemimpinan yang adil dengan landasan Islami. Sudah saatnya kaum Muslim menolak kepemimpinan yang gagal ini dan bekerja untuk proyek yang akan mengakhiri era ketergantungan ketergantungan pada kekuatan asing ini.

Kaum Muslim Pakistan layak mendapatkan kepemimpinan yang berusaha memperkuat kaum Muslim. Pemimpin ini akan membangun transportasi, komunikasi dan swasembada pangan dan energi, menolak tergantung teknologi dan investasi asing. Penguasa adil yang kokoh dalam membangun industri berat yang kuat, termasuk pembuatan mesin, mesin berat dan senjata, sehingga ekonomi dibangun di atas pijakan yang kuat, memberikannya kapasitas.

Siapa lagi yang bisa memimpin muslim Pakistan sebagaimana gambaran di atas? Tentunya sosok pemimpin yang berlandaskan syariah Islam, bukan kepemimpinan korup yang mengekor pada asing. Jika ini terjadi, pasti pemimpin seperti ini mampu menghantarkan Pakistan menjadi negara adidaya di dunia. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Ahad, 02 Oct 2022 15:45

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Ahad, 02 Oct 2022 15:09

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Ahad, 02 Oct 2022 10:26

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Ahad, 02 Oct 2022 09:38

Halalkan Cintamu, Bestie!

Halalkan Cintamu, Bestie!

Ahad, 02 Oct 2022 09:21

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Sabtu, 01 Oct 2022 21:30

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Sabtu, 01 Oct 2022 21:00

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Sabtu, 01 Oct 2022 20:30

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Sabtu, 01 Oct 2022 08:17

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23


MUI

Must Read!
X