Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.130 views

Kritik Terhadap Kritik Hadits Mahmud Abu Rayyah (Bagian-2)

Oleh: Zaqy Dafa (Pemerhati Pemikiran Islam)

Salah satu alasan yang dipakai Abu Rayyah adalah Hadits Pembohongan atas Nama Rasulullah. Dia menilai bahwa lafazh muta’ammidan adalah lafazh yang disisipkan (mudraj) di tengah-tengah Hadits oleh para rawi dari kalangan Shahabat seperti Abu Hurairah dan Anas bin Malik untuk menutupi pemalsuan Hadits yang dilakukan oleh Shahabat. Padahal, hadits ini dengan redaksi muta’ammidan telah diriwayatkan oleh banyak sekali pembesar shahabat hingga mencapai derajat mutawatir.

Pertanyaannya, bagaimana dapat dibayangkan semua Shahabat tersebut menyisipkan lafazh muta’ammidan dalam Hadits tersebut seperti anggapan Abu Rayyah sehingga menjadi satu skandal kebohongan besar? Dia juga keliru bahwa tidak ada Khulafa Rasyidun yang meriwayatkannya, karena al-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Sayyidina Ali menyebutkan hadits tersebut. (lihat: Sunan al-Tirmidzi, no. 4080, juz 13 hlm. 320)

Kemudian, anggapan Abu Rayyah bahwa Mushaf Hadits al-Shadiqah “sangat tidak berguna” tentunya tidak mampu menggeser ketinggian derajat kitab tersebut. Hadits-hadits dalam al-Shadiqah ini ditulis oleh Abdullah bin Amr langsung dari Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama atas izin beliau. Kitab tersebut dinamakan al-Shadiqah karena berisi tentang beberapa kisah yang benar dan membedakan dari beberapa kitab lain yang berisi tentang cerita-cerita Israiliyat. Di dalamnya diceritakan beberapa hal yang benar seperti sifat Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama dan beberapa kisah yang kebenarannya masih dipertanyakan namun beliau secara jujur memberikan keterangan tersebut. (Abdurrahman bin Yahya al-Muallimi, al-Anwar al-Kasyifah, hlm. 135).

Para Imam Hadits mengakui kesahihan Hadits-hadits dalam kitab tersebut, bahkan sebagian ulama menempatkannya setara Hadits Rantai Emas (hadits riwayat Ayyub, dari Nafi’, dari Ibn Umar) dan sebagian lain berhujjah dengannya. (Maqalat wa Fawaid Haditsiyyah min Majallah al-Manar, hlm. 191)

Asumsi Abu Rayyah bahwa Ibn Syihab al-Zuhri menulis Hadits di bawah represi Bani Umayyah juga tidak sesuai fakta. Sejarah malah mencatat bahwa al-Zuhri secara terang-terangan menyalahkan Hadits yang mencitrakan baik penguasa di mata masyarakat. Peristiwa ini terjadi ketika Ibn Syihab al-Zuhri bertanya kepada khalifah Bani Umayyah Walid bin Abdul Malik, “Apa hadits yang diriwayatkan orang Syam kepada kita?” Khalifah menjawab, “Mereka meriwayatkan Hadits bahwa jika Allah menguasakan tanggung jawab rakyat kepada seorang hamba –maksudnya dijadikan penguasa, maka dituliskan kepadanya banyak kebaikan dan tidak ditulis darinya banyak kesalahan.” Al-Zuhri lantas menanggapi, “Hadits itu tidak benar, wahai Amirul Mukminin.

Manakah yang lebih mulia di hadapan Allah, seorang Nabi yang menjadi pemimpin atau penguasa yang bukan Nabi?” Khalifah Walid menjawab, “Tentu Nabi yang menjadi pemimpin.” Al-Zuhri lalu berkata, “Padahal Allah Ta’ala berkata kepada Nabi Dawud ‘alaihi al salam:

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ [ص : 26]

“Hai Daud, Sesungguhnya kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (QS. Shaad: 26)

Ayat ini adalah peringatan wahai Amirul Mukminin bagi Nabi yang menjadi pemimpin, lalu bagaimana dengan pemimpin yang bukan Nabi?” Mendengar ucapan al-Zuhri tersebut, khalifah Walid berkata, “Sungguh orang-orang telah menyesatkan kami dari agama kami.” (Ibn Abdi Rabbih al-Andalusi, al-‘Iqd al-Farid, hlm. 18)

Melihat cerita diatas, terlihat bahwa Ibn Syihab al-Zuhri dengan tegas mengkritik Hadits yang disebutkan oleh khalifah Walid sebagai kepala tertinggi pemerintahan dan beliau menerima penjelasan al-Zuhri tersebut melihat kapasitasnya sebagai ulama Hadits. Maka, bagaimana Abu Rayyah dapat menyimpulkan bahwa al-Zuhri mengkodifikasi Hadits karena tekanan dari penguasa?

 

Pandangan Mahmud Abu Rayyah terhadap Abu Hurairah

Abu Rayyah kemudian menggugat integritas Abu Hurairah sebagai perawi dengan berbagai tuduhan, diantaranya adalah periwayatannya yang terlalu over dalam waktu singkat, dengan meriwayatkan apa yang sebenarnya tidak pasti diucapkan oleh Nabi saw. Dalam waktu kurang lebih tiga tahun dia berhasil meriwayatkan lebih dari lima ribu hadis. Selain itu, Abu Hurairah juga dituduh sebagai seorang pemalas yang tidak memiliki pekerjaan tetap, dia mengikuti Nabi karna untuk materi duniawi saja.

Kritikan Abu Rayyah terhadap riwayat yang paling dikenal, yaitu hadis tentang membentangkan jubah. Abu Rayyah menduga keras bahwa Abu Hurairah mengatakan, “Wahai Rasulullah, aku mendengar banyak hadis darimu tapi setelah itu aku lupa.” Kemudian Rasulullah berkata, “Bentangkan jubahmu.” Lalu dengan kedua tangannya, Rasul seolah-olah meletakkan sesuatu dalam jubah Abu Hurairah, seraya berkata, “Satukan (ujung-ujung) jubah itu.” Aku melakukan hal ini, dan aku tidak lupa sesuatu pun semenjak itu.”

Dugaan itu sebenarnya terletak pada kelemahan Abu Hurairah dalam menghafal hadis, sedangkan hadis tersebut dinilai tidak rasional bisa mencipta Abu Hurairah sebagai orang yang cerdas, sebab hanya Abu Hurairah saja yang melakukannya, sedangkan sahabat yang lain tidak. Nabi juga pernah mengamini do’anya Abu Hurairah, dan hal itu juga sikap respon positif dari Nabi agar dia menjadi seorang yang ‘alim dan jauh dari sikap pelupa.

Abu Rayyah mengatakan bahwa banyak Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah tidak relevan ketika dikaji isi atau kandungan matn-nya meskipun Hadits tersebut shahih dalam periwayatannya. Diantara Hadits tersebut berbunyi : Pertama : “Bila Setan mendengar seruan untuk Shalat, maka dia lari seraya terkentut-kentut”.  Kedua : “Barangsiapa yang mengatakan tidak ada Tuhan selain Allah akan masuk surga.” Adapun pertanyaan para Sahabat tentang apakah pintu surga akan dibuka bagi orang yang mengucapkannya tetapi ia berzina dan berzina dan mencuri, nabi mengiyakannya. (Sibawaihi, Hermeneutika al-Qur’an Fazlur Rahman, hlm.47)

Meskipun Shahih menurut sanadnya, akan tetapi secara etika Hadits tersebut sulit untuk diakui. Apakah Nabi benar-benar menggunakan kata-kata yang kurang sopan. Abu Rayyah tidak menyangkal nilai tinggi sebuah Hadits shahih. Seandainya saja perkataan Nabi, tanpa distorsi atau perubahan, dapat diperoleh dalam edisi yang andal. (G. H. A. Juynboll, Kontroversi Hadis Nabi di Mesir. hlm. 58)

Dari beberapa pernyataannya diatas, dapat diajukan beberapa pertanyaan. Pertama, entah bagaimana Mahmud Abu Rayyah tidak mempercayai hafalan Hadits Abu Hurairah yang begitu banyak seakan hal tersebut merupakan sesuatu yang mustahil? Imam Ahmad bin Hambal dalam musnad-nya, meriwayatkan 3.848 hadis, Imam Baqi’ bin Makhlad dalam musnad-nya meriwayatkan 5.374 hadis, dan dalam Shahihayn dimuat 325 hadis dan itu semuanya diriwayatkan dari Abu Hurairah, kemudian Imam Bukhari sendiri meriwayatkan 93 hadis serta Muslim meriwayatkan 189 hadis, itupun riwayat dari Abu Hurairah.

Kritikan Abu Rayyah dalam hal ini, merupakan respon langsung dari apa yang dipermasalahkannya sendiri. Sebab Abu Hurairah senantiasa lebih mengutamakan untuk menemani Rasul daripada memuaskan kepentingan perutnya, dan tidak disibukkan dengan urusan yang menyibukkan saudara-saudaranya dari kaum muhajirin dan anshar. Dia mendengarkan apa yang tidak didengar sahabat lain. Pikirannya yang kosong dari berbagai kesibukan membuatnya merekam apa yang tidak mereka rekam. Para sahabat, tabi’in dan ulama menjadi saksi kebenaran sejarah kekuatan hafalannya.

Al-A’zami melakukan penelitian tentang banyaknya hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, bahwa riwayat hadisnya berjumlah 5.000-an, termasuk hadis yang ditikrar (diulang-ulang). Namun apabila tanpa hadis yang ditikrar substansinya, maka riwayatnya yang terhimpun dalam musnad dan kutub al-sittah tersisa 1336. Kadar ini, kata Ali al-Salus, bisa dihafal oleh pelajar yang tidak terlalu cerdas dalam waktu kurang dari satu tahun. Bagaimana dengan Abu Hurairah, yang merupakan bagian dari mu’jizat keNabian?

Quraysh Shihab juga memberikan perhitungan matematis untuk menyanggah kritik Abu Rayyah, hampir sama dengan yang diungkap al-A’zami. Katakanlah, seseorang dapat menyampaikan informasi yang didengar atau dilihat menyangkut Nabi, rata-rata sebanyak lima informasi (hadis) dalam sehari, berarti dalam setahun mampu menyampaikan 365 x 5 = 1825 hadis. Dan dengan demikian, Abu Hurairah yang hidup bersama Nabi selama empat tahun berpotensi untuk meriwayatkan hadis sebanyak 7300, jumlah ini jauh lebih banyak dari yang dinisbahkan kepada Abu Hurairah yang dinyatakan 5374 hadis.  Disamping itu, perlu diingat bahwa ada sekitar delapan ratus orang perawi yang meriwayatkan dari Abu Hurairah. Tentu saja, kalau ada kelemahan kecil atau besar dalam riwayat-riwayat itu, maka tidak semuanya harus ditimpakan pada Abu Hurairah.

Kedua, Hadits tentang doa Rasulullah kepada hafalan Abu Hurairah ditolak oleh Abu Rayyah hanya dengan dasar tidak masuk akal. Namun, bagi Muslim lain hal tersebut dapat saja “masuk akal” baginya apalagi yang mendoakan adalah Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama, sang kekasih Allah paling mulia yang dikabulkan semua doanya. Dalam sisi matan jelas Hadits tersebut tidak bertentangan dengan dasar-dasar akidah Islam. Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama juga seringkali mendoakan para Shahabatnya dengan kekhususan yang tidak dimiliki shahabat lainnya seperti Anas bin Malik yang didoakan berumur panjang.

Jadi, jika Rasulullah mendoakan khusus Abu Hurairah dengan hafalan yang kuat maka hal itu sah-sah saja bagi beliau. Penolakan Abu Rayyah terhadap Hadits Abu Hurairah diatas sangat lemah dan argumennya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Bersambung. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52


MUI

Must Read!
X