Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.652 views

Generasi Indonesia Darurat Game Online

GENERASI Indonesia tidak hanya darurat narkoba, pornografi dan pornoaksi tetapi sekarang bertambah darurat game online. Bagaimana tidak di saat keluarga dan sekolah bahkan negara lain memerangi dan bertindak terhadap pecandu game, pemerintah Indonesia malah mendukung profesi gamer dan industri gaming.
 
Di berbagai negara lain sudah muncul masalah serius terkait game online. Di AS, ayah tiga anak berusia 35 tahun tewas setelah main game 22 jam nonstop. Cina, pria 20 tahun juga tewas setelah main game online 9 jam setiap hari selama 5 bulan. India sudah mengambil tindakan serius terhadap pecandu game online dengan menangkap jika ketahuan memainkan PUBG. Seperti yang diberitakan dengan judul "Ketahuan main game Pubg, puluhan siswa ditahan" (Digitalnews.id, 20/3/2019) dan "10 siswa India ditangkap gara-gara main Pubg" (Merdeka.com)
 
Di Indonesia sendiri kecanduan game online memicu tindakan kriminal. Pernah dilaporkan ada kasus tujuh remaja yang mencuri uang, rokok, dan tabung gas di toko untuk membayar sewa alat game online. Dua remaja merampok penjual nasi goreng untuk mendapatkan uang yang dipakai main game online. (Theconversation, 4/7/2018)
 
Sumber media yang sama mengabarkan berdasarkan data 2017 saja Indonesia menurut lembaga riset pemasaran asal Amsterdam, Newzoo, ada 43,7 juta gamer (56% diantaranya laki-laki) yang membelanjakan total UU$ 880 juta. 6,1% pemain game mengalami kecanduan dan diperkirakan saat ini 2,7 juta pemain game kecanduan. Indonesia bahkan mendulang jumlah pemain game terbanyak di Asia Tenggara.
 
 
Negara Tidak Pantas Dukung Game Online
 
Rusaknya generasi karena rusaknya negara. Orang tua dan para guru yang berusaha agar generasi tidak kecanduan game online, negara malah dukung dengan apresiasi bahwa industri game online perlu ditingkatkan karena turut menyumbang angka pertumbuhan ekonomi. Negara terus menggencarkan infrastruktur langit atau digital untuk menunjang game online salah satunya eSport.
 
"Ini profesi yang sekarang anak-anak senang jadi gamer, anak-anak muda harus memiliki infrastruktur mengembangkan profesinya sebagai gamer. Kita jangan sampai terlewat merespon, anggaran iklan sekarang bergeser ke sana dalam jumlah besar. Kita merespon dengan regulasi yang benar dan eSport profesional butuh latihan besar", ujar Presiden. (CNBCIndonesia, 13/4/2019)
 
"Cara lainnya, membangun ekosistem yang sama bagi mereka untuk bisa berusaha membuat game. Ini peluang besar bagi industri game di Indonesia. Fokus pada sektor industri game sangat menjanjikan ekonomi bertumbuh sangat besar Rp.11-12 triliun pertumbuhannya per tahun", jelasnya lagi pada sumber yang berbeda. (Liputan6.com,13/4/2019)
 
Industri game di Indonesia kian meningkat, bahkan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) berpendapat eSport harus mulai masuk kurikulum pendidikan untuk mengakomodasi bakat-bakat muda. Kemenpora sudah menganggarkan Rp.50 miliar untuk kompetensi di level sekolah. (CNNIndonesia.com, 28/1/2019)
 
Sebelumnya Januari 2018, pemerintah menggelar kompetensi eSport nasional pertama di Indonesia berjudul Piala Presiden. Kompetensi ini memilih Mobile Legends sebagai cabang olah raga yang dipertandingkan.
 
Bahayanya Game Online
 
"Gamer" yang sebelumnya dianggap biasa atau hobby bahkan ungkapan orang kecanduan game akan menjadi bagian profesi pekerjaan yang menggiurkan bagi para industri game dan konsumen khususnya generasi. 
 
Padahal, efek bahaya game online sudah banyak disampaikan oleh para pakar parenting, bidang konseling, pakar kesehatan, dan bidang pendidikan oleh para guru serta dalam keluarga oleh orang tua sendiri. Di antara bahaya-bahaya dari aspek kesehatan game online dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan fisik bagi anak-anak. Pancaran radiasi akan mengganggu kesehatan mata. Selain itu, cepat mengalami perubahan mood, seperti mudah marah, kurang konsentrasi, susah tidur, dan gangguan kesehatan lainnya.
 
Dari apek moral game online dapat menyebabkan perilaku brutal dan radikal dalam diri anak-anak. Mereka terinspirasi dari kekerasan yang mereka mainkan. Terbiasa dengan kekerasan di dunia maya akan menganggap biasa di dunia nyata. Rasa ngeri dan takut terkikis, sehingga kekerasan dianggap sepele akhirnya menjadi pelaku.
 
Dampak psikis akibat game online membuat susah bersosialisasi, cuek, kurang peduli terhadap lingkungan dan malas belajar. Game online bisa menyebabkan kecanduan bahkan gangguan mental. 
 
Selain itu, dari aspek ekonomi berpotensi menjerumuskan seseorang kepada kebangkrutan dan borus. Kreatifitas lokal dan Usaha Kecil Menengah berupa industri mainan mati karena tergantikan game online.
 
Bahkan Badan Kesehatan Dunia (World Health Organisatioan/WHO) memasukan kecanduan game online ke dalam daftar penyakit gangguan mental atau kesehatan jiwa.
 
Aspek lain khususnya agama, game online akan melalaikan kewajiban, waktu sia-sia tidak produktif, silaturahmi dan keakraban memudar, bahkan memicu perbuatan asusila dan kriminal. Lebih berbahaya lagi game online sengaja dijajakan oleh kafir barat untuk merusak generasi, khususnya kaum muslimin. Game online menjadi gaya hidup bukan lagi sebatas hiburan.
 
 
Negara Rusak, Generasi Rusak VS Peradaban Islam, Generasi Emas
 
Negara rusak yang memisahkan agama dalam sistem aturan kehidupan (kapitalis sekuler), salah satunya menjadikan game online sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan atau materi tanpa peduli generasi yang sudah rusak bertambah semakin marak. 
 
Industri game, kompetensi game dan profesi game dianggap sebagai peluang bisnis dalam menyumbang perekonomian. Bahkan sistem pendidikan dalam negara sekuler menjadi tak jelas arah dan kental aroma bisnis berbasis proyek digitalisasi. Akhirnya, generasi rusak akibat negara sendiri yang merusak karena sistem kapitalis sekuler yang diterapkan.
 
Solusi kerusakan generasi harus sistemik. Sistem pendidikan sekuler, sistem sosial yang liberal, sistem ekonomi yang kapitalis, dan sistem hukum yang tidak manusiawi dan lemah semuanya menjadi sumber rusaknya generasi. Berbagai sistem tersebut berakar dari aturan kehidupan yang diterapkan. 
 
Orang tua atau keluarga merupakan pilar utama dan pertama dalam melindungi generasi. Namun, pilar keluarga tidak akan rapuh jika tidak disokong oleh negara. 
 
Beda dengan peradaban Islam, teknologi akan membawa manfaat dan keberkahan karena adanya landasan keimanan. Dalam Islam game online bukan penopang ekonomi negara, karena negara akan membentuk lingkungan yang baik bagi generasi. Memfasilitasi sarana atau tenologi untuk menunjang pendidikan.
 
Game online dalam pandangan Islam terkategori sebagai hiburan. Statusnya boleh selama tidak mengandung unsur berbahaya, menampilkan aurat, unsur magis, judi, ado domba, dan berlebih-lebihan. (Yusuf Qardawi dalam buku Fiqhu al Lahwi wa al-Tarwihi)
 
Oleh karena itu, melihat banyaknya bahaya game online maka negara yang berlandaskan Islam tidak akan mendukungnya. Peradaban Islam akan melahirkan generasi emas karena visi misi Islam ditopang oleh negara. Keluarga atau orang tua pun tidak sendiri memerangi kecanduan game online, lingkungan dan sekolah pun turut andil sehingga generasi tidak akan darurat game online lagi. Wallahu'alam.**
 
Rahmi Surainah, M.Pd
Alumni Pascasarjana Unlam Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Kemenag: Pengibaran Bendera Tauhid di MAN 1 Sukabumi Tidak Terkait HTI

Kemenag: Pengibaran Bendera Tauhid di MAN 1 Sukabumi Tidak Terkait HTI

Senin, 22 Jul 2019 08:45

Liberalisme Seks Berbungkus Film Dua Garis Biru

Liberalisme Seks Berbungkus Film Dua Garis Biru

Senin, 22 Jul 2019 07:36

Kekeringan Bukan Sekadar Fenomena Alam

Kekeringan Bukan Sekadar Fenomena Alam

Senin, 22 Jul 2019 06:31

SMK Bubar

SMK Bubar

Senin, 22 Jul 2019 05:57

Munas Golkar untuk Memastikan Porsi Kabinet dan Ketua MPR

Munas Golkar untuk Memastikan Porsi Kabinet dan Ketua MPR

Senin, 22 Jul 2019 04:50

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Senin, 22 Jul 2019 03:51

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

Senin, 22 Jul 2019 02:21

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 01:10

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Senin, 22 Jul 2019 00:26

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Ahad, 21 Jul 2019 23:57

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Ahad, 21 Jul 2019 23:40

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

Ahad, 21 Jul 2019 23:34

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Ahad, 21 Jul 2019 23:22

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

Ahad, 21 Jul 2019 22:48

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

Ahad, 21 Jul 2019 22:00

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Ahad, 21 Jul 2019 21:55

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

Ahad, 21 Jul 2019 21:30

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Ahad, 21 Jul 2019 19:48

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Ahad, 21 Jul 2019 17:09

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ahad, 21 Jul 2019 16:09


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X