Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.571 views

The Blueprint of “Fat Man”

SEJAK mencuatnya film dokumenter berjudul “Sexy Killers” karya Watch Dog tertanggal 16 April 2019, menuai perhatian besar dari masyarakat Indonesia.  Film ini mengisahkan perjalanan batu bara dari hulu sampai ke hilir, yaitu dari tempat penambangan sampai bisa dikonsumsi masyarakat dalam bentuk listrik. Yang paling disoroti di film ini adalah dampak sosial dan lingkungan serta siapa dibalik perusahaan penambang batu bara tersebut.

Fakta yang mencengangkan adalah pemilik perusahaan tambang batu bara sebagian besar saling berhubungan terutama dalam hal perpolitikkan dan kekuasaan pemerintahan. Dengan kata lain mereka adalah pengusaha sekaligus penguasa. Solusi yang digiring dalam film tersebut adalah dengan pemanfaatan sumber energi lain yang lebih ramah lingkungan. Namun pertanyaannya adalah apakah itu solusi solutif dari semua masalah yang dipaparkan?

Kekayaan Bagaikan Surga Dunia

Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa Indonesia bukanlah negara yang miskin Sumber Daya Alam  (SDA) khususnya sumber daya energi dan mineral. Ini dikarenakan Indonesia terletak pada posisi geografis yang terletak di jalur gunung api dunia. Sumber daya ini harusnya menjadi salah satu sektor pembanguanan negara.

Mulai dari tambang emas di papua yang menjadi tambang terbesar nomor 1 di dunia, tambang batu bara di Sumatra dan Kalimantan, tambang nikel di Sulawesi dan lain lain. Tapi sayangnya 70-80% kekayaan alam Indonesia ini dimiliki oleh asing. Perusahaan Freeport, Chevron, Shell, Newmont, PetroChina, ConocoPhillips, BP, dan Niko Resouces  adalah beberapa perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia (Bombastis.com).

Sebagai contoh penambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia dalam sehari menghasilkan 210 ribu ton ore. Disetiap 1 ton ore ada kandungan emas  sekitar 1 gram (detik.com). Berarti dalam sehari PT FI menghasilkan 210 kg emas. Jika dihitung pertahun maka total emas yang didapat adalah 75.600 kg. Belum ditambah tembaga dan perak yang diperoleh. Sungguh angka yang fantastis bukan?

Sayang, besarnya potensi yang dimiliki Indonesia tidak sampai kepada masyarakat dengan maksimal. Pasalnya keuntungan terbesar berada di pihak swasta bahkan asing dan aseng. Masyarakat justru banyak terkena imbas dalam hal sosial dan lingkungan, sungguh sangat ironis.

Akar Masalah dan Solusi Tuntas

Akar maslah sebenarnya bukan pada pemerintah, peraturan maupun masyarakat sendiri. Akan tetapi sistem yang digunakan di negeri ini, yaitu sistem ekonomi kapitalisme. Bagaimana tidak, sistem yang mendewakan perolehan keuntungan dengan segala cara ini menjadi legal atas nama pemerintah lewat undang-undang yang dibuatnya. Dengan dasar UU, sumber daya alam dapat diprivatisasi oleh pihak swasta bahkan asing dan aseng. Tidak heran jika manfaat yang dirasakan oleh masyarakat hanya secuil bahkan bagi masyarakat sekitar tambang mereka mendapat lebih banyak dampak buruknya. Dan tentu saja keuntungan terbesar mengalir kepada pemilik pertambangan.

Maka sudah jelas bahwa blue print (cetak biru) atau kerangka kerja terperinci sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yg meliputi tujuan, sasaran, dan penyususnan strategi sudah disahkan oleh pemerintah. Blue Print dalam berbagai tambang pun sudah disahkan dengan diputuskan undang-undang Izin Usaha Pertambangan dengan kebijakan perizinan diserahkan kepada daerah masing-masing, bukan pemerintah pusat.

Maka para kapitalis atau “Fat Man” menjadi sangat leluasa untuk memperoleh izin tambang di berbagai daerah di Indonesia. Terbukti setelah ditetapkan kebijakan otonomi daerah, IUP melonjak dari 750 pada tahun 2001 menjadi 10 ribu IUP tahun 2010. Pengusahapun menjadi sangat dimanjakan.

Kondisi masyarakat akan termarjinalkan bahkan lebih parah selama sistem ekonomi kapitalis terus berlanjut. Maka diperlukan adanya perubahan sistem yang menjamin sumber daya alam tidak bisa diprivatisasi. Satu-satunya sistem yang mengatur tentang kepemilikan adalah sistem ekonomi Islam, dimana Islam mengatur mana saja yang berhak dimiliki individu, umum, dan negara.

Sumber Daya Alam seperti energi dan mineral ditetapkan menjadi milik umum yang tidak boleh diambil keuntungannya oleh segelintir orang saja. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW “Manusia berserikat dalam tiga hal, yaitu padang gembala, air dan api”. Energi termasuk pada kategori api maka ini adalah milik publik yang pengelolaannya diwakilkan kepada negara bukan swasta dan keuntungan keseluruhan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk biaya pendidikan dan kesehatan gratis juga  fasilitas umum seperti jalan, jembatan, sekolah dan rumah sakit.

Dalam pengelolaannya pun harus berdasar prinsip halal haram. Akan dipastikan proses penambangan dan proses pengolahan tidak memberikan dampak sosial dan lingkungan yang merugikan bagi masyarakat. Maka jika solusi Islam kaffah (menyeluruh) bisa diterapkan niscaya Indonesia tidak perlu lagi mendapatkan APBN dari pajak ataupun hutang.**

Indriyatul Munawaroh
Aktivis Muslimah tinggal di Ponorogo, Jawa Timur

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Sabtu, 24 Aug 2019 14:33

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Sabtu, 24 Aug 2019 13:48

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Sabtu, 24 Aug 2019 12:51

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Sabtu, 24 Aug 2019 11:31

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 10:59

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Sabtu, 24 Aug 2019 09:52

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Sabtu, 24 Aug 2019 09:20

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Sabtu, 24 Aug 2019 08:44

Iman

Iman

Sabtu, 24 Aug 2019 07:32

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Sabtu, 24 Aug 2019 06:28

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 22:52

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Jum'at, 23 Aug 2019 22:00

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Jum'at, 23 Aug 2019 21:51

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Jum'at, 23 Aug 2019 21:48

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Jum'at, 23 Aug 2019 21:44

Referendum Pindah Ibu Kota

Referendum Pindah Ibu Kota

Jum'at, 23 Aug 2019 20:42

Satu Tewas, Dua Terluka dalam Serangan Bom di Pemukiman Israel

Satu Tewas, Dua Terluka dalam Serangan Bom di Pemukiman Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 20:38

Cina Mendapat Keuntungan dari Kerja Paksa Terhadap Muslim Uighur di Xinjiang

Cina Mendapat Keuntungan dari Kerja Paksa Terhadap Muslim Uighur di Xinjiang

Jum'at, 23 Aug 2019 20:33


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X