Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.509 views

The Blueprint of “Fat Man”

SEJAK mencuatnya film dokumenter berjudul “Sexy Killers” karya Watch Dog tertanggal 16 April 2019, menuai perhatian besar dari masyarakat Indonesia.  Film ini mengisahkan perjalanan batu bara dari hulu sampai ke hilir, yaitu dari tempat penambangan sampai bisa dikonsumsi masyarakat dalam bentuk listrik. Yang paling disoroti di film ini adalah dampak sosial dan lingkungan serta siapa dibalik perusahaan penambang batu bara tersebut.

Fakta yang mencengangkan adalah pemilik perusahaan tambang batu bara sebagian besar saling berhubungan terutama dalam hal perpolitikkan dan kekuasaan pemerintahan. Dengan kata lain mereka adalah pengusaha sekaligus penguasa. Solusi yang digiring dalam film tersebut adalah dengan pemanfaatan sumber energi lain yang lebih ramah lingkungan. Namun pertanyaannya adalah apakah itu solusi solutif dari semua masalah yang dipaparkan?

Kekayaan Bagaikan Surga Dunia

Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa Indonesia bukanlah negara yang miskin Sumber Daya Alam  (SDA) khususnya sumber daya energi dan mineral. Ini dikarenakan Indonesia terletak pada posisi geografis yang terletak di jalur gunung api dunia. Sumber daya ini harusnya menjadi salah satu sektor pembanguanan negara.

Mulai dari tambang emas di papua yang menjadi tambang terbesar nomor 1 di dunia, tambang batu bara di Sumatra dan Kalimantan, tambang nikel di Sulawesi dan lain lain. Tapi sayangnya 70-80% kekayaan alam Indonesia ini dimiliki oleh asing. Perusahaan Freeport, Chevron, Shell, Newmont, PetroChina, ConocoPhillips, BP, dan Niko Resouces  adalah beberapa perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia (Bombastis.com).

Sebagai contoh penambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia dalam sehari menghasilkan 210 ribu ton ore. Disetiap 1 ton ore ada kandungan emas  sekitar 1 gram (detik.com). Berarti dalam sehari PT FI menghasilkan 210 kg emas. Jika dihitung pertahun maka total emas yang didapat adalah 75.600 kg. Belum ditambah tembaga dan perak yang diperoleh. Sungguh angka yang fantastis bukan?

Sayang, besarnya potensi yang dimiliki Indonesia tidak sampai kepada masyarakat dengan maksimal. Pasalnya keuntungan terbesar berada di pihak swasta bahkan asing dan aseng. Masyarakat justru banyak terkena imbas dalam hal sosial dan lingkungan, sungguh sangat ironis.

Akar Masalah dan Solusi Tuntas

Akar maslah sebenarnya bukan pada pemerintah, peraturan maupun masyarakat sendiri. Akan tetapi sistem yang digunakan di negeri ini, yaitu sistem ekonomi kapitalisme. Bagaimana tidak, sistem yang mendewakan perolehan keuntungan dengan segala cara ini menjadi legal atas nama pemerintah lewat undang-undang yang dibuatnya. Dengan dasar UU, sumber daya alam dapat diprivatisasi oleh pihak swasta bahkan asing dan aseng. Tidak heran jika manfaat yang dirasakan oleh masyarakat hanya secuil bahkan bagi masyarakat sekitar tambang mereka mendapat lebih banyak dampak buruknya. Dan tentu saja keuntungan terbesar mengalir kepada pemilik pertambangan.

Maka sudah jelas bahwa blue print (cetak biru) atau kerangka kerja terperinci sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yg meliputi tujuan, sasaran, dan penyususnan strategi sudah disahkan oleh pemerintah. Blue Print dalam berbagai tambang pun sudah disahkan dengan diputuskan undang-undang Izin Usaha Pertambangan dengan kebijakan perizinan diserahkan kepada daerah masing-masing, bukan pemerintah pusat.

Maka para kapitalis atau “Fat Man” menjadi sangat leluasa untuk memperoleh izin tambang di berbagai daerah di Indonesia. Terbukti setelah ditetapkan kebijakan otonomi daerah, IUP melonjak dari 750 pada tahun 2001 menjadi 10 ribu IUP tahun 2010. Pengusahapun menjadi sangat dimanjakan.

Kondisi masyarakat akan termarjinalkan bahkan lebih parah selama sistem ekonomi kapitalis terus berlanjut. Maka diperlukan adanya perubahan sistem yang menjamin sumber daya alam tidak bisa diprivatisasi. Satu-satunya sistem yang mengatur tentang kepemilikan adalah sistem ekonomi Islam, dimana Islam mengatur mana saja yang berhak dimiliki individu, umum, dan negara.

Sumber Daya Alam seperti energi dan mineral ditetapkan menjadi milik umum yang tidak boleh diambil keuntungannya oleh segelintir orang saja. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW “Manusia berserikat dalam tiga hal, yaitu padang gembala, air dan api”. Energi termasuk pada kategori api maka ini adalah milik publik yang pengelolaannya diwakilkan kepada negara bukan swasta dan keuntungan keseluruhan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk biaya pendidikan dan kesehatan gratis juga  fasilitas umum seperti jalan, jembatan, sekolah dan rumah sakit.

Dalam pengelolaannya pun harus berdasar prinsip halal haram. Akan dipastikan proses penambangan dan proses pengolahan tidak memberikan dampak sosial dan lingkungan yang merugikan bagi masyarakat. Maka jika solusi Islam kaffah (menyeluruh) bisa diterapkan niscaya Indonesia tidak perlu lagi mendapatkan APBN dari pajak ataupun hutang.**

Indriyatul Munawaroh
Aktivis Muslimah tinggal di Ponorogo, Jawa Timur

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Dubes Arab Saudi Kunjungi PP Muhammadiyah Jajaki Kerjasama Baru

Dubes Arab Saudi Kunjungi PP Muhammadiyah Jajaki Kerjasama Baru

Selasa, 18 Jun 2019 21:33

Anies Baswedan Bawa Jakarta Turun Peringkat sebagai Kota Termacet

Anies Baswedan Bawa Jakarta Turun Peringkat sebagai Kota Termacet

Selasa, 18 Jun 2019 20:42

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Ada Sanksi Seumur Hidup untuk Wasit, Adakah Sanksi untuk Hakim?

Selasa, 18 Jun 2019 19:59

MK Netral?

MK Netral?

Selasa, 18 Jun 2019 19:55

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Optimisme BPN Harus Belajar dari Sukses Liverpool

Selasa, 18 Jun 2019 17:56

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Pejabat AS: Amerika Serikat Bersiap Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

Selasa, 18 Jun 2019 17:08

Diskualifikasi

Diskualifikasi

Selasa, 18 Jun 2019 16:50

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Mursi: Dari Preiden Pertama yang Terpilih Secara Demokratis, Hingga Meninggal Sebagai Tahanan

Selasa, 18 Jun 2019 16:00

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Wasit Lapangan Hijau dan Meja Hijau Dalam Sorotan

Selasa, 18 Jun 2019 15:58

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

Selasa, 18 Jun 2019 15:06

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

KPU Nilai Pemohon (02) Tidak Miliki Bukti Nyata Terkait Kecurangan

Selasa, 18 Jun 2019 14:49

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Menanti Jawaban Termohon, KPU

Selasa, 18 Jun 2019 14:13

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Kewenangan MK dalam Perselisihan Hasil Pemilu

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Mesir Perintahkan Pasukan Keamanan Siaga Penuh Menyusul Meniggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 14:00

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Kisah Anak Cerdas di Zaman Khilafah

Selasa, 18 Jun 2019 10:54

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Mengawali Mahligai Cinta di Bulan Syawal

Selasa, 18 Jun 2019 10:41

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X