Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.787 views

The Blueprint of “Fat Man”

SEJAK mencuatnya film dokumenter berjudul “Sexy Killers” karya Watch Dog tertanggal 16 April 2019, menuai perhatian besar dari masyarakat Indonesia.  Film ini mengisahkan perjalanan batu bara dari hulu sampai ke hilir, yaitu dari tempat penambangan sampai bisa dikonsumsi masyarakat dalam bentuk listrik. Yang paling disoroti di film ini adalah dampak sosial dan lingkungan serta siapa dibalik perusahaan penambang batu bara tersebut.

Fakta yang mencengangkan adalah pemilik perusahaan tambang batu bara sebagian besar saling berhubungan terutama dalam hal perpolitikkan dan kekuasaan pemerintahan. Dengan kata lain mereka adalah pengusaha sekaligus penguasa. Solusi yang digiring dalam film tersebut adalah dengan pemanfaatan sumber energi lain yang lebih ramah lingkungan. Namun pertanyaannya adalah apakah itu solusi solutif dari semua masalah yang dipaparkan?

Kekayaan Bagaikan Surga Dunia

Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa Indonesia bukanlah negara yang miskin Sumber Daya Alam  (SDA) khususnya sumber daya energi dan mineral. Ini dikarenakan Indonesia terletak pada posisi geografis yang terletak di jalur gunung api dunia. Sumber daya ini harusnya menjadi salah satu sektor pembanguanan negara.

Mulai dari tambang emas di papua yang menjadi tambang terbesar nomor 1 di dunia, tambang batu bara di Sumatra dan Kalimantan, tambang nikel di Sulawesi dan lain lain. Tapi sayangnya 70-80% kekayaan alam Indonesia ini dimiliki oleh asing. Perusahaan Freeport, Chevron, Shell, Newmont, PetroChina, ConocoPhillips, BP, dan Niko Resouces  adalah beberapa perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia (Bombastis.com).

Sebagai contoh penambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia dalam sehari menghasilkan 210 ribu ton ore. Disetiap 1 ton ore ada kandungan emas  sekitar 1 gram (detik.com). Berarti dalam sehari PT FI menghasilkan 210 kg emas. Jika dihitung pertahun maka total emas yang didapat adalah 75.600 kg. Belum ditambah tembaga dan perak yang diperoleh. Sungguh angka yang fantastis bukan?

Sayang, besarnya potensi yang dimiliki Indonesia tidak sampai kepada masyarakat dengan maksimal. Pasalnya keuntungan terbesar berada di pihak swasta bahkan asing dan aseng. Masyarakat justru banyak terkena imbas dalam hal sosial dan lingkungan, sungguh sangat ironis.

Akar Masalah dan Solusi Tuntas

Akar maslah sebenarnya bukan pada pemerintah, peraturan maupun masyarakat sendiri. Akan tetapi sistem yang digunakan di negeri ini, yaitu sistem ekonomi kapitalisme. Bagaimana tidak, sistem yang mendewakan perolehan keuntungan dengan segala cara ini menjadi legal atas nama pemerintah lewat undang-undang yang dibuatnya. Dengan dasar UU, sumber daya alam dapat diprivatisasi oleh pihak swasta bahkan asing dan aseng. Tidak heran jika manfaat yang dirasakan oleh masyarakat hanya secuil bahkan bagi masyarakat sekitar tambang mereka mendapat lebih banyak dampak buruknya. Dan tentu saja keuntungan terbesar mengalir kepada pemilik pertambangan.

Maka sudah jelas bahwa blue print (cetak biru) atau kerangka kerja terperinci sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yg meliputi tujuan, sasaran, dan penyususnan strategi sudah disahkan oleh pemerintah. Blue Print dalam berbagai tambang pun sudah disahkan dengan diputuskan undang-undang Izin Usaha Pertambangan dengan kebijakan perizinan diserahkan kepada daerah masing-masing, bukan pemerintah pusat.

Maka para kapitalis atau “Fat Man” menjadi sangat leluasa untuk memperoleh izin tambang di berbagai daerah di Indonesia. Terbukti setelah ditetapkan kebijakan otonomi daerah, IUP melonjak dari 750 pada tahun 2001 menjadi 10 ribu IUP tahun 2010. Pengusahapun menjadi sangat dimanjakan.

Kondisi masyarakat akan termarjinalkan bahkan lebih parah selama sistem ekonomi kapitalis terus berlanjut. Maka diperlukan adanya perubahan sistem yang menjamin sumber daya alam tidak bisa diprivatisasi. Satu-satunya sistem yang mengatur tentang kepemilikan adalah sistem ekonomi Islam, dimana Islam mengatur mana saja yang berhak dimiliki individu, umum, dan negara.

Sumber Daya Alam seperti energi dan mineral ditetapkan menjadi milik umum yang tidak boleh diambil keuntungannya oleh segelintir orang saja. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW “Manusia berserikat dalam tiga hal, yaitu padang gembala, air dan api”. Energi termasuk pada kategori api maka ini adalah milik publik yang pengelolaannya diwakilkan kepada negara bukan swasta dan keuntungan keseluruhan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk biaya pendidikan dan kesehatan gratis juga  fasilitas umum seperti jalan, jembatan, sekolah dan rumah sakit.

Dalam pengelolaannya pun harus berdasar prinsip halal haram. Akan dipastikan proses penambangan dan proses pengolahan tidak memberikan dampak sosial dan lingkungan yang merugikan bagi masyarakat. Maka jika solusi Islam kaffah (menyeluruh) bisa diterapkan niscaya Indonesia tidak perlu lagi mendapatkan APBN dari pajak ataupun hutang.**

Indriyatul Munawaroh
Aktivis Muslimah tinggal di Ponorogo, Jawa Timur

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Jum'at, 17 Jan 2020 18:15

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

Jum'at, 17 Jan 2020 17:45

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Jum'at, 17 Jan 2020 17:19

Ketika KPK Sudah Jinak

Ketika KPK Sudah Jinak

Jum'at, 17 Jan 2020 15:25

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

Jum'at, 17 Jan 2020 08:55

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Jum'at, 17 Jan 2020 08:36

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Jum'at, 17 Jan 2020 08:24

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

Jum'at, 17 Jan 2020 07:18

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Kamis, 16 Jan 2020 23:27

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Kamis, 16 Jan 2020 22:42

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Kamis, 16 Jan 2020 22:00

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Kamis, 16 Jan 2020 21:35

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

Kamis, 16 Jan 2020 21:15

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Kamis, 16 Jan 2020 21:06

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Kamis, 16 Jan 2020 20:39

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Kamis, 16 Jan 2020 20:34

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Kamis, 16 Jan 2020 20:00

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

Kamis, 16 Jan 2020 19:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X