Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.367 views

Membangun Militansi Indonesia

INDONESIA, sebuah negeri yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah, pun dengan sumber daya manusianya, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negeri lain. Saat ini berada dalam kondisi yang sangat terpuruk. Disinyalir akibat "salah urus" negeri dan penduduknya. Pembangunan fisik negeri yang dilakukan, tidak seiring dan sejalan  dengan pembangunan moral bangsa. Dekadensi moral terjadi di negeri mayoritas muslim ini. Masyarakat dibiarkan hidup dalam kubangan sekularisme kapitalisme yang sangat merusak moralitas bangsa.

Keberlimpahan sumber daya alam, tidak memberikan efek besar bagi kesejahteraan penduduk negeri. Kesenjangan sosial sangat tinggi. Yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya. Pelayanan publik sulit diakses bagi sebagian besar kalangan penduduk, umumnya penduduk miskin. Kebijakan yang telah ditetapkan  pemimpin negeri tidak mampu dilaksanakan dengan baik ditingkat realisasi publik. Ada saja keluhan yang didapatkan, dalam hal pelayanan kesehatan, pendidikan bahkan jaminan keamanan dan pemenuhan kenyamanan hidup penduduk negeri.

Belum lagi masalah sosial yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tindak asusila banyak terekspos baik dimedia sosial, dunia maya maupun dunia nyata. Pergaulan bebas yang semakin hari semakin mengancam keunggulan generasi penerus bangsa dan berpotensi menghancurkan moralitas bangsa.

Kesalahan dalam pengurusan masalah publik ini sungguh sudah seharusnya diakhiri. Tersebab jika Indonesia tetap dalam kondisi "salah urus", maka tunggulah kehancurannya. Kehancuran moral dan etika, kehancuran kebudayaan dan peradaban hingga kehancurkan generasi unggul yang diharapkan sebagai penerus bangsa.

Maka persoalannya menjadi jelas, jika kondisi "salah urus" negeri ini akibat salahnya dalam memahami dan menerapkan konsep hidup, yaitu akibat penerapan sistem sekuler kapitalisme. Maka konsep hidup itu haruslah diperbaiki atau diganti dengan konsep hidup yang benar, yaitu syariat Islam kaffah.  Sehingga kondisi "salah urus" dapat diperbaiki, yang diharapkan akan dapat mengubah kondisi negeri, dari sebelumnya  menjadi negeri pengekor yang berada dalam kondisi dikte dan tekanan negara asing dan aseng, menjadi negeri merdeka, mandiri dan tidak tergantung pada dikte negara asing dan aseng.

Karenanya jika memilih untuk menjadi negeri merdeka, mandiri, dan tidak tergantung pada dikte negara asing dan aseng, Indonesia harus membangun militansi dirinya.

Militansi diri itu akan hadir jika Indonesia mengenal dirinya  sendiri, dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

Adapun potensi yang dimiliki Indonesia antara lain memiliki mayoritas penduduk beragama Islam yang sangat toleran. Maka menjadi sebuah keharusan jika pada akhirnya aturan yang dibuat adalah aturan yang dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat. Juga sebuah aturan yang dapat memenuhi berbagai rasa yang diinginkan oleh seluruh umat manusia, baik yang mayoritas, maupun yang minoritas. Karena  pada dasarnya manusia adalah sama, memiliki akal, naluri dan kebutuhan hidup yang bersifat fisik yang harus dipenuhi semacam rasa haus dan lapar.

Maka yang dapat menjawab seluruh kebutuhan umat manusia baik mayoritas maupun minoritas adalah aturan syariat Islam kaffah tersebab penerapan syariat Islam kaffah ini telah terbukti kebaikannya bagi kehidupan umat manusia. Salah satu buktinya adalah saat diterapkan oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz ra dalam mengatur seluruh urusan masyarakatnya. Kesejahteraan umat manusia berada dalam puncak kegemilangannya. Sedangkan saat itu wilayah kekuasaan Khalifah Umar bin Abdul aziz ra sangat luas dan besar dengan ragam penduduk yang sangat tinggi. Berbagai ras manusia dan berbagai agama bahkan ada dalam kekuasaannya. Semua hidup damai tentram dan sejahtera dibawah kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul aziz ra.

Berbeda dengan hari ini, saat Indonesia mengadopsi sistem hidup sekuler kapitalisme. Kekacauanlah yang terjadi di masyarakat, akibat "salah urus" negeri, tersebab penerapan sistem hidup sekuler kapitalis yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sehingga wajarlah jika  Indonesia hari ini, penduduk negeri dan kekayaan alamnya hanyalah menjadi sapi perahan bagi negara asing dan aseng.  Seluruh rakyat Indonesia menjadi korban kerakusan para penjajah negeri, Indonesia terlihat kemiskinan dan utang luar negeri.

Maka, agar Indonesia bisa bangkit dari segala macam keterpurukannya, wajiblah untuk membangkitkan militansi dirinya.

Dan militansi diri ini hanya bisa diraih dengan kembali pada identitas diri sebagai negeri Muslim. Tersebab, sebelum asing dan aseng datang merampas seluruh sektor kehidupan di Indonesia, negeri ini adalah negeri Muslim yang berada dalam puncak kejayaannya sebagai kesultanan Islam, setelah sebelumnya diperintah oleh kerajaan Majapahit yang beragama Hindu. Sedangkan cikal bakal kesultanan Islam itu sendiri berasal dari kerajaan sebelumnya yang menerima dakwah Islam dan mengganti kekuasaannya dengan kekuasaan Islam dan memerintah masyarakat dengan aturan syariat Islam kaffah.

Maka militansi itu hanya akan hadir jika Indonesia, menjadikan Islam sebagai koidah dan kiyadah berfikir, dalam arti menjadikan Islam sebagai landasan berfikir dan kepemimpinan dalam berfikir. Menjadikan syariat Islam sebagai satu-satunya penuntun dalam menyelesaikan berbagai masalah kehidupan manusia.

Atau dengan kata lain militansi Indonesia, hanya akan mampu terwujud manakala ada upaya sungguh-sungguh dalam menyingkirkan sekuler kapitalisme yang bercokol di Indonesia dan menggerogoti negeri ini. Tersebab sekuler kapitalisme terbukti tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, karena dia berasal dari penjajah asing dan aseng yang telah terbukti hanya memiliki kepentingan menguras harta kekayaan milik Indonesia, milik masyarakat Indonesia. Sehingga masyarakat Indonesia benar-benar dibuat lumpuh tak berkutik menghadapi penjajahan ini.

Karenanya, terlepas dari pro-kontra terhadap syariat Islam kaffah ini. Tersebab yang kontra terhadap syariat Islam kaffah ini adalah yang tidak faham akan syariat Islam kaffah yang sebenarnya akibat telah terpapar dan termakan isue dramatisasi monsterisasi Islam oleh penjajah Barat yang memiliki kepentingan untuk menjajah dan menjauhkan Islam dari umat manusia, khususnya umat Islam Indonesia.  Secara jujur harus diakui bahwa hanya syariat Islam sajalah yang mampu membangkitkan militansi Indonesia, sehingga mampu menjadi negara yang memiliki kehormatan dan harga diri.

Menjadi negara yang mampu mengayomi seluruh warga masyarakatnya dan menyebarkan kebaikan bagi negara lain dan seluruh umat manusia.

Tersebab hanya dengan menghadirkan militansi diri sajalah, Indonesia akan mampu bangkit dari segala keterpurukannya. Dan Militansi diri itu hanya mampu diraih dengan kembali kepada jati diri bangsa sebagai negeri Muslim yang menerapkan syariat Islam kaffah dan menjadikan syariat Islam kaffah sebagai solusi atas seluruh persoalan hidup dan kehidupan manusia, tidak terkecuali di Indonesia.

Mela Ummu Nazry

Pemerhati Generasi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Soal Haji, Mari Cari Solusi

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Selasa, 15 Jun 2021 07:43

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Senin, 14 Jun 2021 20:23

Islam adalah Agama Sosial

Islam adalah Agama Sosial

Senin, 14 Jun 2021 20:15

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Senin, 14 Jun 2021 17:05

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

Senin, 14 Jun 2021 13:35

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Senin, 14 Jun 2021 11:30

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Senin, 14 Jun 2021 10:42

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Ahad, 13 Jun 2021 12:40


MUI

Must Read!
X