Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.985 views

Membangun Militansi Indonesia

INDONESIA, sebuah negeri yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah, pun dengan sumber daya manusianya, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negeri lain. Saat ini berada dalam kondisi yang sangat terpuruk. Disinyalir akibat "salah urus" negeri dan penduduknya. Pembangunan fisik negeri yang dilakukan, tidak seiring dan sejalan  dengan pembangunan moral bangsa. Dekadensi moral terjadi di negeri mayoritas muslim ini. Masyarakat dibiarkan hidup dalam kubangan sekularisme kapitalisme yang sangat merusak moralitas bangsa.

Keberlimpahan sumber daya alam, tidak memberikan efek besar bagi kesejahteraan penduduk negeri. Kesenjangan sosial sangat tinggi. Yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya. Pelayanan publik sulit diakses bagi sebagian besar kalangan penduduk, umumnya penduduk miskin. Kebijakan yang telah ditetapkan  pemimpin negeri tidak mampu dilaksanakan dengan baik ditingkat realisasi publik. Ada saja keluhan yang didapatkan, dalam hal pelayanan kesehatan, pendidikan bahkan jaminan keamanan dan pemenuhan kenyamanan hidup penduduk negeri.

Belum lagi masalah sosial yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tindak asusila banyak terekspos baik dimedia sosial, dunia maya maupun dunia nyata. Pergaulan bebas yang semakin hari semakin mengancam keunggulan generasi penerus bangsa dan berpotensi menghancurkan moralitas bangsa.

Kesalahan dalam pengurusan masalah publik ini sungguh sudah seharusnya diakhiri. Tersebab jika Indonesia tetap dalam kondisi "salah urus", maka tunggulah kehancurannya. Kehancuran moral dan etika, kehancuran kebudayaan dan peradaban hingga kehancurkan generasi unggul yang diharapkan sebagai penerus bangsa.

Maka persoalannya menjadi jelas, jika kondisi "salah urus" negeri ini akibat salahnya dalam memahami dan menerapkan konsep hidup, yaitu akibat penerapan sistem sekuler kapitalisme. Maka konsep hidup itu haruslah diperbaiki atau diganti dengan konsep hidup yang benar, yaitu syariat Islam kaffah.  Sehingga kondisi "salah urus" dapat diperbaiki, yang diharapkan akan dapat mengubah kondisi negeri, dari sebelumnya  menjadi negeri pengekor yang berada dalam kondisi dikte dan tekanan negara asing dan aseng, menjadi negeri merdeka, mandiri dan tidak tergantung pada dikte negara asing dan aseng.

Karenanya jika memilih untuk menjadi negeri merdeka, mandiri, dan tidak tergantung pada dikte negara asing dan aseng, Indonesia harus membangun militansi dirinya.

Militansi diri itu akan hadir jika Indonesia mengenal dirinya  sendiri, dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

Adapun potensi yang dimiliki Indonesia antara lain memiliki mayoritas penduduk beragama Islam yang sangat toleran. Maka menjadi sebuah keharusan jika pada akhirnya aturan yang dibuat adalah aturan yang dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat. Juga sebuah aturan yang dapat memenuhi berbagai rasa yang diinginkan oleh seluruh umat manusia, baik yang mayoritas, maupun yang minoritas. Karena  pada dasarnya manusia adalah sama, memiliki akal, naluri dan kebutuhan hidup yang bersifat fisik yang harus dipenuhi semacam rasa haus dan lapar.

Maka yang dapat menjawab seluruh kebutuhan umat manusia baik mayoritas maupun minoritas adalah aturan syariat Islam kaffah tersebab penerapan syariat Islam kaffah ini telah terbukti kebaikannya bagi kehidupan umat manusia. Salah satu buktinya adalah saat diterapkan oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz ra dalam mengatur seluruh urusan masyarakatnya. Kesejahteraan umat manusia berada dalam puncak kegemilangannya. Sedangkan saat itu wilayah kekuasaan Khalifah Umar bin Abdul aziz ra sangat luas dan besar dengan ragam penduduk yang sangat tinggi. Berbagai ras manusia dan berbagai agama bahkan ada dalam kekuasaannya. Semua hidup damai tentram dan sejahtera dibawah kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul aziz ra.

Berbeda dengan hari ini, saat Indonesia mengadopsi sistem hidup sekuler kapitalisme. Kekacauanlah yang terjadi di masyarakat, akibat "salah urus" negeri, tersebab penerapan sistem hidup sekuler kapitalis yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sehingga wajarlah jika  Indonesia hari ini, penduduk negeri dan kekayaan alamnya hanyalah menjadi sapi perahan bagi negara asing dan aseng.  Seluruh rakyat Indonesia menjadi korban kerakusan para penjajah negeri, Indonesia terlihat kemiskinan dan utang luar negeri.

Maka, agar Indonesia bisa bangkit dari segala macam keterpurukannya, wajiblah untuk membangkitkan militansi dirinya.

Dan militansi diri ini hanya bisa diraih dengan kembali pada identitas diri sebagai negeri Muslim. Tersebab, sebelum asing dan aseng datang merampas seluruh sektor kehidupan di Indonesia, negeri ini adalah negeri Muslim yang berada dalam puncak kejayaannya sebagai kesultanan Islam, setelah sebelumnya diperintah oleh kerajaan Majapahit yang beragama Hindu. Sedangkan cikal bakal kesultanan Islam itu sendiri berasal dari kerajaan sebelumnya yang menerima dakwah Islam dan mengganti kekuasaannya dengan kekuasaan Islam dan memerintah masyarakat dengan aturan syariat Islam kaffah.

Maka militansi itu hanya akan hadir jika Indonesia, menjadikan Islam sebagai koidah dan kiyadah berfikir, dalam arti menjadikan Islam sebagai landasan berfikir dan kepemimpinan dalam berfikir. Menjadikan syariat Islam sebagai satu-satunya penuntun dalam menyelesaikan berbagai masalah kehidupan manusia.

Atau dengan kata lain militansi Indonesia, hanya akan mampu terwujud manakala ada upaya sungguh-sungguh dalam menyingkirkan sekuler kapitalisme yang bercokol di Indonesia dan menggerogoti negeri ini. Tersebab sekuler kapitalisme terbukti tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, karena dia berasal dari penjajah asing dan aseng yang telah terbukti hanya memiliki kepentingan menguras harta kekayaan milik Indonesia, milik masyarakat Indonesia. Sehingga masyarakat Indonesia benar-benar dibuat lumpuh tak berkutik menghadapi penjajahan ini.

Karenanya, terlepas dari pro-kontra terhadap syariat Islam kaffah ini. Tersebab yang kontra terhadap syariat Islam kaffah ini adalah yang tidak faham akan syariat Islam kaffah yang sebenarnya akibat telah terpapar dan termakan isue dramatisasi monsterisasi Islam oleh penjajah Barat yang memiliki kepentingan untuk menjajah dan menjauhkan Islam dari umat manusia, khususnya umat Islam Indonesia.  Secara jujur harus diakui bahwa hanya syariat Islam sajalah yang mampu membangkitkan militansi Indonesia, sehingga mampu menjadi negara yang memiliki kehormatan dan harga diri.

Menjadi negara yang mampu mengayomi seluruh warga masyarakatnya dan menyebarkan kebaikan bagi negara lain dan seluruh umat manusia.

Tersebab hanya dengan menghadirkan militansi diri sajalah, Indonesia akan mampu bangkit dari segala keterpurukannya. Dan Militansi diri itu hanya mampu diraih dengan kembali kepada jati diri bangsa sebagai negeri Muslim yang menerapkan syariat Islam kaffah dan menjadikan syariat Islam kaffah sebagai solusi atas seluruh persoalan hidup dan kehidupan manusia, tidak terkecuali di Indonesia.

Mela Ummu Nazry

Pemerhati Generasi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

Rabu, 13 Nov 2019 15:15

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Rabu, 13 Nov 2019 13:45

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

Rabu, 13 Nov 2019 11:01

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Rabu, 13 Nov 2019 09:27

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Memiliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Memiliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Rabu, 13 Nov 2019 08:36

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

Rabu, 13 Nov 2019 08:13

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Rabu, 13 Nov 2019 07:30

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Rabu, 13 Nov 2019 07:02

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Rabu, 13 Nov 2019 04:36

Pendidikan Karakter di Era 4.0

Pendidikan Karakter di Era 4.0

Rabu, 13 Nov 2019 03:07

Salam Lintas Agama Bukan Masalah Intoleran

Salam Lintas Agama Bukan Masalah Intoleran

Rabu, 13 Nov 2019 02:34

Pahlawan: Pahala dan Berhala

Pahlawan: Pahala dan Berhala

Rabu, 13 Nov 2019 01:54

Yuk, Copy Paste Sifat Rasulullah

Yuk, Copy Paste Sifat Rasulullah

Rabu, 13 Nov 2019 00:47

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

Masihkah Surga di Telapak Kakimu, Ibu?

Selasa, 12 Nov 2019 23:42

Tugas Muhammadiyah Menghadapi Oligarki Kuasa

Tugas Muhammadiyah Menghadapi Oligarki Kuasa

Selasa, 12 Nov 2019 22:59

Pemuda: Energi Perubahan

Pemuda: Energi Perubahan

Selasa, 12 Nov 2019 21:28

Brigade Al-Qassam Rayakan Peringatan Setahun Serangan Gagal Israel di Jalur Gaza

Brigade Al-Qassam Rayakan Peringatan Setahun Serangan Gagal Israel di Jalur Gaza

Selasa, 12 Nov 2019 20:36

Situasi Memanas di Gaza, Aktifitas Pembangunan RS Indonesia Tetap Berjalan

Situasi Memanas di Gaza, Aktifitas Pembangunan RS Indonesia Tetap Berjalan

Selasa, 12 Nov 2019 20:28

Gaza Diserang, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RS Indonesia

Gaza Diserang, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RS Indonesia

Selasa, 12 Nov 2019 19:56

Tuan Rumah Formula E, Jakarta Sejajar dengan Roma dan Berlin

Tuan Rumah Formula E, Jakarta Sejajar dengan Roma dan Berlin

Selasa, 12 Nov 2019 17:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X