Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.564 views

Membangun Militansi Indonesia

INDONESIA, sebuah negeri yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah, pun dengan sumber daya manusianya, memiliki kualitas yang tidak kalah dengan negeri lain. Saat ini berada dalam kondisi yang sangat terpuruk. Disinyalir akibat "salah urus" negeri dan penduduknya. Pembangunan fisik negeri yang dilakukan, tidak seiring dan sejalan  dengan pembangunan moral bangsa. Dekadensi moral terjadi di negeri mayoritas muslim ini. Masyarakat dibiarkan hidup dalam kubangan sekularisme kapitalisme yang sangat merusak moralitas bangsa.

Keberlimpahan sumber daya alam, tidak memberikan efek besar bagi kesejahteraan penduduk negeri. Kesenjangan sosial sangat tinggi. Yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya. Pelayanan publik sulit diakses bagi sebagian besar kalangan penduduk, umumnya penduduk miskin. Kebijakan yang telah ditetapkan  pemimpin negeri tidak mampu dilaksanakan dengan baik ditingkat realisasi publik. Ada saja keluhan yang didapatkan, dalam hal pelayanan kesehatan, pendidikan bahkan jaminan keamanan dan pemenuhan kenyamanan hidup penduduk negeri.

Belum lagi masalah sosial yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tindak asusila banyak terekspos baik dimedia sosial, dunia maya maupun dunia nyata. Pergaulan bebas yang semakin hari semakin mengancam keunggulan generasi penerus bangsa dan berpotensi menghancurkan moralitas bangsa.

Kesalahan dalam pengurusan masalah publik ini sungguh sudah seharusnya diakhiri. Tersebab jika Indonesia tetap dalam kondisi "salah urus", maka tunggulah kehancurannya. Kehancuran moral dan etika, kehancuran kebudayaan dan peradaban hingga kehancurkan generasi unggul yang diharapkan sebagai penerus bangsa.

Maka persoalannya menjadi jelas, jika kondisi "salah urus" negeri ini akibat salahnya dalam memahami dan menerapkan konsep hidup, yaitu akibat penerapan sistem sekuler kapitalisme. Maka konsep hidup itu haruslah diperbaiki atau diganti dengan konsep hidup yang benar, yaitu syariat Islam kaffah.  Sehingga kondisi "salah urus" dapat diperbaiki, yang diharapkan akan dapat mengubah kondisi negeri, dari sebelumnya  menjadi negeri pengekor yang berada dalam kondisi dikte dan tekanan negara asing dan aseng, menjadi negeri merdeka, mandiri dan tidak tergantung pada dikte negara asing dan aseng.

Karenanya jika memilih untuk menjadi negeri merdeka, mandiri, dan tidak tergantung pada dikte negara asing dan aseng, Indonesia harus membangun militansi dirinya.

Militansi diri itu akan hadir jika Indonesia mengenal dirinya  sendiri, dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

Adapun potensi yang dimiliki Indonesia antara lain memiliki mayoritas penduduk beragama Islam yang sangat toleran. Maka menjadi sebuah keharusan jika pada akhirnya aturan yang dibuat adalah aturan yang dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat. Juga sebuah aturan yang dapat memenuhi berbagai rasa yang diinginkan oleh seluruh umat manusia, baik yang mayoritas, maupun yang minoritas. Karena  pada dasarnya manusia adalah sama, memiliki akal, naluri dan kebutuhan hidup yang bersifat fisik yang harus dipenuhi semacam rasa haus dan lapar.

Maka yang dapat menjawab seluruh kebutuhan umat manusia baik mayoritas maupun minoritas adalah aturan syariat Islam kaffah tersebab penerapan syariat Islam kaffah ini telah terbukti kebaikannya bagi kehidupan umat manusia. Salah satu buktinya adalah saat diterapkan oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz ra dalam mengatur seluruh urusan masyarakatnya. Kesejahteraan umat manusia berada dalam puncak kegemilangannya. Sedangkan saat itu wilayah kekuasaan Khalifah Umar bin Abdul aziz ra sangat luas dan besar dengan ragam penduduk yang sangat tinggi. Berbagai ras manusia dan berbagai agama bahkan ada dalam kekuasaannya. Semua hidup damai tentram dan sejahtera dibawah kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul aziz ra.

Berbeda dengan hari ini, saat Indonesia mengadopsi sistem hidup sekuler kapitalisme. Kekacauanlah yang terjadi di masyarakat, akibat "salah urus" negeri, tersebab penerapan sistem hidup sekuler kapitalis yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sehingga wajarlah jika  Indonesia hari ini, penduduk negeri dan kekayaan alamnya hanyalah menjadi sapi perahan bagi negara asing dan aseng.  Seluruh rakyat Indonesia menjadi korban kerakusan para penjajah negeri, Indonesia terlihat kemiskinan dan utang luar negeri.

Maka, agar Indonesia bisa bangkit dari segala macam keterpurukannya, wajiblah untuk membangkitkan militansi dirinya.

Dan militansi diri ini hanya bisa diraih dengan kembali pada identitas diri sebagai negeri Muslim. Tersebab, sebelum asing dan aseng datang merampas seluruh sektor kehidupan di Indonesia, negeri ini adalah negeri Muslim yang berada dalam puncak kejayaannya sebagai kesultanan Islam, setelah sebelumnya diperintah oleh kerajaan Majapahit yang beragama Hindu. Sedangkan cikal bakal kesultanan Islam itu sendiri berasal dari kerajaan sebelumnya yang menerima dakwah Islam dan mengganti kekuasaannya dengan kekuasaan Islam dan memerintah masyarakat dengan aturan syariat Islam kaffah.

Maka militansi itu hanya akan hadir jika Indonesia, menjadikan Islam sebagai koidah dan kiyadah berfikir, dalam arti menjadikan Islam sebagai landasan berfikir dan kepemimpinan dalam berfikir. Menjadikan syariat Islam sebagai satu-satunya penuntun dalam menyelesaikan berbagai masalah kehidupan manusia.

Atau dengan kata lain militansi Indonesia, hanya akan mampu terwujud manakala ada upaya sungguh-sungguh dalam menyingkirkan sekuler kapitalisme yang bercokol di Indonesia dan menggerogoti negeri ini. Tersebab sekuler kapitalisme terbukti tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, karena dia berasal dari penjajah asing dan aseng yang telah terbukti hanya memiliki kepentingan menguras harta kekayaan milik Indonesia, milik masyarakat Indonesia. Sehingga masyarakat Indonesia benar-benar dibuat lumpuh tak berkutik menghadapi penjajahan ini.

Karenanya, terlepas dari pro-kontra terhadap syariat Islam kaffah ini. Tersebab yang kontra terhadap syariat Islam kaffah ini adalah yang tidak faham akan syariat Islam kaffah yang sebenarnya akibat telah terpapar dan termakan isue dramatisasi monsterisasi Islam oleh penjajah Barat yang memiliki kepentingan untuk menjajah dan menjauhkan Islam dari umat manusia, khususnya umat Islam Indonesia.  Secara jujur harus diakui bahwa hanya syariat Islam sajalah yang mampu membangkitkan militansi Indonesia, sehingga mampu menjadi negara yang memiliki kehormatan dan harga diri.

Menjadi negara yang mampu mengayomi seluruh warga masyarakatnya dan menyebarkan kebaikan bagi negara lain dan seluruh umat manusia.

Tersebab hanya dengan menghadirkan militansi diri sajalah, Indonesia akan mampu bangkit dari segala keterpurukannya. Dan Militansi diri itu hanya mampu diraih dengan kembali kepada jati diri bangsa sebagai negeri Muslim yang menerapkan syariat Islam kaffah dan menjadikan syariat Islam kaffah sebagai solusi atas seluruh persoalan hidup dan kehidupan manusia, tidak terkecuali di Indonesia.

Mela Ummu Nazry

Pemerhati Generasi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Kamis, 13 Aug 2020 11:40

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Rabu, 12 Aug 2020 19:27

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Rabu, 12 Aug 2020 15:30

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 12 Aug 2020 15:17

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Rabu, 12 Aug 2020 14:45

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X