Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.783 views

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

BARANG impor membombardir negeri.  Ragam komoditas datang tanpa batas.  Ada pihak yang beruntung, namun lebih banyak yang buntung. Harga barang jadi tak menentu. Adakalanya mengalami lonjakan tinggi, namun tiba-tiba anjlok turun kembali. 

Ayam asal Brasil dan Amerika Serikat misalnya,  membanjiri pasar ternak di Indonesia, khususnya ternak ayam potong atau ras (broiler). Ini adalah vonis dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap  Indonesia karena telah melakukan pelanggaran perdagangan . Konsekuensinya, pangsa pasar industri peternakan dalam negeri akan dibanjiri produk daging ayam yang lebih murah asal Amerika dan Brasil yang berdaya saing tinggi karena biaya produksinya lebih efisien (tempo.co.id).

Akibatnya, para peternak pribumi merugi. Aksi bagi-bagi ayam gratis pun digelar di beberapa daerah, sebagai bukti unjuk sikap terhadap penguasa.

Hingga Agustus ini, impor beberapa komoditas pangan yang dilakukan pemerintah juga sempat menjadi sorotan. Salah satunya impor beras yang diberikan saat petani sedang panen raya. Bahkan impor sempat dipaksakan saat kapasitas Gudang Bulog sudah berlebih. 

Tak cukup sampai disitu, impor gula yang sempat meroket menyebabkan Indonesia menjadi importir terbesar di dunia per tahun 2017-2018. 

Impor jagung sebanyak  ribu ton per Maret 2019 juga menjadi polemik karena diberikan saat kesalahan data belum dibenahi.

Keputusan impor kian brutal terasa. masuknya baja China menghantam  produsen baja lokal. Permendag Nomor 22 Tahun 2018 membuka celah masuknya penjualan baja karbon yang lebih murah dari pasar domestik. Imbasnya adalah kerugian besar pada pabrik Krakatau Steel.

Tak hanya itu, masuknya produk semen asing ke Indonesia juga menuai persoalan. Sebab, produksi semen Indonesia masih surplus 35 juta ton per tahun (Tempo.co.id).

 

Di Balik Layar

Masuknya barang Impor saat ini adalah terbesar sepanjang sejarah negeri. Aroma tak sedap yang hinggap terkait kebijakan ini menyeret banyak pihak. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita disebut terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi impor pupuk oleh anggota DPR RI nonaktif, Bowo Sidik Pangarso. KPK pernah menggeledah kantornya dan menyita dokumen impor gula rafinasi.

 Lengkap sudah dugaan banyak pihak. Kejanggalan yang mewarnai derasnya impor kali ini,  nyatanya kental dengan permainan dibelakang layar.   

Menteri terciduk, Anggota Dewan pun tertunduk. OTT KPK terhadap pelaku suap impor bawang putih dan anggota DPR menunjukkan bahwa ada kongkalingkong pengusaha dan penguasa.

Tak dapat dipungkiri, semrawutnya laju perdagangan disebabkan kebijakan yang keliru.  Intervensi kapitalis ke dalam legislatif menjadi jalan pintas menggoyang aturan.  

Inklusifitas demokrasi membuka lebar peluang tersebut.  Semangat kebebasan yang ada di dalamnya menjadi pembenaran agar tujuan utama-meraih keuntungan materi- dalam sistem kapitalis sekuler  tercapai. Meski dengan segala cara.

Dominasi sektor perdagangan oleh  pengusaha, dalam waktu singkat akan mematikan peran negara. Kartel dagang Impor yang saat ini dikelola oleh segelintir pengusaha,   akan mengambil alih sebagian besar sektor perdagangan. Negara merugi. Rakyat gigit jari.

Terjawab sudah tanda tanya besar mengapa impor dilakukan saat produksi  mengalami signifikansi.

Harga produk impor yang dipastikan lebih murah, akhirnya membuat produk lokal kalah . Petani kecewa, proses menanam yang tidak mudah , ternyata dibayar dengan biaya murah.

 

Menuju Negeri Bebas Impor

Negeri kita memiliki modal besar untuk mandiri dan sejahtera. Kekayaan yang terhampar tak hanya nampak di hadapan. Minyak bumi, batu bara, emas, dan intan adalah secuil diantara kekayaan.  Tanah subur membentang luas. Ragam herba tumbuh menjadi pusaka. Hingga pelaut  Eropa terpikat pada Malaka. Melihat lada dan cengkeh sebagai primadona.

Masyhur sudah kita sebagai negeri kaya.  Karenanya impor bukan lah pilihan, jika tepat mengambil kebijakan. Pengelolaan yang benar dengan aturan Pencipta mampu membebaskan negeri dari belenggu ini.

Islam mengatur bagaimana mekanisme pengelolaan kekayaan alam supaya bisa mencukupi semua kebutuhan. Tiap Pasar diawasi, agar harga semua kebutuhan bersahabat dengan rakyat. Dalam Islam setiap aparat wajib taat pada syariat. Mereka bertanggung jawab tak hanya pada rakyat, namun juga kelak di akhirat. kekuasaan yang mereka miliki, tak patut dijadikan ajang mencari materi.

Sanksi tegas bagi yang melanggar, serta kontrol yang baik, menjadikan sistem Islam makin kokoh berada di atas aqidah nya.

Semuanya akan  terasa jika Islam diterapkan dalam kehidupan nyata.*

Ummu Azka

Pemerhati Kebijakan Publik

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Kamis, 13 Aug 2020 11:40

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Rabu, 12 Aug 2020 19:27

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Rabu, 12 Aug 2020 15:30

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 12 Aug 2020 15:17

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Rabu, 12 Aug 2020 14:45

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X