Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.089 views

Tim Advokasi GNPF-MUI: Kasus Chat Mesum Rekayasa Targetkan Habib Rizieq

 

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Tim Advokasi Hukum GNPF-MUI,Kapitra Ampera mengatakan kasus dugaan chat mesum Firza Hussein adalah rekayasa menargetkan Habib Rizieq Syihab.

Menurutnya, Imam Besar FPI tidak memahami perkara tersebut. Karena perkara itu, tidak ada kaitan dan tidak ada sangkutpautnya dengan Habib Rizieq.

"Perkara ini adalah rekayasa untuk menargetkan Habib Rizieq," kata Kapitra dalam konferensi pers di AQL, Tebet, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Kapitra menegaskan pula bahwa kasus chat mesum tersebut bersifat politis. Kapitra mengungkapkan Habib Rizieq berpendapat ada beberapa alasan mengapa dirinya dikaitkan dengan perkara tersebut.

"Pertama, beliau tokoh sentral Aksi Bela Islam," ucapnya menirukan penjelasan Habib Rizieq.

Kedua, Habib Rizieq ikut andil dalam kekalahan  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada.
Ketiga, Habib Rizieq mengawal pengadilan kasus Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Keempat, Habib Rizieq sangat concern melawan ketidakadilan dan intervensi yang disebut kelompok Naga.

"Kelima, beliau sangat istiqomah menolak kriminalisasi ulama," ujarnya.

Keenam, Habib Rizieq membela rakyat miskin yang menghadapi Penggusuran.Ketujuh, Habib Rizieq sangat setia kepada NKRI dan Pancasila. Kedelapan, Habib Rizieq memotivasi umat Islam melawan PKI.

"Kesembilan, beliau mendorong umat Islam bangkit terutama dalam bidang ekonomi dan pendidikan," jelasnya.

Kapitra menjelaskan bahwa Habib Rizieq, sebenarnya pada hari Sabtu (13/5/2017) sudah bersiap kembali ke Indonesia. Namun, karena Habib Rizieq melihat ada rekayasa dalam kasus tersebut, Habib mengurungkan niatnya.

"Pertimbangan Habib Rizieq, ternyata ada ketidakadilan dalam perkara ini. Bukan penegakkan hukum, tetapi ini pembunuhan karakter. Beliau akhirnya memutuskan tidak kembali ke Indonesia," tuturnya.

Kapitra juga menjelaskan bahwa Habib Rizieq sangat kooperatif dengan pihak Kepolisian. Hanya saja, pemanggilan sebelumnya tidak bisa hadir karena beberapa alasan. Seperti pada panggilan pertama, Habib sedang umrah, keberadaannya jelas dan diketahui penyidik. Panggilan kedua, sangat politis, dikirim setelah bberapa jam Ahok kalah pilkada.

Saat ini, lanjut Kapitra, Komnas HAM sedang membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kriminalisasi ulama. "Bila perkembangannya baik,  Habib akan mengadukan persoalan kriminalisasi ke Pengadilan Internasional," tandasnya. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Tentara Bayaran AS 'Blackwater' Disewa untuk Siksa Bangsawan dan Pengusaha Saudi yang Ditahan

Tentara Bayaran AS 'Blackwater' Disewa untuk Siksa Bangsawan dan Pengusaha Saudi yang Ditahan

Jum'at, 24 Nov 2017 09:09

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Jum'at, 24 Nov 2017 06:06

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Kamis, 23 Nov 2017 23:43

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Kamis, 23 Nov 2017 23:19

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Kamis, 23 Nov 2017 20:07

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Kamis, 23 Nov 2017 17:32

Tabligh Akbar GNPF Bogor: Reuni 212 Pererat Ukhuwah Islamiyah

Tabligh Akbar GNPF Bogor: Reuni 212 Pererat Ukhuwah Islamiyah

Kamis, 23 Nov 2017 17:18

(Video) Wantim MUI Kecam MK yang Sahkan Aliran Kepercayaan

(Video) Wantim MUI Kecam MK yang Sahkan Aliran Kepercayaan

Kamis, 23 Nov 2017 16:58

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin

Kamis, 23 Nov 2017 16:31

Hapus Konten Pornografi Disemua Media

Hapus Konten Pornografi Disemua Media

Kamis, 23 Nov 2017 14:00

Partai-partai Politik Palestina Setuju Adakan Pemilu pada Akhir 2018

Partai-partai Politik Palestina Setuju Adakan Pemilu pada Akhir 2018

Kamis, 23 Nov 2017 12:00

Koalisi Pimpinan Saudi Akan Buka Blokade Pelabuhan Yaman untuk Kemanusiaan

Koalisi Pimpinan Saudi Akan Buka Blokade Pelabuhan Yaman untuk Kemanusiaan

Kamis, 23 Nov 2017 10:00

(Video) Ustadz Bachtiar Nasir: Boikot Film Naura dan Genk Juara !

(Video) Ustadz Bachtiar Nasir: Boikot Film Naura dan Genk Juara !

Kamis, 23 Nov 2017 09:27

87 Warga Suriah Tewas 352 Terluka Akibat Pemboman Rezim Assad di Ghouta Timur

87 Warga Suriah Tewas 352 Terluka Akibat Pemboman Rezim Assad di Ghouta Timur

Kamis, 23 Nov 2017 08:27

Efek Domino Tiga BUMN Diprivatisasi Lagi

Efek Domino Tiga BUMN Diprivatisasi Lagi

Rabu, 22 Nov 2017 23:12

Bareskrim Hentikan Dugaan Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, HNW: Aneh, padahal Ada Pidananya

Bareskrim Hentikan Dugaan Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, HNW: Aneh, padahal Ada Pidananya

Rabu, 22 Nov 2017 22:35

Anggota Parlemen Mesir Minta Presiden Al-Sisi Bebaskan Para Pemuda Tak Bersalah dari Penjara

Anggota Parlemen Mesir Minta Presiden Al-Sisi Bebaskan Para Pemuda Tak Bersalah dari Penjara

Rabu, 22 Nov 2017 22:22

Pengadilan PBB Vonis Penjara Seumur Hidup 'Jagal Bosnia' Jenderal Ratco Mladic

Pengadilan PBB Vonis Penjara Seumur Hidup 'Jagal Bosnia' Jenderal Ratco Mladic

Rabu, 22 Nov 2017 21:45

Sejak 2014 Setnov Sudah Dicitrakan Negatif oleh KPK

Sejak 2014 Setnov Sudah Dicitrakan Negatif oleh KPK

Rabu, 22 Nov 2017 21:35

Setnov Tersangka, Sudah Sejak Lama Ditarget?

Setnov Tersangka, Sudah Sejak Lama Ditarget?

Rabu, 22 Nov 2017 20:35


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X