Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
170.888 views

Kata Siapa Tidak Ada Bagi-bagi Jatah Menteri di Jokowi? Ini Dia Calon Menterinya

JAKARTA (voa-islam.com) - Koalisi non transaksional yang digembar-gemborkan kubu PDI-P dan Megawati rupanya hanya lipservice semata. Faktnya yang terungkap menyatakan sebaliknya. Apa saja jatah yang di obral?

Dalam temuan narasumber kami, rapat di rumah Mega berlangsung panas. Rapat anggota koalisi tidak hanya membahas cawapres, tp juga jatah menteri. Mereka mau jatah menteri dibahas di depan agar pasti. Maka masing-masing mengajukan calon menteri yang dijagokan akan menduduki kursi menteri.

Mega sempat marah pada Nasdem karena bilang ke publik mencalonkan JK dan Samad sebagai cawapres. Bagi Mega, pernyataan Nasdem ke publik mempermalukan dirinya karena sejak awal ini koalisi non transaksional.

Dengan Nasdem menyatakan ke publik, berarti membongkar skenario bahwa ternyata koalisi yg digalang PDIP ternyata sama saja, UUD alias Ujung-Ujungnya Duit.

Mega sempat ngambek:"Kalo begitu Nasdem saja yang deklarasi." Dalam pertemuan Jokowi tetapi menyodorkan nama JK. Ia bertindak demikian karena Jokowi pernah hutang budi sama JK. Jk pernah membeli beberapa kontainer mebel dari perusahaan Jokowi. Mebel tersebut ditolak Eropa karena kualitasnya hancur-hancuran. Berkat mebel yang dibeli JK tersebut, maka Jokowi punya modal untuk maju Pilkada DKI. Hutang itulah yg mau dibayar Jokowi.

Untuk memuluskan langkah itu JK menjanjikan Rp. 10 Triliun untuk Mega dan Jokowi, dan dibagi-bagikan ke parpol koalisi. Ini membuat DPP PDIP ngiler.

Dalam pertemuan itu Mega juga sewot pada Jokowi karena pas rapat Puan akan dimunculkan sebagai cawapres, namun Jokowi diam saja. Tapi setelah pertemuan itu Jokowi pergi ke Solo dan memprovokasi Rudy, walikota Solo, untuk menolak Puan dijadikan cawapres. Seperti yang banyak diberitakan, Rudy mengancam akan mundur dari PDIP jika Puan maju sebagai cawapres. Jokowi berhasil memprovokasi Rudy.

Dalam pertemuan juga terungkap jika Parpol anggota koalisi bergerilya agar jatah menterinya aman. Jadi bohong kalau mereka tak minta jatah.

CATAT : Jokowi bilang oke saja minta jatah menteri, akan tetapi jangan sampai diketahui publik agar skenario bagi-bagi kekuasaan dalam koalisi tetap terjaga.

Ketua-ketua Parpol diingatkan oleh Mega, jika menteri-menteri itu dimunculkan ke publik harus yang punya keahlian karena Jokowi akan membangun kabinet ahli.

Dalam pertemuan semalam PKB mengajukan Muhaimin. Sepertinya jatah untuk Cak Imin aman, yaitu posisi basah di Menko Kesra. Selain itu PKB juga mengusulkan dua kementerian lagi. Ada tiga nama yg diusulkan: Hanif Dakhiri, Helmi Faisal, Imam Nahrowi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu nama yg disodorkan Imin adalah Hanif Dakhiri. Namanya sebagai aktivis NU yang kini belum dikenal. 

Ini menjadi menarik karena nanti akan kita lihat cakar-cakaran di antara 3 orang itu karena jatah menteri sisa 2 saja untuk PKB.

Di pihak lain, Nasdem menginginkan jatah 3 menteri. Perdebatan Surya Paloh dengan Megawati sempat alot. Saling menyerang, namun akhirnya Nasdem diputuskan dapat jatah 2 kursi menteri. Surya Paloh mendapat jatah Menhankam.

Surya Paloh dinilai pas untuk Menhamkam karena pernah menjadi pengurus FKPPI. Mempunyai jaringan ke jenderal-jenderal yang luas. Yang menarik kenapa Menhamkam diberikan ke Surya Paloh yang sipil. Menurut narasumber kami ini tidak lain ingin melanjutkan tradisi yang selama ini dijalankan bahwa Menhankam tidak dari unsur tentara.

Nasdem juga mengajukan dua nama, Enggartiasto Lukito dan Ferry Mursyidan Baldan. Enggar mantan ketua REI yang dinilainya cocok untuk menteri perumahan. Enggar juga keturunan etnis Tionghoa Cirebon dan aktifis Kristen. Ia bisa mewakili Tionghoa dan Kristen di kabinet Jokowi.

Fery Mursyidan Badan adalah antek zionis, ia dekat dengan kelompok lobi zionis israel. Agen Zionis di Nasdem?

"Tokoh-tokoh tersebut patut dicermati tindak-tanduknya karena telah jelas-jelas melakukan manuver berbahaya dalam tingkah polahnya. Jika tidak ingin disebut sebagai agen Zionis di Indonesia dia harus memberikan bukti yang meyakinkan bahwa dia bukanlah antek-antek zionis," papar Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Nasir , Kamis (3/5/2012).

Ustadz Bactiar Nasir pun mengingatkan agar publik harus berhati-hati saat berinteraksi dengan orang-orang tersebut. Salah satu tokoh yang kedapatan hadir, Ferry Mursyidan Baldan.


Siapa Calon Menteri dari PDI-P & Partai Hanura ?
Hanura menyodorkan 4 nama: Fuad Bawazier, Yudy Crisnandi, Saifudidn Suding dan Bambang Sujagat. Akan tetapi Mega dan Jokowi baru mengakomodir satu. Sama saja untuk Hanura karena kursi di DPR kecil. Yang kuat adalah Saifuddin Suding yang dekat dengan HT.

Suding dipilih bisa menjembati Jokowi dan HT, mengingat Suding "orang" HT di Hanura. Dengan demikian Jokowi punya media baru lagi.

Yang pelik justru jatah menteri untuk PDIP. Di PDIP ada tiga faksi: PNI, Parkindo dan Partai Katolik. Plus faksi Puan atau Tancho dan faksi Projo.

Mega tentu berharap menteri-menterinya dulu yang berhasil masuk dalam kabinet lagi. Menteri-menteri Mega yang berhasil itu yang dianggap paham esensi Trisakti Sukarno. Kalau menteri baru mesti belajar lagi.

Mega tetap ingin 'Dik Prakoso untuk Menteri Kehutanan, Dik Rohmin Dahuri Menteri Kelautan, dan Mas Hendroprioyono untuk mengamankan pemerintahan.

Astagfirullah, Jacob Soetoyo Dapat Jatah Kursi 'Basah'

Dari kubu muda Projo ada nama Pramono Anung, ahli pertambangan. Tapi jatah Menteri Pertambangan akan dberikan kepada Jacob Soetoyo.

Hal ini sebagai imbalan Jacob Soetoyo terhadap keberhasilan lobi dengan Vatikan, As dan Singapura. Jacob juga mewakili usur Katolik yang dinilai akan bisa membantu Jokowi untuk lobi-lobi internasional karena Jacob berasal dari CSIS yang sudah mahir.

Dari kubu Puan Maharani dimunculkan: Tjahyo Kumolo, Efendi Simbolan dan Arif Budimanta. Ini membuat dahi Jokowi berkerut. Kenapa?

Tjahyo yang pernah aktif di GMNI dan KNPI akan ditempatkan sebagai Mempora. Tjahyo juga aktif di Ikatan Motor Indonesia (IMI). Arif Budimanta dipertimbangkan di pos ekonomi karena lama di DPR mengurus itu. Tapi karena latar belakangkangnya lingkungan, Mega dan Jokowi kemungkinkan akan menempatkan di pos meneteri KLH atau PDT.

Dari kubu Projo, dalam pertemuan tersebut juga disebut-sebut nama Eva Kusumandari dan Budiman Soejatmiko. Posisi BNP2TKI dikabarkan akan diberikan kepa Eva K. Tapi perdebatan masih alot karena PKB juga mengincar posisi itu.

Nah, Budiman S ini mewakili dari kubu Kiri. Karena hobinya menonton peragaan busana, ia menjadi kandidat kuat Menparekraf. Budiman juga jago membuat pidato dan orasi, tapi lemah dalam administratif. Jadi dia juga bisa ditempatkan sebagai staf khusus.

Membahas pos-pos menteri dari non partai seperti NU, Muhamaddiyah dan LSM yang juga mendukung Jokowi juga dikabarkan alot.

NU mengajukan untuk posisi menteri agama. Kabarnya Muhammad As'ad, mantan wakil ketua BIN dijaman Hendropriyono, ditempatkan untuk posisi Menteri Agama karena beliau dari NU.

Untuk Muhamadiyah Mega dan Jokowi setuju untuk jatah menteri Pendidikan. Tapi keduanya tak sreg dengan Din Syamsudin. Maka nama yang dipilih adalah Muhajir Effendi, rektor UMM. Ia kader Malik Fajar dan dikenal liberal.

Muhajir memang dikenal liberal. Didepan publik ia pernah menyatakan hanya PKI n Masyumi yang gak pernah korupsi. Mega dan Jokowi juga ingin menempatkan Todung Mulya Lubis sebagai Menteri Luar Negeri. Pertimbangannya Todung aktivis HAM.

Sebagai Menlu, Todung diharapkan bisa menjawab persoalan HAM dijaman Mega seperti Darurat Militer Aceh sampai terbunuhnya Munir.

Kursi Apa yang Diincar Goenawan Mohamad?

Nah, mana Goenawan Mohamad juga masuk dalam pembicaraan krusial bagi-bagi kue tersebut. Goenawan dianggap mewakili golongan pers. Goenawan akan ditempatkan jadi Menkoinfo. Tapi perdebatan berlangsung alot karena GM dianggap sebagai pendukung SBY Boediono.

Sampai rapat berakhir posisi GM masih digantung. Hari semakin mendekati dini hari, negosisasi masih belum final. Akan terus dibicarakan sembari pilpres berlangsung. Perdebatan di internal partai masih akan alot.

Mega memberikan peringatan: Kalau ente mau jatah menteri aman, bekerja keraslah utk kemenangan Jokowi.

Mega dengan keras menyatakan: "Klu ada nama yang sudah masuk tadi gak kerja keras untuk kemenangan Jokowi, gue gak segan-segan mencoretnya."

Naudzubillah, MASIHKAH ANDA PERCAYA KEPADA JOKOWI...?? [md/jamesbondeso/adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X