Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
170.575 views

Kata Siapa Tidak Ada Bagi-bagi Jatah Menteri di Jokowi? Ini Dia Calon Menterinya

JAKARTA (voa-islam.com) - Koalisi non transaksional yang digembar-gemborkan kubu PDI-P dan Megawati rupanya hanya lipservice semata. Faktnya yang terungkap menyatakan sebaliknya. Apa saja jatah yang di obral?

Dalam temuan narasumber kami, rapat di rumah Mega berlangsung panas. Rapat anggota koalisi tidak hanya membahas cawapres, tp juga jatah menteri. Mereka mau jatah menteri dibahas di depan agar pasti. Maka masing-masing mengajukan calon menteri yang dijagokan akan menduduki kursi menteri.

Mega sempat marah pada Nasdem karena bilang ke publik mencalonkan JK dan Samad sebagai cawapres. Bagi Mega, pernyataan Nasdem ke publik mempermalukan dirinya karena sejak awal ini koalisi non transaksional.

Dengan Nasdem menyatakan ke publik, berarti membongkar skenario bahwa ternyata koalisi yg digalang PDIP ternyata sama saja, UUD alias Ujung-Ujungnya Duit.

Mega sempat ngambek:"Kalo begitu Nasdem saja yang deklarasi." Dalam pertemuan Jokowi tetapi menyodorkan nama JK. Ia bertindak demikian karena Jokowi pernah hutang budi sama JK. Jk pernah membeli beberapa kontainer mebel dari perusahaan Jokowi. Mebel tersebut ditolak Eropa karena kualitasnya hancur-hancuran. Berkat mebel yang dibeli JK tersebut, maka Jokowi punya modal untuk maju Pilkada DKI. Hutang itulah yg mau dibayar Jokowi.

Untuk memuluskan langkah itu JK menjanjikan Rp. 10 Triliun untuk Mega dan Jokowi, dan dibagi-bagikan ke parpol koalisi. Ini membuat DPP PDIP ngiler.

Dalam pertemuan itu Mega juga sewot pada Jokowi karena pas rapat Puan akan dimunculkan sebagai cawapres, namun Jokowi diam saja. Tapi setelah pertemuan itu Jokowi pergi ke Solo dan memprovokasi Rudy, walikota Solo, untuk menolak Puan dijadikan cawapres. Seperti yang banyak diberitakan, Rudy mengancam akan mundur dari PDIP jika Puan maju sebagai cawapres. Jokowi berhasil memprovokasi Rudy.

Dalam pertemuan juga terungkap jika Parpol anggota koalisi bergerilya agar jatah menterinya aman. Jadi bohong kalau mereka tak minta jatah.

CATAT : Jokowi bilang oke saja minta jatah menteri, akan tetapi jangan sampai diketahui publik agar skenario bagi-bagi kekuasaan dalam koalisi tetap terjaga.

Ketua-ketua Parpol diingatkan oleh Mega, jika menteri-menteri itu dimunculkan ke publik harus yang punya keahlian karena Jokowi akan membangun kabinet ahli.

Dalam pertemuan semalam PKB mengajukan Muhaimin. Sepertinya jatah untuk Cak Imin aman, yaitu posisi basah di Menko Kesra. Selain itu PKB juga mengusulkan dua kementerian lagi. Ada tiga nama yg diusulkan: Hanif Dakhiri, Helmi Faisal, Imam Nahrowi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu nama yg disodorkan Imin adalah Hanif Dakhiri. Namanya sebagai aktivis NU yang kini belum dikenal. 

Ini menjadi menarik karena nanti akan kita lihat cakar-cakaran di antara 3 orang itu karena jatah menteri sisa 2 saja untuk PKB.

Di pihak lain, Nasdem menginginkan jatah 3 menteri. Perdebatan Surya Paloh dengan Megawati sempat alot. Saling menyerang, namun akhirnya Nasdem diputuskan dapat jatah 2 kursi menteri. Surya Paloh mendapat jatah Menhankam.

Surya Paloh dinilai pas untuk Menhamkam karena pernah menjadi pengurus FKPPI. Mempunyai jaringan ke jenderal-jenderal yang luas. Yang menarik kenapa Menhamkam diberikan ke Surya Paloh yang sipil. Menurut narasumber kami ini tidak lain ingin melanjutkan tradisi yang selama ini dijalankan bahwa Menhankam tidak dari unsur tentara.

Nasdem juga mengajukan dua nama, Enggartiasto Lukito dan Ferry Mursyidan Baldan. Enggar mantan ketua REI yang dinilainya cocok untuk menteri perumahan. Enggar juga keturunan etnis Tionghoa Cirebon dan aktifis Kristen. Ia bisa mewakili Tionghoa dan Kristen di kabinet Jokowi.

Fery Mursyidan Badan adalah antek zionis, ia dekat dengan kelompok lobi zionis israel. Agen Zionis di Nasdem?

"Tokoh-tokoh tersebut patut dicermati tindak-tanduknya karena telah jelas-jelas melakukan manuver berbahaya dalam tingkah polahnya. Jika tidak ingin disebut sebagai agen Zionis di Indonesia dia harus memberikan bukti yang meyakinkan bahwa dia bukanlah antek-antek zionis," papar Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Nasir , Kamis (3/5/2012).

Ustadz Bactiar Nasir pun mengingatkan agar publik harus berhati-hati saat berinteraksi dengan orang-orang tersebut. Salah satu tokoh yang kedapatan hadir, Ferry Mursyidan Baldan.


Siapa Calon Menteri dari PDI-P & Partai Hanura ?
Hanura menyodorkan 4 nama: Fuad Bawazier, Yudy Crisnandi, Saifudidn Suding dan Bambang Sujagat. Akan tetapi Mega dan Jokowi baru mengakomodir satu. Sama saja untuk Hanura karena kursi di DPR kecil. Yang kuat adalah Saifuddin Suding yang dekat dengan HT.

Suding dipilih bisa menjembati Jokowi dan HT, mengingat Suding "orang" HT di Hanura. Dengan demikian Jokowi punya media baru lagi.

Yang pelik justru jatah menteri untuk PDIP. Di PDIP ada tiga faksi: PNI, Parkindo dan Partai Katolik. Plus faksi Puan atau Tancho dan faksi Projo.

Mega tentu berharap menteri-menterinya dulu yang berhasil masuk dalam kabinet lagi. Menteri-menteri Mega yang berhasil itu yang dianggap paham esensi Trisakti Sukarno. Kalau menteri baru mesti belajar lagi.

Mega tetap ingin 'Dik Prakoso untuk Menteri Kehutanan, Dik Rohmin Dahuri Menteri Kelautan, dan Mas Hendroprioyono untuk mengamankan pemerintahan.

Astagfirullah, Jacob Soetoyo Dapat Jatah Kursi 'Basah'

Dari kubu muda Projo ada nama Pramono Anung, ahli pertambangan. Tapi jatah Menteri Pertambangan akan dberikan kepada Jacob Soetoyo.

Hal ini sebagai imbalan Jacob Soetoyo terhadap keberhasilan lobi dengan Vatikan, As dan Singapura. Jacob juga mewakili usur Katolik yang dinilai akan bisa membantu Jokowi untuk lobi-lobi internasional karena Jacob berasal dari CSIS yang sudah mahir.

Dari kubu Puan Maharani dimunculkan: Tjahyo Kumolo, Efendi Simbolan dan Arif Budimanta. Ini membuat dahi Jokowi berkerut. Kenapa?

Tjahyo yang pernah aktif di GMNI dan KNPI akan ditempatkan sebagai Mempora. Tjahyo juga aktif di Ikatan Motor Indonesia (IMI). Arif Budimanta dipertimbangkan di pos ekonomi karena lama di DPR mengurus itu. Tapi karena latar belakangkangnya lingkungan, Mega dan Jokowi kemungkinkan akan menempatkan di pos meneteri KLH atau PDT.

Dari kubu Projo, dalam pertemuan tersebut juga disebut-sebut nama Eva Kusumandari dan Budiman Soejatmiko. Posisi BNP2TKI dikabarkan akan diberikan kepa Eva K. Tapi perdebatan masih alot karena PKB juga mengincar posisi itu.

Nah, Budiman S ini mewakili dari kubu Kiri. Karena hobinya menonton peragaan busana, ia menjadi kandidat kuat Menparekraf. Budiman juga jago membuat pidato dan orasi, tapi lemah dalam administratif. Jadi dia juga bisa ditempatkan sebagai staf khusus.

Membahas pos-pos menteri dari non partai seperti NU, Muhamaddiyah dan LSM yang juga mendukung Jokowi juga dikabarkan alot.

NU mengajukan untuk posisi menteri agama. Kabarnya Muhammad As'ad, mantan wakil ketua BIN dijaman Hendropriyono, ditempatkan untuk posisi Menteri Agama karena beliau dari NU.

Untuk Muhamadiyah Mega dan Jokowi setuju untuk jatah menteri Pendidikan. Tapi keduanya tak sreg dengan Din Syamsudin. Maka nama yang dipilih adalah Muhajir Effendi, rektor UMM. Ia kader Malik Fajar dan dikenal liberal.

Muhajir memang dikenal liberal. Didepan publik ia pernah menyatakan hanya PKI n Masyumi yang gak pernah korupsi. Mega dan Jokowi juga ingin menempatkan Todung Mulya Lubis sebagai Menteri Luar Negeri. Pertimbangannya Todung aktivis HAM.

Sebagai Menlu, Todung diharapkan bisa menjawab persoalan HAM dijaman Mega seperti Darurat Militer Aceh sampai terbunuhnya Munir.

Kursi Apa yang Diincar Goenawan Mohamad?

Nah, mana Goenawan Mohamad juga masuk dalam pembicaraan krusial bagi-bagi kue tersebut. Goenawan dianggap mewakili golongan pers. Goenawan akan ditempatkan jadi Menkoinfo. Tapi perdebatan berlangsung alot karena GM dianggap sebagai pendukung SBY Boediono.

Sampai rapat berakhir posisi GM masih digantung. Hari semakin mendekati dini hari, negosisasi masih belum final. Akan terus dibicarakan sembari pilpres berlangsung. Perdebatan di internal partai masih akan alot.

Mega memberikan peringatan: Kalau ente mau jatah menteri aman, bekerja keraslah utk kemenangan Jokowi.

Mega dengan keras menyatakan: "Klu ada nama yang sudah masuk tadi gak kerja keras untuk kemenangan Jokowi, gue gak segan-segan mencoretnya."

Naudzubillah, MASIHKAH ANDA PERCAYA KEPADA JOKOWI...?? [md/jamesbondeso/adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02

Tepuk Radikal

Tepuk Radikal

Ahad, 19 Jan 2020 14:56

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Ahad, 19 Jan 2020 13:51

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Ahad, 19 Jan 2020 10:25

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:34

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:04

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X