Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
172.082 views

Kata Siapa Tidak Ada Bagi-bagi Jatah Menteri di Jokowi? Ini Dia Calon Menterinya

JAKARTA (voa-islam.com) - Koalisi non transaksional yang digembar-gemborkan kubu PDI-P dan Megawati rupanya hanya lipservice semata. Faktnya yang terungkap menyatakan sebaliknya. Apa saja jatah yang di obral?

Dalam temuan narasumber kami, rapat di rumah Mega berlangsung panas. Rapat anggota koalisi tidak hanya membahas cawapres, tp juga jatah menteri. Mereka mau jatah menteri dibahas di depan agar pasti. Maka masing-masing mengajukan calon menteri yang dijagokan akan menduduki kursi menteri.

Mega sempat marah pada Nasdem karena bilang ke publik mencalonkan JK dan Samad sebagai cawapres. Bagi Mega, pernyataan Nasdem ke publik mempermalukan dirinya karena sejak awal ini koalisi non transaksional.

Dengan Nasdem menyatakan ke publik, berarti membongkar skenario bahwa ternyata koalisi yg digalang PDIP ternyata sama saja, UUD alias Ujung-Ujungnya Duit.

Mega sempat ngambek:"Kalo begitu Nasdem saja yang deklarasi." Dalam pertemuan Jokowi tetapi menyodorkan nama JK. Ia bertindak demikian karena Jokowi pernah hutang budi sama JK. Jk pernah membeli beberapa kontainer mebel dari perusahaan Jokowi. Mebel tersebut ditolak Eropa karena kualitasnya hancur-hancuran. Berkat mebel yang dibeli JK tersebut, maka Jokowi punya modal untuk maju Pilkada DKI. Hutang itulah yg mau dibayar Jokowi.

Untuk memuluskan langkah itu JK menjanjikan Rp. 10 Triliun untuk Mega dan Jokowi, dan dibagi-bagikan ke parpol koalisi. Ini membuat DPP PDIP ngiler.

Dalam pertemuan itu Mega juga sewot pada Jokowi karena pas rapat Puan akan dimunculkan sebagai cawapres, namun Jokowi diam saja. Tapi setelah pertemuan itu Jokowi pergi ke Solo dan memprovokasi Rudy, walikota Solo, untuk menolak Puan dijadikan cawapres. Seperti yang banyak diberitakan, Rudy mengancam akan mundur dari PDIP jika Puan maju sebagai cawapres. Jokowi berhasil memprovokasi Rudy.

Dalam pertemuan juga terungkap jika Parpol anggota koalisi bergerilya agar jatah menterinya aman. Jadi bohong kalau mereka tak minta jatah.

CATAT : Jokowi bilang oke saja minta jatah menteri, akan tetapi jangan sampai diketahui publik agar skenario bagi-bagi kekuasaan dalam koalisi tetap terjaga.

Ketua-ketua Parpol diingatkan oleh Mega, jika menteri-menteri itu dimunculkan ke publik harus yang punya keahlian karena Jokowi akan membangun kabinet ahli.

Dalam pertemuan semalam PKB mengajukan Muhaimin. Sepertinya jatah untuk Cak Imin aman, yaitu posisi basah di Menko Kesra. Selain itu PKB juga mengusulkan dua kementerian lagi. Ada tiga nama yg diusulkan: Hanif Dakhiri, Helmi Faisal, Imam Nahrowi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu nama yg disodorkan Imin adalah Hanif Dakhiri. Namanya sebagai aktivis NU yang kini belum dikenal. 

Ini menjadi menarik karena nanti akan kita lihat cakar-cakaran di antara 3 orang itu karena jatah menteri sisa 2 saja untuk PKB.

Di pihak lain, Nasdem menginginkan jatah 3 menteri. Perdebatan Surya Paloh dengan Megawati sempat alot. Saling menyerang, namun akhirnya Nasdem diputuskan dapat jatah 2 kursi menteri. Surya Paloh mendapat jatah Menhankam.

Surya Paloh dinilai pas untuk Menhamkam karena pernah menjadi pengurus FKPPI. Mempunyai jaringan ke jenderal-jenderal yang luas. Yang menarik kenapa Menhamkam diberikan ke Surya Paloh yang sipil. Menurut narasumber kami ini tidak lain ingin melanjutkan tradisi yang selama ini dijalankan bahwa Menhankam tidak dari unsur tentara.

Nasdem juga mengajukan dua nama, Enggartiasto Lukito dan Ferry Mursyidan Baldan. Enggar mantan ketua REI yang dinilainya cocok untuk menteri perumahan. Enggar juga keturunan etnis Tionghoa Cirebon dan aktifis Kristen. Ia bisa mewakili Tionghoa dan Kristen di kabinet Jokowi.

Fery Mursyidan Badan adalah antek zionis, ia dekat dengan kelompok lobi zionis israel. Agen Zionis di Nasdem?

"Tokoh-tokoh tersebut patut dicermati tindak-tanduknya karena telah jelas-jelas melakukan manuver berbahaya dalam tingkah polahnya. Jika tidak ingin disebut sebagai agen Zionis di Indonesia dia harus memberikan bukti yang meyakinkan bahwa dia bukanlah antek-antek zionis," papar Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Nasir , Kamis (3/5/2012).

Ustadz Bactiar Nasir pun mengingatkan agar publik harus berhati-hati saat berinteraksi dengan orang-orang tersebut. Salah satu tokoh yang kedapatan hadir, Ferry Mursyidan Baldan.


Siapa Calon Menteri dari PDI-P & Partai Hanura ?
Hanura menyodorkan 4 nama: Fuad Bawazier, Yudy Crisnandi, Saifudidn Suding dan Bambang Sujagat. Akan tetapi Mega dan Jokowi baru mengakomodir satu. Sama saja untuk Hanura karena kursi di DPR kecil. Yang kuat adalah Saifuddin Suding yang dekat dengan HT.

Suding dipilih bisa menjembati Jokowi dan HT, mengingat Suding "orang" HT di Hanura. Dengan demikian Jokowi punya media baru lagi.

Yang pelik justru jatah menteri untuk PDIP. Di PDIP ada tiga faksi: PNI, Parkindo dan Partai Katolik. Plus faksi Puan atau Tancho dan faksi Projo.

Mega tentu berharap menteri-menterinya dulu yang berhasil masuk dalam kabinet lagi. Menteri-menteri Mega yang berhasil itu yang dianggap paham esensi Trisakti Sukarno. Kalau menteri baru mesti belajar lagi.

Mega tetap ingin 'Dik Prakoso untuk Menteri Kehutanan, Dik Rohmin Dahuri Menteri Kelautan, dan Mas Hendroprioyono untuk mengamankan pemerintahan.

Astagfirullah, Jacob Soetoyo Dapat Jatah Kursi 'Basah'

Dari kubu muda Projo ada nama Pramono Anung, ahli pertambangan. Tapi jatah Menteri Pertambangan akan dberikan kepada Jacob Soetoyo.

Hal ini sebagai imbalan Jacob Soetoyo terhadap keberhasilan lobi dengan Vatikan, As dan Singapura. Jacob juga mewakili usur Katolik yang dinilai akan bisa membantu Jokowi untuk lobi-lobi internasional karena Jacob berasal dari CSIS yang sudah mahir.

Dari kubu Puan Maharani dimunculkan: Tjahyo Kumolo, Efendi Simbolan dan Arif Budimanta. Ini membuat dahi Jokowi berkerut. Kenapa?

Tjahyo yang pernah aktif di GMNI dan KNPI akan ditempatkan sebagai Mempora. Tjahyo juga aktif di Ikatan Motor Indonesia (IMI). Arif Budimanta dipertimbangkan di pos ekonomi karena lama di DPR mengurus itu. Tapi karena latar belakangkangnya lingkungan, Mega dan Jokowi kemungkinkan akan menempatkan di pos meneteri KLH atau PDT.

Dari kubu Projo, dalam pertemuan tersebut juga disebut-sebut nama Eva Kusumandari dan Budiman Soejatmiko. Posisi BNP2TKI dikabarkan akan diberikan kepa Eva K. Tapi perdebatan masih alot karena PKB juga mengincar posisi itu.

Nah, Budiman S ini mewakili dari kubu Kiri. Karena hobinya menonton peragaan busana, ia menjadi kandidat kuat Menparekraf. Budiman juga jago membuat pidato dan orasi, tapi lemah dalam administratif. Jadi dia juga bisa ditempatkan sebagai staf khusus.

Membahas pos-pos menteri dari non partai seperti NU, Muhamaddiyah dan LSM yang juga mendukung Jokowi juga dikabarkan alot.

NU mengajukan untuk posisi menteri agama. Kabarnya Muhammad As'ad, mantan wakil ketua BIN dijaman Hendropriyono, ditempatkan untuk posisi Menteri Agama karena beliau dari NU.

Untuk Muhamadiyah Mega dan Jokowi setuju untuk jatah menteri Pendidikan. Tapi keduanya tak sreg dengan Din Syamsudin. Maka nama yang dipilih adalah Muhajir Effendi, rektor UMM. Ia kader Malik Fajar dan dikenal liberal.

Muhajir memang dikenal liberal. Didepan publik ia pernah menyatakan hanya PKI n Masyumi yang gak pernah korupsi. Mega dan Jokowi juga ingin menempatkan Todung Mulya Lubis sebagai Menteri Luar Negeri. Pertimbangannya Todung aktivis HAM.

Sebagai Menlu, Todung diharapkan bisa menjawab persoalan HAM dijaman Mega seperti Darurat Militer Aceh sampai terbunuhnya Munir.

Kursi Apa yang Diincar Goenawan Mohamad?

Nah, mana Goenawan Mohamad juga masuk dalam pembicaraan krusial bagi-bagi kue tersebut. Goenawan dianggap mewakili golongan pers. Goenawan akan ditempatkan jadi Menkoinfo. Tapi perdebatan berlangsung alot karena GM dianggap sebagai pendukung SBY Boediono.

Sampai rapat berakhir posisi GM masih digantung. Hari semakin mendekati dini hari, negosisasi masih belum final. Akan terus dibicarakan sembari pilpres berlangsung. Perdebatan di internal partai masih akan alot.

Mega memberikan peringatan: Kalau ente mau jatah menteri aman, bekerja keraslah utk kemenangan Jokowi.

Mega dengan keras menyatakan: "Klu ada nama yang sudah masuk tadi gak kerja keras untuk kemenangan Jokowi, gue gak segan-segan mencoretnya."

Naudzubillah, MASIHKAH ANDA PERCAYA KEPADA JOKOWI...?? [md/jamesbondeso/adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Kamis, 04 Mar 2021 18:15

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Kamis, 04 Mar 2021 15:55

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Kamis, 04 Mar 2021 15:05

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Kamis, 04 Mar 2021 13:38

Bau KKN Gubernur Kamil?

Bau KKN Gubernur Kamil?

Kamis, 04 Mar 2021 13:04

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:54

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:30


MUI

Must Read!
X

Kamis, 04/03/2021 13:04

Bau KKN Gubernur Kamil?