Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.626 views

ISIS Mampu Berperang Selama 20 Tahun Melawan AS dan Sekutu

MOSUL (voa-islam.com) - Tidak salah pernyataan Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, mengatakan bahwa ISIS merupakan kekuatan mililter yang tangguh dan canggih. Para ahli strategi militer dan intelijen di Pentagon membenarkan pernyataan Chuck Hagel, dan menilai ISIS sebuah kekuatan yang sangat tangguh.

Persenjataan yang dimiliki ISI sejajar atau setara dengan pemerintahan Irak sekarang. ISIS memiliki kapasitas dan persenjataan yang luar biasa besarnya, dan modern. Para pengamat dan ahli strategi militer di Pentagon, menyatakan bahwa ISIS mampu berperang melawan AS dan Sekutu, selama dua dekade (20 tahun), tanpa henti. 

Senjata peninggalan rezim Saddam Husien dan militer AS, termasuk pemerintahan baru Nuri al-Maliki, yang sekarang jatuh ke tangan ISIS, mampu digunakan berperang selama 20 tahun. Jumlahnya sangat besar.

AS melakukan duakali invasi militer ke Irak. Sejak zamannya Presiden George Bush Sr dan dilanjutkan George Bush Jr, dan dilanjutkan oleh Presiden Barack Obama, jumlah peralatan militer yang ditinggalkna di Irak, jumlahnya tak terhingga. Seperti digambarkan oleh pengamat Pentagon dalam laporannya, mengatakan ISIS menjadi kekuatan yang tercanggih saat ini.

Tumpukan senjata di Irak menjadi sangat berharga bagi ISIS. Jatuhnya kota terbesar kedua di Irak, yaitu Mosul, dan ditinggalkan begitu saja para jendral Irak, sepertinya memberi 'hadiah' kepada ISIS, mulai tank lapis baja, rudal Scud, senjata anti serangan udara, dan berbagai senjata berat lainnya menumpuk. Sekarang digunakan oleh pejuang ISIS.

Seperti dilaporkan oleh New York Time, betapa pejuang ISIS, mereka memanggul senjata rudal, dan jari-jari mereka memegang pelatuk pada sistem rudal antipesawat yang sangat canggih. Kemampuan persenjataan ISIS menjadi ancaman terhadap operasi udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan AS.

Gambar dari video yang dirilis oleh ISIS mengenalkan seorang pejuang menembakkan rudal FN6 permukaan-ke-udara buatan Cina - dan menghadapi tentara Irak yang menggunakan MI-35M dalam pertempuran di kota kaya minyak Baiji, utara Baghdad, ungkap  New York Times. 

Dalam beberapa kesempatan rudal antipesawat FN6 yang digunakan menembak jatuh helikopter tentara Suriah, dan bahkan digunakan menembak jet tempur pasukan Suriah. Pengamat mengklaim rudal yang dipanggul itu buatan Cina, yang disita oleh pejuang ISIS dari FSA.

"AS menangguhkan operasi dengan menggunakan halikopter Apache guna menyelamatkan kota Baghdad, karena kawatir serangan dari rudal jenis FN6 yang sekarang ada di tangan ISIS. Meskipun, pasukan Irak juga memiliki rudal baru jenis Mi-35Ms," kata Jeremy Binnie, dari IHS Jane, yang melihat video ISIS, mengatakan kepada Telegraph.

Para pejabat Pentagon mengkawatirkan  implikasi dari penggunaan ISIS jenis 'senjata antipesawat, dan pejabat militer memperingatkan bahwa rudal yang sekarang ini dimiliki ISIS akan berdampak bagi melanjutkan operasi udara ke Suriah dan Irak.

Rekaman video peluncuran rudal anti pesawat jenis FN6 itu, dengan panduan bahasa Arab secara online, dan kabarnya dibuat oleh ISIS, dan berhasil menghancurkan helikopter militer AS. Panduan dalam bahasa Arab itu, ditemukan di situs The New York Times  oleh wartawan CJ Chivers.

Di mana dalam panduan itu, pejuang ISIS menyerukan penghancuran helikopter Apache AS dan memberikan petunjuk operasional spesifik tentang cara menggunakan rudal antipesawat, atau MANPADS, dan tentang cara untuk tidak terdeteksi.

Rudal anti pesawat jenis FN6 itu, sangat efektif digunakan diatas bukit, dan memiliki kemampuan sasaran yang akurat. Sekarang digunakan oleh pejuang ISIS menghadapi koalisi pimpinan AS, yang terus melancarkan udara ke basis-basis ISIS. 

Pejabat keamanan AS prihatin tentang senjata yang sangat canggih yang dimliki oleh ISIS. AS secara tegas mendesak Qatar dan negara-negara Arab lainnya, dikawasan Teluk, tidak membantu para pejuang ISIS yang sekarang berperang Suriah.

ISIS memperkuat kekuatan militer, dan melakukan pembelian senjata dari berbagai negara termasuk Cina. Di mana dana yang dimiliki ISIS sangat melimpah dengan menguasai sumber-sumber minyak di Irak dan Suriah. ISIS menjual minyak di pasaran bebas, dan kekayaannya bertambah melimpah. Termasuk memberikan santunan bagi para pejuang ISIS.

Para pengamat dan ahli strategi militer Turki mengkawatirkan perang memperebutkan Kobane, antara penjuang ISIS melawan koalisi AS, yang menggunakan kelompok Kurdi, dampaknya akan menciptakan perang besar-besaran. AS memobilisi kekuatan milisi Kurdi di Suriah dan Irak. AS, Arab Saudi, Mesir, dan Emirat Arab, mendukung milisi Kurdi melawan ISIS.

Ini mirip perang antara Jerman dan sekutunya melawan Soviet, dan Jerman dan sekutunya menyerang Staliningrad, dan kemudian terjadi titik balik. Memperebutkan Staliningrad itu, berlangsung tahun l943. Sangat luar biasa. Persis seperti perang di Kobane.

Memperebutkan kota Staliningrad, benar-benar perang habis-habisan yang tak ada taranya dalam sejarah perang. Tak kurang 1,5 juta orang tewas dalam  perang itu. Sekarang  berlangsung di Kobane.

ISIS ingin menguasai Kobane, dan menghadapi koalisi AS dan sekutunya. Sungguh sangat luar biasa situasi di Kobane saat ini. Siapa pemenangnya akan menguasai Timur Tengah. Wallahu'alam.

mashadi1211@gmail.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X