Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.489 views

Ada Tuhan Diantara Anies dan Marbot Masjid

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Marbot masjid. Secara sosial, itu posisi yang tak menggembirakan. Hanya sedikit orang yang berminat jalani profesi ini. Selain kerja melelahkan, gajinya tak seberapa. Malah kadang seadanya. Ada yang bergantung pendapatan dari kotak amal. Infaq masuk lumayan, marbot gajian. Tak ada infaq masuk, gajian ditunda. Ada yang kerja sebagai marbot diawali dengan terpaksa. Karena tak ada kerjaan lainnya. Tapi tak sedikit yang ingin mengabdi.

Secara religi, ini pekerjaan luar biasa. Memastikan masjid bersih, setelan sound system bagus, dan jama'ah menjalankan shalat dengan nyaman, itu pekerjaan mulia. Bahkan super mulia. Kadang ada tugas tambahan: sandal dan sepatu jama'ah harus aman.

Soal ikhlas, jangan ditanya. Para marbot tak suka pencitraan. Karena bagi mereka, memang tak ada perlunya. Mau bagi-bagi sepeda, untuk makan aja susah. Mau masuk ke selokan, memang itu pekerjaan hariannya. Pakai sandal jepit, karena hanya itu alas kaki yang mereka punya. Pakai kaos oblong, itu pakaian paling efektif untuk menyerap keringat. Gak mungkin mereka ngepel lantai dengan mengenakan pakaian model para pejuang 45 atau para pahlawan kemerdekaan. Gak ada pantes-pantesnya. Mana mungkin mereka bisa pencitraan? Itulah gambaran betapa ikhlasnya marbot masjid.

Biasanya, marbot masjid itu meninggalnya dalam suasana nyaman, dan gak nyusahin orang. Lagi shalat, meninggal. Lagi bersih-bersih masjid, dipanggil Tuhan. Indah sekali. Silahkan perhatikan fakta-faktanya. Beda dengan umumnya pejabat, ada yang meninggal di penjara. Ada juga yang meninggal setelah ditetapkan jadi tersangka. Ada yang ditelan sunami. Ngeri!

Jadi marbot masjid di DKI sedikit lebih beruntung. Setidaknya dari nasib marbot-marbot di daerah lain. Tahun ini 267 marbot masjid (perwakilan dari setiap kelurahan) di DKI berkesempatan berangkat umroh. Tepatnya diberangkatkan. Alias gratis. Semua biaya ditanggung pemprov DKI.

Bagi marbot masjid, bisa umroh seperti kedatangan mukjizat. Mimpi aja, mungkin gak berani. Duit dari mana? Masih banyak marbot masjid yang gajinya tak menentu. Bergantung berapa infaq yang masuk ke kotak amal. Kecuali masjid-masjid besar seperti Pondok Indah, At-Tin atau Sunda Kelapa.

Ketika gubernur DKI Anies Baswedan nanya: siapa yang belum pernah naik pesawat? Mayoritas mereka angkat tangan. Mengaku tak pernah. Kalau lihat pesawat, mungkin semuanya pernah. Itupun di tv. Sekalinya mereka naik pesawat, sembilan jam. Langsung ke Makkah. Bagi mereka, ini nasib istimewa. Bahkan sangat istimewa di sepanjang hidup mereka.

Kerja lelah mereka yang tanpa pamrih dan sepi pencitraan sudah sepantasnya diapresiasi. Mereka layak menikmati hadiah spesial ini. Apalagi yang diberangkatkan adalah para marbot masjid yang sudah bekerja minimal lima tahun. Pengabdian yang belum tentu kalah pahalanya jika dibandingkan dengan posisi ketua MUI dan imam besar Istiqlal. Juga imam negara. Ini soal amanah dan adu keikhlasan.

Apa yang dilakukan Anies Baswedan, Gubernur DKI dengan mengumrohkan marbot masjid sudah tepat. Ini tidak saja bagian dari perhatian, tapi juga keberpihakan. Berpihak kepada umat yang seringkali hanya dijadikan komoditas politik menjelang pemilu. Usai pemilu "dilepeh'. Disia-siakan, bahkan sebagian tokoh dan ulamanya dibiarkan terus menerus menghadapi perkusi dan kriminalisasi. Lah terus piye?

Kita bisa bayangkan jika selama lima tahun Anies Baswedan memimpin Jakarta, semua marbot masjid di seluruh DKI diumrohkan. Tentu, secara sosial akan menaikkan kehormatan mereka. Sementara, tak semua jama'ah masjid di Jakarta pernah ke Makkah. Ini tentu akan melahirkan rasa iri. Tapi iri yang positif. Kalau marbot masjid saja umroh, kenapa jama'ah yang kaya dan punya banyak simpanan uang gak juga umroh. Gak malu? Malah ada yang milih untuk nambah bini dari pada untuk umroh. Just kidding. Tapi, faktanya memang ada. Jumlahnya cukup banyak. Survei dari mana? Kayak pilpres aja nanya survei.

Banyak hikmah di balik program umroh marbot masjid. Pertama, bisa jadi syi'ar yang efektif. Memberi kesadaran orang-orang berduit agar terinspirasi untuk umroh. Kedua, memberi semangat kinerja marbot masjid. Umroh jadi stimulus untuk makin bersemangat mengabdi. Ketiga, menginspirasi Pemda di seluruh Indonesia untuk memberi perhatian pada para marbot masjid. Keempat, kesadaran perlu dan penting adanya marbot di setiap masjid agar masjid terurus, terutama kebersihannya. Tak semua masjid punya marbot. Sehingga banyak masjid yang masih sepi karena tak terurus. Dengan program umroh marbot masjid, juga akan jadi motivasi umat untuk bersedia dan tak malu menjadi marbot masjid. Karena ini pekerjaan mulia dan agung.

Program umroh marbot adalah program berkelanjutan. Sudah dimulai di masa gubernur sebelumnya. Hanya bedanya, program umroh di masa sebelumnya ramai dibicarakan publik. Setengah gaduh. Dan diprogramkan menjelang pilgub. Tahun 2015.

Di masa Anies, program umroh ini sepi berita. Tak heboh di media. Dan memang tak harus dihebohkan. Karena program umroh bukan untuk heboh-hebohan. Demikian juga tunjangan 2,5 juta untuk para hafidz al-Quran. Nyaris tak terdengar. Karena tak dibuat dekat pemilu. Dan memang, tak ada urusannya dengan pemilu. Begitulah seharusnya pemimpin itu bekerja. Sepi ing pamrih. Tak fokus pada Pencitraan.

Prinsip dalam kerja itu ada goal atau targetnya, jelas keberpihakannya, terukur manfaatnya, dan tak kalah penting adalah perencanaannya. Target itu tak diukur dengan jumlah elektabilitasnya. Tak pula dilihat dari jumlah media yang meliputnya. Bukan juga dari tingkat kehebohannya. Tapi lebih pada seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh mereka yang jadi target program itu.

Program umroh ini biarlah jadi komitmen keumatan dan keberpihakan Anies untuk marbot masjid. Jauh dari niat pencitraan. Sebab, ada Tuhan diantara mereka. Karena itu, jangan dikaitkan dengan Pilpres dan pileg, apalagi Pilgub. Masih jauh bung... [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 11/11/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota Saudi dan PM Israel Netanyahu

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota Saudi dan PM Israel Netanyahu

Senin, 30 Nov 2020 17:45

Ini Makna dan Filosofi Lambang Baru PKS

Ini Makna dan Filosofi Lambang Baru PKS

Senin, 30 Nov 2020 16:47

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Senin, 30 Nov 2020 15:55

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Senin, 30 Nov 2020 15:51

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Senin, 30 Nov 2020 15:50

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Senin, 30 Nov 2020 15:45

Seragam Khutbah Racun Agama

Seragam Khutbah Racun Agama

Senin, 30 Nov 2020 15:42

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Senin, 30 Nov 2020 15:31

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Senin, 30 Nov 2020 15:02

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Senin, 30 Nov 2020 14:56

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Senin, 30 Nov 2020 12:41

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Senin, 30 Nov 2020 11:32

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Senin, 30 Nov 2020 10:11

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

PKS Luncurkan Lambang Baru, Ini Makna dan Filosofinya

Senin, 30 Nov 2020 09:14

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Menyambut Pengurus Baru MUI, Pesan Buya HAMKA: Ulama Tidak Bisa Dibeli

Senin, 30 Nov 2020 07:46

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

PD PII Kabupaten Bekasi Adakan Latihan Manajemen Strategis

Senin, 30 Nov 2020 06:55

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Ketua Umum PBNU Dikabarkan Positif Covid-19

Senin, 30 Nov 2020 06:38

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Bamsoet: Parmusi Organisasi Dakwah yang Berkontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara

Senin, 30 Nov 2020 06:24

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ketika Istri Terpaksa Bekerja Saat Wabah

Ahad, 29 Nov 2020 22:06

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Muslim Temukan Vaksin Corona saat Islamophobia Eropa Meningkat

Ahad, 29 Nov 2020 21:36


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X