Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.144 views

Ramai Tolak Perppu 2/2017, Bukti Rakyat Masih Sadar

 
Oleh:  AB Latif (Direktur Indopolitik Watch)
 
Sejak dikeluarkannya Perppu nomor 2 tahun 2017 tanggal 10 Juli 2017 oleh pemerintahan Joko Widodo, terjadi protes dan penolakan yang luar biasa dari sebagian besar warga Indonesia. Kini protes itu kian kuat dan menjadi gerakan nasional. Dari berbagai daerah semua bersuara satu yaitu tolak dan batalkan Perppu yang tak berkeadilan.
 
Dalam satu hari saja terdapat banyak aksi diberbagai daerah. Aliansi Pemuda dan Mahasiswa (APMI) Jakarta turun ke jalan untuk tolak Perppu di depan DPR RI Jakarta. Dihari yang sama 45 ormas islam Banten  datangi DPRD Banten untuk menyampaikan aspirasinya tolak Perppu. Tak ketinggalan di Jatim dari Forum Komunikasi Ulama Aswaja juga menggelar aksi serupa di depan gedung DPRD Jatim menuntut untuk dicabutnya Perppu nomor 2/2017.
 
Forum Ulama dan Tokoh Jabar juga menggelar aksi tolak Perppu didepan gedung sate Bandung. Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Solo juga turun jalan tuntut cabut Perppu ormas di gedung DPRD Solo. Gerakan Pemuda Jakarta juga menggelar aksi yang sama dan menuntut hal yang sama. Di daerah lain pun demikian, di Aceh, Sumatra, Sulawesi dan bahkan hampir di seluruh wilayah Indonesia.
 
Dari sekian banyak aksi dan dari berbagai kalangan rakyat, sebagian besar dari mereka sudah faham betul bahwa Perppu ini hanyalah cara tidak bijak untuk mempertahankan hegomoninya hingga periode berikutnya. Ditengarai dalam Perppu ini subtansinya mengandung sejumlah poin yang membawa ke era otoriter dan diktator. Ada penghilangan proses pengadilan dalam mekanisme pembubaran ormas sebagaimana tercantum dalam pasal 61.
 
Artinya bahwa pemerintah bisa berbuat dan bertindak semaunya sendiri dalam menilai, menuduh, dan menindak ormas tanpa ada ruang bagi ormas itu untuk membela diri. Dengan demikian setiap ada ormas yang berseberangan dengan kebijakan pemerintah sudah dapat dipastikan akan dibubarkan sebagaimana yang sudah terjadi dan menimpa ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). HTI korban pertama dan akan disusul oleh korban-korban berikutnya jika Perppu ini tidak segera dicabut atau dibatalkan.
 
 
Sedihlah Diprotes Rakyat
 
Kebijakan Perppu 2/2017 bisa berimplikasi penyesalan mendalam. Sikap menindak dan membidik kelompok yang bersebrangan menunjukan sikap yang tidak bijak. Rakyat saat ini masih waras dan sadar. Ke depan penentang dan penggugat Perppu ini kian hari kian ramai. Dari para pemuda hingga para kiai sudah mulai kompak untuk menolak perppu ini. Bahkan sebagian besar dari anggota legeslatif pun sudah mulai berani lantang bersuara. Artinya ini akan menjadi bom waktu bagi pendukung rezim jika tidak bisa menangkap ungkapan hati rakyat. 
 
Seandai dari berbagai akasi ini tidak ada sambutan, maka sudah dapat dipastikan kekecewaan mereka akan ditumpahkan saat pemilu 2019. Artinya suara pendukung status quo akan menurun drastis dikarenakan kepercayaan rakyat sudah luntur. Mereka sudah tak akan mau lagi dipimpin oleh orang-orang yang dianggap otoriter. Belum lagi kenaikan harga-harga bahan pangan, listrik, BBM, dan lain sebagainya turut menambah hilangnya kepercayaan rakyat. Hutang yang semakin menggunung, proyek-proyek chinaisasi juga akan menambah raport merah. Inilah yang akan membawa pada kisis kepercayaan.
 
 
Cabut dan Batalkan
 
Perjuangan Perppu masih di MK dan menunggu sidang anggota DPR RI. Jika Perppu 2/2017 ini sudah membawa korban dan akan membawa korban lainnya, maka harus dicabut dan dibatalkan. Madharatnya jauh lebih besar dari pada maslahatnya.
 
Jangan sampai ada persepsi liar dari rakyat terhadap pemerintahan saat ini. Rakyat sesungguhnya manusia yang mampu berfikir waras dan cerdas. Jika Perppu 2/2017 bukanlah sebagai permainan alat politik, tentu tidak akan ada penolakan dan judicial review. 
 
Perppu 2/2017 akan menjadi penyesalan bagi yang mengeluarkannya. Maksud hati ingin menyingkirkan lawan, tapi keadaan sungguh tak pernah mereka pikirkan. Sebuah analisa politik yang amat dangkal yang hanya didasarkan pada sentiment dan kepentingan sesaat, sehingga tidak mampu menjangkau kedepan. Bagaimana implikasinya dan bagaimana kesudahannya.
 
Sungguh keadaan ini sangatlah tidak menguntungkan lagi bagi pertahanan 2 periode. Bagaikan buah simalakama dimakan akan mati tidak dimakan juga akan mati, artinya Perppu dicabut menujukkan lemahnya rezim dan kebodohannya sementara kalau tetap dipertahankan akan menimbulkan kebencian rakyat yang semakin dalam dan akhirnya suara dukungan akan turun. 
 
Marilah berkaca dari fakta sejarah fir’aun. Sebesar kerajaan Fir’aun dapat dikalahkan oleh Musa yang hanya bersenjata tongkat. Tidakkah kita berkaca pada Namrud yang begitu kuat kerajaannya dan mati hanya karena seekor nyamuk. Dan masih banyak kisah-kisah orang-orang yang melawan dan menentang dakwah. Akankah nasib ini akan terjadi pada masa-masa ini? Tunggu saja nanti. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Senin, 17 Jan 2022 07:01

Legislator Minta Prioritaskan Vaksin Covid-19 Halal

Legislator Minta Prioritaskan Vaksin Covid-19 Halal

Ahad, 16 Jan 2022 20:51

Pejabat: Iran Dan Saudi Siap Untuk Lanjutkan Hubungan Diplomatik, Buka Kembali Kedutaan

Pejabat: Iran Dan Saudi Siap Untuk Lanjutkan Hubungan Diplomatik, Buka Kembali Kedutaan

Ahad, 16 Jan 2022 16:05

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman Positif Terinfeksi COVID-19

Ahad, 16 Jan 2022 15:16

DNA Reprogramming Sembuhkan Jantung dan 350 Penyakit Lain Tanpa Obat & Operasi

DNA Reprogramming Sembuhkan Jantung dan 350 Penyakit Lain Tanpa Obat & Operasi

Ahad, 16 Jan 2022 13:36

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027

Mulai Ngelindur Ingin Sampai 2027

Ahad, 16 Jan 2022 05:35

PBB Suarakan Kekhawatiran Atas Ujaran Kebencian Dan Hasutan Kekerasan di Bosnia Dan Serbia

PBB Suarakan Kekhawatiran Atas Ujaran Kebencian Dan Hasutan Kekerasan di Bosnia Dan Serbia

Sabtu, 15 Jan 2022 22:45

Ibarat Sepakbola, Ubedilah Badrun Menghadapi Tim Hantam Kromo

Ibarat Sepakbola, Ubedilah Badrun Menghadapi Tim Hantam Kromo

Sabtu, 15 Jan 2022 21:46

Koalisi Arab Tewaskan 300 Lebih Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 24 Jam Operasi Militer Di Yaman

Koalisi Arab Tewaskan 300 Lebih Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 24 Jam Operasi Militer Di Yaman

Sabtu, 15 Jan 2022 21:45

DK PBB Desak Pemberontak Syi'ah Houtsi Segera Bebaskan Kapal Kargo UEA Yang Mereka Bajak

DK PBB Desak Pemberontak Syi'ah Houtsi Segera Bebaskan Kapal Kargo UEA Yang Mereka Bajak

Sabtu, 15 Jan 2022 21:00

Dua Siswa SMP Muhammadiyah PK Juara Murottal Irama Nahawand

Dua Siswa SMP Muhammadiyah PK Juara Murottal Irama Nahawand

Sabtu, 15 Jan 2022 20:13

Ibu Kota Negara Pindah 2024, Politisi PKS: Terburu-buru dan Gegabah

Ibu Kota Negara Pindah 2024, Politisi PKS: Terburu-buru dan Gegabah

Jum'at, 14 Jan 2022 22:47

Si Kribo Ngaco

Si Kribo Ngaco

Jum'at, 14 Jan 2022 21:47

Kazakhstan Cabut Keadaan Darurat Di Empat Lagi Wilayah

Kazakhstan Cabut Keadaan Darurat Di Empat Lagi Wilayah

Jum'at, 14 Jan 2022 21:45

Taliban Desak AS Patuhi Seruan PBB Untuk Merilis Dana Afghanistan Yang Dibekukan

Taliban Desak AS Patuhi Seruan PBB Untuk Merilis Dana Afghanistan Yang Dibekukan

Jum'at, 14 Jan 2022 21:35

Israel Perpanjang Penahanan Remaja Palestina Yang Menderita Sakit Kronis

Israel Perpanjang Penahanan Remaja Palestina Yang Menderita Sakit Kronis

Jum'at, 14 Jan 2022 21:04

Politis Nasdem: Pelaku Kekerasan Seksual Mesti Dihukum Maksimal

Politis Nasdem: Pelaku Kekerasan Seksual Mesti Dihukum Maksimal

Jum'at, 14 Jan 2022 11:18

Vaksin Booster, Efektifkah?

Vaksin Booster, Efektifkah?

Jum'at, 14 Jan 2022 10:58

Kejutan Awal Tahun: Hutahaean dan Gibran-Kaesang

Kejutan Awal Tahun: Hutahaean dan Gibran-Kaesang

Jum'at, 14 Jan 2022 10:24

Partai Gelora Usul Fraksi di DPR Dihapus, Ini Alasannya

Partai Gelora Usul Fraksi di DPR Dihapus, Ini Alasannya

Jum'at, 14 Jan 2022 10:20


MUI

Must Read!
X