Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.525 views

Membincang N219, XPander DAN Meikarta

Oleh: Ahmad Fahrur Rozi

Kita awali dengan membahas milestone. Sebuah capaian besar. Tentang pesawat terbang N219 produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bekerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), yang terbang perdana 16 Agustus lalu.

Antusiasme dan suasana kebatinan menonton prosesi uji terbang (maiden flight) N219, mengingatkan saya akan memori 22 tahun silam ketika menyaksikan tayangan hitam putih di TVRI saat roll out dan first flight N250 "GatotKaca", pada 10 Agustus 1995. Saya yang ketika itu masih SD, meski belum terlalu faham apa itu pesawat, sampai berbinar memandangi kegagahan N250 yang konon mengusung teknologi Fly by Wire pertama di dunia dikelasnya.

Belakangan saya baru tahu, jika N250 bukan hanya menyedot perhatian saya namun juga dunia Internasional dan kalangan bisnis penerbangan. Media nasional dan asing meliput bagaimana pesawat terbang pertama karya putra putri Indonesia terbang mengangkasa menunjukan segala kelebihannya.

Saat itu, banyak pakar dan praktisi penerbangan memprediksi, N250 akan "panen raya" dikancah bisnis penerbangan. Bersaing, bahkan akan bisa mengungguli, pabrikan besar semisal ATR, Embraer, Airbus dan Boeing.

Namun, sayang seribu sayang, Proyek N250 dihentikan paksa oleh Dana Moneter Internasional (IMF). Dalam nota kesepakatan (letter of intent) yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 15 Januari 1998, pemerintah dilarang menggelontorkan dana APBN seperak pun untuk IPTN (sekarang PTDI). Padahal N250 sudah mengantongi 800 jam terbang. Artinya tinggal selangkah lagi menuju tahap produksi massal. N250 pun mati. Teronggok bak besi rongsokan tak berarti. Pun juga ribuan Insinyurnya berbondong-bondong eksodus ke luar negeri.

Kini, setelah 22 tahun, meski turun kelas, N250 berkapasitas 50 kursi sedang N219 hanya 19 kursi, PTDI berhasil membuat dan menerbangkan pesawat "lokal" rancangan sendiri. Walaupun Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) N219 masih 40%, mesin profelar disuplai Pratt&Witney Kanada dan perangkat avionik diimpor dari Garmin Perancis, akan tetapi jauh lebih membanggakan ketimbang sekedar merakit pesawat asing seperti CN235 dan NC212 lisensi dari CASA, Spanyol (sekarang bagian dari Airbus).

Diluar keberhasilannya melakukan maiden flight, proyek N219 menyisakan banyak tanda tanya. Mulai dari minimnya dukungan anggaran sampai berbelitnya proses sertifikasi di Kementerian Perhubungan. Dampaknya maiden flight molor 5 tahun dari jadwal awal 2012. Jika uji terbang baru terlaksana tahun ini, maka bisa dipastikan proses produksi akan tertunda setidaknya sampai 2023.

Beda nasib dengan pesaingnya dikelas yang sama, regional aircraft berpenumpang 14-20 kursi, yakni pesawat Y-12F buatan Aviation Industry Corporation of China (AVIC). Y-12F menjadi satu-satunya pesaing N219 setelah pesawat Twin Otter (DHC-6) dari Kanada memasuki usia pensiun.

...Karena pemerintah kita, baik itu untuk urusan pesawat, garam, meikarta, utang, mobil, beras, infrastruktur, haji, artis korea dan apapun itu; bisa dan biasa membuat kebijakan yang dibumbui intrik dan polemik. Karena kesemuanya adalah bagian dari politik...

Initial Design Y-12F hampir berbarengan dengan N219. Namun Y-12F melesat jauh. pada 2010 AVIC berhasil melakukan maiden flight untuk 6 prototipe Y-12F. Bahkan, pada 22 Februari 2016, Y-12F akhirnya mendapatkan sertifikasi FAAR Part 23 (Federal Airworthiness Authority) Amerika Serikat yang merupakan syarat untuk masuk pasar internasional.

Mengapa Y-12F melaju kencang sedang N219 tertatih-tatih? Jawabannya sederhana. Political will.

Menurut Stewart et al (2007), kebijakan pengembangan industri dirgantara di Cina terkonsep dengan matang, terukur dan disokong penuh negara. (Athar Ismail, 2017).

Pemerintah Cina tidak tersandera utang dari negara donor atau lembaga moneter internasional sehingga bisa merancang aneka kebijakan secara berdikari. Misalnya, komitmen pemerintah Cina untuk menggunakan pesawat lokal, long range Jet ARJ21 dan Y-12F produksi AVIC (Steenhuis dan Bruijn, 2004).

Beda halnya dengan pemerintah Indonesia. Karena tekanan negara-negara kreditor utang, yang kebetulan merupakan basis dari 2 pabrikan pesawat terbesar dunia, AS (Boeing) dan Perancis (Airbus), Indonesia dengan 'terpaksa' harus membeli produk mereka, sebaliknya menganak-tirikan karya BUMN sendiri.

Itu cerita N219. Miris, minimalis dan marjinalis. Sebagaimana umumnya Produk "lokal cita rasa global" lainnya. Kurang dihargai bahkan oleh pemerintah sendiri. Taruhlah misal N219 sudah diproduksi masal, apakah mampu menggeser popularitas Twin Otter, Cessna Caravan atau duet Boeing-Airbus? Kecil kemungkinan. Lawong pemerintah sendiri belum ada komitmen membeli N219. Pun juga maskapainya menteri kelautan dan perikanan, Susi Air, sejauh ini belum nampak sinyalemen mengganti armada Cessna-nya dengan N219.

Sepertinya slogan cintai (dan beli) produk dalam negeri hanya pepesan kosong. Anda juga, bisa jadi, untuk penerbangan jarak pendek, jika disodorkan 2 pilihan antara N219 atau ATR (yang dioperasikan oleh Garuda Explore, Kalstar dan Wings Air), akan lebih memilih produk luar negeri yang lebih branded. Mestinya kita perlu mengubah mindset konsumtif-branded menjadi produktif-quality.

Berbanding 180° dengan aneka produk "global cita rasa lokal", yang meski produsen bahkan brand-nya terdengar asing, bisa menjadi raja di negeri ini. Sebagai contoh, tengoklah produk terbaru dari Mitsubishi Motors, raksasa otomotif asal Jepang, yang baru-baru juga ini meluncurkan produk, mobil MPV bernama Xpander.

Meski beda jenis dan tidak apple to apple untuk disandingkan, akan tetapi saya tergelitik membandingkan Mitsubishi dengan PTDI, (Mitsubishi juga memiliki divisi dirgantara). Mitsubishi meski swasta, begitu disupport oleh pemerintah Jepang. Sebaliknya, PTDI meski BUMN namun dimarjinalkan.

Kombinasi dari kekuatan Brand, produk berkualitas dan dukungan pemerintah menyebabkan produk Mitsubishi "booming" dan laku keras. Xpander, Y-12F dan produk lainnya yang memenuhi 3 syarat tersebut, meski belum diproduksi namun telah mengantongi ratusan bahkan ribuan pesanan.

Bagaimana dengan N219? Meski spesifikasinya Ok, bahkan terbaik dikelasnya, namun progress marketingnya tidak memuaskan, mengingat sampai saat ini belum membukukan satu pun confirmed order.

Berbicara tentang marketing, tidak lengkap jika kita tidak menyertakan rekor penjualan fantastis Superblok Meikarta. (unitnya) belum jadi, belum ada prototype, belum uji kelayakan, bahkan belum mendapat izin rekomendasi (pembangunan) dari Pemda Jabar, namun Meikarta telah terjual 26.500 unit. Aneh bin ajaib.

Memang, masalah jual-menjual Cina naga-nya. Dibalik rekor penjualan (hunian) Meikarta dan Xpander ada PT. Lippo Cikarang dan PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, yang digawangi etnis keturunan.

Lantas, akankah proyek N219 juga akan melibatkan (utang) Cina? Atau justru karena persaingan usaha, sebagaimana IMF, Cina akan menjegal N219? Kemudian, untuk memasarkan N219, apakah Jokowi akan meminta sahabat karibnya, Rusdi Kirana (bos Lion Group) dan Chandra Lie (bos Sriwijaya Air), yang kebetulan beretnis Cina, untuk memborong N219?

Mungkin saja. Dan, sebagaimana kata ahli politik Jerman, Otto von Bismarck (1815-1898), politik adalah seni kemungkinan. [riafariana/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Pangeran Saudi yang Diasingkan Serukan Kudeta Gulingkan Raja Salman

Pangeran Saudi yang Diasingkan Serukan Kudeta Gulingkan Raja Salman

Rabu, 23 May 2018 22:53

Pasukan Teroris Assad Jarah Properti Milik Warga yang Menungsi dari Kamp Yarmouk

Pasukan Teroris Assad Jarah Properti Milik Warga yang Menungsi dari Kamp Yarmouk

Rabu, 23 May 2018 22:08

2 Rakaat Fajar Harus Dijaga di Ramadhan

2 Rakaat Fajar Harus Dijaga di Ramadhan

Rabu, 23 May 2018 17:00

Adil Menilai Social Experiment Peluk Pria Berjenggot & Wanita Bercadar

Adil Menilai Social Experiment Peluk Pria Berjenggot & Wanita Bercadar

Rabu, 23 May 2018 15:32

6 Catatan Kritis untuk Revisi UU Terorisme; Substansinya Lebih Otoriter

6 Catatan Kritis untuk Revisi UU Terorisme; Substansinya Lebih Otoriter

Rabu, 23 May 2018 15:20

Begini Cara Mendidik Anak Yang Bandel

Begini Cara Mendidik Anak Yang Bandel

Rabu, 23 May 2018 15:00

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Rabu, 23 May 2018 14:29

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

Rabu, 23 May 2018 13:11

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Rabu, 23 May 2018 11:25

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

LPAI: Negara Harus Lindungi Anak Yang Terpapar Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:59

Ruang Gelap Dunia Maya

Ruang Gelap Dunia Maya

Rabu, 23 May 2018 10:55

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Abu Rusydan: Aturan Apapun Tak Jalan Saat Tangani Terorisme

Rabu, 23 May 2018 10:54

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Rabu, 23 May 2018 08:30

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

Rabu, 23 May 2018 06:57

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Rabu, 23 May 2018 00:12

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Selasa, 22 May 2018 23:34

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Selasa, 22 May 2018 22:46

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Selasa, 22 May 2018 18:00

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 22 May 2018 17:00

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Selasa, 22 May 2018 15:54


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X