Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.395 views

Indonesia Belum Merdeka

Oleh: Tatang Hidayat *)

Tanggal 17 Agustus selalu diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Namun kita harus merenungi setiap diperingatinya hari kemerdekaan, karena kemerdekaan bukan hanya diperingati setiap tahun sebagai acara seremonial tetapi tidak memberikan kesan yang berarti.

Indonesia sudah 72 tahun sejak kemerdekaannya, tetapi apakah negeri ini sudah merdeka dan lepas dari segala penjajahan?. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata merdeka adalah bebas dari penghambaan, penjajahan, berdiri sendiri dsb. Tidak terkena atau lepas dari tuntutan, tidak terikat, tidak bergantung kepada orang lain atau pihak tertentu.

Kemerdekaan merupakan sesuatu yang dicita-citakan suatu bangsa, karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, itulah yang tertulis di naskah pembukaan UUD 1945 alinea pertama. Namun, melihat kondisi Indonesia saat ini apakah sudah merdeka ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya teringat akan sebuah lirik lagu karya grup band Marjinal yang beraliran punk rock ketika masa putih abu yang sering dilantunkan oleh seorang kawan kurang lebih seperti ini.

“Lihatlah negeri kita, yang subur dan kaya raya, sawah ladang terhampar luas samudra biru. Tapi rataplah negeri kita, yang tinggal hanya cerita, cerita dan cerita (cerita terus). Pengangguran merabah luas, kemiskinan merajalela, pedagang kaki lima tergusur teraniaya, bocah-bocah kecil merintih melangsungkan mimpi dijalanan, buruh kerap dihadapi penderitaan. Inilah negeri kita, alamnya gelap tiada berbintang dari derita dan derita menderita, derita terus. Sampai kapankah derita ini, yang kaya darah dan air mata yang senantiasa mewarnai bumi pertiwi”.  

Sedikit jika kita berpikirdan merenung apa yang ada didalam lirik lagu tersebut memang ada benarnya juga, lirik lagu tersebut menggambarkan kondisi bumi pertiwi saat ini. Menafikan kerusakan yang terjadi di negeri ini merupakan suatu bukti tidak peduli terhadap negeri. Mulai dari tingginya angka kemiskinan, kerusuhan, kriminal, pembunuhan, kenakalan remaja, perzinahan, prostitusi, bahkan ternyata Indonesia masih di jajah, salah satunya dari segi ekonomi, Indonesia sudah dijajah oleh Kapitalisme Global.

Seharusnya dengan ‘umur kemerdekaan’ yang cukup matang (72th), idealnya bangsa ini telah banyak meraih impiannya. Apalagi segala potensi dan energi untuk itu dimiliki oleh bangsa ini. Sayang, fakta lebih kuat berbicara, bahwa Indonesia belum merdeka dari keterjajahan pemikiran, politik, ekonomi, pendidikan, hukum, budaya, sosial dll. Indonesia belum merdeka dari kemiskinan, kebodohan, kerusakan moral dan keterbelakangan.

Dijelaskan oleh anggota MPR, Ahmad Basarah, di depan peserta Training of Trainers 4 Pilar di lingkungan TNI dan Polri di Bandung, mengatakan bahwa bangsa ini secara ekonomi sudah dijajah oleh kapitalisme global. ia mengatakan bahwa tak hanya dalam soal kepemimpinan yang sudah terkontaminasi unsur kapitalisme namun saat ini juga ada sekitar 173 undang-undang yang berpihak pada asing dan tak sesuai dengan Pancasila (reportaseindonesia.com, 29/8/2015).

Saat ini Indonesia sudah dikurung oleh 13 pangkalan militer Amerika Serikat, Indonesia sama juga “sudah terkurung” seperti Irak, oleh pangkalan-pangkalan AS yang berada di Christmas Island, Cocos Island, Darwin, Guam, Philippina, Malaysia, Singapore,Vietnam hingga kepulauan Andaman dan Nicobar beserta sejumlah tempat lainnya.” Connie Rahakundini Bakrie, pengamat Pertahanan dan Militer dari Universitas Indonesia. Jakarta (Garuda Militer, 14/12/2012).

Tingkat korupsi di Indonesiapun masih tinggi, korupsi di Indonesia semakin merajalela. Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, ada beberapa faktor yang membuat korupsi di Indonesia terasa malah semakin banyak hingga ke berbagai pejabat lintas tingkatan. Pertama, objek korupsi yang biasa dilakukan di Indonesia adalah anggaran, baik APBN maupun APBD. Kemudian, nilai anggaran setiap tahunnya pun semakin besar (liputan6.com 12/5/2016).

Hari kemerdekaan yang selalu diperingati setiap tahun tidak memberikan kesan yang sangat berarti untuk kemerdekaan Indonesia. Peringatan kemerdekaan hari ini hanya berupa seremonial belaka. Sebuah candu yang memberikan persepsi kalau kita sudah merdeka dan patut disyukuri. Padahal, semua peringatan ini akan sia-sia belaka karena kita belum merdeka secara penuh. Seremonial tahunan ini hanya memalingkan kita dari kondisi kita yang sedang terjajah.

Hari-hari yang dilalui semakin menambah tetesan air mata di bumi pertiwi, jelas kita masih dijajah, kebijakan ekonomi masih merujuk pada Kapitalisme, tragisnya, hukum kita pun masih didominasi oleh hukum-hukum kolonial. Akibatnya kemiskinan menjadi “penyakit” umum rakyat. Negara pun gagal membebaskan rakyatnya dari kebodohan. Rakyat juga masih belum aman. Pembunuhan, penganiyaan, pemerkosaan, pencabulan, dan kriminalitas menjadi menu harian rakyat negeri ini. bukan hanya tak aman dari sesama, rakyat pun tak aman dari penguasa mereka.

Hubungan rakyat dan penguasa bagaikan antar musuh. Tanah rakyat digusur atas nama pembangunan. Pedagang kaki lima digusur disana-sini dengan alasan penertiban. Pengusaha tak aman dengan banyaknya kutipan liar dan kewajiban suap di sana-sini. Para Ulama dan aktivis Islam juga tak aman menyerukan kebenaran Islam, mereka bisa ‘diculik’ aparat kapan saja dan dituduh sebagai teroris, sering tanpa alasan yang jelas. Menyuarakan kebenaran dituduh radikalis, intoleran, ekstrimis hingga bibit teroris. Sehingga nyatalah bahwa Indonesia belum merdeka secara non-fisik. Karena ternyata penjajah itu masih ada, yakni kekuatan asing dan aseng yang menjajah negeri ini dengan jajahan gaya baru yakni neo imperialisme uakni memanfaatkan kaki tangannya para komprador sebagai penghianat bangsa yang telah menjual berbagai macam aset negera.

Karena itu, kunci agar kita benar-benar bangkit dari penjajahan non-fisik yang menimpa bumi pertiwi adalah dengan bersatu mewujudkan kemerdekaan yang hakiki dengan melepaskan diri dari : (1) Sistem Kapitalisme-Sekuler dalam segala bidang; (2) para penguasa dan politisi yang menjadi kaki tangan negara-negara kapitalis. Selanjutnya kita harus bersatu untuk mewujudkan kemerdekaan hakiki.

Kemerdekaan yang hakiki merupakan kemerdekaan yang dimulai dari bangkitnya pemikiran, kemerdekaan tersebut telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw kepada para sahabatnya. Orang-orang Qurasy Makkah yang awalnya merupakan bangsa jahiliah, tetapi setelah mendapatkan dakwah Rasulullah Saw bisa menjadi bangsa yang menguasai dunia. Orang-orang Quraisy telah mendapatkan kemerdekaan yang hakiki, yakni kemerdekaan yang diawali dengan bangkitnya pemikiran, sehingga orang-orang Quraisy memiliki ketinggian taraf berfikir.

Kebangkitan tersebut telah di akui di dunia Barat dengan terwujudnya Peradaban Islam yakni peradaban terbesar di dunia.  Peradaban Islam sanggup menciptakan negara adi daya dunia (superstate) terbentang dari satu samudera ke samudera yang lain; dari iklim utara hingga tropis dengan ratusan juta orang di dalamnya, dengan perbedaan kepercayaan dan suku (Carleton : “ Technology, Business, and Our Way of Life: What Next).

Peradaban Islam telah memberikan rahmat bagi seluruh alam, Maha Benar Allah SWT Yang berfirman:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad saw.) melainkan agar menjadi rahmat bagi alam semesta (QS al-Anbiya’ [21]: 107).

Menurut Kurnia (2002, hlm. 5) pengertian rahmatan lil ‘âlamîn itu terwujud dalam realitas kehidupan tatkala Muhammad Rasulullah Saw mengimplementasikan seluruh risalah yang dia bawa sebagai rasul utusan Allah SWT. Lalu bagaimana jika Rasul telah wafat. Rahmat bagi seluruh alam itu akan muncul manakala kaum muslimin mengimplementasikan apa yang telah beliau bawa, yakni risalah syari’at Islam dengan sepenuh keyakinan dan pemahaman yang bersumber pada Al Qur’an dan As Sunnah.

Manakala umat Islam telah jauh dari kedua sumber tersebut (beserta sumber hukum yang lahir dari keduanya berupa ijma’ sahabat dan qiyas syar’iyyah) dan telah hilang pemahamannya terhadap Syariah Islam, maka tidak mungkin umat ini menjadi rahmat bagi seluruh alam, Justru dunia rugi lantaran kelemahan pemahaman kaum muslimin terhadap Syariah Islam. Oleh kerena itu, berbagai upaya untuk menutupi Syariah Islam dan upaya menghambat serta menentang diterapkannya syariat Islam pada hakikatnya adalah menutup diri dan mengahalangi rahmat bagi seluruh alam.

Maka dari itu, pentingnya semua elemen umat ini mulai dari Ulama, intelektual, pengusaha, pemuda, mahasiswa, santri dan pelajar untuk bersatu dalam rangka mewujudkan kemerdekaan yang hakiki di bumi pertiwi. Kita harus bahu membahu khususnya peran para pemuda dan mahasiswa untuk melanjutkan estafet perjuangan para leluhur yang telah mengusir penjajah secara fisik, bukan malah melanjutkan estafet penjajahan.

Kita teruskan perjuangan para leluhur untuk menuju kemerdekaan membebaskan negeri ini dari neo imperialisme. Kita harus melakukan usaha mencerdaskan di tengah-tengah umat untuk segera menerapkan aturan-aturan Islam dalam seluruh aspek kehidupan, karena hanya dengan Syariah Islamlah kita dapat lepas dari aturan-aturan penjajahan.

Hanya dengan Syariah Islam pula kita bisa meraih kemerdekaan yang hakiki. sehingga ketika Islam diterapkan akan terwujudlah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Wallahu a’lam bi ash-shawab. [syahid/voa-islam.com]

 

*) Ketua Badan Eksekutif Koordinator Daerah Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Kota Bandung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Pejuang Oposisi Bersumpah Timpakan 'Lahar Gunung Berapi' jika Rezim Assad Serang Dara'a

Pejuang Oposisi Bersumpah Timpakan 'Lahar Gunung Berapi' jika Rezim Assad Serang Dara'a

Rabu, 20 Jun 2018 20:45

Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Rebut Pangkalan Militer Afghanistan di Badghis

Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Rebut Pangkalan Militer Afghanistan di Badghis

Rabu, 20 Jun 2018 20:30

Pasukan Pemerintah Yaman Kuasai Sepenuhnya Bandara Hodeidah

Pasukan Pemerintah Yaman Kuasai Sepenuhnya Bandara Hodeidah

Rabu, 20 Jun 2018 20:15

Aktivis Israel Kirim Surat ke Hamas Minta Tolong Pulihkan Ketenangan untuk Selatan Israel

Aktivis Israel Kirim Surat ke Hamas Minta Tolong Pulihkan Ketenangan untuk Selatan Israel

Rabu, 20 Jun 2018 19:00

Militer Libya Klaim Tangkap Mantan Sopir Syaikh Usamah Bin Ladin di Derna

Militer Libya Klaim Tangkap Mantan Sopir Syaikh Usamah Bin Ladin di Derna

Rabu, 20 Jun 2018 18:45

Pengamat Ini Sebut Pengaruh Iriawan tergantung Warga: Apakah Tunduk dengan Skenario Penguasa?

Pengamat Ini Sebut Pengaruh Iriawan tergantung Warga: Apakah Tunduk dengan Skenario Penguasa?

Rabu, 20 Jun 2018 17:57

Mantan Hakim Syariah Jaisyul Islam Berkhianat Membelot ke Rezim Assad

Mantan Hakim Syariah Jaisyul Islam Berkhianat Membelot ke Rezim Assad

Rabu, 20 Jun 2018 17:22

Terkait Iriawan, Ka'ban Usul ke DPR RI untuk Impeachment Jokowi

Terkait Iriawan, Ka'ban Usul ke DPR RI untuk Impeachment Jokowi

Rabu, 20 Jun 2018 16:57

Gold G Gamat Selain Baik untuk Sembuhkan Luka, Ada 22 Manfaat lainnya...

Gold G Gamat Selain Baik untuk Sembuhkan Luka, Ada 22 Manfaat lainnya...

Rabu, 20 Jun 2018 16:44

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

Video Hot Interview (3): Kisah Hijrah Dibalik Viral Lagu 'Rakyat' Sang Alang #2019 Ganti Presiden

Video Hot Interview (3): Kisah Hijrah Dibalik Viral Lagu 'Rakyat' Sang Alang #2019 Ganti Presiden

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

[VIDEO] Pandora (6): Mardigu Ungkap State Terrorism hingga Soekarno Barter Emas dengan Komunis

[VIDEO] Pandora (6): Mardigu Ungkap State Terrorism hingga Soekarno Barter Emas dengan Komunis

Rabu, 20 Jun 2018 16:35

Allah akan Hinakan Pemimpin yang Menipu Rakyatnya

Allah akan Hinakan Pemimpin yang Menipu Rakyatnya

Rabu, 20 Jun 2018 16:03

Ketika Loyalis Jokowi Singgung Korupsi, Fahri: Juara Korupsi Partai Siapa, Mas?

Ketika Loyalis Jokowi Singgung Korupsi, Fahri: Juara Korupsi Partai Siapa, Mas?

Rabu, 20 Jun 2018 15:57

 WHO : Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental. Ini 3 Sebabnya

WHO : Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental. Ini 3 Sebabnya

Rabu, 20 Jun 2018 15:23

Video Hot Interview (2): Lagu #2019 Ganti Presiden Pesanan ParPol & Plagiat Robbie Williams?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019 Ganti Presiden Pesanan ParPol & Plagiat Robbie Williams?

Rabu, 20 Jun 2018 15:20

Video Hot Interview (1): Sang Alang Pencipta Lagu #2019 Ganti Presiden yang Fenomenal

Video Hot Interview (1): Sang Alang Pencipta Lagu #2019 Ganti Presiden yang Fenomenal

Rabu, 20 Jun 2018 13:47

Video Hot Interview (8): Mustofa Nahra Sentil Pihak yang Larang Lagu #2019 Ganti Presiden

Video Hot Interview (8): Mustofa Nahra Sentil Pihak yang Larang Lagu #2019 Ganti Presiden

Rabu, 20 Jun 2018 13:09

[VIDEO] Islam Minoritas Alor (4): Alasan Unik Inilah Alor Meraih Kota Paling Toleran di Indonesia

[VIDEO] Islam Minoritas Alor (4): Alasan Unik Inilah Alor Meraih Kota Paling Toleran di Indonesia

Rabu, 20 Jun 2018 12:18


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X