Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.825 views

Perjuangan Melawan 'Penjajahan' Harus Dilanjutkan

Oleh: Abi Ziad (Jurnalist Citizen)
 
Sudah 72 tahun Indonesia Merdeka. Tentu kita patut bersyukur karena secara fisik para penjajah bisa diusir dari negeri ini. Penjajah yang notabene negara barat yg non muslim dan bukan Arab berhasil diusir atas jasa para pahlawan terutama para ulama.
 
Tentu saja rasa syukur tersebut tidak patut diwujudkan dengan berbagai acara yang maksiat dan melanggar aturan agama. Rasa syukur itu dilakukan sebaiknya dengan dzikir dan berdoa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.
 
Namun yang lebih penting dari itu kita patut merenung benarkah kita sudah merdeka secara hakiki? Tampaknya bagi sebagian masyarakat kemerdekaan yang harusnya terwujudnya kesejahteraan, kenyamanan meraih pendidikan, nyaman bekerja dan bebas melaksanakan ajaran agamanya masih jauh panggang dari api. Malah dirasakan, para penjajah seakan masih bercokol di negeri ini melalui para anteknya.
 
Melalui berbagai undang undang, secara legal asing bisa bebas mengeruk kekayaan di negeri ini seperti SDA minyak, gas dan tambang emas, sementara pribumi terus dikejar dengan pungutan pajak yang terus menaik. Berbagai subsidi pun dicabut. Tenaga kerja asing dan aseng bebas berkeliaran di negeri ini dengan gaji berlipat lipat. Hektaran tanah pribumi pun beralih tangan, dimiliki pihak aseng dan para kapitalis serakah. 
 
Penjajah yang tidak bersenjatakan senjata api dan meriam ini, pengaruhnya sudah masuk hampir ke semua bidang. Budaya asing dari barat, aseng, india, korea pun dipaksakan seolah kepada rakyat hingga rakyat yang notabene mayoritas muslim lupa dengan budayanya sendiri. Sejumlah patung yang tidak mewakili tokoh dari bangsa ini pun berdiri.
 
Patung panglima perang China yang super megah dan tinggi di Tuban adalah bukti begitu kuatnya pengaruh Aseng di negeri ini. Demikian juga rencana pembuatan kota Meikarta dan Reklamasi di Jakarta  adalah bukti bagaimana aseng yang kongkalikong dengan para "pemimpin inlander" begitu berambisi kuat ingin menguasai negeri ini. Selain itu tonan narkoba yang akan menghancurkan moral masyarakat bagaikan air bah masuk ke negeri ini seolah tak bisa ditahan. Hanya sebagian kecil yang bisa digagalkan.
 
Serangan massif kaum LGBT pun terus terjadi dan memakan korban. Tapi ironis semuanya dianggap biasa oleh pejabat di negeri ini.Belum lagi tindakan kejahatan, pergaulan bebas, dan main hakim sendiri pun menjadi fenomena biasa belakangan. Keadilan hukum pun sulit di dapat. Hukum tampak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
 
Lalu dimana Pancasila? Entahlah. Tampaknya pancasila baru selogan manis di mulut tapi kenyataannya masih jauh panggang dari api. Realitanya banyak kehidupan dan kebijakan penguasa yang malah jauh dari nilai-nilai Pancasila. Malah belakangan Pancasila seolah dijadikan alat oleh penguasa untuk menggebuk suara kritis masyarakat atas kebijakan penguasa yang dianggap dzolim.
 
Pembubaran ormas HTI dan rencananya ormas lainnya yang dianggap bertentangan dengan pancasila menurut versi pemerintah dengan tanpa melalui pengadilan adalah bukti bagaimana Pancasila dijadikan alat untuk melangengkan kekuasaan rezim yang ada.Pokoknya semua suara yang berseberangan dengan kebijakan rezim maka bisa ditumpas melalui perppu dengan dalih bertentangan dengan pancasila.
 
Tampaknya kita ini belum meraih kemerdekaan yang sebenarnya. Kita belum bisa tegak berdiri di bawah kaki sendiri. Kita belum benar benar bisa mandiri dan terbebas dari jeratan asing dan aseng. So perjuangan untuk membebaskan negeri ini dari penjajahan non fisik belum usai. Karena itu perjuangan para pahlawan dulu yang sebagian besar dimotori para ulama harus kita lanjutkan. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Membaca Masa Depan Media Massa Islam

Jum'at, 24 Nov 2017 06:06

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Tuhan-tuhan Kecil Negeri, Obral Janji dan Memperkaya Diri Sendiri

Kamis, 23 Nov 2017 23:43

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Persekusi terhadap Aktivis Dakwah Islam

Kamis, 23 Nov 2017 23:19

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Laporan: Pangeran dan Pejabat Saudi yang Ditahan Terancam Dipenjara Jika Tidak Serahkan Kekayaan

Kamis, 23 Nov 2017 20:07

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Konferensi Internasional Kajian Stratejik Global Angkat Isu perdamaian

Kamis, 23 Nov 2017 17:32

Tabligh Akbar GNPF Bogor: Reuni 212 Pererat Ukhuwah Islamiyah

Tabligh Akbar GNPF Bogor: Reuni 212 Pererat Ukhuwah Islamiyah

Kamis, 23 Nov 2017 17:18

(Video) Wantim MUI Kecam MK yang Sahkan Aliran Kepercayaan

(Video) Wantim MUI Kecam MK yang Sahkan Aliran Kepercayaan

Kamis, 23 Nov 2017 16:58

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin

Kamis, 23 Nov 2017 16:31

Hapus Konten Pornografi Disemua Media

Hapus Konten Pornografi Disemua Media

Kamis, 23 Nov 2017 14:00

Partai-partai Politik Palestina Setuju Adakan Pemilu pada Akhir 2018

Partai-partai Politik Palestina Setuju Adakan Pemilu pada Akhir 2018

Kamis, 23 Nov 2017 12:00

Koalisi Pimpinan Saudi Akan Buka Blokade Pelabuhan Yaman untuk Kemanusiaan

Koalisi Pimpinan Saudi Akan Buka Blokade Pelabuhan Yaman untuk Kemanusiaan

Kamis, 23 Nov 2017 10:00

(Video) Ustadz Bachtiar Nasir: Boikot Film Naura dan Genk Juara !

(Video) Ustadz Bachtiar Nasir: Boikot Film Naura dan Genk Juara !

Kamis, 23 Nov 2017 09:27

87 Warga Suriah Tewas 352 Terluka Akibat Pemboman Rezim Assad di Ghouta Timur

87 Warga Suriah Tewas 352 Terluka Akibat Pemboman Rezim Assad di Ghouta Timur

Kamis, 23 Nov 2017 08:27

Efek Domino Tiga BUMN Diprivatisasi Lagi

Efek Domino Tiga BUMN Diprivatisasi Lagi

Rabu, 22 Nov 2017 23:12

Bareskrim Hentikan Dugaan Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, HNW: Aneh, padahal Ada Pidananya

Bareskrim Hentikan Dugaan Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, HNW: Aneh, padahal Ada Pidananya

Rabu, 22 Nov 2017 22:35

Anggota Parlemen Mesir Minta Presiden Al-Sisi Bebaskan Para Pemuda Tak Bersalah dari Penjara

Anggota Parlemen Mesir Minta Presiden Al-Sisi Bebaskan Para Pemuda Tak Bersalah dari Penjara

Rabu, 22 Nov 2017 22:22

Pengadilan PBB Vonis Penjara Seumur Hidup 'Jagal Bosnia' Jenderal Ratco Mladic

Pengadilan PBB Vonis Penjara Seumur Hidup 'Jagal Bosnia' Jenderal Ratco Mladic

Rabu, 22 Nov 2017 21:45

Sejak 2014 Setnov Sudah Dicitrakan Negatif oleh KPK

Sejak 2014 Setnov Sudah Dicitrakan Negatif oleh KPK

Rabu, 22 Nov 2017 21:35

Setnov Tersangka, Sudah Sejak Lama Ditarget?

Setnov Tersangka, Sudah Sejak Lama Ditarget?

Rabu, 22 Nov 2017 20:35

Kesetiaan Teman dapat Terlihat dalam Keadaan Susah

Kesetiaan Teman dapat Terlihat dalam Keadaan Susah

Rabu, 22 Nov 2017 19:35


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 23/11/2017 16:31

Waspada Adu Domba Kaum Muslimin