Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.127 views

Mencari Penyebab Krisis Energi, Menawarkan Solusi Islami

Oleh: Umar Syarifudin

Kenaikan BBM terus menerus di sejumlah negara kapitalis mengingatkan kita bahwa mereka tidak peduli dengan kesejahteraan rakyat. Pemerintah di banyak negara ini tidak memiliki kemauan politik untuk mengendalikan swastanisasi sektor energi dan kerugian lainnya. Dan untuk menyembunyikan inefisiensi mereka dalam mengatasi salah urus di sektor migas, dalam banyak kasus pemerintah gagal menyediakan pasokan migas yang murah dan memadai untuk rumah tangga dan pabrik. Inilah wajah nyata demokrasi kapitalis dimana kepentingan elit korporat akan dilindungi dengan menjadikan publik sebagai korban.

Masalah selanjutnya muncul, kenaikan pajak yang besar di sejumlah negara merupakan efek keputusasaan dan bagian dari keprihatinan kita secara mendalam baik untuk saat ini maupun masa depan. Peningkatan besar dalam perpajakan telah membebani industri dan pertanian. Sementara masyarakat dibebani dengan pajak yang besar, pemerintah memastikan bahwa perusahaan asing diberi konsesi dan pembebasan pajak yang besar, di bawah bendera mendorong Investasi Luar Negeri. Kondisi ini makin meningkatkan dominasi asing ekonomi kita.

Peningkatan pajak merupakan konsekuensi dari rezim yang merampas pendapatan substansial melalui privatisasi sektor energi. Privatisasi sektor energi tidak akan menyelesaikan masalah. Selama beberapa dasawarsa penjajahan yang dipersonalisisasi oleh kolonialis terhadap sektor energi, pemilik swasta terus memperoleh keuntungan besar, sementara pajak kepada rakyat yang terus berlanjut terus meningkat. Privatisasi sektor energi adalah bagian dari jebakan penjajah, yang dirancang untuk mencegah negara berkembang melarikan diri dan bangkit sebagai kekuatan ekonomi.

...Upaya penyehatan ekonomi negara-negara berkembang dari krisis tidak terletak pada privatisasi, investasi asing atau pinjaman penjajah...

Upaya penyehatan ekonomi negara-negara berkembang dari krisis tidak terletak pada privatisasi, investasi asing atau pinjaman penjajah. Itu karena hal tersebut merupakan penyakit itu sendiri. Satu-satunya penyembuhan adalah dengan penerapan sistem ekonomi Islam, yang dengan sendirinya akan menghasilkan lebih dari cukup pendapatan untuk merevolusi ekonomi. Tidak seperti Kapitalisme dan Komunisme, Islam telah menyatakan bahwa energi bukanlah milik pribadi atau milik negara melainkan milik publik bagi semua umat Islam.

Di bawah ekonomi Islam, minyak, gas, mineral berlimpah, laut, sungai, padang rumput hijau, dll, semuanya adalah milik publik yang dimiliki oleh rakyat secara kolektif. Ini juga merupakan sumber dana untuk Baitul Mal, dan organisasi-organisasi yang dikelola negara di bawah pemerintahan Islam yang akan memastikan tercapainya distribusi secara merata kepada publik. Tapi hari ini kita melihat sebaliknya, liberalisasi sektor migas disahkan melalui UU. Juga kita melihat bahwa sektor energi vital dijalankan oleh organisasi swasta untuk memaksimalkan keuntungan.

Dalam pandangan Islam, meskipun negara bertanggung jawab untuk mengelola kekayaan publik dan negara, namun tidak diizinkan bagi penguasa untuk memberikan kepemilikan umum seperti migas dan mineral kepada pihak swasta manapun, baik individu atau kelompok. Karena semu ini adalah kepemilikan rakyat. Pendapatan yang masuk dari sumber tersebut digunakan untuk kepentingan umum dan menjaga urusan rakyat dan bukan untuk kepentingan negara yang seringkali diwakili oleh para pejabatnya.

Hal ini berlaku untuk semua kekayaan publik yang melimpah, baik energi, seperti minyak bumi, gas, listrik atau mineral yang dapat diganti, seperti tembaga dan baja, atau air, seperti laut, sungai dan bendungan, atau padang rumput dan hutan. Memang, umat Islam memiliki bagian terbesar dari sumber energi dan mineral dunia, namun tanpa sistem ekonomi Islam, umat Islam tenggelam dalam kemiskinan dan Umat tidak membawa masalah dalam urusan dunia, bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki sebagian kecil dari kekayaan materialnya.

Oleh karena itu, untuk mengakhiri siklus krisis energi akibat buah pahit sistem kapitalisme, kaum muslim perlu menyadari bahwa sistem ekonomi Islam menawarkan alternatif praktis. Untuk mengembalikan sistem ini diperlukan usaha yang ekstra keras agar nantinya bisa diterapkan ke setiap jengkal bumi demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sendiri. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Jum'at, 17 Nov 2017 21:00

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Jum'at, 17 Nov 2017 20:30

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Jum'at, 17 Nov 2017 20:17

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Jum'at, 17 Nov 2017 20:13

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

Jum'at, 17 Nov 2017 19:24

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Jum'at, 17 Nov 2017 18:54

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Jum'at, 17 Nov 2017 18:13

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Jum'at, 17 Nov 2017 16:13

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Jum'at, 17 Nov 2017 15:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X