Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.537 views

Akankah Trump Meng-intervensi Myanmar Sebagaimana Suriah?

Oleh: Ahmad Fahrur Rozi

Penyair Romawi, Quintus Horatius Flaccus (65-8 SM), dikenal sebagai Horace, pernah menulis puisi begini: carpe diem, quam minimum credula postero. Jika diterjemahkan secara bebas, frasa tersebut berarti ‘petiklah hari dan percayalah sedikit mungkin akan hari esok’.

Entah Presiden Amerika Serikat Donald J Trump pernah membaca puisi Horatius itu atau tidak, tetapi nampaknya keputusan untuk mengintervensi konflik Suriah dan sebaliknya mengabaikan genosida terhadap etnis Rohingya adalah momen carpe diem. Ia tidak mau membuang waktu, bertindak inpulsif jika ada kesempatan dan bersikap acuh jika tak ada imbalan.

Namun begitu, momen carpe diem Trump, tidak sepenuhnya tanpa pertimbangan. Keputusan menyerang pangkalan militer Suriah, juga sikap "I don't care" terhadap Rohingya, diambil sekitar satu jam setelah makan malam dengan rivalnya, Presiden China Xi Jinping, di kelab Mar-a-Largo, Florida.

Makan malam politik yang hangat dengan bahasan tentang “kebandelan” Korea Utara yang terus melakukan uji coba nuklir serta bagi-bagi "kue" minyak/mineral di Suriah dan Laut Cina Selatan (LCS). Dan sepertinya, menyertakan kesepakatan tentang siapa yang akan mengambil cadangan minyak 6 milyar barrel di teluk Myanmar, juga siapa yang ditugasi "membasmi serangga" yang berpotensi menghalangi eksplorasi tersebut (dalam hal ini serangga yang dimaksud adalah etnis Rohingya).

AS di bawah kendali Trump memang anomalis. Bahkan editor The New Yorker, David Remnick menyebut terpilihnya Trump sebagai tragedi terburuk Amerika.

...AS di bawah kendali Trump memang anomalis. Bahkan editor The New Yorker, David Remnick menyebut terpilihnya Trump sebagai tragedi terburuk Amerika...

Atas dasar bahwa Presiden Suriah Bassar al-Assad menggunakan senjata kimia (Gas Nafarin) di Aleppo, Trump memerintahkan penyerangan terhadap pangkalan udara Suriah, Shayrat, di Provinsi Homs. Jumat pagi 5 April 2017. 59 peluru kendali serang daratan Tomahawk (TLAMs) meluncur dari kapal perusak USS Porter dan USS Ross yang berada di Laut Mediterania. Namun hal serupa tidak ditempuh Trump terhadap junta militer Myanmar, dengan sokongan penuh Cina, yang melakukan perburuan, pemerkosaan, pembantaian, pembakaran dan upaya pembersihan etnis terhadap 1,3 juta muslim Rohingya.

Sikap kontradiktif Trump ini sepertinya sejalan dengan hasil investigasi psikologis yang dilakukan oleh psikolog Harvard, Dan P McAdams dalam buku The Mind of Donald Trump. McAdams menulis, Trump memiliki karakter, sifat narsisisme, tidak menyenangkan, ofensif, suka bertengkar, tidak peduli orang lain, bertemperamen buruk, dan grandiosity.

Buktinya, sesaat setelah merudal Suriah, Trump membuat cuitan di Twitter, menyerukan “semua bangsa beradab untuk bergabung dengan AS guna mengakhiri tragedi kemanusiaan, pembantaian dan pertumpahan darah.” Namun, di saat hampir bersamaan, ia justru diam atas genosida Rohingya.

Meski begitu, Trump adalah presiden yang kebijakannya selama ini selalu membuat orang, rakyatnya, dan negara lain bingung. Ia sulit ditebak. Bisa jadi, dan semoga saja, ia akan bereaksi keras sebagaimana di Suriah. Mengintervensi konflik Rohingya, merebut hak konsesi minyak Myanmar dari Cina, bahkan mungkin saja memulai konfrontasi terbuka.

Itu skenario tersingkat menyelamatkan etnis Rohingya, tatkala pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, sang peraih nobel Perdamaian, tak lagi fokus membantai muslim Rohingya karena tersibukkan oleh pertikaian dua bos besarnya, AS dan Cina. Mau tidak mau Suu Kyi harus mendamaikan keduanya. Karena perekonomian Myanmar bangkit dan melejit mencetak rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia (8,7%) semua atas jasa kedua negara tersebut.

Intervensi Trump bisa menjadi cara tersingkat meredam kebrutalan Junta Myanmar. Sebelum nantinya Muslim Rohingya, juga muslim Xinjiang, Kashmir, Aleppo, Bangassou, Pattani dan muslim lain yang teraniaya di seluruh penjuru dunia, diselamatkan oleh tentara Khilafah.

Sembari mendoakan saudara kita muslim Rohingya, mari mengamati tingkah polah pemimpin negeri-negeri Islam yang sebatas mengirim bantuan pangan dan mengamini apa kata dan laku DJ Trump. (riafariana/voa-islam.com)

------
Beberapa poin disadur dari Buku Solusi Indonesia.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Tak Ada Sunnah Doa Khusus Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

Tak Ada Sunnah Doa Khusus Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

Rabu, 20 Sep 2017 14:40

Perhimpunan Al-Irsyad: Pertumbuhan Rokok Akibat Lemahnya Regulasi

Perhimpunan Al-Irsyad: Pertumbuhan Rokok Akibat Lemahnya Regulasi

Rabu, 20 Sep 2017 14:07

Bamus Betawi: Persoalan PKI Serahkan pada Hukum

Bamus Betawi: Persoalan PKI Serahkan pada Hukum

Rabu, 20 Sep 2017 14:04

Persis dan Muhammadiyah Rumuskan Kolaborasi Dakwah, Ekonomi, Sosial, Pendidikan dan Siyasah

Persis dan Muhammadiyah Rumuskan Kolaborasi Dakwah, Ekonomi, Sosial, Pendidikan dan Siyasah

Rabu, 20 Sep 2017 13:26

Helikopter Tempur Rusia Tanpa Sengaja Tembakan Roket pada Kerumunan Penonton Saat Latihan Perang

Helikopter Tempur Rusia Tanpa Sengaja Tembakan Roket pada Kerumunan Penonton Saat Latihan Perang

Rabu, 20 Sep 2017 12:58

Derry Sulaiman: Diragukan Keislaman Seorang Muslim Jika Tak Merasa Terluka atas Penderitaan Rohingya

Derry Sulaiman: Diragukan Keislaman Seorang Muslim Jika Tak Merasa Terluka atas Penderitaan Rohingya

Rabu, 20 Sep 2017 10:25

Otoritas Saudi Tangkap Ulama Populer Kritikus Hay'at Tahrir al-Sham dan Islamic State

Otoritas Saudi Tangkap Ulama Populer Kritikus Hay'at Tahrir al-Sham dan Islamic State

Rabu, 20 Sep 2017 09:45

Mewujudkan Makna Laa Ilaaha Illallah

Mewujudkan Makna Laa Ilaaha Illallah

Rabu, 20 Sep 2017 09:05

(Video) Derry Sulaiman: Rugi Kasih Bantuan ke Rohingya Kalau Tidak Dakwah

(Video) Derry Sulaiman: Rugi Kasih Bantuan ke Rohingya Kalau Tidak Dakwah

Rabu, 20 Sep 2017 08:32

Forum Jurnalis Muslim: Ada Framing Media dalam Memberitakan Muslim Rohingya

Forum Jurnalis Muslim: Ada Framing Media dalam Memberitakan Muslim Rohingya

Rabu, 20 Sep 2017 07:15

Bill Gates dan Misi Dibalik Program KB

Bill Gates dan Misi Dibalik Program KB

Rabu, 20 Sep 2017 07:00

Gelar Lingkar Diskusi, Mahasiswa Cimahi Bahas Isu Rohingya

Gelar Lingkar Diskusi, Mahasiswa Cimahi Bahas Isu Rohingya

Rabu, 20 Sep 2017 06:39

Muhammadiyah dan Persis Jalin Erat Ukhuwah, Hadapi Tantangan Dakwah

Muhammadiyah dan Persis Jalin Erat Ukhuwah, Hadapi Tantangan Dakwah

Rabu, 20 Sep 2017 06:30

Bagaimana Seharusnya Keyakinan Kepada Allah SWT?

Bagaimana Seharusnya Keyakinan Kepada Allah SWT?

Rabu, 20 Sep 2017 06:10

Kekhawatiran Ini Bisa Terjadi jika Bubarkan Kodim & Korem Terjadi

Kekhawatiran Ini Bisa Terjadi jika Bubarkan Kodim & Korem Terjadi

Selasa, 19 Sep 2017 22:03

Peran Kodim dan Korem masih Efektif di Daerah, Jangan Dibubarkan

Peran Kodim dan Korem masih Efektif di Daerah, Jangan Dibubarkan

Selasa, 19 Sep 2017 21:03

Wacana Pembubaran Kodim dan Korem, Fadli: Wacana Tidak Produktif

Wacana Pembubaran Kodim dan Korem, Fadli: Wacana Tidak Produktif

Selasa, 19 Sep 2017 20:03

Adhy Firdaus Gelar Sarasehan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Perspektif Islam

Adhy Firdaus Gelar Sarasehan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Perspektif Islam

Selasa, 19 Sep 2017 19:46

HTS Eksekusi Mati 3 Pembunuh 7 Relawan Sipil White Helmet di Idlib Suriah

HTS Eksekusi Mati 3 Pembunuh 7 Relawan Sipil White Helmet di Idlib Suriah

Selasa, 19 Sep 2017 17:15

3000 Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Ibrahim di Kota Hebron Tepi Barat

3000 Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Ibrahim di Kota Hebron Tepi Barat

Selasa, 19 Sep 2017 16:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X