Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.424 views

Akankah Trump Meng-intervensi Myanmar Sebagaimana Suriah?

Oleh: Ahmad Fahrur Rozi

Penyair Romawi, Quintus Horatius Flaccus (65-8 SM), dikenal sebagai Horace, pernah menulis puisi begini: carpe diem, quam minimum credula postero. Jika diterjemahkan secara bebas, frasa tersebut berarti ‘petiklah hari dan percayalah sedikit mungkin akan hari esok’.

Entah Presiden Amerika Serikat Donald J Trump pernah membaca puisi Horatius itu atau tidak, tetapi nampaknya keputusan untuk mengintervensi konflik Suriah dan sebaliknya mengabaikan genosida terhadap etnis Rohingya adalah momen carpe diem. Ia tidak mau membuang waktu, bertindak inpulsif jika ada kesempatan dan bersikap acuh jika tak ada imbalan.

Namun begitu, momen carpe diem Trump, tidak sepenuhnya tanpa pertimbangan. Keputusan menyerang pangkalan militer Suriah, juga sikap "I don't care" terhadap Rohingya, diambil sekitar satu jam setelah makan malam dengan rivalnya, Presiden China Xi Jinping, di kelab Mar-a-Largo, Florida.

Makan malam politik yang hangat dengan bahasan tentang “kebandelan” Korea Utara yang terus melakukan uji coba nuklir serta bagi-bagi "kue" minyak/mineral di Suriah dan Laut Cina Selatan (LCS). Dan sepertinya, menyertakan kesepakatan tentang siapa yang akan mengambil cadangan minyak 6 milyar barrel di teluk Myanmar, juga siapa yang ditugasi "membasmi serangga" yang berpotensi menghalangi eksplorasi tersebut (dalam hal ini serangga yang dimaksud adalah etnis Rohingya).

AS di bawah kendali Trump memang anomalis. Bahkan editor The New Yorker, David Remnick menyebut terpilihnya Trump sebagai tragedi terburuk Amerika.

...AS di bawah kendali Trump memang anomalis. Bahkan editor The New Yorker, David Remnick menyebut terpilihnya Trump sebagai tragedi terburuk Amerika...

Atas dasar bahwa Presiden Suriah Bassar al-Assad menggunakan senjata kimia (Gas Nafarin) di Aleppo, Trump memerintahkan penyerangan terhadap pangkalan udara Suriah, Shayrat, di Provinsi Homs. Jumat pagi 5 April 2017. 59 peluru kendali serang daratan Tomahawk (TLAMs) meluncur dari kapal perusak USS Porter dan USS Ross yang berada di Laut Mediterania. Namun hal serupa tidak ditempuh Trump terhadap junta militer Myanmar, dengan sokongan penuh Cina, yang melakukan perburuan, pemerkosaan, pembantaian, pembakaran dan upaya pembersihan etnis terhadap 1,3 juta muslim Rohingya.

Sikap kontradiktif Trump ini sepertinya sejalan dengan hasil investigasi psikologis yang dilakukan oleh psikolog Harvard, Dan P McAdams dalam buku The Mind of Donald Trump. McAdams menulis, Trump memiliki karakter, sifat narsisisme, tidak menyenangkan, ofensif, suka bertengkar, tidak peduli orang lain, bertemperamen buruk, dan grandiosity.

Buktinya, sesaat setelah merudal Suriah, Trump membuat cuitan di Twitter, menyerukan “semua bangsa beradab untuk bergabung dengan AS guna mengakhiri tragedi kemanusiaan, pembantaian dan pertumpahan darah.” Namun, di saat hampir bersamaan, ia justru diam atas genosida Rohingya.

Meski begitu, Trump adalah presiden yang kebijakannya selama ini selalu membuat orang, rakyatnya, dan negara lain bingung. Ia sulit ditebak. Bisa jadi, dan semoga saja, ia akan bereaksi keras sebagaimana di Suriah. Mengintervensi konflik Rohingya, merebut hak konsesi minyak Myanmar dari Cina, bahkan mungkin saja memulai konfrontasi terbuka.

Itu skenario tersingkat menyelamatkan etnis Rohingya, tatkala pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, sang peraih nobel Perdamaian, tak lagi fokus membantai muslim Rohingya karena tersibukkan oleh pertikaian dua bos besarnya, AS dan Cina. Mau tidak mau Suu Kyi harus mendamaikan keduanya. Karena perekonomian Myanmar bangkit dan melejit mencetak rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia (8,7%) semua atas jasa kedua negara tersebut.

Intervensi Trump bisa menjadi cara tersingkat meredam kebrutalan Junta Myanmar. Sebelum nantinya Muslim Rohingya, juga muslim Xinjiang, Kashmir, Aleppo, Bangassou, Pattani dan muslim lain yang teraniaya di seluruh penjuru dunia, diselamatkan oleh tentara Khilafah.

Sembari mendoakan saudara kita muslim Rohingya, mari mengamati tingkah polah pemimpin negeri-negeri Islam yang sebatas mengirim bantuan pangan dan mengamini apa kata dan laku DJ Trump. (riafariana/voa-islam.com)

------
Beberapa poin disadur dari Buku Solusi Indonesia.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Menteri Israel: Kami Tidak Akan Biarkan Hamas Kembangkan Kemampuan Militer Mereka

Menteri Israel: Kami Tidak Akan Biarkan Hamas Kembangkan Kemampuan Militer Mereka

Sabtu, 26 May 2018 22:12

Pemerintah seperti Gali Kuburannya Sendiri ketika Video Tidak Lucu Dianggap Lucu-lucuan

Pemerintah seperti Gali Kuburannya Sendiri ketika Video Tidak Lucu Dianggap Lucu-lucuan

Sabtu, 26 May 2018 15:37

109 Demonstran Palestina Terluka Oleh Tembakan Pasukan Israel hari Jum'at

109 Demonstran Palestina Terluka Oleh Tembakan Pasukan Israel hari Jum'at

Sabtu, 26 May 2018 15:15

Ini yang Ditemukan SBY dalam Lawatannya di 44 Kabupaten di tengah Naiknya Gaji ASN

Ini yang Ditemukan SBY dalam Lawatannya di 44 Kabupaten di tengah Naiknya Gaji ASN

Sabtu, 26 May 2018 14:37

Ini Kata Wakil Ketua DPR paska UU Terorisme Disahkan

Ini Kata Wakil Ketua DPR paska UU Terorisme Disahkan

Sabtu, 26 May 2018 13:37

Keadilan Negeri Ini Tercabik, Ada Kasta dalam Berbangsa?

Keadilan Negeri Ini Tercabik, Ada Kasta dalam Berbangsa?

Sabtu, 26 May 2018 12:37

GNPF Ulama: Bentuk Tim Independen Soal Terorisme

GNPF Ulama: Bentuk Tim Independen Soal Terorisme

Sabtu, 26 May 2018 12:15

Buletin Gelap Adu Domba Ulama Resahkan Bekasi

Buletin Gelap Adu Domba Ulama Resahkan Bekasi

Sabtu, 26 May 2018 12:10

GAN: Indonesia Butuh Pemimpin Pengurai Masalah Ekonomi

GAN: Indonesia Butuh Pemimpin Pengurai Masalah Ekonomi

Sabtu, 26 May 2018 12:02

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

Sabtu, 26 May 2018 11:12

Rezim Assad Jatuhkan Selebaran di Daraa, Desak Pejuang Oposisi untuk Pergi

Rezim Assad Jatuhkan Selebaran di Daraa, Desak Pejuang Oposisi untuk Pergi

Jum'at, 25 May 2018 22:50

ASN Rezim Jokowi Penuh dengan Ancaman?

ASN Rezim Jokowi Penuh dengan Ancaman?

Jum'at, 25 May 2018 19:39

Tergesa-gesa Meresmikan Kertajati, Jokowi Dianggap Pencitraan

Tergesa-gesa Meresmikan Kertajati, Jokowi Dianggap Pencitraan

Jum'at, 25 May 2018 18:39

Raksasa Konstruksi Saudi Binladin Group Akan Dirampingkan dan Berganti Nama

Raksasa Konstruksi Saudi Binladin Group Akan Dirampingkan dan Berganti Nama

Jum'at, 25 May 2018 18:15

Pasukan SDF Tangkap Komandan Islamic State (IS) Terkemuka asal Prancis

Pasukan SDF Tangkap Komandan Islamic State (IS) Terkemuka asal Prancis

Jum'at, 25 May 2018 17:45

Himbaun: Sebarkan 'Virus' 2019 Ganti Presiden di Kampung Halaman

Himbaun: Sebarkan 'Virus' 2019 Ganti Presiden di Kampung Halaman

Jum'at, 25 May 2018 17:39

Israel Setujui Pembangunan 3900 Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Israel Setujui Pembangunan 3900 Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Jum'at, 25 May 2018 17:15

Sudan Akan Terus Dukung Saudi Perangi Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Sudan Akan Terus Dukung Saudi Perangi Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Jum'at, 25 May 2018 16:45

Kinerja Jokowi di Bidang Ini Masih Buruk

Kinerja Jokowi di Bidang Ini Masih Buruk

Jum'at, 25 May 2018 16:39

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Jum'at, 25 May 2018 15:22


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X