Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.967 views

Akankah Trump Meng-intervensi Myanmar Sebagaimana Suriah?

Oleh: Ahmad Fahrur Rozi

Penyair Romawi, Quintus Horatius Flaccus (65-8 SM), dikenal sebagai Horace, pernah menulis puisi begini: carpe diem, quam minimum credula postero. Jika diterjemahkan secara bebas, frasa tersebut berarti ‘petiklah hari dan percayalah sedikit mungkin akan hari esok’.

Entah Presiden Amerika Serikat Donald J Trump pernah membaca puisi Horatius itu atau tidak, tetapi nampaknya keputusan untuk mengintervensi konflik Suriah dan sebaliknya mengabaikan genosida terhadap etnis Rohingya adalah momen carpe diem. Ia tidak mau membuang waktu, bertindak inpulsif jika ada kesempatan dan bersikap acuh jika tak ada imbalan.

Namun begitu, momen carpe diem Trump, tidak sepenuhnya tanpa pertimbangan. Keputusan menyerang pangkalan militer Suriah, juga sikap "I don't care" terhadap Rohingya, diambil sekitar satu jam setelah makan malam dengan rivalnya, Presiden China Xi Jinping, di kelab Mar-a-Largo, Florida.

Makan malam politik yang hangat dengan bahasan tentang “kebandelan” Korea Utara yang terus melakukan uji coba nuklir serta bagi-bagi "kue" minyak/mineral di Suriah dan Laut Cina Selatan (LCS). Dan sepertinya, menyertakan kesepakatan tentang siapa yang akan mengambil cadangan minyak 6 milyar barrel di teluk Myanmar, juga siapa yang ditugasi "membasmi serangga" yang berpotensi menghalangi eksplorasi tersebut (dalam hal ini serangga yang dimaksud adalah etnis Rohingya).

AS di bawah kendali Trump memang anomalis. Bahkan editor The New Yorker, David Remnick menyebut terpilihnya Trump sebagai tragedi terburuk Amerika.

...AS di bawah kendali Trump memang anomalis. Bahkan editor The New Yorker, David Remnick menyebut terpilihnya Trump sebagai tragedi terburuk Amerika...

Atas dasar bahwa Presiden Suriah Bassar al-Assad menggunakan senjata kimia (Gas Nafarin) di Aleppo, Trump memerintahkan penyerangan terhadap pangkalan udara Suriah, Shayrat, di Provinsi Homs. Jumat pagi 5 April 2017. 59 peluru kendali serang daratan Tomahawk (TLAMs) meluncur dari kapal perusak USS Porter dan USS Ross yang berada di Laut Mediterania. Namun hal serupa tidak ditempuh Trump terhadap junta militer Myanmar, dengan sokongan penuh Cina, yang melakukan perburuan, pemerkosaan, pembantaian, pembakaran dan upaya pembersihan etnis terhadap 1,3 juta muslim Rohingya.

Sikap kontradiktif Trump ini sepertinya sejalan dengan hasil investigasi psikologis yang dilakukan oleh psikolog Harvard, Dan P McAdams dalam buku The Mind of Donald Trump. McAdams menulis, Trump memiliki karakter, sifat narsisisme, tidak menyenangkan, ofensif, suka bertengkar, tidak peduli orang lain, bertemperamen buruk, dan grandiosity.

Buktinya, sesaat setelah merudal Suriah, Trump membuat cuitan di Twitter, menyerukan “semua bangsa beradab untuk bergabung dengan AS guna mengakhiri tragedi kemanusiaan, pembantaian dan pertumpahan darah.” Namun, di saat hampir bersamaan, ia justru diam atas genosida Rohingya.

Meski begitu, Trump adalah presiden yang kebijakannya selama ini selalu membuat orang, rakyatnya, dan negara lain bingung. Ia sulit ditebak. Bisa jadi, dan semoga saja, ia akan bereaksi keras sebagaimana di Suriah. Mengintervensi konflik Rohingya, merebut hak konsesi minyak Myanmar dari Cina, bahkan mungkin saja memulai konfrontasi terbuka.

Itu skenario tersingkat menyelamatkan etnis Rohingya, tatkala pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, sang peraih nobel Perdamaian, tak lagi fokus membantai muslim Rohingya karena tersibukkan oleh pertikaian dua bos besarnya, AS dan Cina. Mau tidak mau Suu Kyi harus mendamaikan keduanya. Karena perekonomian Myanmar bangkit dan melejit mencetak rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia (8,7%) semua atas jasa kedua negara tersebut.

Intervensi Trump bisa menjadi cara tersingkat meredam kebrutalan Junta Myanmar. Sebelum nantinya Muslim Rohingya, juga muslim Xinjiang, Kashmir, Aleppo, Bangassou, Pattani dan muslim lain yang teraniaya di seluruh penjuru dunia, diselamatkan oleh tentara Khilafah.

Sembari mendoakan saudara kita muslim Rohingya, mari mengamati tingkah polah pemimpin negeri-negeri Islam yang sebatas mengirim bantuan pangan dan mengamini apa kata dan laku DJ Trump. (riafariana/voa-islam.com)

------
Beberapa poin disadur dari Buku Solusi Indonesia.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Jum'at, 17 Nov 2017 21:00

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Jum'at, 17 Nov 2017 20:30

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Jum'at, 17 Nov 2017 20:17

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Jum'at, 17 Nov 2017 20:13

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

MUI Tolak Aliran Kepercayaan Dicantumkan pada Kolom Agama KTP

Jum'at, 17 Nov 2017 19:24

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Di Solo Ada Sekitar 11 Ribu Penghayat Aliran Kepercayaan, Pemkot Lakukan Pendataan Ulang

Jum'at, 17 Nov 2017 18:54

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Dipaksakan, Pemerintahan Jokowi Diprediksi akan Kehabisan Nafas menjelang Pemilu

Jum'at, 17 Nov 2017 18:13

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Sebut Takbir Bukti Teroris, Wakil Ketua MPR: Pakailah Akal Sehat, Tarik Ucapan dan Minta Maaflah

Jum'at, 17 Nov 2017 16:13

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Ini Kejanggalan Kecelakaan Lalin Setnov Menurut Tokoh Muda Golkar

Jum'at, 17 Nov 2017 15:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X