Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.944 views

Derita Muslim Uighur, Dimana Penguasa Muslim?

Oleh: Sitti Komariah, S. Pd. I

(Muslimah Media Konda & Member AMK)

Duka kaum muslimin seakan tiada habisnya, penindasan demi penindasan di berbagai belahan dunia terus terjadi. Setelah muslim Rohingya, Syria, Palestina, Iraq, Bosnia, dan lain sebagainya, kini muslim Uighur kembali menambah panjang deretan penderitaan kaum muslim.

Sebagaimana dilansir hidayatullah.com- lebih dari 1 juta tahanan yang kebanyakan etnis Uighur  terus ditahan di Kamp Pendidikan Ulang di China Barat, menurut Kepala Komisi Eksekutif Kongkres China (CECC).

Pejabat Partai Komunis China (PKC) mengatakan penahanan massal di kalangan penduduk Uighur  yang mayoritas beragama Islam adalah bagian dari langkah-langkah yang menurutnya ‘menindak terorisme’ ‘ekstrimisme agama’ dan ‘separatisme’ di negara itu. PKC telah mengunakan alasan potensi “ancaman ekstrim” untuk membenarkan pengawasan ketat dan penindasan terhadap etnis Uighur dan kelompok minoritas muslim lainnya di wilayah Xinjiang.

The Epoch Times mengungkapkan upaya oleh pihak berwenang China untuk menelanjangi para tahanan Uighur dari budaya dan bahasa mereka, memaksa mereka untuk mencela keyakinan mereka sendiri dan berjanji setia kepada PKC dan pemimpinnya.

Menurut salah seorang tahanan yang bebas dari Kamp Pendidikan tersebut mengungkapkan metode penyiksaan yang dilakukan di Kamp Pendidikan Ulang sangatlah tidak manusiawi dan tidak tertahankan, para tahanan dirantai seperti binatang, dipaksa makan daging babi dan minum khamer, kemudian mereka dipukuli sampai tubuh mereka bengkak dan menungkan darah, disetrika tubuhnya, dimasukan kedalam air dengan cara digantung kaki di atas dan kepala dibawah, dicabut giginya dengan paksa, dan lain sebagainya. Nauzuubillah.

Bukan hanya itu saja mereka dicuci otaknya untuk meningalkan agama dan keyakinannya, bahkan para wanita muda Uighur diperkosa setiap hari oleh pejabat PKC secara bergantian di Kamp-Kamp dan dapat dibunuh jika mereka menolak, serta dipaksa menikah dengan suku ‘Han’ untuk menghapus etnis muslim Uighur. Sehingga banyak korban yang meningal akibat dari penindasan yang dilakukan oleh Komunis China.

Inilah potret buram kekejian kaum komunis China terhadap muslim Uighur, mereka tidak lagi memiliki pri kemanusiaan, mereka tidak lagi menghargai keberagaman agama, mereka hanya ingin semua muslim tunduk dan meninggalkan keyakinan mereka dan beralih kepada sistem komunis yang mereka ciptakan.

Dimana sistem komunis yang tidak lagi mengakui adanya Sang Pencipta (Allah), dan  tidak lagi menghargai adanya agama karena mereka mengangap agama merupakan candu bagi mereka, sehingga mereka berupaya untuk menghapuskan seluruh kaum muslim untuk tetap berjaya di muka bumi dengan melakukan berbagai penindasan yang tidak manusiawi dan terhina.

Derita muslim Uighur merupakan derita seluruh muslim di dunia, karena sesungguhnya semua umat muslim dimanapun merupakan saudara. Sebagaimana sabda Rasulullah “Sesungguhnya Muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Ia tidak menzaliminya, dan tidak menyerahkannya (kepada orang yang menzaliminya),  (HR. al-Bukhari).

Mereka telah lama menjerit dan meminta pertolongan dari para penguasa negara muslim untuk membebaskan mereka dari berbagai penindasan dan genosida yang mereka alami. Namun seluruh dunia muslim seakan diam tak berdaya, mereka hanya melakukan kecaman-kecaman tanpa ada yang bergerak dan mengangkat senjata untuk menghentikan penindasan Partai Komunis  China terhadap muslim Uighur.

Organisasi Internasional HAM seakan tumpul seketika saat Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut menimpa kaum muslimin. Bahkan PBB pun sebagai lembaga Pedamaian Internasional tak mampu untuk menghentikan genosida yang terjadi terhadap kaum muslim Uighur.  Padahal seharusnya darah dan kehormatan seorang muslim sangatlah berarti dan harus dijaga oleh para penguasa negeri muslim.

Derita dan genosida yang terjadi terhadap seluruh kaum muslim di dunia tidak akan pernah tuntas, jika sistem Islam tidak diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan manusia, karena hanya Islamlah yang mampu menjaga dan melindungi nyawa, dan kehormatan kaum muslimin. Sistem Islam tidak akan membiarkan satu nyawa pun melayang dengan sia-sia.

Sebagaimana sabda Rasulullah “Lebih baik hancurnya Ka’bah daripada matinya seorang muslim”. Dan ditegaskan Allah dalam firman-Nya “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya” (QS. An-Nisa : 93).

Begitupun kepemimpinan Islam juga akan menjaga kehormatan seorang muslimah sebagaimana kisah heroik pada masa kekhalifahan Al-Mu’tasim Billah, khalifah kedelapan dinasti Abbasiyah dalam membela kehormatan muslimah dan kehormatan Islam.

Pada saat itu ada seorang muslimah dengan pakaian rapi dan menutup seluruh auratnya sedang berbelanja. Namun orang Romawi mengaitkan pakaian wanita tersebut kepada sesuatu, sehingga pada saat wanita itu bergerak, tersingkaplah auratnya. Kemudian wanita tersebut berteriak dan memangil, Waa Mu’tasimaah!, yang artinya “dimana kau Mu’tasim, tolonglah aku”.

Saat teriakan wanita tersebut sampai ketelinga khalifah Al-Mu’Tasim. Beliau langsung memerintahkan panglima perang untuk mengumpulkan pasukan untuk memenuhi panggilan wanita itu.

Beribu-ribu pasukan diturunkan, banyak sekali sehingga apabila saat pasukan itu berbaris, maka pasukan terdepan sudah sampai di kota Ammuriyah, sedangkan pasukan yang ada di belakang masih di perbatasan kota Baghdad. Sebegitu seriusnya khalifah Al-Mu’tasim dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang kepala negara yang harus melindugi rakyatnya.

Dan masih banyak lagi kisah-kisah heroik yang tercatat oleh tinta emas dalam pemerintahan Islam guna mensejahterakan rakyatnya, karena kepemimpinan dalam Islam merupakan tangung jawab yang akan dimintai pertangung jawaban, dan seorang pemimpin merupakan perisai dan pelindung bagi rakyatnya “seorang imam (khalifah) memelihara dan mengatur urusannya terhadap rakyatnya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu tidak ada jalan lain yang mampu menyelamatkan penderitaan dan genosida kaum muslimin diseluruh dunia baik di Rohingya, Syria, Palestina, maupun di Uighur  kecuali dengan menerapkan sistem Islam dalam seluruh sendi-sendi kehidupan umat manusia.

Karena hanya sistem Islam yang mampu dan terbukti melindungi dan menjaga nyawa kaum muslimin, serta menjaga harta, dan kehormatan mereka. Bahkan sistem Islam bukan hanya menjaga nyawa dan kehormatan kaum muslimin, namun nyawa dan kehormatan non muslimpun juga terjaga.

Namun penerapan sistem Islam tidak akan pernah terwujud kecuali dengan adanya penegakkan daulah Islamiyah, yang akan menjadi perisai bagi seluruh kaum muslimin di seluruh dunia.

Oleh karena itu marilah kita gemakan dan gencarkan dakwah Islam agar Islam segera tegak di muka bumi dan mampu mengatasi seluruh problemati umat, dan mampu menjaga nyawa dan kehormatan kaum muslimin. Wallahu a’alam bisshawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Rabu, 12 Aug 2020 19:27

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Rabu, 12 Aug 2020 15:30

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 12 Aug 2020 15:17

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Rabu, 12 Aug 2020 14:45

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 11/08/2020 09:12

Menemukan Cahaya di Antara Kegelapan