Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.990 views

Prabowo Biasa Buat Survei dengan Responden 100,000 Orang

 
Oleh:
Asyari Usman*
 
 
BERBULAN-BULAN, bahkan bertahun-tahun, kubu petahan mengeluarkan biaya ratusan miliar rupiah untuk survei-survei yang respondennya hanya 1,200 orang saja. Sebaliknya, Prabowo Subianto (PS) dan Sandiaga Uno melakukan survei sendiri, langsung di lapangan. Respondennya, per survei, bisa mencapai 100,000 orang atau bahkan lebih. Hebatnya, ‘margin of error’ survei mereka ini  0%.
 
Responden 100,000 orang itu disurvei dalam beberapa jam saja. Kok bisa? Bisa. Dan lebih akurat dibandingkan dengan survei-survei yang menyetop responden di jalan-jalan. Atau responden yang didatangi ke rumah-rumah.
 
Nah, 100,000 orang itu disurvei secara simultan. Mereka berkumpul di satu tempat secara sukarela. Rela berhujan, ikhlas berpanas. Bukan seperti survei biaya tinggi yang sering susah mencari responden.   
 
Mana yang lebih valid?
 
Pastilan survei Pak PS dan Sandi. Beliau berdua ini tidak pakai metode tanya-tanya responden. Sebaliknya, respondenlah yang meneriakkan jawaban kepada mereka. Kalau jumlah responden LSI Denny JA, SMRC, Indikator Politik, PoliticaWave, Litbang Kompas, dan lembaga-lembaga survei lainnya rata-rata 1,200 atau 1,500 orang, jumlah responden Pak PS atau Sandi bisa mencapai 30,000 orang, 40,000 orang, 50,000 orang, 80,000 orang. Bahkan bisa lebih.
 
Pak PS dan Sandi tidak pakai multi-stage sampling, convenience sampling, judgement sampling atau yang lainya. Yang mereka pakai adalah metode “massive crowd sampling”. Belum pernah dengar, bukan? Itulah sampel khalayak jumlah besar. Inilah yang beliau berdua lakukan di banyak kota dan pedesaan yang mereka datangi.
 
Masih lagi mereka di atas mobil, para responden yang berjumlah puluhan ribu itu tak henti-henti meneriakkan “Prabowo, Prabowo” atau “Sandi, Sandi” sebagai jawaban untuk pertanyaan tunggal “Siapa yang kalian pilih sebagai presiden?”.
 
Kalau mereka pakai pentas atau podium, baru mau naik saja para responden di stadion atau aula-aula besar langsung memekikkan jawaban untuk pertanyaan tunggal tadi. Mantapnya, jawaban mereka disertai dengan acungan ‘dua jari’ sebagai pelengkap.
 
Begitulah Pak PS dan Sandi melakukan survei yang keabsahannya tak terbantahkan. Dengan tingkat elektabilitas 100%. Baik itu dengan responden 30 ribu, 40 ribu, 50 ribu orang maupun 100 ribu. Mereka sudah lakukan ini di ribuan tempat yang mereka datangi. Termasuklah Medan, Kisaran, Rantauprapat, Pekanbaru, Dumai, Batam, Bukittinggi, Jambi, Palembang, Bengkulu, Jakarta, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Jogjakarta, Solo, Purbalingga, Madura, Makassar, Ambon, Lombok, dst, dst.
 
Yang sangat mengherankan, Jokowi dan Ma’ruf Amin (Ko-Ruf) malahan ikut menjadi ‘peneliti’ (reasearcher). Ketika paslon 01 ini berkunjung ke berbagai tempat, warga yang disangka responden 01 yang berdiri di kiri-kanan jalan, malah meneriakkan “Prabowo, Prabowo”. Tak terkatakan betapa anehnya. Seolah-olah paslon Ko-Ruf tidak punya pendukung lagi.
 
Jadi, Prabowo-Sandi tidak hanya sedang menginspirasi perubahan menuju Indonesia yang berdaulat penuh, adil dan makmur. Mereka bahkan menciptakan metode baru dalam ilmu survei. Yaitu, “massive crowd sampling” dengan ruang kesalahan (margin of error) nol persen.
 
Cuma, metode ini tidak mudah dilakukan. Jokowi dan Kiyai Ma’ruf selalu gagal. Orang tidak rela berkumpul. Apalagi dikumpulkan dengan paksa. Walaupun disediakan macam-macam insentif. Sekian kali Ko-Ruf terpaksa membatalkan acara silaturahmi yang disiapkan dengan suasana mewah. Gara-gara tak cukup ‘responden’ yang datang.
 
*Penulis adalah wartawan senior

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Sabtu, 21 Sep 2019 17:44

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Sabtu, 21 Sep 2019 15:26

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Sabtu, 21 Sep 2019 14:27

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Sabtu, 21 Sep 2019 13:14

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Sabtu, 21 Sep 2019 13:13

Sandiwara Sepatu Kotor

Sandiwara Sepatu Kotor

Sabtu, 21 Sep 2019 12:27

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Sabtu, 21 Sep 2019 11:14

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Sabtu, 21 Sep 2019 11:09

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Sabtu, 21 Sep 2019 10:27

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Sabtu, 21 Sep 2019 10:15

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Sabtu, 21 Sep 2019 09:55

Kerja Seorang Muslim

Kerja Seorang Muslim

Sabtu, 21 Sep 2019 09:51

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X