Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.555 views

Prabowo Biasa Buat Survei dengan Responden 100,000 Orang

 
Oleh:
Asyari Usman*
 
 
BERBULAN-BULAN, bahkan bertahun-tahun, kubu petahan mengeluarkan biaya ratusan miliar rupiah untuk survei-survei yang respondennya hanya 1,200 orang saja. Sebaliknya, Prabowo Subianto (PS) dan Sandiaga Uno melakukan survei sendiri, langsung di lapangan. Respondennya, per survei, bisa mencapai 100,000 orang atau bahkan lebih. Hebatnya, ‘margin of error’ survei mereka ini  0%.
 
Responden 100,000 orang itu disurvei dalam beberapa jam saja. Kok bisa? Bisa. Dan lebih akurat dibandingkan dengan survei-survei yang menyetop responden di jalan-jalan. Atau responden yang didatangi ke rumah-rumah.
 
Nah, 100,000 orang itu disurvei secara simultan. Mereka berkumpul di satu tempat secara sukarela. Rela berhujan, ikhlas berpanas. Bukan seperti survei biaya tinggi yang sering susah mencari responden.   
 
Mana yang lebih valid?
 
Pastilan survei Pak PS dan Sandi. Beliau berdua ini tidak pakai metode tanya-tanya responden. Sebaliknya, respondenlah yang meneriakkan jawaban kepada mereka. Kalau jumlah responden LSI Denny JA, SMRC, Indikator Politik, PoliticaWave, Litbang Kompas, dan lembaga-lembaga survei lainnya rata-rata 1,200 atau 1,500 orang, jumlah responden Pak PS atau Sandi bisa mencapai 30,000 orang, 40,000 orang, 50,000 orang, 80,000 orang. Bahkan bisa lebih.
 
Pak PS dan Sandi tidak pakai multi-stage sampling, convenience sampling, judgement sampling atau yang lainya. Yang mereka pakai adalah metode “massive crowd sampling”. Belum pernah dengar, bukan? Itulah sampel khalayak jumlah besar. Inilah yang beliau berdua lakukan di banyak kota dan pedesaan yang mereka datangi.
 
Masih lagi mereka di atas mobil, para responden yang berjumlah puluhan ribu itu tak henti-henti meneriakkan “Prabowo, Prabowo” atau “Sandi, Sandi” sebagai jawaban untuk pertanyaan tunggal “Siapa yang kalian pilih sebagai presiden?”.
 
Kalau mereka pakai pentas atau podium, baru mau naik saja para responden di stadion atau aula-aula besar langsung memekikkan jawaban untuk pertanyaan tunggal tadi. Mantapnya, jawaban mereka disertai dengan acungan ‘dua jari’ sebagai pelengkap.
 
Begitulah Pak PS dan Sandi melakukan survei yang keabsahannya tak terbantahkan. Dengan tingkat elektabilitas 100%. Baik itu dengan responden 30 ribu, 40 ribu, 50 ribu orang maupun 100 ribu. Mereka sudah lakukan ini di ribuan tempat yang mereka datangi. Termasuklah Medan, Kisaran, Rantauprapat, Pekanbaru, Dumai, Batam, Bukittinggi, Jambi, Palembang, Bengkulu, Jakarta, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Jogjakarta, Solo, Purbalingga, Madura, Makassar, Ambon, Lombok, dst, dst.
 
Yang sangat mengherankan, Jokowi dan Ma’ruf Amin (Ko-Ruf) malahan ikut menjadi ‘peneliti’ (reasearcher). Ketika paslon 01 ini berkunjung ke berbagai tempat, warga yang disangka responden 01 yang berdiri di kiri-kanan jalan, malah meneriakkan “Prabowo, Prabowo”. Tak terkatakan betapa anehnya. Seolah-olah paslon Ko-Ruf tidak punya pendukung lagi.
 
Jadi, Prabowo-Sandi tidak hanya sedang menginspirasi perubahan menuju Indonesia yang berdaulat penuh, adil dan makmur. Mereka bahkan menciptakan metode baru dalam ilmu survei. Yaitu, “massive crowd sampling” dengan ruang kesalahan (margin of error) nol persen.
 
Cuma, metode ini tidak mudah dilakukan. Jokowi dan Kiyai Ma’ruf selalu gagal. Orang tidak rela berkumpul. Apalagi dikumpulkan dengan paksa. Walaupun disediakan macam-macam insentif. Sekian kali Ko-Ruf terpaksa membatalkan acara silaturahmi yang disiapkan dengan suasana mewah. Gara-gara tak cukup ‘responden’ yang datang.
 
*Penulis adalah wartawan senior

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 15/01/2021 21:15

Memilih Pemimpin