Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.299 views

Isu Terorisme Akhir Tahun, Narasi Usang yang Diulang

Oleh:

Ifa Mufida*

 

SAMPAI saat ini, terus saja dihembuskan kepada publik bahwa segala tindak terorisme itu  berasal dari Islam. Penyesatan opini ini terus digelontorkan oleh rezim kapitalisme dunia, pun juga oleh rezim pemerintahan Indonesia yang berpenduduk mayoritas beragama Islam. Penyesatan opini ini tidak lain untuk mewujudkan adanya islamophobia masyarakat kepada Islam sendiri.

Menjelang perayaan natal dan tahun baru pun, isu ketakutan akan teror yang "disematkan" kepada Islam kembali dimunculkan. Seolah mereka bisa memprediksi jika momen Natal dan tahun baru, yang merupakan bukan momen Islam para teror akan beraksi kembali. Langkah-langkah aparat kepolisian pun menyambut dengan gegap gempita menerima tugas ini. Sebagai contoh,  menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Polda Riau menyiagakan 940 personel untuk pengamanan. Langkah ini dilakukan melalui Operasi Lilin Muara Takus 2018 yang berlangsung selama 10 hari, sejak 23 Desember hingga 1 Januari mendatang.

Tidak hanya di Riau, Balikpapan pun berlaku demikian. Sebanyak 141 lokasi peribadatan umat Kristiani di Balikpapan dipastikan mendapat jaminan keamanan oleh kepolisian. Hal itu diungkapkan Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra, Selasa (18/12/2018). Adanya ormas dan masyarakat Muslim yang ikut membantu pengamanan sejumlah gereja di Balikpapan, ikut direspon oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto.

Adanya pengamanan ketat menjelang akhir tahun bukan tanpa sebab. Ini dinilai sebagai pengamanan akan terorisme. Polisi mulai mengawasi 'sel tidur' jaringan terorisme yang dianggap berpotensi menimbulkan serangan jelang penutupan tahun 2018. Kerja sama dengan sejumlah aparat penegak hukum digalang untuk mencegah potensi penyerangan (cnn.indonesia).

Lebih dari itu, tim detasemen khusus 88/ anti-teror  polri menangkap sebanyak 21 orang terduga teroris jelang hari raya natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Meskipun, kepolisian belum menemukan indikasi serangan teror di dua perayaan itu. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/12). Bahwa Densus 88 belum menemukan indikasi rencana serangan 21 terduga teroris ini saat Natal dan Tahun Baru (cnn.indonesia).

Tentu menjadi pertanyaan bersama mengapa narasi terorisme kembali dimunculkan? Di tengah-tengah kondisi musibah yang silih berganti. Di saat, perpolitikan sedang panas karena kebijakan Freeport dan kampanye presiden. Pun juga, sebelumnya umat Islam  telah suskes melaksanakan reuni 212 dengan penuh damai, bahkan mendapat  apresiasi dari masyarakat  umum. Akan tetapi tetap saja isu teror ini dimunculkan untuk men-teror umat Islam. Ini adalah upaya keji mengkaitkan Islam yang rahmatan lil'alamin sebagai agama yang jadi sumber dan pelaku teror. Sungguh ini sangat mengkebiri Islam dan umat Islam, astaghfirullah.

Memang, sejak Amerika mencetuskan War on Terorism (WoT) pada tahun 2001, sejak itulah narasi terorisme terus digencarkan. Indonesia yang merupakan bagian dari negara yang berserikat dalam PBB, dipaksa untuk tunduk dan patuh pada kebijakan negara adidaya. Dalam lawatan Presiden Jokowi ke 4 negara Eropa, 19-23 April 2016, salah satu agenda kerjasama penting yang diemban presiden adalah membangun kerjasama counter terrorism atau kerjasama menangkal terorisme. Negara yang masuk dalam daftar agenda kerjasama counter terrorism adalah Inggris dan Belanda. Jauh sebelumnya, Lembaga Pendidikan Polri dengan Dewan Eksekutif Akademi  Kepolisisan Belanda telah menandatangani  LoA  kerja sama pelatihan kepolisian pada tanggal 14 Desember 2012 (presidenri.go.id ).

Proyek WoT sejatinya adalah proyek barat untuk 'menyerang' umat Islam secara pemikiran yang berujung pada fisik. Upaya stigmatisasi negatif terus dilakukan untuk mencitrakan bahwa Islam identik dengan kekerasan. Padahal, itu sebuah "hoax" terbesar yang didesain negara adidaya dan diaruskan di negeri-negeri muslim. Terlebih betapa mirisnya rezim saat ini sangat 'patuh' terhadap segala propaganda yang diaruskan oleh negara adidaya, dan menjadi 'ekor' dari mereka. Mereka menjadi perpanjangan lisan-lisan dusta dan segala ide yang diemban oleh kafir barat. Salah satu produk yang sudah ditelorkan oleh rezim ini adalah UUD Terorisme yang sangat mengkebiri dakwah Islam.

Nampak di sini bahwa segala langkah  yang dilakukan adalah bagian dari upaya menghambat kebangkitan Islam di muka bumi. Kita tentu mengetahui bahwa peradaban Islam yang bertahan belasan abad merupakan mimpi buruk bagi dunia barat. Islam yang tegak sebagai sistem adalah musuh terbesar bagi kafir barat. Meski sebenarnya mereka sendiri sejatinya melihat kesejahteraan dan toleransi yang hakiki ketika berada di bawah kepemimpinan Islam.

Seorang Orientalis Inggris, TW Arnold berkata: “The treatment of their Christian subjects by the Ottoman emperors -at least for two centuries after their conquest of Greece- exhibits a toleration such as was at that time quite unknown in the rest of Europe…” [Perlakuan terhadap warga Kristen oleh pemerintahan Khilafah Turki Utsmani –selama kurang lebih dua abad setelah penaklukan Yunani– telah memberikan contoh toleransi keyakinan yang sebelumnya tidak dikenal di daratan Eropa…] (The Preaching of Islam: A History of the Propagation of the Muslim Faith, 1896, hal. 134). Toleransi dalam Islam telah diakui bukan hanya dari kalangan muslim tetapi banyak oleh kalangan non-muslim juga.

Demikianlah, Islam adalah Rahmat bagi seluruh alam. Islam akan memberikan kesejahteraan bukan hanya untuk kaum muslim, tetapi juga untuk kaum non muslim. Sebagaimana firman Allah SWT, “Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107). Demikianlah, Nabi Muhammad SAW diutus dengan membawa ajaran Islam, maka Islam adalah rahmatan lil’alamin, Islam adalah rahmat bagi seluruh manusia.

Namun, orang-orang kafir ternyata tidak pernah mau menerima kebenaran yang dibawa Islam. Hal ini secara fitrah ditegaskan  dalam Q.S. Al Baqarah ayat 120, Allah : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu."

Sebagai umat Islam seharusnya menyadari betapa musuh-musuh Islam terus melakukan beragam proyek secara massif dalam menjauhkan umat saat ini dari Islam politik. Terlebih, mereka sudah jauh hari-hari telah memprediksi gejolak kebangkitan umat Islam ini. Sebagaimana lembaga think tank Amerika National Intelligence Council’s (NIC) telah merilis sebuah laporan yang berjudul “Mapping the Global Future”.

Salah satu poin penting dalam laporan itu adalah gambaran tentang nasib umat Islam di masa mendatang. Diprediksikan bahwa pada tahun 2020 akan berdiri kembali “A New Chaliphate” -khilafah Islam- yang ditakutkan AS. Mereka saja sudah meramalkan tentang persatuan umat Islam sedunia berdasarkan data-data akurat mereka, lalu bagaimana sikap umat muslim sendiri? Tidak sepatutnya lah, kaum muslimin ketika diserang dengan isu terorisme justru merasa kecil hati dengan Islam.

Mereka merasa tidak percaya diri  dengan keislaman-nya. Namun sebaliknya kaum muslimin harus semakin serius mempelajari Islam dan mengamalkannya sepenuh hati. Hal inilah yang akan menepis serangan demi serangan terorisme terhadap Islam. Dan suatu saat nanti umat Islam pasti akan dimenangkan oleh Allah SWT, insya Allah.*Pemerhati masalah sosial keumatan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X