Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.507 views

Prestasi Akuisisi Jokowi, Benarkah untuk Negeri?

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Pemerintahan Jokowi bangga telah mengukir sejarah di tahun 2018. Salah satunya adalah prestasi pemerintah melalui PT Indonesia Asahan Aluminium(PT Inalum) mengambil alih 51,23% saham Freeport Indonesia, yang sebelumnya hanya 9,36%. Bangga karena tidak ada presiden sebelumnya yang bisa melakukan itu, juga usaha alot dan berliku yang ditempuh pemerintah untuk mendapatkannya dari negosiasi, pendanaan, hingga pembayaran. Harapannya, setelah akuisisi, Indonesia menjadi pemilik utama tambang emas raksasa ini.

Orias Petrus Moedak direktur keuangan PT Inalum juga dengan bangga menyatakan bahwa PT Inalum membeli saham PT Freeport Indonesia bermodal dengkul (Detikfinance.com).  Nekat, karena pemerintah tidak memiliki anggaran untuk mengakuisisi saham Freeport. Uang sebesar 3,85 miliar dolar atau 56 triliun rupiah bisa didapat oleh Indonesia dengan menerbitkan obligasi. Pembayarannya bertahap dari tahun 2021, 2023, 2028, dan 2048 dengan kupon atau bunga rata-rata 5,9991%.

Kemudahan memperoleh dana dengan cara menerbitkan obligasi sebenarnya bukanlah prestasi. Karena hakekatnya, surat obligasi dengan apapun cara pembayarannya, tetaplah hutang yang harus dibayar lengkap dengan bunganya. Kemudahan memperolehnya tidak sebanding dengan resiko yang akan diterima bangsa ini di masa depan. Bukan hanya resiko ekonomi yang akan diterima, tetapi juga resiko kedaulatan bangsa.

Resiko ekonomi dari hutang sebenarnya sudah dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Ketergantungan dengan mata uang sang debitur, menjadikan rupiah menjadi mata uang yang tidak berharga. Kalau hari ini 1 dolar AS adalah 15.000 rupiah, tentu saja akan berubah di 3, 5, 10 apalagi 30 tahun ke depan. Apalagi bila ditambah bunga yang juga harus dibayar. Meskipun nantinya akan diselesaikan dengan mencetak uang lebih banyak untuk membayar hutang, jelas hal ini bukan solusi. Karena dengan semakin banyaknya uang yang beredar, maka inflasi akan terjadi, daya beli masyarakat semakin menurun.

Resiko kedaulatan juga sudah kita alami. Sebagai negara yang seharusnya memiliki kedaulatan penuh atas negaranya, akhirnya harus didikte oleh pihak asing. Bukankah yang kita alami sekarang, dengan meratifikasi beberapa Undang-undang yang semakin liberal adalah konsekuensi dikte asing karena utang? Begitupun dengan ditariknya subsidi bagi rakyat, itu artinya memalak rakyat atas nama asuransi semesta untuk kesehatan. Belum lagi rakyat dicekik lagi dengan berbagai macam pajak. Bukankah semua ini kita terima karena utang pemerintah Indonesia sejak 2, 3, 5, 10 bahkan 30 tahun yang lalu?

Tambang emas Freeport sebenarnya adalah hak rakyat karena milik rakyat. Hal ini tidak akan pernah terealisasikan di sistem sekular kapitalis. Selain tidak mengindahkan syariah Allah SWT untuk mengatur seluruh urusan kehidupan, sistem yang ada sekarang lebih memihak kepada para kapitalis. Harapan untuk menyejahterahkannya seluruh rakyat Indonesia, hanyalah isapan jempol. Tambang emas ini tetap bukan kita yang memiliki. Hasilnya dan keuntungannya tetap untuk para pemilik modal, yang sudah membeli obligasi. Tak pernah ada jalan tulus dari sistem ekonomi kapitalis untuk memberikan hasil tambang emas untuk seluruh rakyat Indonesia.

Tambang dengan hasil yang melimpah adalah kepemilikan umum. Hasilnya untuk seluruh rakyat Indonesia dan untuk membiayai kebutuhan masyarakat secara umum. Tambang ini menjadi sumber dana untuk kesehatan, pendidikan, penyediaan fasilitas umum, juga untuk pencegahan dan penanggulanga bencana. Jadi tidak ada alasan lagi, keterbatasan pelayanan untuk kebutuhan masyarakat secara umum tidak terpenuhi karena tidak adanya dana. Karena faktanya tambang emas, minyak, gas yang melimpah ada nyata di negeri ini.

Seharusnyalah sumber daya alam sekaya itu dikelola oleh negara sepenuhnya, untuk kesejahteraan rakyat seluruhnya. Tentu saja pengelolaan yang benar ini telah diatur oleh syariat Islam. Penerapannya sudah pernah dilakukan oleh Khilafah, suatu sistem negara yang diridloi Allah SWT. Jadi tunggu apa lagi? Hanya manusia sombong saja yang tidak mau memakai aturan dariNya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Weleh, Wiranto Lagi

Weleh, Wiranto Lagi

Selasa, 21 May 2019 11:44

The Power of Emak-emak

The Power of Emak-emak

Selasa, 21 May 2019 11:30

Nilai Strategis Peran Jurnalis Dalam Sosialisasi Wakaf

Nilai Strategis Peran Jurnalis Dalam Sosialisasi Wakaf

Selasa, 21 May 2019 09:35

Beredar Surat Perintah Penyidikan untuk Prabowo Subianto Atas Dugaan Makar

Beredar Surat Perintah Penyidikan untuk Prabowo Subianto Atas Dugaan Makar

Selasa, 21 May 2019 08:20

JIhadis Suriah Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Pangkalan Udara Rusia di Latakia

JIhadis Suriah Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Pangkalan Udara Rusia di Latakia

Selasa, 21 May 2019 07:00

TIP Ancam Ancam Rusia Dengan Perang Seperti Sovyet-Afghanistan di Suriah

TIP Ancam Ancam Rusia Dengan Perang Seperti Sovyet-Afghanistan di Suriah

Selasa, 21 May 2019 04:30

Manis dan Pedasnya Kata-kata Rocky Gerung

Manis dan Pedasnya Kata-kata Rocky Gerung

Selasa, 21 May 2019 04:09

32 Tewas Saat Terpidana Islamic State Memulai Kerusuhan di Penjara Vahdat Tajikistan

32 Tewas Saat Terpidana Islamic State Memulai Kerusuhan di Penjara Vahdat Tajikistan

Selasa, 21 May 2019 03:30

Turki Perintahkan Penangkapan 249 Staf Kementerian Luar Negeri

Turki Perintahkan Penangkapan 249 Staf Kementerian Luar Negeri

Selasa, 21 May 2019 02:30

Alasan Prabowo Mengunjungi Eggi dan Lieus

Alasan Prabowo Mengunjungi Eggi dan Lieus

Selasa, 21 May 2019 02:09

Angkatan Udara Saudi Hancurkan Rudal Syi'ah Houtsi yang Akan Menargetkan Makkah dan Madinah

Angkatan Udara Saudi Hancurkan Rudal Syi'ah Houtsi yang Akan Menargetkan Makkah dan Madinah

Selasa, 21 May 2019 00:30

Ratusan Jenderal Purnawirawan Siap Ikut Aksi 22 Mei Tegakkan Kedaulatan Rakyat

Ratusan Jenderal Purnawirawan Siap Ikut Aksi 22 Mei Tegakkan Kedaulatan Rakyat

Selasa, 21 May 2019 00:19

Tak Diizinkan Jenguk oleh Polisi, Prabowo Tetap Bawakan Nasi Padang untuk Eggi dan Lieus

Tak Diizinkan Jenguk oleh Polisi, Prabowo Tetap Bawakan Nasi Padang untuk Eggi dan Lieus

Senin, 20 May 2019 23:12

Tentara Assad Gagal Rebut Kembali Wilayah Utama yang Dikuasai Oposisi di Suria

Tentara Assad Gagal Rebut Kembali Wilayah Utama yang Dikuasai Oposisi di Suria

Senin, 20 May 2019 23:00

Petugas Pemilu Banyak Meninggal, KAMMI Gelar Do'a dan Buka Bersama Ahmad Heryawan

Petugas Pemilu Banyak Meninggal, KAMMI Gelar Do'a dan Buka Bersama Ahmad Heryawan

Senin, 20 May 2019 22:51

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senin, 20 May 2019 22:00

Din Syamsuddin: People Power Tak Langgar Konstitusi

Din Syamsuddin: People Power Tak Langgar Konstitusi

Senin, 20 May 2019 21:55

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

Senin, 20 May 2019 21:30

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senin, 20 May 2019 21:00

Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Akan Mempertahankan Diri dengan Segenap Kekuatan

Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Akan Mempertahankan Diri dengan Segenap Kekuatan

Senin, 20 May 2019 20:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X