Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.088 views

Protes Eva Sundari

Oleh: M Rizal Fadillah

Penyitaan buku buku bernafaskan komunisme dari toko buku di Kediri oleh aparat TNI diprotes anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP. Protes yang pantas bagi seorang aktivis yang gencar membela komunisme dan PKI.

Akan tetapi tidak pantas bagi anak bangsa yang sadar bahwa PKI adalah organisasi terlarang dan penyebaran faham Komunisme, Marxisme, Leninisme adalah terlarang pula di Indonesia.

Dasarnya sangat kuat yaitu Ketetapan MPRS No XXV Tahun 1966 dan UU No 27 Tahun 1996 tentang Perubahan Pasal 107 KUHP. Usaha pencabutan larangan ini telah gagal. Negara Pancasila tetap melarang PKI dan penyebaran faham Komunisme, Marxisme, Leninisme.

Oleh karena itu langkah konkrit yang dilakukan aparat TNI di Kediri bukan saja tepat tapi juga dalam rangka menjalankan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebaliknya protes kader PDIP Eva Sundari yang aneh dan menimbulkan pertanyaan masyarakat tentang kiprah orang atau tokoh yang selalu berada di garda terdepan dalam pembelaan PKI dan pengembangan ajaran Komunisme.

Wajar masyarakat khawatir semakin percaya dirinya para pembela PKI ini sebagai bukti dari bangkitnya PKI dan menguatnya spirit pengembangan faham Komunisme di Indonesia. Di sisi lain, ada pejabat tinggi di Negara Pancasila yang dengan percaya diri menyatakan PKI dan pengembangan ajaran Komunisme itu sama sekali tidak ada. Ada pula yang menyatakan PKI bukan ancaman. Ada permainan apa di balik semua ini ?

Munculnya kader Partai Politik yang secara terang terangan membela dan kadang memutarbalikkan fakta sejarah PKI dan Komunisme, menyebabkan munculnya sorotan masyarakat pada Partai tersebut. Ini adalah risiko politik karena memelihara kader kader yang selalu ke depan dalam urusan advokasi PKI. Bahkan dengan penuh percaya diri membuat buku "Aku Bangga Menjadi Anak PKI".

Partai tidak usah marah pada publik, justru rakyat yang menuntut partai agar membersihkan diri dari figur figur pencemar tersebut. Sudah menjadi komitmen rakyat dan bangsa Indonesia bahwa PKI adalah musuh Negara dan Komunisme adalah faham yang berbahaya. Karenanya dilarang.

Revolusi mental adalah slogan Aidit. Yang dimaknai belum suksesnya Revolusi Mental sebelum masyarakat jauh dari Agama. Agama adalah candu dan orang beragama dianggap berpenyakit mental.

PKI memusuhi Agama. Komunisme adalah pemberhalaan materi, tak ada nilai ghaib, iman, atau syari'at. Yang ada adalah aturan transaksional. Tak ada moral, yang ada segala cara dibenarkan agar tujuan tercapai. Maka tak aneh PKI memperjuangkan ideologinya dengan tak berperikemanusiaan, biadab dan masa bodoh dengan aturan dan nilai.

Lanjutkan operasi pengawasan dan penyitaan buku buku faham Komunis, Marxis, dan Leninis. Rakyat akan mendukung. Jangan rusak masyarakat dengan peracunan faham yang menyesatkan dan merusak ini. Kemiskinan, kesenjangan, dan otoritarian kekuasaan menjadi atmosfir subur bagi bangkitnya PKI dan Komunisme.

Diawali dengan proses edukasi dan sosialisasi, lalu penyusupan kader di lembaga politik dan aparatur, lalu dengan dukungan Komunisme Internasional maka ia akan mencari momentum untuk melakukan perebutan kekuasaan. Biasa skim perjuangannya tak keluar dari itu.

Umat beragama, khususnya umat Islam merupakan kekuatan perlawanan yang ditakuti. Bersama TNI dan aparat keamanan lain perlu meningkatkan kewaspadaan dan kebersamaan. Pecah belah adalah strategi klasik pemenangan. Tahun 2019 adalah momentum politik untuk memperkokoh daya tangkal.

Benamkan politisi pembina dan pembela PKI dan Komunis. Presiden mesti sadar dan berkomitmen pada pemberantasan faham Komunisme. Ketika kini suasana semakin nyaman bagi bangkitnya PKI dan pengembangan faham komunisme, nampaknya kita butuh Presiden dan Wakil Presiden yang baru. Presiden dan Wakil Presiden yang segar dan berjiwa demokratis, nasionalis, dan agamis.

Tutup rapat pintu masuk PKI dan Komunisme. Selamatkan bangsa dan Negara. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Weleh, Wiranto Lagi

Weleh, Wiranto Lagi

Selasa, 21 May 2019 11:44

The Power of Emak-emak

The Power of Emak-emak

Selasa, 21 May 2019 11:30

Nilai Strategis Peran Jurnalis Dalam Sosialisasi Wakaf

Nilai Strategis Peran Jurnalis Dalam Sosialisasi Wakaf

Selasa, 21 May 2019 09:35

Beredar Surat Perintah Penyidikan untuk Prabowo Subianto Atas Dugaan Makar

Beredar Surat Perintah Penyidikan untuk Prabowo Subianto Atas Dugaan Makar

Selasa, 21 May 2019 08:20

JIhadis Suriah Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Pangkalan Udara Rusia di Latakia

JIhadis Suriah Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Pangkalan Udara Rusia di Latakia

Selasa, 21 May 2019 07:00

TIP Ancam Ancam Rusia Dengan Perang Seperti Sovyet-Afghanistan di Suriah

TIP Ancam Ancam Rusia Dengan Perang Seperti Sovyet-Afghanistan di Suriah

Selasa, 21 May 2019 04:30

Manis dan Pedasnya Kata-kata Rocky Gerung

Manis dan Pedasnya Kata-kata Rocky Gerung

Selasa, 21 May 2019 04:09

32 Tewas Saat Terpidana Islamic State Memulai Kerusuhan di Penjara Vahdat Tajikistan

32 Tewas Saat Terpidana Islamic State Memulai Kerusuhan di Penjara Vahdat Tajikistan

Selasa, 21 May 2019 03:30

Turki Perintahkan Penangkapan 249 Staf Kementerian Luar Negeri

Turki Perintahkan Penangkapan 249 Staf Kementerian Luar Negeri

Selasa, 21 May 2019 02:30

Alasan Prabowo Mengunjungi Eggi dan Lieus

Alasan Prabowo Mengunjungi Eggi dan Lieus

Selasa, 21 May 2019 02:09

Angkatan Udara Saudi Hancurkan Rudal Syi'ah Houtsi yang Akan Menargetkan Makkah dan Madinah

Angkatan Udara Saudi Hancurkan Rudal Syi'ah Houtsi yang Akan Menargetkan Makkah dan Madinah

Selasa, 21 May 2019 00:30

Ratusan Jenderal Purnawirawan Siap Ikut Aksi 22 Mei Tegakkan Kedaulatan Rakyat

Ratusan Jenderal Purnawirawan Siap Ikut Aksi 22 Mei Tegakkan Kedaulatan Rakyat

Selasa, 21 May 2019 00:19

Tak Diizinkan Jenguk oleh Polisi, Prabowo Tetap Bawakan Nasi Padang untuk Eggi dan Lieus

Tak Diizinkan Jenguk oleh Polisi, Prabowo Tetap Bawakan Nasi Padang untuk Eggi dan Lieus

Senin, 20 May 2019 23:12

Tentara Assad Gagal Rebut Kembali Wilayah Utama yang Dikuasai Oposisi di Suria

Tentara Assad Gagal Rebut Kembali Wilayah Utama yang Dikuasai Oposisi di Suria

Senin, 20 May 2019 23:00

Petugas Pemilu Banyak Meninggal, KAMMI Gelar Do'a dan Buka Bersama Ahmad Heryawan

Petugas Pemilu Banyak Meninggal, KAMMI Gelar Do'a dan Buka Bersama Ahmad Heryawan

Senin, 20 May 2019 22:51

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senin, 20 May 2019 22:00

Din Syamsuddin: People Power Tak Langgar Konstitusi

Din Syamsuddin: People Power Tak Langgar Konstitusi

Senin, 20 May 2019 21:55

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

Senin, 20 May 2019 21:30

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senin, 20 May 2019 21:00

Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Akan Mempertahankan Diri dengan Segenap Kekuatan

Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Akan Mempertahankan Diri dengan Segenap Kekuatan

Senin, 20 May 2019 20:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X