Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.619 views

Protes Eva Sundari

Oleh: M Rizal Fadillah

Penyitaan buku buku bernafaskan komunisme dari toko buku di Kediri oleh aparat TNI diprotes anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP. Protes yang pantas bagi seorang aktivis yang gencar membela komunisme dan PKI.

Akan tetapi tidak pantas bagi anak bangsa yang sadar bahwa PKI adalah organisasi terlarang dan penyebaran faham Komunisme, Marxisme, Leninisme adalah terlarang pula di Indonesia.

Dasarnya sangat kuat yaitu Ketetapan MPRS No XXV Tahun 1966 dan UU No 27 Tahun 1996 tentang Perubahan Pasal 107 KUHP. Usaha pencabutan larangan ini telah gagal. Negara Pancasila tetap melarang PKI dan penyebaran faham Komunisme, Marxisme, Leninisme.

Oleh karena itu langkah konkrit yang dilakukan aparat TNI di Kediri bukan saja tepat tapi juga dalam rangka menjalankan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebaliknya protes kader PDIP Eva Sundari yang aneh dan menimbulkan pertanyaan masyarakat tentang kiprah orang atau tokoh yang selalu berada di garda terdepan dalam pembelaan PKI dan pengembangan ajaran Komunisme.

Wajar masyarakat khawatir semakin percaya dirinya para pembela PKI ini sebagai bukti dari bangkitnya PKI dan menguatnya spirit pengembangan faham Komunisme di Indonesia. Di sisi lain, ada pejabat tinggi di Negara Pancasila yang dengan percaya diri menyatakan PKI dan pengembangan ajaran Komunisme itu sama sekali tidak ada. Ada pula yang menyatakan PKI bukan ancaman. Ada permainan apa di balik semua ini ?

Munculnya kader Partai Politik yang secara terang terangan membela dan kadang memutarbalikkan fakta sejarah PKI dan Komunisme, menyebabkan munculnya sorotan masyarakat pada Partai tersebut. Ini adalah risiko politik karena memelihara kader kader yang selalu ke depan dalam urusan advokasi PKI. Bahkan dengan penuh percaya diri membuat buku "Aku Bangga Menjadi Anak PKI".

Partai tidak usah marah pada publik, justru rakyat yang menuntut partai agar membersihkan diri dari figur figur pencemar tersebut. Sudah menjadi komitmen rakyat dan bangsa Indonesia bahwa PKI adalah musuh Negara dan Komunisme adalah faham yang berbahaya. Karenanya dilarang.

Revolusi mental adalah slogan Aidit. Yang dimaknai belum suksesnya Revolusi Mental sebelum masyarakat jauh dari Agama. Agama adalah candu dan orang beragama dianggap berpenyakit mental.

PKI memusuhi Agama. Komunisme adalah pemberhalaan materi, tak ada nilai ghaib, iman, atau syari'at. Yang ada adalah aturan transaksional. Tak ada moral, yang ada segala cara dibenarkan agar tujuan tercapai. Maka tak aneh PKI memperjuangkan ideologinya dengan tak berperikemanusiaan, biadab dan masa bodoh dengan aturan dan nilai.

Lanjutkan operasi pengawasan dan penyitaan buku buku faham Komunis, Marxis, dan Leninis. Rakyat akan mendukung. Jangan rusak masyarakat dengan peracunan faham yang menyesatkan dan merusak ini. Kemiskinan, kesenjangan, dan otoritarian kekuasaan menjadi atmosfir subur bagi bangkitnya PKI dan Komunisme.

Diawali dengan proses edukasi dan sosialisasi, lalu penyusupan kader di lembaga politik dan aparatur, lalu dengan dukungan Komunisme Internasional maka ia akan mencari momentum untuk melakukan perebutan kekuasaan. Biasa skim perjuangannya tak keluar dari itu.

Umat beragama, khususnya umat Islam merupakan kekuatan perlawanan yang ditakuti. Bersama TNI dan aparat keamanan lain perlu meningkatkan kewaspadaan dan kebersamaan. Pecah belah adalah strategi klasik pemenangan. Tahun 2019 adalah momentum politik untuk memperkokoh daya tangkal.

Benamkan politisi pembina dan pembela PKI dan Komunis. Presiden mesti sadar dan berkomitmen pada pemberantasan faham Komunisme. Ketika kini suasana semakin nyaman bagi bangkitnya PKI dan pengembangan faham komunisme, nampaknya kita butuh Presiden dan Wakil Presiden yang baru. Presiden dan Wakil Presiden yang segar dan berjiwa demokratis, nasionalis, dan agamis.

Tutup rapat pintu masuk PKI dan Komunisme. Selamatkan bangsa dan Negara. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
 Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Ahad, 12 Jul 2020 07:18

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Ahad, 12 Jul 2020 06:51

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

Ahad, 12 Jul 2020 06:16

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Ahad, 12 Jul 2020 05:56

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Ahad, 12 Jul 2020 05:35

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Ahad, 12 Jul 2020 02:27

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

Ahad, 12 Jul 2020 01:04

 Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Sabtu, 11 Jul 2020 23:56

Mahasiswa Geruduk DPR,  Ah yang Bener?

Mahasiswa Geruduk DPR, Ah yang Bener?

Sabtu, 11 Jul 2020 22:50

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Sabtu, 11 Jul 2020 21:35

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 21:28

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Sabtu, 11 Jul 2020 21:05

RUU Denominasi Masuk Prolegnas, Anis Minta Pemerintah Dahulukan Program Prioritas Lain

RUU Denominasi Masuk Prolegnas, Anis Minta Pemerintah Dahulukan Program Prioritas Lain

Sabtu, 11 Jul 2020 20:46

Jubir Presiden Turki Bantah Tuduhan Negaranya Mengukuti Kebijakan 'Ikhwan Atau Neo-Ottoman'

Jubir Presiden Turki Bantah Tuduhan Negaranya Mengukuti Kebijakan 'Ikhwan Atau Neo-Ottoman'

Sabtu, 11 Jul 2020 20:45

Lebih 1.500 Rumah yang Hancur dalam Serangan Israel di Gaza 2014 Belum Dibangun Kembali Sejak Itu

Lebih 1.500 Rumah yang Hancur dalam Serangan Israel di Gaza 2014 Belum Dibangun Kembali Sejak Itu

Sabtu, 11 Jul 2020 20:20

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Sabtu, 11 Jul 2020 20:18

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Sabtu, 11 Jul 2020 09:20

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 07:04

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

Sabtu, 11 Jul 2020 06:37

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X