Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.068 views

Kok, Dianggap Enteng

Oleh: M Rizal Fadillah

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahaya proxy war yang dimainkan Cina. Menteri Pertahanan Keamanan Ryamizard Ryacudu menyatakan adanya fenomena kebangkitan PKI dan Komunisme.

Simbol Palu Arit menyebar di masyarakat, buku-buku PKI dan faham komunis dan marxis dijual bebas di toko toko buku, Pusdikkum TNI AD di Bandung membuat spanduk Waspada PKI Gaya Baru.

Sementara itu kader politik PDIP terang terangan membuat buku bangga menjadi anak PKI, menghadiri rapat kelompok 'alumni PKI', menantang "Jika PKI bangkit, apa salahnya" serta sang Ketum Partai minta Jokowi memecat anggota TNI atau Polri yang men"sweeping" atribut PKI yang marak.

Kritikus yang mengingatkan dan menyentil Presiden soal PKI seperti Alfian Tanjung, Tamim Pardede, Bambang Tri dipenjara hingga kini. Amien Rais mensinyalir suasana sekarang seperti menjelang G 30 S PKI. Mayjen Purn Kivlan Zein terus mengingatkan bahaya kebangkitan PKI meski tekanan pada dirinya juga dirasakan.

Partai Komunis Cina "silaturahmi" akrab di Istana Jokowi. Kader partai dikirim dan dibina ke dan oleh Partai Komunis Cina. Aparat penegak hukum konon juga "sekolah" di Beijing. Betapa eratnya hubungan Partai Komunis Cina (PKC) dengan petinggi negara kita.

Di tengah situasi seperti ini pimpinan negara, termasuk Presiden nampaknya masih menganggap enteng PKI dan komunisme. Kata Panglima tidak mungkin PKI hidup di negara Pancasila. Lupa dulu waktu PKI berontak juga dasar negara kita adalah Pancasila, bahkan buku Aidit berjudul "Membela Pantjasila".

Presiden Jokowi lebih menekankan bahaya radikalisme daripada Komunisme. Tanpa bisa mengangkat bukti apa, siapa, dan bagaimana Radikalisme yang dimaksud. Sementara Komunisme lebih mudah dilihat dan dibuktikan ancamannya.

Di medsos masih muncul tantangan pada pribadi Presiden untuk menujukkan silsilah keturunannya. Si penulis seolah meyakini nasab Jokowi berkaitan dengan pejuang PKI. Namun itu pun dianggap enteng saja, padahal menjadi isu sensitif yang dihubungkan dengan fenomena kebangkitan PKI dan pengembangan Komunisme selama ini. Bagusnya jawab dan klarifikasi. Bila tuduhan hoax, klarifikasi tersebut akan membangun simpati.

Sikap menganggap enteng kebangkitan PKI dan Komunisme ini dapat dianalisis dari tiga aspek, yaitu :

Pertama, memang petinggi negara itu tidak tahu bahwa PKI telah melakukan infiltrasi ke Pemerintahan. Pembisik "orang PKI" telah berhasil menina bobokan dan meyakinkan tidak adanya gerakan komunisme. Pembodohan tingkat tinggi telah terjadi. Dahulu pun sekelas Bung Karno saja masih bisa "dibodohi" dan dipengaruhi.

Kedua, memang figur figur inti negara ini adalah bagian dari jaringan kolaborasi dan konspirasi. Mencoba meredam publik seolah tak ada kebangkitan PKI. Hal ini agar reaksi dan kekhawatiran dapat diantisipasi dan ditutupi. Dengan menganggap enteng masalah PKI dan Komunisme, maka masyarakat diharapkan menanggapi isu yang berkembang itu sekedar isapan jempol. Komunis adalah gerakan bawah tanah. Operasi senyap.

Ketiga, ada semangat baru untuk mengkristalisasi tiga kekuatan aliran politik yaitu nasionalis, agama, dan komunis. Nasakom ingin dihidupkan kembali dan jika ada dari kalangan agama yang menentang agenda ini akan masuk dalam kategori Islam Sontoloyo.

Karenanya spirit bangkit PKI dan Komunisme memang sengaja dibiarkan, bahkan difasilitasi. Adanya hambatan perundang-undangan akan terus diperjuangkan agar dapat dihapuskan dengan alasan bertentangan dengan asas kebebasan berserikat dan berpendapat.

Sekali lagi waspadai kebangkitan PKI dan penyebaran faham Komunisme. Hentikan kepemimpinan yang memberi peluang. Jika berlanjut umat dan rakyat mesti bersiap membentuk front front perjuangan anti PKI dan Komunisme. Anak cucu kita semua yang tengah kita selamatkan dari bahaya dan kejahatan Komunisme.

Jangan takut, jangan lemah Allah bersama kita. Allahu Akbar. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

Latest News
Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Selasa, 16 Jul 2019 21:16

Presiden 8 Tahun?

Presiden 8 Tahun?

Selasa, 16 Jul 2019 20:50

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Selasa, 16 Jul 2019 20:45

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Selasa, 16 Jul 2019 20:28

HRW Kecam Kuwait yang Deportasi Warga Mesir Kembali ke Negaranya

HRW Kecam Kuwait yang Deportasi Warga Mesir Kembali ke Negaranya

Selasa, 16 Jul 2019 20:19

Lebak Bulus atau Akal Bulus?

Lebak Bulus atau Akal Bulus?

Selasa, 16 Jul 2019 19:40

Ditanya Soal Prabowo, GNPF Ulama: Hubungan Kita dengan Prabowo Sudah Selesai

Ditanya Soal Prabowo, GNPF Ulama: Hubungan Kita dengan Prabowo Sudah Selesai

Selasa, 16 Jul 2019 19:08

Rayahan Kursi

Rayahan Kursi

Selasa, 16 Jul 2019 18:30

Mengajarkan Pendidikan Agama di Sekolah, Berdosakah?

Mengajarkan Pendidikan Agama di Sekolah, Berdosakah?

Selasa, 16 Jul 2019 17:20

(Politik) Dagang Sapi

(Politik) Dagang Sapi

Selasa, 16 Jul 2019 16:10

Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Selasa, 16 Jul 2019 15:00

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Selasa, 16 Jul 2019 09:56

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Selasa, 16 Jul 2019 09:18

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Selasa, 16 Jul 2019 08:58

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Selasa, 16 Jul 2019 08:25

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Selasa, 16 Jul 2019 08:17

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Selasa, 16 Jul 2019 08:01

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Senin, 15 Jul 2019 22:29


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X