Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.339 views

Dialog Soal Perda Anti Miras FPI dengan Mendagri Belum Tuntas

JAKARTA (Voa-Islam) - Dalam audiensi yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung Kemendagri Lantai 3, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (13/1/2012), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menjamin tidak ada pencabutan Perda Anti Miras. Jaminan Gamawan itu disampaikan kepada jajaran Dewan Pengurus Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI).

Audiensi Mendagri dengan DPP FPI adalah kelanjutan dari aksi yang dilakukan FPI Kamis kemarin (12/1/2012). Selain Habib Rizieq, pengurus FPI  yang hadir antara lain Sekretaris Dewan Syuro KH Misbahul Anam, Sekjen FPI KH Ahmad Shobri Lubis, Wasekjen KH Awit Mayhuri dan Panglima LPI Maman Suryadi.

Sementara dari Kemendagri, Gamawan Fauzi didampingi oleh Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, Dirjen Kesbangpol Kemendagri Tanribali Lamo, Kapuspen Kemendagri Reydonnyar Moenek, dan Kabiro Hukum Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. Pertemuan berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB secara tertutup. Gamawan tidak memberikan keterangan pers.

Usai audiensi, Pernyataan Mendagri itu disampaikan Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab kepada wartawan. "Beliau menjamin tidak ada pencabutan Perda Anti Miras", kata Habib Rizieq yang didampingi Kapuspen Kemendagri Reydonnyar Moenek dan sejumlah pengurus DPP FPI.

Habib Rizieq juga menyampaikan dalam pertemuan tersebut FPI telah meminta penjelasan kepada Gamawan terkait surat yang dikirimkan kepada sejumlah kepala daerah seperti Bupati Indramayu, Wali Kota Bandung dan Wali Kota Tangerang. "Kami sampaikan juga keberatan-keberatan kami atas redaksi yang kami tafsirkan sebagai instruksi pencabutan. Kami sudah mendapatkan penjelasan dari Mendagri. Beliau menjamin tidak ada pencabutan," jelasnya.

Meski demikian, kata Habib Rizieq, ada beberapa aturan yang harus diluruskan. Habib Rizieq mengusulkan agar ke depan Kemendagri membantu pemerintah daerah yang telah mengeluarkan perda-perda anti miras supaya bisa didorong sebagai rekomendasi kepada Presiden untuk merevisi Keppres No. 3 Tahun 1997.

Langkah konkritnya FPI akan membentuk tim yang hasilnya nanti akan diserahkan kepada Kemendagri. Dengan upaya itu Habib Rizieq berharap agar tidak ada lagi multi tafsir sehingga tidak ada kelompok lain yang mengadu antara pemerintah dengan masyarakat.

Mendagri Berkelit    

Seperti diberitakan sebelumnya, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 1997 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol hanya mengatur minuman yang mengandung ethanol. Namun, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menerangkan banyak pihak yang protes dan menyangka aturan tersebut terkait minuman keras (miras).

Padahal, lanjut Gamawan, Keppres tersebut hanya berisikan tentang pengaturan peredaran dan penjualan minuman yang mengandung ethanol. Ethanol itu, kata Gamawan, digolongkan menjadi tiga, yakni golongan A sebanyak 0 hingga 5 persen boleh beredar, 5 hingga 20 persen harus diawasi, dan 20 hingga 55 persen itu lebih diawasil lagi.

"Jadi ada misunderstanding. Pendemo mengira itu miras. Kalau soal ethanol, tape kan mengandung ethanol. Banyak minuman mengandung ethanol," papar Gamawan di kantornya, Jumat (13/1).

Pihaknya sepakat kalau miras memang harus dilarang dan diawasi peredarannya dengan sangat ketat sekali. Desakan agar surat Mendagri yang dikirim ke sembilan pemerintah daerah untuk evaluasi miras tersebut dicabut kembali, Gamawan belum bisa mengomentarinya sebab hal itu multitafsir. Menurutnya, perda yang sudah jadi itu bukan kewenangannya, kecuali perda yang belum jadi, bisa dievaluasi. Karena itu, tugasnya adalah harus mengklarifikasi perda berdasarkan aturan yang ada. (Desastian/SI/dbs)


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55


MUI

Must Read!
X