Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.692 views

Miras Ilegal: Keliru Anggapan, Legalkan Miras Menguntungkan Negara

JAKARTA (Voa-Islam) – Setiap kali Bea Cukai menyita ribuan kardus minuman keras ilegal yang masuk ke Jakarta, pemerintah mengaku, negara mengalami kerugian Rp 10 miliar. Padahal, keliru sekali anggapan, bahwa melegalkan miras akan menguntungkan negara yang akan mendapatkan uang pajak dari miras. Ini adalah penglihatan yang sempit sekali. Sebab, penghasilan dari pajak barang kotor dan haram itu tidak akan memberikan keberkahan apapun bagi kehidupan masyarakat.

“Justru kecelakaan dan kerugian akan menyelimuti kehidupan masyarakat. Betapa kerusakan timbul dari perilaku mabuk-mabukan akibat menenggak miras, seperti kematian setelah pesta miras oplosan, tawuran antar kelompok, penganiayaan, dan problem social lainnya, ujar Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH. Muhammad Al Khaththath kepada Voa-Islam.

Merebaknya minuman beralkohol ilegal akhir-akhir ini disinyalir karena beberapa pemerintah daerah melarang peredaran minuman beralkohol di wilayahnya. Akhir Oktober 2009, sebanyak 65 ribu botol minuman keras pernah ditemukan di Pluit dan Pantai Indah Kapuk, untuk selanjutnya dimusnahkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Bukan hanya itu, Dirjen Bea Cukai Tanjung Priok pernah menggagalkan penyelundupan miras asal Korea. Dengan demikian, dalam empat kali pengungkapan selama Desember 2009 sampai Januari 2010, bea cukai menyita 131.347 botol atau 56.682 liter minuman. Adapun modus yang dipakai pelaku yakni dengan memalsukan dokumen pabean.

Tak berselang lama, Dirjen Bea Cukai Jakarta kembali menyita 17 ribu botol miras impor berbagai merk asal Eropa. Ada wine asal Prancis dan vodka Rusia.Botol-botol dengan pita cukai palsu berpotensi menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 4,9 miliar. Petugas juga menyita 2.736 pita cukai palsu golongan B1 (Wine) dan 504 pita cukai palsu golongan C (Spirit).

Ironisnya, sanksi hukum perkara penyelundupan ini terlalu ringan. Tersangka hanya diancam pasal 54 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal delapan tahun atau denda minimal sepuluh kali nilai cukai dan maksimal dua puluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Seperti diberitakan media massa sebelumya, pada 13 September 2011, Kepolisian Sukoharjo, Jawa Tengah, berhasil menggagagalkan peredaran minuman keras ilegal, Senin (12/9). Ironisnya, miras diangkut dengan mobil dinas anggota DPRD setempat. Mobil ber-plat merah itu, diketahui kerap digunakan Ketua Komisi II DPRD Sukoharjo, Eka Junaedi, yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Demokrat.

Dari kendaraan tersebut, polisi menangkap tersangka W beserta barang bukti enam jerigen minuman keras jenis ciu. Pelaku terancam perda nomor IV tentang peredaran minuman keras tanpa ijin dan pajak. Ia terancam kurungan enam  bulan serta denda sebesar Rp50 ribu.

Setiap kali Bea Cukai menyita ribuan kardus minuman keras ilegal yang masuk ke Jakarta, pemerintah mengaku, negara mengalami kerugian Rp 10 miliar. Minuman beralkohol itu masuk kawasan pabean Indonesia melalui importir dengan cara memanipulasi data.

Penggeledahan Bea Cukai

Dari hasil pengeledahan, petugas Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai tipe A Tanjung Priok, Jakarta Utara menemukan 9.953 botol minuman kosong,  1.400 kardus minuman beralkohol berbagai merek dari luar negeri. Dua kontainer yang tak memiliki perizinan itu sudah masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok. Di dalamnya didapati barang berupa, minuman beralkohol, spare part komputer, dan barang tekstil. Bea Cukai sudah menunggu sekitar satu minggu, tapi perizinannya tidak ada.

Sementara itu, perusahaan pengimpor produk minuman mengandung ethil alkohol (MMEA) mengeluh dengan masih beredarnya pita cukai palsu di Indonesia. Pasalnya dengan adanya minuman ilegal ini, pendapatan perusahaannya menurun.

Ditjen Bea dan Cukai mencatat pada 2008 ada 2.988 pelanggaran. Pelanggaran ini berasal dari pelanggaran impor sebanyak 2.203 kasus, ekspor 13 kasus dan pelanggaran cukai sebanyak 772 kasus. Botol-botol dengan pita cukai palsu berpotensi menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 4,9 miliar.

Dalam Permendag No 43 tahun 2009 tentang pengadaan, pengedaran, penjualan, pengawasan, dan pengendalian minuman beralkohol, produksi minol (minuman beralkohol) tidak boleh melebihi kapasitas produksinya. Kalaupun melakukan impor, asumsinya untuk mengisi kebutuhan warga asing di sektor pariwisata dan perhotelan. Sementara itu, produksi minuman beralkohol dalam negeri dialokasikan untuk kebutuhan pasar domestik.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, kapasitas produksi minuman beralkohol golongan A (bir) sebanyak 260 juta liter per tahun. Sementara itu, golongan B (wine atau anggur) dan golongan C (spirit) hanya 80 juta liter per tahun.

Perlu diketahui, realisasi impor minuman beralkohol (minol) didominasi dari jenis wine atau anggur (golongan B). Pemerintah memberikan izin impor minol hanya kepada PT Sarinah. Untuk tahun 2009, alokasi impor yang diberikan kepada PT Sarinah mencapai 393 ribu karton. Terdiri dari, sebanyak 150 ribu karton untuk golongan A (beer), 225 ribu untuk golongan B (wine), dan 18 ribu untuk golongan C (spirit).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, realisasi impor minuman beralkohol golongan B pada 2009 mencapai 191.953 karton dari alokasi 225 ribu karton. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Diah Maulida menjelaskan, realisasi total impor minol tahun 2009 hanya mencapai 71 persen. Realisasinya sekitar 70 persen dari 3 golongan minol.

Sementara, realisasi golongan A atau beer hanya mencapai 69.689 karton (46,46 persen). Dan realisasi golongan C atau spirit mencapai 17.410 karton (96,72 persen). Sebelumnya, rendahnya realisasi golongan A (beer) diakibatkan telah banyak produksi jenis bir di dalam negeri. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Nasihat Kematian

Nasihat Kematian

Selasa, 01 Dec 2020 11:00

Akbar Pemulung Cinta Al Qur’an

Akbar Pemulung Cinta Al Qur’an

Selasa, 01 Dec 2020 09:50

dr. Gamal Jadi Pengurus di DPP PKS, Asyik: Saya Beri Porsi Anak Muda untuk Siap Jadi Pemimpin

dr. Gamal Jadi Pengurus di DPP PKS, Asyik: Saya Beri Porsi Anak Muda untuk Siap Jadi Pemimpin

Senin, 30 Nov 2020 23:50

Lebih dari 20 Ribu Produk Didaftarkan Sertifikasi Halal di BPJPH

Lebih dari 20 Ribu Produk Didaftarkan Sertifikasi Halal di BPJPH

Senin, 30 Nov 2020 21:51

Dukung Perjuangan Palestina, Adara Gelar Acara ‘Solidarity for Peace’

Dukung Perjuangan Palestina, Adara Gelar Acara ‘Solidarity for Peace’

Senin, 30 Nov 2020 21:44

Pasukan Afghanistan Klaim Tewaskan Dalang Serangan Bom Mobil Jibaku di Markas Militer Ghazni

Pasukan Afghanistan Klaim Tewaskan Dalang Serangan Bom Mobil Jibaku di Markas Militer Ghazni

Senin, 30 Nov 2020 21:00

Israel Tingkatkan Keamanan Seluruh Misi Diplomatiknya Setelah Pembunuhan Ahli Nuklir Iran

Israel Tingkatkan Keamanan Seluruh Misi Diplomatiknya Setelah Pembunuhan Ahli Nuklir Iran

Senin, 30 Nov 2020 20:00

Persatuan Ulama Muslim Internasional Kecam Fatwa Anti-Ikwahnul Muslimin Saudi

Persatuan Ulama Muslim Internasional Kecam Fatwa Anti-Ikwahnul Muslimin Saudi

Senin, 30 Nov 2020 19:30

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota MbS dan PM Israel Netanyahu

Raja Salman Tidak Tahu Pertemuan Rahasia Antara Putra Mahkota MbS dan PM Israel Netanyahu

Senin, 30 Nov 2020 17:45

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

Senin, 30 Nov 2020 15:55

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Kekuatan Figur Ayah dan Ibu dalam Membentuk Kepribadian Anak

Senin, 30 Nov 2020 15:51

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Bagikan Info Pengguna, Facebook Didenda di Korsel

Senin, 30 Nov 2020 15:50

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Nyeri Haid Tanda Masalah Kesuburan, Benarkah?

Senin, 30 Nov 2020 15:45

Seragam Khutbah Racun Agama

Seragam Khutbah Racun Agama

Senin, 30 Nov 2020 15:42

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Terpilih Ketua MUI Pusat, Ustaz Jeje: Bukan Anugerah tapi Amanah dan Ujian Berat

Senin, 30 Nov 2020 15:31

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Dewan Da'wah Resmikan Akademi Da'wah Bengkulu

Senin, 30 Nov 2020 15:02

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

Senin, 30 Nov 2020 14:56

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

Senin, 30 Nov 2020 12:41

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Nguber HRS, Ada Apa dengan Bima Arya?

Senin, 30 Nov 2020 11:32

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Edhy Prabowo Terlibat Suap, Usamah Hisyam: Presiden Gagal Memilih Menteri

Senin, 30 Nov 2020 10:11


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X