Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.332 views

Sebenarnya Apa Misi Dibalik Mosi Tidak Percaya dan DPR Tandingan?

JAKARTA (voa-islam.com) - Nampaknya semakin rumit kecenderungan politik di Indonesia. Dengan adanya mosi tidak percaya terhadap DPR, dan Komisi-Komisi yang dikuasai oleh Koalisi Merah Putih.

Bukan hanya mengeluarkan mosi tidak percaya, tapi sekarang kelompok Koalisi Indonesia Hebat, membentuk DPR tandingan, dan dipilih Ketua DPR versi Koalisi Indonesia Hebat, yaitu Ida Fauziah (PKB).

Langkah yang diambil oleh Koalisi Indonesia Hebat tidak disetujui oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla. Termasuk Mahkamah Agung, tidak mau melantik DPR tandingan.

Para pakar ahli hukum ketatanegaraan, seperti Prof. Jimly Ashiddiqi, Prof. Yusir Ihza Mahendra, pakar politik, Arbi Sanit,dan sejumlah tokoh-tokoh, tidak ada yang merespon positif atas langkah yang diambil oleh Koalisi Indonesia Hebat.

Kelompok Koalisi Indonesia Hebat dalam pernyataannya meminta Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu. Hal ini pasti akan menimbulkan komplikasi politik yang lebih luas.

Perppu yang dimaksudkan membatalkan UU MD3. Padahal, UU MD3 sudah pernah diuji di Mahkamah Konstitusi (MK), dan MK menyatakan tidak bertentangan dengan konstitusi.

Namun, kelompok Indonesia Hebat, melanjutkan langkahnya, dan bahkan salah satu anggota FPDIP, Efendi Simbolon, mengajak anggota DPR dari Koalisi Indonesia Hebat, tidak mengambil gaji, sebagai bentuk boikot.

Langkah-langkah politik lainnya, terus dilakukannya, dan tidak lagi perduli dengan pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Jokowi, yang menginginkan ‘pengesahan’ kebijakan oleh DPR, termasuk kebijakan dibidang subsidi BBM, dan perubahan APBN 2015.

Jika konflik antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih, tidak segera terselesaikan, maka pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi, bakal mengalami stagnasi , dan tidak dapat mengelola pemerintahan secara efektif.

Sebab, semua kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah akan memerlukanl legitimasi legislatif atau DPR. Bagaimana jika konflik di DPR antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih ini berlarut-larut, tanpa ada kesudahan, terutama dampaknya bagi pemerintah dan rakyat?

Namun, bukan sekadar konflik antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih semata,  tentu yang paling dikawatirkan yaitu bangsa ini akan terpecah. Terjadi des-integrasi nasional.

Padahal, Koalisi Indonesia Hebat, memiliki komitmen menjaga NKRI? Sudah dapat diprediksi dari sekarang kemungkinan yang lebih buruk, akibat kondisi yang ada di DPR sekarang ini.

Mereka para pemimpin politik, anggota legislatif yang menjadi wakil rakyat, yaitu Koalisi Indonesia Hebat, tidak bisa menunjukkan sikap komitmennya menjaga NKRI, dan terus mengobarkan permusuhan kepada Koalisi Merah Putih dengan cara membentuk DPR tandingan.

Ini akan menimbulkan iklim politik yang tidak sehat, dan menuju situasi yang sangat destruktif. Merugikaan bangsa dan negara.

Bukankah Koalisi Merah Putih, sudah menegaskan bahwa akan menjadi kekuatan ‘pengimbang’ pemerintah,  membangun sistem ‘check and balances’.

Sehingga pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi bisa berlangsung dengan sehat. Termasuk komitmen dari Koalisi Merah Putih yang akan mendukung semua kebijakan pemerintah yang baik atau positif bagi rakyat.

Komitmen itu sebagai bentuk penegasan dari Koalisi Merah Putih, yang sebenarnya tidak ada  agenda, seperti ingin menjegal pemerintah Jokowi atau melengserkan Jokowi.

Kecuali jika Presiden Jokowi melanggar sumpahnya, melanggar Undang-Undang atau Konsitusi. Jadi tidak ada alasan yang sangat tidak relevan dengan membentuk DPR tandingan.

Kecuali ada misi lain dari mosi tidak percaya dan membentuk DPR tandingan, yaitu kemungkinan adanya ketidak puasan dari Koallisi Indonesia Hebat atas susunan kabinet sekarang ini. Ketidak puasan itu, kemudian mereka salurkan dengan cara membuat DPR menjadi ‘deadlock’ (macet), sehingga  pemerintah Jokowi tidak bisa jalan.

Memang, nampaknya susunan kabinet yang sudah diumumkan oleh Presiden Jokowi itu, tidak memuaskan bagi berbagai  kalangan yang selama ini menjadi pendukung Jokowi. Termasuk mungkin internal PDIP.

Tapi, menurut berbagai sumber yang ada, susunan Kabinet  Kerja sekarang ini, benar-benar ‘hand made’ dari Megawati. Megawati benar-benar ‘powerfull’ dalam menyusun kabinet. Meskipun, tidak bisa dinafikan memang ada ‘share’ (sumbangan) dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jika memang tujuannya bukan hanya ingin men-delegitimasi DPR Koalisi Merah Putih semata,  dan ada unsur-unsur  tidak puas terhadap susunan kabinet yang ada, dan kemudian melakukan mosi  tidak percaya dan membuat DPR tandingan, sebagai sasaran antara, dan tujuan akhirnya memaksa Presiden Jokowi dan Megawati, melakukan ‘reshuffle’ kabinet, itu masalah lain, dan itu hanya urusan internal PDIP.

Barangkali rakyat dan bangsa Indonesia, menanti bagaimana pemerintahan baru ini, mewujudkan janjinya, saat berlangsung kampanye. Tidak lagi hanya berkutat  soal rebutan jabatan kekuasaan yang akhirnya hanya menghancurkan dan memporak-porandakan bangsa dan negara.

Ini yang harus menjadi kesadaran kolektif oleh semua  pelaku politik. Tidak membiarkan nafsu kekuasaan yang sangat destruktif yang hanya merugikan bangsa dan negara. Wallahu’alam.

mashadi1211@gmail.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X