Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.756 views

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Oleh: Ragil Rahayu Wilujeng, SE

Ibadah adalah tujuan penciptaan manusia. Sebagaimana firman Allah swt dal QS adz Dzariyat : 56 yang artinya, "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." Ibadah mewujud dalam dua dimensi yaitu ibadah ritual (mahdhah) dan non ritual (ghairu mahdhah). Ibadah ritual meliputi shalat, puasa, zakat, haji, tilawah al Qur'an, berdzikir, berkurban, dan bershalawat Nabi. Sedangkan ibadah non ritual meliputi semua pelaksanaan syariat Islam di bidang muamalah dan ukubat.

Ibadah harus ikhlas dan benar. Ikhlas maknanya diniatkan lillahi ta'ala. Sedangkan benar artinya sesuai tuntunan syariat. Meski ibadah harus ikhlas, negara berwenang memberi sanksi bagi orang yang meninggalkan ibadah. Karena meninggalkan ibadah adalah tindakan kriminal (jarimah). Khalifah Abu Bakar ra memerangi orang yang tidak mau membayar zakat, hingga mereka kembali taat. Jadi terealisasinya ibadah membutuhkan pengaturan oleh negara. Inilah politik, pengaturan urusan rakyat (ri'ayah syu'un al ummah). Maka ibadah membutuhkan politik ibadah.

Apa itu politik ibadah? Yaitu pengaturan oleh negara untuk memfasilitasi rakyatnya menyembah Allah Rabbul alamin. Politik ibadah tak melulu tentang penyediaan masjid, wakaf Al Qur'an atau penentuan Ongkos Naik Haji (ONH). Politik ibadah meliputi multi dimensi yang menyokong seseorang beribadah, yaitu :

1. Ilmu.

Negara memberlakukan sistem pendidikan Islam kaffah yang mengajarkan tujuan hidup adalah meraih ridha Allah swt dengan beribadah. Juga pembentukan aqidah yang kokoh sehingga bisa membentuk kesadaran rakyat untuk beribadah, tanpa perlu dipaksa-paksa. Kurikulum juga mencakup syariat/fiqh ibadah. Apa itu taharah, macam air, macam najis, anggota wudhu, batasan aurat, syarat dan rukun ibadah, dalil yang melandasi, azab Allah swt yang menolak ibadah, dll.

Penyediaan ilmu ibadah ini tak cukup di sekolah, tapi juga di tengah masyarakat. Sehingga rakyat yang bukan usia sekolah tetap bisa memperoleh ilmu ibadah. Negara harus membuat program pengiriman ulama yang keliling dari masjid ke masjid untuk berdakwah mengajarkan ibadah. Negara juga butuh menyediakan sumber literasi untuk ibadah. Perpustakaan diisi dengan buku ibadah dari beragam madzhab. Ilmu ibadah ini juga harus bisa dijangkau semua rakyat,  baik kaya ataupun miskin. Maka politik ibadah juga meliputi penggratisan pendidikan,  namun dengan kualitas yang tidak "level gratisan".

2. Panduan Ibadah.

Negara harus membuat qanun (UU)  terkait ibadah. Yang memuat ketetapan terkait ibadah. Namun rakyat tidak boleh dipaksa bertaqlid pada imam tertentu. Negara tidak membatasi rakyat harus ikut madzhab tertentu,  karena akan membebani. Qanun ini juga berisi sanksi bagi orang yang tidak mau beribadah wajib, juga mekanisme menyisir ajaran yang menyimpang dari syariah.

3. Ekonomi yang menyejahterakan.

Kefakiran dekat dengan kekufuran. Maka rakyat harus disejahterakan perekonomiannya. Langkah utama mewujudkan kesejahteraan adalah menerapkan sistem ekonomi Islam. Sistem ini mengembalikan sumber daya alam pada pengelolaan negara, bukan swasta, apalagi asing. Sistem ini juga memberantas praktik curang dalam ekonomi seperti adanya mafia komoditas tertentu, penimbunan, monopoli, persaingan tidak sehat,  dll.

...terealisasinya ibadah membutuhkan pengaturan oleh negara. Inilah politik, pengaturan urusan rakyat (ri'ayah syu'un al ummah). Maka ibadah membutuhkan politik ibadah...

4. Fasilitas dan infrastruktur.

Ibadah membutuhkan fasilitas dan infrastruktur. Meliputi pembangunan masjid, Islamic Center,  jaringan air untuk bersuci, jaringan listrik, akses jalan yang memadai, alat komunikasi, observatorium yang canggih, dll. Juga penyediaan tenaga marbot, muadzin, imam dan khatib yang dibiayai negara dan memenuhi standard kelayakan. Juga fasilitas bagi kaum difabel,  termasuk Al Quran braile. Maka pembangunan infrastruktur negara harus berorientasi ibadah, bukan berorientasi kepentingan asing.

5. Teladan penguasa.

Percuma rakyat diuber-uber disuruh sholat, jika pemimpinnya juga jarang sholat. Maka teladan penguasa adalah elemen penting membentuk kebiasaan taat ibadah. Kepala negara adalah imam negara dan sekaligus imam shalat. Para khalifah dalam sejarah peradaban Islam selalu mengimami rakyatnya.

Demikianlah politik ibadah, yaitu pengaturan negara agar semua rakyatnya bisa ibadah. Ternyata politik ibadah bersifat multidimensi, mencakup pelaksanaan sistem ekonomi Islam,  sistem hukum Islam, sistem keuangan publik Islam, sistem tata kota Islam,  dll. Politik ibadah membutuhkan penerapan syariah secara kaffah.

Politik ibadah berbeda secara diametral dengan politisasi ibadah. Politisasi ibadah adalah tindakan negara/individu memperoleh keuntungan politik dari ibadah. Misalnya menggunakan dana haji untuk pembangunan infrastruktur. Juga pemotongan  zakat profesi ASN demi pengentasan kemiskinan.

Di sisi lain negara mengatur ekonomi dengan cara kapitalis sehingga menghasilkan kemiskinan struktural. Lalu dana zakat dijadikan "sabun cuci piring" untuk menyelesaikan problem kemiskinan yang sudah parah. Aksi para politisi yang berubah agamis jelang pemilihan juga merupakan politisasi ibadah. Ibadah tidak dijadikan tujuan, tapi alat untuk meraih keuntungan pribadi.

Politik ibadah mutlak dibutuhkan. Sementara politisasi ibadah adalah kesalahan. Tak boleh dilakukan. Seharusnya ibadah menjadi tujuan, bukan tunggangan untuk kepentingan pribadi. Bagi rakyat jangan tertipu politisasi ibadah, tapi wujudkanlah politik ibadah. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Jum'at, 22 Mar 2019 23:44

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Jum'at, 22 Mar 2019 23:40

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Jum'at, 22 Mar 2019 23:35

Jebakan Politik Kampanye

Jebakan Politik Kampanye

Jum'at, 22 Mar 2019 23:33

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Jum'at, 22 Mar 2019 21:48

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Jum'at, 22 Mar 2019 21:05

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Jum'at, 22 Mar 2019 20:51

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Jum'at, 22 Mar 2019 20:07

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Jum'at, 22 Mar 2019 19:35

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Jum'at, 22 Mar 2019 18:35

Tidak hanya OK OCE, Sandi akan Terapkan Kesejahteraan Pengajar PAUD Skala Nasional

Tidak hanya OK OCE, Sandi akan Terapkan Kesejahteraan Pengajar PAUD Skala Nasional

Jum'at, 22 Mar 2019 17:35

OKI Desak Adanya Tindakan Melawan Serangan Islamofobia

OKI Desak Adanya Tindakan Melawan Serangan Islamofobia

Jum'at, 22 Mar 2019 16:39

Rizal Jawab Prediksinya yang Kerap Hampir Tepat terhadap Kondisi Politik

Rizal Jawab Prediksinya yang Kerap Hampir Tepat terhadap Kondisi Politik

Jum'at, 22 Mar 2019 16:35

Solidaritas dengan Muslim, Azan Shalat Jumat Disiarkan Secara Live di TV dan Radio Selandia Baru

Solidaritas dengan Muslim, Azan Shalat Jumat Disiarkan Secara Live di TV dan Radio Selandia Baru

Jum'at, 22 Mar 2019 16:29

Imam Masjid Al Noor: Amarah Teroris Menjadi Cinta dan Kasih Sayang di Selandia Baru

Imam Masjid Al Noor: Amarah Teroris Menjadi Cinta dan Kasih Sayang di Selandia Baru

Jum'at, 22 Mar 2019 16:18

MRT Keputusan Politik Jokowi, Pengamat: Lama-lama Candi Borobudur Diklaim Juga

MRT Keputusan Politik Jokowi, Pengamat: Lama-lama Candi Borobudur Diklaim Juga

Jum'at, 22 Mar 2019 15:35

Said: Banyak Fakta Abuse of Power Manfaatkan BUMN sebagai Alat Politik

Said: Banyak Fakta Abuse of Power Manfaatkan BUMN sebagai Alat Politik

Jum'at, 22 Mar 2019 14:35

Tembakan Brutal Ala Teroris

Tembakan Brutal Ala Teroris

Jum'at, 22 Mar 2019 14:08

Hoax akan Dijerat UU Teroris, Fahri Hamzah: Yaa Allah, Bikin Malu

Hoax akan Dijerat UU Teroris, Fahri Hamzah: Yaa Allah, Bikin Malu

Jum'at, 22 Mar 2019 13:35

Lawan Hoax Bukan dengan Bedil

Lawan Hoax Bukan dengan Bedil

Jum'at, 22 Mar 2019 12:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X