Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
91.444 views

Jleb! Buat Apa Jokowi Pamer Foto Shalat, Kalo Kebijakan PDI-P Anti Islam?

JAKARTA (voa-Islam.com) - Pekan terakhir bulan Mei 2014 banyak media Pro-Jo (pro Jokowi) melakukan counter issue soal Jokowi yang tidak shalat. Hal ini karena tak lebih dari 40 hari akan dilangsungkan Pemilu Presiden RI 2014.

Serta merta media dan forum milik 'aseng' dan pro-jo membeberkan foto-foto Jokowi sedang shalat berjamaah ketika blusukan ke berbagai tempat. 

Mulai dari jadi Imam sholat maghrib sampai dengan yang terakhir mengimami sholat bareng dengan Slank. Tidak ada yang salah dengan sikap Jokowi itu,
sah-sah saja karena memang Jokowi mengharapkan suara umat Islam.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya tawar Jokowi di mata umat Islam Indonesia yang ragu pada keimanan dan keberpihakan Jokowi pada umat Islam.

Lihat saja puluhan foto Jokowi sedang shalat berseliweran di lini masa Facebook dan Twitter.

Ada juga yang foto shalat tak memenuhi kaidah syariat. Jamaah pria dan wanita berdempetan saat menjadi makmun Jokowi.

Namun bagi umat Islam Indonesia itu bukan saja hal yang sangat mendasar dalam ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala, berdesakan shalat dengan jamaah wanita tentu telah menyalahi aturan syariat Islam yang telah sempurna.

Ada yang lebih penting bagi umat Islam Indonesia. Bukan sekedar foto 'narsis' foto sedang shalat jamaah, yaitu keberpihakan atau loyalitas alias 'wala' dan bara' yang biasa disebut berlepas diri pada kebijakan yang merugikan umat Islam.

Esensinya, buat apa Jokowi pamer foto sedang shalat, kalo ternyata kebijakannya PDI-P Anti Islam dan berkoalisi dengan 'asing' dan 'aseng'

Buat Apa Jokowi Pamer Foto Shalat, Kalo Kebijakan PDI-P Anti Islam?

Kasak kusuk tim sukses pada pemberitaan Jokowi yang tiba-tiba sekarang lebih sering menunjukkan pribadi yang alim dan pro-Islam perlu dimaknai tebar pesona 'kesucian nabi' Jokowi.

Juga yang menjadi luar biasa jika yang mengupload adalah jajaran staf di Gubernur Jakarta. Bahwa memang Jokowi ketika menjadi Gubernur Jakarta sering menjadi Imam kalau kalangan Staf dan yang lebih bombastis lagi kalau selama 1,5 tahun blusukan Jokowi pernah ada warga yg bilang bahwa jokowi juga suka blusukan ke masjid untuk mampir sholat menjadi imam di masjid yang dilaluinya.

Sejatinya itu juga tak mengubah esensi 'al wala dan bara' Jokowi dan PDI-P pada umat Islam. Karena bagi umat Islam adalah pentingnya keberpihakan dan kebijakan PDI-P yang seharusnya Pro-Islam. Yang terjadi justru membungkus 'pesona' keshalihan untuk kebijakan yang anti islam.

Jujur saja, PDI-P adalah rebranding dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di zaman Orde Baru yang sebenarnya merupakan fusi dari Partai Nasionalis dan Partai Kristen seperti Murba, PNI, IPKI, Partai Katholik dan Partai Kristen Indonesia (Parkindo).

Dalam perjalanannya, PDI-P memang menunjukkan jati diri mereka sebagai partai nasionalis tulen. Walaupun penduduk Indonesia lebih dari 80% beragama Islam mereka tetap tidak peduli dan seolah menafikan hal tersebut.

Kebijakan dan garis partai jauh untuk dibilang Islami. Mereka memang tidak bisa melupakan akar mereka yang Nasionalis-Kristen.

Namun ajaibnya, mereka mampu memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 1999 dan 2014 saat ini, padahal untuk tahun 2014 ini mayoritas caleg mereka adalah non muslim yang tentu tidak proporsional dan representatif kalau dilihat dari komposisi demografis Indonesia yang mayoritas muslim. Kemenangan ini tentu akan semakin meneguhkan komitmen mereka sebagai Partai Nasionalis Tulen. Tidak ada kepentingan mayoritas, yang ada hanyalah kepentingan nasional 'aseng'.

Kegelisahan ini sampai diungkapkan dengan keras oleh Wakil Sekjend MUI Pusat Tengku Zulkarnaen dengan menyatakan PDIP sebagai partai yang anti Islam.

Alasan beliau menyatakan hal tersebut, karena selama ini PDIP selalu menolak dan tidak setuju dengan UU yang berbau Islam. Seperti UU Pendidikan, UU Bank Syariah, UU Ekonomi Syariah, UU Pornografi dan terakhir UU Jaminan Produk Halal untuk produk makanan dan obat-obatan. Bahkan terakhir PDI-P siap pasang badan menolak pembubaran lokalisasi di Dolly.

Alasan beliau menyatakan hal tersebut, karena selama ini PDIP selalu menolak dan tidak setuju dengan UU yang berbau Islam. Seperti UU Pendidikan, UU Bank Syariah, UU Ekonomi Syariah, UU Pornografi dan terakhir UU Jaminan Produk Halal untuk produk makanan dan obat-obatan. Bahkan terakhir PDI-P siap pasang badan menolak pembubaran lokalisasi di Dolly.

Hari ini Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah Suryanto SH juga menyatakan aspirasi konstituen PPP di Jawa Tengah yang tidak setuju PPP berkoalisi dengan PDI-P. Alasannya, senada dengan Wakil Ketua MUI diatas bahwa PDI-P selama ini kurang memperjuangkan aspirasi umat islam dan banyak mementahkan UU yang mengatur kemaslahatan umat.

Saat ini PDI-P semakin jauh dari Umat Islam dengan lolosnya dedengkot Syiah Indonesia Jalaluddin Rahmat menjadi anggota DPR RI. Sangat mudah ditebak kemana arah kebijakan PDIP tentang Syiah dan aliran Sepilis lainnya dengan lolosnya Kang Jalal ke DPR.

LEBIH LENGKAP : Inilah Dosa Megawati & Jokowi

Jadi, sebagai muslim apabila Jokowi pamer foto shalat sah-sah saja asalkan ikhlas dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah selama tidak dalam biat riya. Akan tapi harus dibuktikan dengan keberpihakannya kepada Islam, baik kebijakan partai maupin pribadi. Ini baru top.

Soal Dolly Wakil Wali dari PDI-P Kota Surabaya itu pun menyerang atasannya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia menyebut Risma arogan, karena menargetkan penutupan lokalisasi Dolly, tetap pada 19 Juni 2014.

Jika pemkot Surabaya tetap akan melakukan penutupan lokalisasi Dolly pada 19 Juni 2014, maka besar kemungkian akan chaos (timbul kekacauan) karena secara tegas Wawalikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menyatakan dirinya bersama kader akan siap berada di posisi warga sekitar Dolly yang terdampak.

Wakil Walikota Surabaya ini rupanya tidak main-main atas pernyataannya yang akan membela tempat pelacuran yang dikenal bernama Dolly, jika pemkot Surabaya benar-benar akan melakukan penutupan pada 19 Juni 2014, karena himbauan penundaan yang dilontarkannya merupakan keputusan partai.

“Soal Dolly adalah prinsip, karena menyangkut hajat orang banyak, maka sikap saya dan partai (PDIP) tegas agar pemkot Surabaya terlebih dahulu mengajak bicara warga kota Surabaya asli yang terdampak, karena PSK dan Mucikari disana seratus persen bukan warga kota Surabaya,” ucap Wisnu Sakti.

Ditanya apakah hal itu berarti seluruh kader PDIP kota Surabaya akan turut terjunkan untuk membantu warga sekitar Dolly, Wisnu mengaku bahwa melakukan pembelaan kepada masyarakat merupakan program partai yang multak harus dijalankan oleh kader. “Itu sudah jelas, karena merupakan program partai yang harus di laksanakan,” tegas Wisnu.

Wisnu juga menyatakan bahwa dirinya bersama kader partai akan siap berada dibarisan warga kota Surabaya sekitar lokalisasi gang Dolly yang terdampak, jika pemkot Surabaya memaksakan program penutupannya pada tanggal 19 Juni mendatang. “Ya kita lihat saja nanti, karena kami tidak akan tinggal diam, dan saya bersama kader PDIP akan berada disana bersama warga setempat,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Surabaya itu pun menyerang atasannya, yakni Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia menyebut Risma arogan, karena menargetkan penutupan lokalisasi Dolly, tetap pada 19 Juni 2014.

Jika pemkot Surabaya tetap akan melakukan penutupan lokalisasi Dolly pada 19 Juni 2014, maka besar kemungkian akan chaos (timbul kekacauan) karena secara tegas Wawalikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menyatakan dirinya bersama kader akan siap berada di posisi warga sekitar Dolly yang terdampak.

Wakil Walikota Surabaya ini rupanya tidak main-main atas pernyataannya yang akan membela tempat pelacuran yang dikenal bernama Dolly, jika pemkot Surabaya benar-benar akan melakukan penutupan pada 19 Juni 2014, karena himbauan penundaan yang dilontarkannya merupakan keputusan partai.

“Soal Dolly adalah prinsip, karena menyangkut hajat orang banyak, maka sikap saya dan partai (PDIP) tegas agar pemkot Surabaya terlebih dahulu mengajak bicara warga kota Surabaya asli yang terdampak, karena PSK dan Mucikari disana seratus persen bukan warga kota Surabaya,” ucap Wisnu Sakti.

Ditanya apakah hal itu berarti seluruh kader PDIP kota Surabaya akan turut terjunkan untuk membantu warga sekitar Dolly, Wisnu mengaku bahwa melakukan pembelaan kepada masyarakat merupakan program partai yang multak harus dijalankan oleh kader. “Itu sudah jelas, karena merupakan program partai yang harus di laksanakan,” tegas Wisnu.

Wisnu juga menyatakan bahwa dirinya bersama kader partai akan siap berada dibarisan warga kota Surabaya sekitar lokalisasi gang Dolly yang terdampak, jika pemkot Surabaya memaksakan program penutupannya pada tanggal 19 Juni mendatang. “Ya kita lihat saja nanti, karena kami tidak akan tinggal diam, dan saya bersama kader PDIP akan berada disana bersama warga setempat,” tegasnya.

Wisnu Sakti Buana Sang Pahlawan Dolly
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/05/24/30555/wisnu-sang-pahlawan-dolly-pdip-ancam-kerahkan-massa-jika-tutup/#sthash.Iq3thQvU.dpuf

NKRI memang bukan negara agama, tapi memperhatikan aspirasi kaum mayoritas adalah keniscayaan.

Bahkan dedengkot syiah di luar negeri pun mengamini bahwa syiah akan aman dibawah perlindungan calon presiden Jokowi & PDI-P.

Gembong syiah Maulana Syed M Rizvi La'natulloh mengucapkan selamat ke pada PDI-P dan khususnya kepada Jawa Barat atas terpilihnya Jalaludin Rahmat sebagai caleg yang akan lolos ke DPR.

Rizvi kelahiran India dan kini bermukim di Toronto, Canada. Video khutbah aliran sesat syiah ini direkam pada Jumat, 9 Mei 2014 silam.

Syed Rizvi berpesan agar kaum syiah pilih capres Jokowi & JK. Menurutnya hal ini dilakukan agar syiah aman di Indonesia karena akan lebih baik dan Jokowi akan membela syiah. Jika Syiah tidak pilih Jokowi maka presiden akan jatuh ke kelompok 'wahabi'. 

Isu keblinger 'wahabi' masih saja digulirkan oleh syiah sebagai isu yang laku dijual dan di desain sebagai momok yang menakutkan. Inilah kedustaan dan kesesatan syiah diantara ribuan kesesatan lainnya. 

Syiah internasional begitu nampak keberpihakannya pada capres Jokowi - JK. Tak percaya?

Simak Video : disini

 

Tahap demi tahap dari skenario imperialisme Syi'ah atas Indonesia nampaknya semakin maju. Ingat! target mereka bukan 4 atau 5 tahun ini, tapi 20 sampai 30 tahun mendatang.

Dan jika Syi'ah Rafidhah telah berkuasa, kita hanya menanti nasib menjadi Irak kedua, atau Suria berikutnya, atau Bahrain selanjutnya!

"Taqrib/pendekatan" Sunni-Syi'ah hanya slogan saat mereka lemah.
Setelah berkuasa, semboyannya berubah: "Sunni, Go To Hell!"

Namun sayang, masih banyak tokoh politik, tokoh organisasi masyarakat, dan tokoh-tokoh lainnya yang masih tertipu karena tak tahu, sebagian lainnya mengetahui, namun lebih mementingkan kesenangan duniawi yang fana.

Ketokohan seseorang dalam politik, akademik, organisasi masyarakat, ekonomi, militer, bahkan figur dalam organisasi agama Islam tertentu, bukanlah jaminan bahwa dia mengerti masalah akidah mendasar, tentang interval jauh antara akidah agama Islam dengan agama Syi'ah Rafidhah Imam 12.

Sadarlah wahai rakyat Indonesia, Jokowi didukung asing, aseng, syiah! Apakah umat Islam masih belum percaya? Video ini buktinya. [adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
MUI akan Bikin Daftar Game Baik dan Buruk untuk Umat

MUI akan Bikin Daftar Game Baik dan Buruk untuk Umat

Senin, 25 Mar 2019 19:07

Di MRT, Jokowi Kehilangan Simpati

Di MRT, Jokowi Kehilangan Simpati

Senin, 25 Mar 2019 17:40

Klaim MRT Jokowi: Perlawanan Diam Anies Baswedan

Klaim MRT Jokowi: Perlawanan Diam Anies Baswedan

Senin, 25 Mar 2019 17:17

ICMI Minta Kontestan Pemilu 2019 Sampaikan Narasi Positif

ICMI Minta Kontestan Pemilu 2019 Sampaikan Narasi Positif

Senin, 25 Mar 2019 17:03

Cegah Kecurangan, Gerindra Terbitkan Aplikasi ‘Relawan Adil Makmur’

Cegah Kecurangan, Gerindra Terbitkan Aplikasi ‘Relawan Adil Makmur’

Senin, 25 Mar 2019 15:43

Sikap Anies Dipuji atas MRT, tidak dengan Jokowi?

Sikap Anies Dipuji atas MRT, tidak dengan Jokowi?

Senin, 25 Mar 2019 14:43

Muhammadiyah: 1 Ramadhan Jatuh pada 6 Mei, 1 Syawal Jatuh pada 5 Juni

Muhammadiyah: 1 Ramadhan Jatuh pada 6 Mei, 1 Syawal Jatuh pada 5 Juni

Senin, 25 Mar 2019 14:28

Kekhawatiran Orang Tua ke Anak atas Internet

Kekhawatiran Orang Tua ke Anak atas Internet

Senin, 25 Mar 2019 14:17

Teroris Baru di Selandia Baru

Teroris Baru di Selandia Baru

Senin, 25 Mar 2019 14:06

Jokowi Ditinggal Rakyat sebab Dirasa Khianat dan Hukum tak Adil

Jokowi Ditinggal Rakyat sebab Dirasa Khianat dan Hukum tak Adil

Senin, 25 Mar 2019 13:43

Manfaatkan Teknologi untuk Promo Lokasi Wisata

Manfaatkan Teknologi untuk Promo Lokasi Wisata

Senin, 25 Mar 2019 13:17

Politisi Tanya ke Mendagri Soal Bagi-bagi Kalender Bergambar Jokowi

Politisi Tanya ke Mendagri Soal Bagi-bagi Kalender Bergambar Jokowi

Senin, 25 Mar 2019 12:43

Rajab Mulia, Duka New Zealand untuk Semua

Rajab Mulia, Duka New Zealand untuk Semua

Senin, 25 Mar 2019 11:22

Christchurch, antara Daoed Nabi, Brenton Tarrant dan Will 'Eggboy' Connolly

Christchurch, antara Daoed Nabi, Brenton Tarrant dan Will 'Eggboy' Connolly

Senin, 25 Mar 2019 11:07

Di Aceh tak Ada Prabowo dan Sandi, tapi Massa Membludak

Di Aceh tak Ada Prabowo dan Sandi, tapi Massa Membludak

Ahad, 24 Mar 2019 22:41

Koalisi Arab Targetkan Situs Penyimpanan Drone Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Koalisi Arab Targetkan Situs Penyimpanan Drone Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Ahad, 24 Mar 2019 22:05

Foto Kocak Rakyat Cegah “Pemecatan”, “Kriminalisasi”, hingga “Penangkapan”

Foto Kocak Rakyat Cegah “Pemecatan”, “Kriminalisasi”, hingga “Penangkapan”

Ahad, 24 Mar 2019 22:01

Diluncurkan Februari, Layanan Fogging Gratis IDC Diminati Masyarakat

Diluncurkan Februari, Layanan Fogging Gratis IDC Diminati Masyarakat

Ahad, 24 Mar 2019 21:49

Di AS Senjata Menewaskan Lebih Banyak Anak Dibandingkan Polisi dan Tentara

Di AS Senjata Menewaskan Lebih Banyak Anak Dibandingkan Polisi dan Tentara

Ahad, 24 Mar 2019 21:45

Jangan jadi Presiden jika Maunya Selalu Dipuji

Jangan jadi Presiden jika Maunya Selalu Dipuji

Ahad, 24 Mar 2019 21:41


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X