Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.450 views

Yaman Menangis, Bukti Jerat Belenggu Kapitalis

Oleh: Rutin, SEI  

Sudah sejak tahun 2015 Yaman bergejolak hingga sekarang. Perang telah membuat sekitar 10 ribu orang tewas dan 3 juta orang mengungsi. Ditambah lagi, 500.000 warga Yaman terinfeksi kolera dan hampir 2.000 orang meninggal akibat penyakit itu (media Indonesia.com)

Berdasar pantauan penulis melaui media timur tengah,  semua hal tersebut diatas adalah akibat serangan koalisi Arab terhadap sistem sanitasi dan pengolahan air, serta rumah sakit. Sekolah-sekolah pun jadi sasaran. Sementara itu, bantuan kemanusiaan internasional sulit mencapai wilayah konflik.

Alhasil, kehidupan di Yaman semakin memprihatinkan akibat hancurnya ekonomi negeri. Untuk menyelesaikan masalah Yaman, pada April 2016 PBB mensponsori perundingan perdamaian di Kuwait. Sayang, perundingan selama tiga bulan itu tidak membuahkan hasil. Lantas kepada siapa Yaman harus mengharap uluran tangan? Sementara mata dunia pura-pura buta dan tuli akan pemberitaan Yaman.

Bagaimana tidak, media-media saat ini lebih memilih bungkam meski hati mereka pun teriris mengetahui tindakan yang tidak berperikemanusiaan tersebut. Tapi mereka, kita tak bisa berbuat apa-apa untuk menghentikan peperangan yang tak berperikemanusiaan itu. Karena kita tidak punya kekuasaan, negara lah yang punya kuasa menerjunkan tentara militernya untuk membantu saudara kita di Yaman. Namun, negeri- negeri muslim yang sudah jelas punya kuasa pun hanya bisa diam menonton kebiadaban Arab Saudi.

 

...kepada siapa Yaman harus mengharap uluran tangan? Sementara mata dunia pura-pura buta dan tuli akan pemberitaan Yaman...

Mereka tak berkutik sedikitpun karena takut dengan AS sebagai biang masalah ini. Betapa tidak, Sultan Oman Qaboos Bin Said Al-Said dalam suratnya belum lama ini mengingatkan Raja Salman bin Abdulaziz dari Arab Saudi bahwa serangan Saudi ke Yaman merupakan jebakan Amerika Serikat (AS) untuk memecah Saudi, dan karena itu Sultan Qaboos meminta Raja Salman supaya menghentikan serangan itu. Demikian dikatakan seorang narasumber di Riyadh, sebagaimana dilaporkan al-Ittihad Press.

“Dalam surat itu Sultan Oman menyarankan supaya perang terhadap Yaman dihentikan, sebab ini juga merupakan jebakan AS yang sasarannya adalah seluruh kawasan,” imbuh sumber tersebut.

Sumber itu juga menyebutkan bahwa sebelumnya, milyarder Saudi Pangeran Walid bin Talal bin Abdulaziz juga meminta serangan itu dihentikan sembari menyebut para pelakunya sebagai orang-orang yang tidak berpikir jauh dan telah bermain-main dengan masa depan dan keamanan Saudi. Walid mengatakan bahwa lampu hijau yang dinyalakan AS untuk serangan ke Yaman adalah jebakan berbahaya untuk melemahkan dan memecah belah Saudi.

Pangeran Mut’ab bin Abdullah juga menentang invasi koalisi pimpinan Saudi ke Yaman. Dia bahkan menyatakan bahwa “Garda Kepresidenan Arab Saudi” akan melakukan tindakan untuk menghentikan “petualangan berbahaya” Saudi di Yaman.

Meskipun banyak yang protes atas sikap Raja Arab Saudi, tetap saja perang tak kunjung dihentikan. Semua ini karena ada sesuatu di balik sesuatu. Inilah cengkeraman Kapitalisme yang mudah membuat seseorang lupa segalanya. Lupa sifat berperikemanusiaan, lupa sesama muslim bersaudara. Dimana ada untung, disana dia akan berpihak.

Masihkah kita berharap dengan sistem Kapitalis ini? Sistem yang membuat Yaman menangis tiada henti. Sistem yang membuat kita tak berkutik melihat saudara kita di Yaman dibombardir. Sudah saatnya sistem Islam menggantikan. Hanya itulah satu- satunya solusi untuk keamanan umat manusia di seluruh penjuru dunia. Karena Islam adalah Rahmatan Lil 'Alamiin. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Gaul Sehat, Anti Maksiat

Gaul Sehat, Anti Maksiat

Rabu, 18 Oct 2017 23:01

Wasekjen MUI: Pribumi adalah Kenyataan Hidup yang Tidak Bisa Diingkari

Wasekjen MUI: Pribumi adalah Kenyataan Hidup yang Tidak Bisa Diingkari

Rabu, 18 Oct 2017 22:25

Tasykil Lembaga Beladiri Persis Shurulkhan Resmi Dilantik

Tasykil Lembaga Beladiri Persis Shurulkhan Resmi Dilantik

Rabu, 18 Oct 2017 22:03

Partai Pemihak Rakyat Masih Langka

Partai Pemihak Rakyat Masih Langka

Rabu, 18 Oct 2017 21:45

Ranjau Darat Islamic State Tewaskan Jendral Kejam Rezim Assad Issam Zahraadine

Ranjau Darat Islamic State Tewaskan Jendral Kejam Rezim Assad Issam Zahraadine

Rabu, 18 Oct 2017 21:02

Soal Reklamasi, Dahnil: Polisi dan TNI harus Tegas, Jangan Sampai jadi Centeng Korporasi

Soal Reklamasi, Dahnil: Polisi dan TNI harus Tegas, Jangan Sampai jadi Centeng Korporasi

Rabu, 18 Oct 2017 20:25

Pelaku Pemboman yang Menyebabkan Lebih 300 Orang di Mogadishu Mantan Tentara Somalia

Pelaku Pemboman yang Menyebabkan Lebih 300 Orang di Mogadishu Mantan Tentara Somalia

Rabu, 18 Oct 2017 20:01

Aa Gym: Bisnis Untung Itu Adalah Bisnis yang Menguatkan Iman

Aa Gym: Bisnis Untung Itu Adalah Bisnis yang Menguatkan Iman

Rabu, 18 Oct 2017 18:28

Mantan Jubir Gusdur: Ada Upaya Pemusnahan Kosakata Pribumi

Mantan Jubir Gusdur: Ada Upaya Pemusnahan Kosakata Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 18:25

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

Rabu, 18 Oct 2017 17:50

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Sebut Pribumi, justru Menteri Ini Berpotensi Bertentangan dengan Inpres 26/98

Rabu, 18 Oct 2017 16:25

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Mudahkan Kerja Polisi, Unsyiah Buat Robot Terbang untuk Deteksi Ganja

Rabu, 18 Oct 2017 14:50

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 18 Oct 2017 13:55

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Rabu, 18 Oct 2017 11:45

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Rabu, 18 Oct 2017 10:15

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

Rabu, 18 Oct 2017 09:58

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Rabu, 18 Oct 2017 08:45


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X