Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.734 views

Musdah Mulia, Lukman Hakim, dan Ahok Soal Kolom Agama di KTP

JAKARTA (voa-islam.com) - Dari mana lahirnya ‘huru-hara’ di masyarakat soal polemik penghapusan kolom agama di KTP? Semua bermula dari anggota tim pemenangan calon presiden Jokowi-JK, Dr Siti Musdah Mulia.

Tim Sukses Jokowi-JK, Musdah Mulia mengatakan, pihaknya menjanjikan penghapusan kolom agama pada kartu tanda penduduk (KTP), jika pasangan Jokowi-JK terpilih. Sebab, keterangan agama pada kartu identitas dinilai justru dapat disalahgunakan.

“Saya setuju kalau kolom agama dihapuskan saja di KTP, dan Jokowi sudah mengatakan pada saya bahwa dia setuju kalau memang itu untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Musdah pada diskusi mengenai visi dan misi capres, bertajuk Masa Depan Kebebasan Beragama dan Kelompok Minor di Indonesia”, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/06/2014).

Menurut Musdah dalam sejumlah diskusi dengan Jokowi, ia mengatakan, capres itu menyetujui penilaian kolom agama dalam KTP lebih banyak memberi kerugian bagi warga. Menurut Musdah, kolom agama di KTP dapat disalahgunakan, antara lain ketika konflik terjadi di suatu daerah.

Dengan menghapus kolom agama, hal ini menurut dia dapat meminimalkan aksi penyisiran terkait agama yang kemudian dijadikan dasar oleh warga lain untuk melawan warga yang berlawanan dengannya.

“Contoh lain lagi, kalau melamar pekerjaan, karena di KTP pelamar pekerjaan agamanya tidak sama dengan agama bosnya, maka tidak akan diterima. Itu diskriminasi,” kata tim sukses (Timses) pasangan Jokowi-JK ini.

Namun, penghapusan kolom agama di KTP dikhawatirkan akan semakin melegalkan sekularisme dan atheisme. Rakyat Indonesia akan menjadi athies, dan kehilangan identitas. 

Sebelumnya,  dikutip Harian The Jakarta Post, edisi Jumat (28/03/2008), Musdah Mulia sebagai Sekretaris Jendral ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace) ini pernah membolehkan pernikahan sesama jenis.

Tak kurang sekarang ini, berbagai tokoh dan LSM, berkampanye mendukung penghapusan kolom agama di KTP. Kalangan Kristen dan Katolik, sangat setuju dengan penghapusan kolom agama di KTP. Sehingga tidak ada dikotomi mayoritas dan minoritas.

Bagi kalangan Kristen gagasan  menghapus kolom agama, seperti yang dikemukakan oleh Menteri Dalam Negeri,Tjahjo Kumolo, ditanggapi oleh kalangan Kristen dan Katolik, dan sejumlah tokoh LSM, seperti turunnya berkah dari langit.

Seluruh kalangan liberal, sekuler, dan anti Islam, mereka ramai-rami menyambut baik usulan Tjahjo Kumolo. Tak kurang-kurang Ahok yang sekarang menjadi ‘tokoh’ paling kontroversial itu, mengatakan tikak perlu adanya kolom  agama di KTP. Tidak beda jauh dengan Musda Mulia.

Namun,  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menolak rencana Kemendagri yang akan menghapus kolom agama di e-KTP. Menurut Lukman, agama merupakan identitas setiap warga negara.

"Bagaimanapun juga agama sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dalam realitas kehidupan masyarakat, termasuk kehidupan pemerintah," tegas Lukman di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Jumat (7/11/2014). Bahkan, Lukman mengatakan Indonesia bukan negara athies.

Kementerian Agama, kata Lukman, akan menyiapkan draft RUU Umat Beragama untuk masyarakat yang agamanya tidak terdaftar.

"Jadi pengisian kolom agama bagi penganut agama di luar yang enam agama nanti akan dimatangkan dalam RUU. Tidak hanya KTP tapi juga terkait akte, pernikahan dan banyak persoalan administrasi kependudukan," tambahnya.

Saat ini, kata dia, Kemenag juga menyerap aspirasi dari masyarakat dan ormas Islam terkait RUU tersebut sebelum dibawa ke DPR.

"Kemenag juga sedang menyerap aspirasi dari masyarakat, ormas, tokoh agama, LSM. RUU itu juga akan dibahas bersama DPR. Kami pemerintah tinggal melaksanakan apa yang menjadi perintah UU," tukasnya.

Dibagian lain,  Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan tiga sikap terkait polemik pengosongan kolom agama di KTP. Wakil ketua umum MUI, KH Ma'aruf Amin mengatakan MUI dan ormas islam menolak secara tegas pengosongan kolom agama di KTP. 

Hal tersebut dikarenakan, kolom agama merupakan hal penting karena berkaitan dengan banyak hal seperti urusan kematian, ahli waris dan menikah. Selain itu, MUI juga menolak penambahan agama baru selain enam agama yang sudah ada. Hal tersebut dikarenakan untuk menambah agama diperlukan pembahasan dan pengkajian yang panjang.

Indonesia di bawah Jokowi berada di antara persimpangan jalan, di mana tuntutan kaum neo-liberal yang menjadi pendukung Jokowi akan berjuang dengna segala cara, menjadikan Indonesia sebagai negara sekuler.

Sekarang momentumnya. Di mana Jokowi berkuasa, dan mendapatkan dukungan Barat dan dunia internaisonal. Maka ini jalan yang paling pendek menjadi Indonesia sebagai negara sekuler secara total.

Rakyat dan bangsa Indonesia akan kehilangan identitas, dan semakin melemah di tengah-tengah penetrasi dan ancaman global terhadap Indonesia.

Tahun 2015 akan berlangsung pelaksanaan globalisasi melalui AFTA (Asia Free Trade Area), dan itu diperlukan kondisi masyarakat Indonesia yang mendukungnya, yaitu bangsa yang tanpa identitas. Wallahu'alam.

mashadi1[email protected]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Mushalla korban gempa ini hancur dan belum selesai dibangun sampai saat ini. Mari sisihkan harta untuk investasi akhirat. Kita raih pahala amal jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Tagar 2019 Ganti Presiden Diapresiasi, Mardani Ciptakan Tagar Koalisi Ganti Presiden

Tagar 2019 Ganti Presiden Diapresiasi, Mardani Ciptakan Tagar Koalisi Ganti Presiden

Selasa, 14 Aug 2018 23:11

Terkait Paslon Pilpres, Fahri Sindir Orang yang Kerap Hujat Ulama

Terkait Paslon Pilpres, Fahri Sindir Orang yang Kerap Hujat Ulama

Selasa, 14 Aug 2018 22:11

Jihadis Suriah Kembali Serangan Pangkalan Udara Hmeymim Rusia dengan Drone

Jihadis Suriah Kembali Serangan Pangkalan Udara Hmeymim Rusia dengan Drone

Selasa, 14 Aug 2018 21:55

Pasukan Yaman yang Didukung Saudi Rebut Duraihemi di Selatan Hodeidah dari Syi'ah Houtsi

Pasukan Yaman yang Didukung Saudi Rebut Duraihemi di Selatan Hodeidah dari Syi'ah Houtsi

Selasa, 14 Aug 2018 21:35

Turki Ciptakan Sebuah 'Tentara Nasional' Baru di Utara Suriah

Turki Ciptakan Sebuah 'Tentara Nasional' Baru di Utara Suriah

Selasa, 14 Aug 2018 21:20

Demo Mahasiswa: Usut Tuntas Mafia Tanah

Demo Mahasiswa: Usut Tuntas Mafia Tanah

Selasa, 14 Aug 2018 21:11

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

[Video] Pekik Orasi Neno Warisman 'Bakar' Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar

Selasa, 14 Aug 2018 20:43

Rindu Ulama Pewaris Nabi

Rindu Ulama Pewaris Nabi

Selasa, 14 Aug 2018 20:34

Sebut Jokowi Bohong tidak Butuh Biaya Pilpres, Fahri Apresiasi Sandi karena Transparan

Sebut Jokowi Bohong tidak Butuh Biaya Pilpres, Fahri Apresiasi Sandi karena Transparan

Selasa, 14 Aug 2018 20:11

Konsisten Tolak Islam Nusantara, Ketua MUI Sumbar Pilih Mundur dari PNS

Konsisten Tolak Islam Nusantara, Ketua MUI Sumbar Pilih Mundur dari PNS

Selasa, 14 Aug 2018 19:44

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Selasa, 14 Aug 2018 19:08

Islam Nusantara Bahayakan Persatuan Umat

Islam Nusantara Bahayakan Persatuan Umat

Selasa, 14 Aug 2018 19:06

Video Emak-Emak Militan Makassar Minta Ganti Presiden, Ini Alasannya

Video Emak-Emak Militan Makassar Minta Ganti Presiden, Ini Alasannya

Selasa, 14 Aug 2018 18:45

Saat Ini Sedang Terjadi Perang Terminologi

Saat Ini Sedang Terjadi Perang Terminologi

Selasa, 14 Aug 2018 18:21

Pengamat: Jokowi Berada Ditik Puncak, Prabowo Dinamis

Pengamat: Jokowi Berada Ditik Puncak, Prabowo Dinamis

Selasa, 14 Aug 2018 16:53

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

[VIDEO] Neno Warisman Usai #2019GantiPresiden Makassar Akan Deklarasi di Eropa dan Amerika

Selasa, 14 Aug 2018 15:12

Pernyataan Politisi Ini buat Netizen Ragu Demokrat Dukung Prabowo-Sandi

Pernyataan Politisi Ini buat Netizen Ragu Demokrat Dukung Prabowo-Sandi

Selasa, 14 Aug 2018 14:27

Perisai Minta Pemerintah Seriusi Kesehatan Napi

Perisai Minta Pemerintah Seriusi Kesehatan Napi

Selasa, 14 Aug 2018 14:10

Pasangan Capres Diminta Adu Kualitas Bukan Klaim Wakili Umat

Pasangan Capres Diminta Adu Kualitas Bukan Klaim Wakili Umat

Selasa, 14 Aug 2018 14:03

Ingin Tebus Kesalahan karena Antarkan Jokowi jadi Presiden, Politisi Ini kini Dukung Prabowo

Ingin Tebus Kesalahan karena Antarkan Jokowi jadi Presiden, Politisi Ini kini Dukung Prabowo

Selasa, 14 Aug 2018 13:27


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X