Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.951 views

Jokowi : Harapan Rakyat yang Memudar

JAKARTA (voa-islam.com) - Sebelum dilantik menjadi presiden Jokowi menjadi sampul Majalah Time, dan berjudul ‘A New Hope’. Jokowi mendapatkan penghargaan dari Majalah Time, sebagai tokoh Indonesia, dan dianggap bisa memberi harapan baru bagi masa depan Indonesia.

Berikutnya, ketika Jokowi menghadiri pertemuan APEC di Beijing, sambutan dan penghargaan begitu tinggi. Para pemimpin dunia, seperti Presiden Cina, Xi Jinping, Presiden AS, Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Inggris, David Cameron, Perdana Jepang, Shinso Abe,  dan sejumlah pemimpin dunia lainnya, bertemu dengan Jokowi, membicarakan kerjasama bilateral.

Tak kurang ratusan CEO dari perusahaan-perusahaan raksasa global, tertarik oleh presentasi Jokowi demgan kebijakannya yang ‘open policy’, kemudian para investor asing menawarkan investasi jumlahnya mencapai triliun dollar. 

Mengapa Jokowi harus membuat kebijakan ‘open policy’, dan membuka seluas-luasnya bagi fihak asing melakukan investasi diberbagai bidang, termasuk pembangunan infrastruktur di Indonesia?

Mengapa Jokowi tidak memilih konsursium swasta nasional atau swasta pribumi diberi kesempatan terlibat dalam pembangunan infrastruktur atau di sektor-sektor lainnya?  Justru diserahkan kepada fihak asing? Lalu, sebenarnya infrastruktur yang dibangun, nantinya siapa yang akan menikmatinya? Rakyat atau asing?

Jokowi dengan bermodalkan populeritasnya di dalam negeri, dan itu tercermin saat pelantikannya  disambut dengan pesta rakyat besar-besaran yang menghabiskan biaya 1 milyar rupiah lebih. Populeritas Jokowi di dalam negeri itu, nampaknya menjadi modal dasar, bagi fihak asing masuk ke Indonesia, berinvestasi di semua sektor.

Bahkan, masuknya investor asing itu, menimbulkan kekawatiran sejumlah fihak di Indonesia, dan bisa berdampak terhadap penguasaan dan pengambil alihan terhadap sektor-sektor yang sangat strategis bagi masa depan rakyat dan bangsa.

Pengamat ekonomi, Ichasuddin Nursi, mengingatkan bagaimana Bung Karno, menolak keras terhadap investor asing yang ingin masuk ke Indonesia, dan memilih kebijakan berdikari dibidang ekonomi.

Sekarang, dibalik populeritas Jokowi yang ‘melangit’ itu, dan belum sebulan menjadi presiden sudah mengambil keputusan politik yang penting menaikan BBM. Keputusan menaikan BBM, sejatinya momentumnya dipertanyakan, karena minyak dunia turun, hingga mencapai harga dibawah $ 80 dollar/perbarel. Jadi tidak ada asalan yang perlu, saat ini harus menaikan BBM.

Jika pemerintah ingin mengalihkan subsidi BBM yang jumlah Rp 245 triliun, sebagai termaktub APBN 2015, ke pembangunan infrastruktu atau ke sektor yang lebih produktif, maka harus dilakukan perubahan terhadap APBN 2015. APBN-P harus dibahas antara DPR dengan fihak pemerintah. Tapi, Jokowi langsung memilih menaikan BBM.

Kenaikan BBM sudah pasti akan memukul kelas menenangah dan rakyat kecil. Karena kenaikan BBM mempunyai multi efek yang sangat  luas, bagi rakyat, terutama harga kebutuhan pokok. Jumlah orang kaya di Indonesia masih kecil, tidak sampai 20 persen yang memiliki ‘income’ perkapita berdasarkan GDP diatas $ 3000 dollar pertahun.

Meskipun, tidak bisa dipukul rata tentan 'income' perkapita rakyat, karena terjadi gap yang sangat tajam, antara yang kaya dengan yang miskin.  Boleh dibilang 80 persen rakyat Indonesia, rata-rata ‘income’ perkapita mereka, kurang $ 1000 dolar pertahun.

Bahkan, kelompok miskin yang absolut, bisa mencapai 60 persen penduduk Indonesia yang 240 juta dengan income perkapaita mereka dibawah $ 500 dolar pertahun.

Sekarang mereka sekarang harus meghadapi kenaikan BBM, pasti akan berdampak dengan melemahnya daya beli, akibat inflasi yang meningkat tajam. Tidak mungkin hanya 2 persen, kenaikan inflasi akibat kenaikan BBM. Inflasi pasti diatas dua digit. Ini sangat memukul berbagai sektor, termasuk sektor riil. Harga kebutuhan pokok dan ongkos transportasi pasti melambung.

Pantaskah Presiden Jokowi menaikan harga BBM, di kala rakyat  masih banyak yang miskin? Pantaskah Presiden Jokowi disebut sebuah ‘A New Hope’? (sebuah harapan baru).

Indonesia sudah 69 tahun merdeka. Tujuh kali ganti presien, dan  6 kali berganti Presiden semuanya pernah menaikkan harga BBM. Presiden Jokowi yang dikatakan sebagai ‘A New Hope’, belum mampu membuat terobosan baru, dan membuat sosoknya berbeda dengan Presiden sebelum-sebelumnya, dan sering disebut sebagai ‘ratu adil’ yang didongengkan oleh Joyoboyo.

Dengarkan keluhan rakyat miskin dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Ketakutan melanda mereka karena sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman serius bagi kehidupan mereka. Ajukan pertanyaan kepada mereka, memilih BBM naik atau kompensasi dari BBM naik?

Sejatinya, kenaikkan harga BBM tidak mendesak. APBN telah mematok harga BBM 105 USD per barel. “Apa dasarnya untuk menaikkan kalau asumsinya masih di bawah APBN. Kecuali harga minyak dunia sudah mencapai 140 USD per barel. Apalagi, sekarang harga minyak dunia $ 80 dollar/ perbarel. .

Padahal rakyat memilih Jokowi dinilai oleh masyarakat sebagai sosok  yang sering blusukan, sederhana, berwajah lugu, dan dianggap mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik.

Kenyataannya, rakyat harus menelan kepahitan hidup, di mana belum satu bulan Jokowi menjadi presiden sudah menaikan BBM.

Jokowi dengan didampingi Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri berderet disamping kanan dan kiri mengapitnya, kemudian di podium, presiden ke tujuh itu mengumumkan kenaikan BBM. Rakyat terperangah. Harapan rakyat memudar kepada Jokowi. Wallahu’alam.

[email protected]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X