Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.258 views

Jokowi : Harapan Rakyat yang Memudar

JAKARTA (voa-islam.com) - Sebelum dilantik menjadi presiden Jokowi menjadi sampul Majalah Time, dan berjudul ‘A New Hope’. Jokowi mendapatkan penghargaan dari Majalah Time, sebagai tokoh Indonesia, dan dianggap bisa memberi harapan baru bagi masa depan Indonesia.

Berikutnya, ketika Jokowi menghadiri pertemuan APEC di Beijing, sambutan dan penghargaan begitu tinggi. Para pemimpin dunia, seperti Presiden Cina, Xi Jinping, Presiden AS, Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Inggris, David Cameron, Perdana Jepang, Shinso Abe,  dan sejumlah pemimpin dunia lainnya, bertemu dengan Jokowi, membicarakan kerjasama bilateral.

Tak kurang ratusan CEO dari perusahaan-perusahaan raksasa global, tertarik oleh presentasi Jokowi demgan kebijakannya yang ‘open policy’, kemudian para investor asing menawarkan investasi jumlahnya mencapai triliun dollar. 

Mengapa Jokowi harus membuat kebijakan ‘open policy’, dan membuka seluas-luasnya bagi fihak asing melakukan investasi diberbagai bidang, termasuk pembangunan infrastruktur di Indonesia?

Mengapa Jokowi tidak memilih konsursium swasta nasional atau swasta pribumi diberi kesempatan terlibat dalam pembangunan infrastruktur atau di sektor-sektor lainnya?  Justru diserahkan kepada fihak asing? Lalu, sebenarnya infrastruktur yang dibangun, nantinya siapa yang akan menikmatinya? Rakyat atau asing?

Jokowi dengan bermodalkan populeritasnya di dalam negeri, dan itu tercermin saat pelantikannya  disambut dengan pesta rakyat besar-besaran yang menghabiskan biaya 1 milyar rupiah lebih. Populeritas Jokowi di dalam negeri itu, nampaknya menjadi modal dasar, bagi fihak asing masuk ke Indonesia, berinvestasi di semua sektor.

Bahkan, masuknya investor asing itu, menimbulkan kekawatiran sejumlah fihak di Indonesia, dan bisa berdampak terhadap penguasaan dan pengambil alihan terhadap sektor-sektor yang sangat strategis bagi masa depan rakyat dan bangsa.

Pengamat ekonomi, Ichasuddin Nursi, mengingatkan bagaimana Bung Karno, menolak keras terhadap investor asing yang ingin masuk ke Indonesia, dan memilih kebijakan berdikari dibidang ekonomi.

Sekarang, dibalik populeritas Jokowi yang ‘melangit’ itu, dan belum sebulan menjadi presiden sudah mengambil keputusan politik yang penting menaikan BBM. Keputusan menaikan BBM, sejatinya momentumnya dipertanyakan, karena minyak dunia turun, hingga mencapai harga dibawah $ 80 dollar/perbarel. Jadi tidak ada asalan yang perlu, saat ini harus menaikan BBM.

Jika pemerintah ingin mengalihkan subsidi BBM yang jumlah Rp 245 triliun, sebagai termaktub APBN 2015, ke pembangunan infrastruktu atau ke sektor yang lebih produktif, maka harus dilakukan perubahan terhadap APBN 2015. APBN-P harus dibahas antara DPR dengan fihak pemerintah. Tapi, Jokowi langsung memilih menaikan BBM.

Kenaikan BBM sudah pasti akan memukul kelas menenangah dan rakyat kecil. Karena kenaikan BBM mempunyai multi efek yang sangat  luas, bagi rakyat, terutama harga kebutuhan pokok. Jumlah orang kaya di Indonesia masih kecil, tidak sampai 20 persen yang memiliki ‘income’ perkapita berdasarkan GDP diatas $ 3000 dollar pertahun.

Meskipun, tidak bisa dipukul rata tentan 'income' perkapita rakyat, karena terjadi gap yang sangat tajam, antara yang kaya dengan yang miskin.  Boleh dibilang 80 persen rakyat Indonesia, rata-rata ‘income’ perkapita mereka, kurang $ 1000 dolar pertahun.

Bahkan, kelompok miskin yang absolut, bisa mencapai 60 persen penduduk Indonesia yang 240 juta dengan income perkapaita mereka dibawah $ 500 dolar pertahun.

Sekarang mereka sekarang harus meghadapi kenaikan BBM, pasti akan berdampak dengan melemahnya daya beli, akibat inflasi yang meningkat tajam. Tidak mungkin hanya 2 persen, kenaikan inflasi akibat kenaikan BBM. Inflasi pasti diatas dua digit. Ini sangat memukul berbagai sektor, termasuk sektor riil. Harga kebutuhan pokok dan ongkos transportasi pasti melambung.

Pantaskah Presiden Jokowi menaikan harga BBM, di kala rakyat  masih banyak yang miskin? Pantaskah Presiden Jokowi disebut sebuah ‘A New Hope’? (sebuah harapan baru).

Indonesia sudah 69 tahun merdeka. Tujuh kali ganti presien, dan  6 kali berganti Presiden semuanya pernah menaikkan harga BBM. Presiden Jokowi yang dikatakan sebagai ‘A New Hope’, belum mampu membuat terobosan baru, dan membuat sosoknya berbeda dengan Presiden sebelum-sebelumnya, dan sering disebut sebagai ‘ratu adil’ yang didongengkan oleh Joyoboyo.

Dengarkan keluhan rakyat miskin dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Ketakutan melanda mereka karena sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman serius bagi kehidupan mereka. Ajukan pertanyaan kepada mereka, memilih BBM naik atau kompensasi dari BBM naik?

Sejatinya, kenaikkan harga BBM tidak mendesak. APBN telah mematok harga BBM 105 USD per barel. “Apa dasarnya untuk menaikkan kalau asumsinya masih di bawah APBN. Kecuali harga minyak dunia sudah mencapai 140 USD per barel. Apalagi, sekarang harga minyak dunia $ 80 dollar/ perbarel. .

Padahal rakyat memilih Jokowi dinilai oleh masyarakat sebagai sosok  yang sering blusukan, sederhana, berwajah lugu, dan dianggap mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik.

Kenyataannya, rakyat harus menelan kepahitan hidup, di mana belum satu bulan Jokowi menjadi presiden sudah menaikan BBM.

Jokowi dengan didampingi Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri berderet disamping kanan dan kiri mengapitnya, kemudian di podium, presiden ke tujuh itu mengumumkan kenaikan BBM. Rakyat terperangah. Harapan rakyat memudar kepada Jokowi. Wallahu’alam.

mashadi1211@gmail.com

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Sabtu, 22 Feb 2020 21:20

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

Sabtu, 22 Feb 2020 21:15

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

Sabtu, 22 Feb 2020 21:00

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Sabtu, 22 Feb 2020 20:45

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Sabtu, 22 Feb 2020 20:30

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Sabtu, 22 Feb 2020 20:08

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sabtu, 22 Feb 2020 20:03

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sabtu, 22 Feb 2020 18:11

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Sabtu, 22 Feb 2020 17:03

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 16:43

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Sabtu, 22 Feb 2020 15:30

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Sabtu, 22 Feb 2020 14:47

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

Sabtu, 22 Feb 2020 13:28

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Sabtu, 22 Feb 2020 12:28

Pancasila Tik Tok

Pancasila Tik Tok

Sabtu, 22 Feb 2020 11:49

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Sabtu, 22 Feb 2020 10:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X